- 2 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Sidang perkara terkait ijazah Joko Widodo (Jokowi) diwarnai perdebatan antara tim advokat dan saksi Andi Azwan.
Kubu Tifa mempertanyakan dasar kesaksian Andi Azwan, termasuk pengakuannya mengetahui pernyataan Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui media sosial serta pengakuan bahwa ia tidak melihat langsung ijazah Jokowi.
Perdebatan juga mencakup penayangan konten YouTube, relevansi barang bukti, dan keterangan saksi dalam berita acara pemeriksaan (BAP).
Suasana persidangan semakin tegang ketika tim advokat berulang kali mempertanyakan proses pengambilan sumpah saksi saat pemeriksaan di penyidik.
Majelis hakim beberapa kali meminta pihak yang bertanya kembali pada pokok perkara dan melanjutkan pemeriksaan secara efektif.
Produser: Prayogi Haro
Editor: Joshua
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/696084/hakim-geram-sampai-ketok-palu-kubu-tifa-cecar-kesaksian-andi-azwan-perkara-ijazah-jokowi
Kubu Tifa mempertanyakan dasar kesaksian Andi Azwan, termasuk pengakuannya mengetahui pernyataan Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui media sosial serta pengakuan bahwa ia tidak melihat langsung ijazah Jokowi.
Perdebatan juga mencakup penayangan konten YouTube, relevansi barang bukti, dan keterangan saksi dalam berita acara pemeriksaan (BAP).
Suasana persidangan semakin tegang ketika tim advokat berulang kali mempertanyakan proses pengambilan sumpah saksi saat pemeriksaan di penyidik.
Majelis hakim beberapa kali meminta pihak yang bertanya kembali pada pokok perkara dan melanjutkan pemeriksaan secara efektif.
Produser: Prayogi Haro
Editor: Joshua
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/696084/hakim-geram-sampai-ketok-palu-kubu-tifa-cecar-kesaksian-andi-azwan-perkara-ijazah-jokowi
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00Satu, Pak Selamat Ginting, saya masih ingat, yang kedua ada Pandana Baban, kemudian ketiga Mas Roy Suryo, keempat kalau tidak
00:11salah Sylvester pada saat itu.
00:13Ya itu di ILC, saya sebagai langsung. Kalau bicara tentang namanya rakyat bersuara dan sebagainya, saya melihatnya itu di Medsos,
00:22saya melihatnya di TikTok, di Youtube karena FYP muncul terus seperti itu.
00:27Dan itu tidak dalam BAP. Kita harus konsisten persidangan ini.
00:31Mohon izin majlis menanggapi, kami rasa sudah pengetahuan kalau keterangan saksi adalah keterangan dalam persidangan majlis, bukan berdasarkan BAP saja.
00:40Mohon izin melanjutkan majlis.
00:43Yang harus ditayangkan di sini adalah barang bukti. Barang bukti apa ini? Nomor berapa?
00:49Mohon izin majlis agar diperingatkan pada apokat, persigiran penuntut umum majlis.
00:53Kalau dari laptop, pertanyaan saya kalau dari laptop dia, laptop dia itu disita apa enggak?
00:59Harus disita kalau emang dari laptop itu.
01:04Sudah saya bergeri kesempatan, nanti silakan dalam pembelaan.
01:09Kalau tidak bisa, saudara tanggapi.
01:11Kami akan mencatat keberatan saudara.
01:13Sebentar, di dalam pemeriksaan, kita berhak keberatan.
01:19Kalau nanti terus yang langsung kemana-mana.
01:23Sudah ya, kita lanjutkan.
01:25Sedidang dibuka kembali.
01:26Kami keberatan.
01:27Silakan, keberatan.
01:28Terima kasih, majlis. Mohon izin melanjutkan.
01:31Baik, saudara saksi, sebagaimana tadi keterangan saudara saksi melihat di Youtube ya?
01:34Ini bukan barang bukti.
01:35Ini salah satu.
01:36Salah satu yang saudara saksi lihat.
01:38Di sini acara apa?
01:41Rakyat bersuara.
01:42Rakyat bersuara di iNews ya.
01:44Waktu itu saudara saksi lihat dari Youtube akun apa waktu itu?
01:47Dari akun Youtube apa waktu itu?
01:49Dari rakyat bersuara.
01:51Rakyat bersuara, langsung dari rakyat bersuara ya?
01:53Bukan potongan-potongan di Youtube ya?
01:55Bukan potongan Youtube, juga ada potongan-potongan di TikTok dan sebagainya.
01:58Lihat langsung dari Youtube, dari rakyat bersuara.
02:01Saudara saksi menonton dari awal sampai akhir?
02:03Saya tidak menonton dari awal sampai akhir.
02:06Tapi ini sering muncul di TikTok juga dan saya juga melihat potongannya juga.
02:11Baik, ini saudara saksi mengkonfirmasi ini yang saudara saksi lihat ya?
02:17Baik, mohon izin melanjutkan majelis.
02:19Kami sudah mengkonfirmasi terkait dengan konten yang mana majelis.
02:25Sementara cukup yang mulia.
02:33Majelis kami mohon orang dalam kutu ini dihadirkan dalam percidangan.
02:41Saudara kan tadi organisasi kemasyarakatan ya, di BAP saudara ya.
02:48Saudara mengetahui enggak terkait dengan tuduhan ijasa palsu dari Pak Joko ini?
02:53Apakah saudara pernah mengetahui bahwa UGM sendiri pernah melakukan statement
02:57atau menyebutkan statement terkait dengan ijasa ini?
03:00Ya, saya mengetahui itu juga dari medsos juga ya.
03:05Dari pernyataan tahun 1985.
03:18Itu yang saya mengetahui dan itulah kita percaya karena
03:20yang mengeluarkan ijasa itu adalah institusi resmi
03:24yang dimana beliau itu berpuliah menimba ilmu di sana yaitu Universitas Gajah Madang.
03:30Pendapat majelis.
03:31Itu mohon izin majelis melanjutkan.
03:34Itu di tahun tanggal berapa saudara melihatnya ingat enggak?
03:38Wah saya lupa untuk tanggalnya tapi itu juga saya kan melihat dari.
03:41Di tahun 2025?
03:452026 juga ada ya?
03:462026 ada, 25 ada?
03:472026 kayaknya ada juga.
03:48Ada juga.
03:49Sebelum 2025 saudara mengetahui?
03:51Tidak.
03:52Tidak tahu ya?
03:56Mohon izin dari penutuhmu sementara ini cukup majelis
03:59namun mungkin kami yang akan melakukan penegasan setelah keterangan saksi.
04:02Ya, masih ada waktu nanti untuk penegasan begitu ya.
04:05Begini, saksi tadi menyatakan kalau melihat melalui medsos
04:09yang tanggap pernyataan dari UGM.
04:12Ingat enggak tanggalnya?
04:14Saya tidak ingat ya mulia.
04:16Tidak ingat.
04:16Isinya apa?
04:18Tadi kan ada keberatan katanya saudara berpendapat.
04:21Isinya apa?
04:22Isinya kalau saya garis besarnya dari Ibu Rektor itu mengatakan
04:26bahwa ijasa Pak Jokowi itu asli.
04:30Yang kedua Pak Jokowi itu lulus dari Pakultas Kehutanan tahun 1985.
04:36Beliau masuk Pakultas Kehutanan tahun 1980.
04:40Dan diwisuda tanggal 5 November 1985.
04:46Demikian yang mulia.
04:48Itu yang saudara lihat di medsos.
04:51Ya, intinya.
04:53Silahkan dari tim atukat dan terkawang.
04:56Terima kasih, Majelis.
04:57Satu jam ya.
04:59Ya, kalau mungkin lebih, Majelis.
05:01Enggak, satu jam.
05:03Ini batasan pasti penetapan.
05:06Jadi kita sepakat untuk melanggar undang-undang ini kayaknya.
05:09Enggak apa-apa.
05:12Pertanyaan saya, ini kan ada tiga pelapor.
05:17Entat bahkan.
05:19Ada Pak Jokowi, ada Lek Cumanan, ada Antikurniawan, ada Maret, Sukan, sapa itu ya.
05:29Saudara Aswan ini, kesaksian siapa dari laporan depan?
05:35Sesuai dengan BAP saya,
05:37yaitu waktu saya sebagai narasumber di Indonesian Lairs Club.
05:42Pada saat itu sebagai narasumber yang saya katakan tadi adalah
05:46Mas Roy Suryo di sana.
05:48Bukan itu maksud saya.
05:50Dari laporan kan ada,
05:52oh saya saksi untuk laporannya Lek Cumanan.
05:56Oh saya saksi Adikurniawan.
05:59Yang kemarin begitu.
06:01Ya, ada empat.
06:02Berantak cuma empat.
06:03Itu kan semuanya masalahnya beda-beda.
06:05Karena di BAP ini, empat.
06:09Pertanyaan saya lebih spesifik.
06:11Kira-kira,
06:13Anda duduk di sini, saudara duduk di sini ini,
06:15itu saksi atas perkara siapa?
06:21Lek Cumanan,
06:22Adikurniawan,
06:23Pak Jokowi sendiri,
06:25atau satu?
06:31Dalam hal ini adalah
06:33untuk Pak Jokowi dodo,
06:35kalau kita lihat permasalahannya,
06:37ya,
06:38karena permasalahannya
06:40di saksi
06:42narasumber di IRC,
06:44ketika itu Mas Roy Suryo membatalkan
06:46bahwa Pak Jokowi
06:49jadi saksi untuk
06:50laporan Pak Jokowi.
06:52Sebagai narasumber pada saat
06:54di IRC.
06:55Bukan.
06:56Enggak.
06:56Supaya spesifik,
06:57karena pasal-pasalnya beda itu.
06:59Jadi saudara ini
07:00saksi
07:01dari perkara
07:02yang dilakukan Pak Jokowi.
07:05Iya, betul.
07:06Biar enggak kemana-mana gitu.
07:09Terima kasih.
07:11Anda di sini
07:12Aswan.
07:14Percayaan saya,
07:16ada tambahan nama kayak
07:18Muhammad Aswan,
07:19atau Abdul Rahman Aswan,
07:21atau siapa gitu.
07:22Siapa tepatnya nama saudara?
07:24Terima kasih.
07:25Nama saya sebetulnya
07:26ada gelar namanya Andi
07:27di depan.
07:29Ada Andi di depan.
07:30Memang di KTP
07:31tidak dicantumkan.
07:33Karena memang
07:34itu adalah bukan
07:35artinya yang harus
07:38diperlihatkan.
07:39Karena kami,
07:40keluarga kami
07:41adalah keluarga yang
07:42sangat
07:43agaliter
07:44dan sangat nasionalis.
07:46Bahwa itu
07:47awalnya adalah
07:48merupakan
07:49tidak perlu dibangga-banggankan.
07:51Biarlah buat keluarga kami.
07:52Tapi pesan orang tua kami,
07:54kamu harus memakai ini
07:56karena ini adalah hak kamu
07:57dan harus kamu tunjukkan.
07:59Begitu yang mulia.
08:00Di akte kelahiran saudara,
08:02nama saudara siapa?
08:03Saya sudah katakan tadi,
08:04saya sudah sebutkan ya.
08:06Jadi,
08:06saya tidak akan mengulangi lagi.
08:08Mohon maaf.
08:08Jadi,
08:09di kelahiran asuan.
08:11Dari lahir sudah dapat
08:13nama Taman Andi.
08:17Tidak ditantumkan
08:18di akte maupun itu.
08:20Tapi itu adalah gelar.
08:22Mohon maaf,
08:23saya tidak
08:23memasukkan itu
08:24yang mulia
08:24karena tidak substansi.
08:28Selama ini kan
08:30di dialog-dialog
08:31Anda asuan.
08:32Sekarang asuan doang.
08:34Makanya saya ingin tahu.
08:35Karena ini berdasarkan KTP.
08:37Oke.
08:38Jadi,
08:38saya tidak akan membahas
08:40yang tidak substansif.
08:41Terima kasih.
08:43Karakternya kan harus tahu.
08:44Ini kan pribadi.
08:45Di dalam Puham itu
08:46harus dipertanyakan.
08:49Karakter seseorang
08:50sebagai saksi.
08:51Makanya,
08:52pertanyaan saya berikutnya.
08:54Anda dapat
08:55Anda peturunan
08:57apa ya?
08:58kalau tidak salah
09:00Anda kan istilahnya
09:03Andi itu kan
09:06satu gelar
09:07dari
09:08kebangsawanan.
09:11Apakah saudara
09:12Mohon maaf,
09:12yang mulia,
09:13saya tidak akan menjawab itu
09:14karena itu tidak substansif.
09:15Tidak menjawab.
09:16Tidak substansif.
09:18Memang
09:18pertanyaannya berat.
09:20Jadi,
09:21Anda tidak mau jawab ya.
09:23Jadi,
09:23Anda,
09:24apakah Anda itu
09:25bangsawan dukungan
09:26tidak mau menjawab?
09:27Selama ini,
09:27kami tahunya
09:28Andi Aswan.
09:30Bahkan,
09:30waktu lihat Aswan ini
09:31saya pikir orang lain
09:32terhadap saudara.
09:34Berarti saudara
09:35datur dan Makassar.
09:35saya orang Bugis,
09:38saya dari Bone,
09:39kecamatan saya Kejuara.
09:41Kabupaten Bone,
09:42Provinsi Sulawesi Selatan.
09:44Anda bisa mengecek.
09:46Pertanyaan saya,
09:48apakah Anda
09:49pernah menjadi
09:50pengurus
09:51organisasi
09:51namanya Petir?
09:53Banyak organisasi
09:55yang saya masukin.
09:56Saya tanya itu saja.
09:58Sudi Petir juga ya.
10:00Singkatan apa Petir itu?
10:01Persatuan Tihongwa Indonesia Raya.
10:04Kenapa itu didirikan?
10:06Pada saat itu
10:07Partai Gerindra.
10:08Saya enggak mau cerita
10:09singkatan apa.
10:11Ya sudah.
10:12Jadi Anda orang Bugis,
10:14tapi Anda masuk
10:15organisasi Tihongwa.
10:17Ya,
10:17karena mereka mengakui
10:18kemampuan saya
10:19dalam organisasi
10:20dan membutuhkan
10:21bimbingan saya
10:22bagaimana
10:23berorganisasi yang baik
10:25untuk meningkatkan
10:26yang namanya
10:26nasionalisme berbangsa
10:27dan bertanah air.
10:28Terima kasih.
10:29Jadi Anda kan tidak ada
10:30daerah Tihongwa ya?
10:31Tidak ada sama sekali.
10:32Jadi masuk organisasi
10:34hanya sebagai cukarelawan?
10:35Bukan cukarelawan.
10:37Saya sebagai pendiri
10:38dan juga penasihat mereka
10:39tentang arti dari
10:41nasionalisme itu
10:42yang kita bangun
10:42untuk mencintai
10:43bangsa datan air.
10:44Bahkan pendiri ya.
10:46Ya.
10:47Di Indonesia ini kan
10:48banyak bangsa ya.
10:50Kenapa Anda cuma...
10:50Ini mohon maaf ya.
10:51Sudah bersifat rasialis
10:53untuk bicara ini.
10:54Tolong yang mulia
10:55diperingatkan
10:56untuk apodat.
10:57Kembali kepada
10:57pokok perkara.
10:58Silahkan kembali
10:59kepada pokok perkara ya.
11:01Ini kan pokok perkara.
11:03Dia ini
11:04Makassar.
11:05Kita jajakin.
11:05Kok ada di organisasi Tihongwa?
11:07Bukan rasialis.
11:08Emangnya saya ngatain Tihongwa?
11:10Saya tidak mengatain.
11:12Kenapa Anda?
11:12Kalau Anda nasionalis,
11:14apakah hanya di Tihongwa?
11:15Tidak ada di organisasi Arab,
11:17ada di organisasi Sunda.
11:18Kenapa alasannya?
11:20Apakah tidak ada?
11:21Apakah Anda tidak ada di...
11:22Yang saya jelaskan ya mulia.
11:24Saya bukan hanya
11:25satu organisasi.
11:26Saya sejak muda
11:27memang berorganisasi untuk itu.
11:29Jadi kita melihat begini.
11:32Kalau ini pertanyaannya.
11:33Kenapa?
11:34Kalau saya bicara itu.
11:362012 itu
11:37waktu saya di Partai Gerindra.
11:39Saya melihat...
11:39Majelit, saya tidak butuh penjelasan.
11:41Saya harus menjelaskan kepada Anda.
11:43Saya tanyanya apa?
11:44Karena pertanyaan Anda itu
11:45tidak substansif.
11:47Anda ada di organisasi lainnya.
11:49Kenapa tidak mengikuti organisasi lain?
11:51Kok dipilih itu?
11:52Oh banyak,
11:53Mbak Yang Mulia.
11:54Bukan hanya itu.
11:55Saya adalah Ketua Umum Jokman.
11:57Jokowi Mania bersatu.
11:59Kemudian saya juga adalah
12:00Ketua Umum Militan Kibran 08 Nusantara.
12:03Saya juga adalah
12:05Ketua Masyarakat Sadar Wisata.
12:08Banyak orang di Saksi Majelis.
12:10Yang menurut saya,
12:11Pertanyaan saya yang mulia.
12:12Yang mulia, mohon maaf.
12:12Yang mulia.
12:13Boleh saya menjawab, Yang Mulia?
12:14Sebentar, sebentar.
12:15Kami keberatan.
12:16Jawab, Suki.
12:18Jadi,
12:19Ketika tim Avokat ini bertanya,
12:22Kan kenapa hanya ikut itulah?
12:24Ketika dijawab keberatan.
12:25Maunya ingkai apa jawabannya?
12:26Kalau sesuai dengan jawaban saudara,
12:29Ya jangan tanya pada saksi.
12:30Begitu.
12:31Coba ini kawan mau gak lupa.
12:34Kalau saudara bertanya pada saksi,
12:36Dijawab,
12:37Ya sudah.
12:38Begitu jawabannya.
12:39Kan begitu.
12:40Kalau diarahkan sesuai dengan pertanyaan kita,
12:42Ya gak bisa lah.
12:46Majelis Hakim,
12:48Siapapun di ruangan ini,
12:49Harus menghargai kuhab.
12:51Tadi Majelis Hakim mengatakan,
12:53Saya boleh menanggapi,
12:54Saya ingin katakan,
12:55Bahwa di dalam ruangan ini,
12:57Terjadi penyelubahan hukum.
12:59Jaksa mengatakan,
13:00Pembuktian yang kuat di ruangan sidang.
13:02Tapi Jaksa lupa.
13:04Ya.
13:04Di dalam UHA baru,
13:06Pasal 235 ayat 1,
13:08Di situ ada open system.
13:10Tetapi open system di sini adalah,
13:12Bukti yang sudah diserahkan di ruangan ini.
13:15Yang diserahkan di ruangan ini,
13:16Tadi yang diputar itu,
13:17Tidak ada di dalam berkas.
13:19Itu pelanggaran pertama.
13:21Yang kedua,
13:22Alat bukti yang boleh dihadirkan,
13:24Adalah alat bukti yang masuk kategori.
13:26Tidak saudara sampaikan lagi.
13:27Saya mau menanggapi,
13:29Karena tadi Majelis Hakim,
13:30Membiarkan membolehkan,
13:31Saya menanggapi.
13:32Tanggapan saya itu tidak benar.
13:34Begini,
13:35Sekarang saudara punya waktu,
13:36Untuk bertanya pada saksi.
13:38Nanti giliran waktunya habis,
13:39Katanya kurang.
13:40Silahkan kembali.
13:41Bertanya pada saksi.
13:43Mau digunakan tidak waktunya?
13:44Satu jam?
13:45Saya mau menggunakan saya,
13:47Bersidang sudah 33 tahun.
13:50Di 10-30.
13:52Saya tanyakan kepada saudara rekan saya,
13:57Andi Aswan,
13:59Menyambung pertanyaan rekan kami tadi,
14:03Apa hubungan rekan dengan Pak Jokowi?
14:10Saya bertemu Pak Jokowi itu 2012,
14:13Saya adalah tim sukses beliau.
14:15Oke cukup.
14:16Ya cukup.
14:17Pertanyaan kedua,
14:19Organisasi Anda itu,
14:22Dibiayai oleh siapa?
14:24Pertanyaan penting ini.
14:26Organisasi kami tidak ada yang membiayai,
14:29Organisasi kami betul-betul adalah dari kami semua.
14:33Langsung atau tidak langsung,
14:34Tidak ada dana dari Pak Jokowi?
14:36Tidak ada.
14:37100 persen pun,
14:391000 persen pun tidak ada.
14:40Itu adalah dari kami semua.
14:43Terima kasih.
14:43Sudah dicatat semua pernyataan Anda.
14:46Dilanjutkan rekan kami.
14:51Terima kasih.
14:55Pertanyaan saya berikutnya,
14:58Anda di dalam pemeriksaan ini,
15:00Anda disumpahkan.
15:02Anda disumpahkan.
15:06Terus?
15:07Betul.
15:08Jawab dulu dong.
15:10Ini direkam.
15:12Iya saya tahu.
15:12Pertanyaannya apa?
15:14Suaranya keluar.
15:15Tidak pertanyaannya apa?
15:16Itu tadi.
15:17Pada waktu Anda diperiksa BAP,
15:21Anda disumpah.
15:26Silahkan Anda bertanya.
15:28Astagfirullahaladzim.
15:30Silahkan Anda bertanya apa?
15:31Itu tadi pertanyaan.
15:33Bukan bidatu.
15:35Kita tidak disumpah ditanyakan,
15:36Amba Anda sehat atau apa?
15:37Kan Anda bisa baca.
15:38Anda tidak disumpah.
15:39Tidak disumpah.
15:41Majelis.
15:42Majelis.
15:43Yakin?
15:44Ini kan BAP, saudara.
15:46Ya, betul.
15:54Ini tanda tangan saudara Aswan.
15:56Ya, betul.
15:56Ini ada sumpah, Majelis.
15:59Maaf, Majelis.
16:00Mohon dicatat kebohongan di perhidangan ini, Majelis.
16:03Karena ini ada sanksinya.
16:05Boleh saya tanya, advokat?
16:07Dia katakan tidak bersumpah.
16:09Saya seperti ini disumpah,
16:11saya tidak seperti ini disumpah.
16:13Berdiri menggunakan alpuran tidak begitu.
16:16Saya tidak.
16:17Itu sudah dijawab.
16:19Saya tidak bertanya.
16:20Saya katakan saya tidak disumpah seperti begitu yang tadi.
16:24Saya tidak tanya apakah saudara disumpah seperti ini.
16:28Percaya saya apakah Anda pada waktu itu disumpah.
16:30Di BAP ada semua yang advokat.
16:32Anda bisa cek.
16:33Di BAP ada semua.
16:34Sudah saya cek, ternyata ada.
16:37Maka yang saya katakan.
16:38Anda bilang tidak ada.
16:39Saya tidak disumpah seperti itu.
16:41Kalau Anda tanya, Anda disumpah.
16:42Saya tidak seperti itu disumpah.
16:44Anda bisa cek di BAP itu.
16:46Masuk ke substansi ngapa?
16:48Saya itu kalau bahasa Inggrisnya tanyanya yes, no question.
16:51Ya, tidak.
16:52Ya, tidak.
16:53Bukan penjelasan.
16:54Bukan why.
16:55Saya tanya apakah itu jamnya.
16:58Ya, tidak.
16:59Tolong dilihat di BAP saja cukup.
17:02Kok dilihat?
17:03Kalau gitu aku lihat saja.
17:05Enggak perlu Anda bersaksi.
17:06Lihat saja di sini.
17:07Masuk pertanyaan substansi.
17:09Apa yang akan ditanyakan?
17:10Saya tidak jawab.
17:11Kalau tidak ditanyakan, saya tidak jawab.
17:13Sesuai dengan ketentuan pasal 33 QHAP.
17:17Keterangan saksi di penyidik itu tidak di bawah sumpah.
17:23Diambil sumpahnya ketika dikhawatirkan dia tidak akan hadir di persidangan.
17:28Makanya ada BAP sumpah.
17:30Kalau keterangannya itu tidak di bawah sumpah.
17:35Keterangan di persidangan yang diberikan di bawah sumpah.
17:39Majelis, saya bertanya.
17:41Dia disumpah atau tidak mau di persidangan atau tidak?
17:43Saya tanya pada saat QHAP.
17:45Ini tadi kalau ditanya, disumpah atau tidak?
17:47Dia menjawab, tidak disumpah.
17:50Tidak berdiri seperti di sini tadi.
17:52Saya tidak bertanya berdiri di sini tadi.
17:55Tidak dia menjawabnya tadi.
17:57Silahkan Pak, diulangi jawabannya.
17:59Saya menjawab, tidak disumpah seperti ini.
18:02Dan saya tidak disumpah.
18:04Seperti itu.
18:04Jadi, saya menandatangani apa yang ada di BAP, Anda tinggal lihat saja.
18:11Jadi, ini bukan Anda tidak sepakat dengan Anda?
18:14Saya keberatan yang mulai, pertanyaan diulang-ulang terus.
18:16Tidak sukses.
18:17Ya, belum dijawab.
18:18Silahkan dilanjutkan yang lain.
18:19Saksi keberatan menjawab pertanyaan saudara tadi.
18:22Silahkan dilanjut.
18:23Pertanyaan saya.
18:25Anda ada di sumpah di sini?
18:27Ada ya?
18:27Tidak berdiri ya?
18:28Tapi di tanda tangan ada ya?
18:30Gimana?
18:30Anda tanda tangan sumpah ada ya?
18:32Saya tanda tangan, Anda lihat saja.
18:34Di BAP itu sudah tanda tangan.
18:35Tanda tangan sumpah.
18:36Karena ini kan saya tidak pegang BAP.
18:38Anda ada tanda tangan sumpah kan di sana?
18:41Kenapa?
18:43Pada waktu di BAP itu, Anda tanda tangan sumpah kan?
18:46Saya tanda tangan apa di sana?
18:48Saya tidak disumpah seperti tadi.
18:49Sudah? Cukup?
18:51Ya, pertanyaan saya.
18:53Anda tanda tangan sumpah waktu itu, itu sebelum...
18:56Tolong yang mulia, ini diulang-ulang.
18:58Repetisi terus ya.
18:59Ini sudah pertanyaan beda yang mulia.
19:00Saya ingin terus dilanjutkan pertanyaan selanjutnya yang mulia.
19:04Ini pertanyaan beda yang mulia.
19:07Tadi sudah dijawab.
19:09Takutnya nanti diulang saya yang menjawab, saksi tadi sudah menjawab ya.
19:13Didengar bahwa dia tanda tangan BAP tetap tidak disumpah seperti yang di sini.
19:18Betul yang mulia.
19:19Kan begitu tadi.
19:20Sudah dijawab BAP sumpah, dia tanda tangan.
19:23Anda disumpah tidak seperti di sini, disumpah enggak?
19:26Tidak seperti di sini.
19:27Tidak seperti, disumpah enggak di sana?
19:30Tanda tangan sumpah enggak?
19:31Tidak seperti di sini.
19:32Tidak seperti di sini, saya tanda tangan.
19:35Iya, saya tanda tangan.
19:35Tapi tidak di sini, untuk disumpah.
19:37Iya.
19:38Kenapa mesti diulang-ulang kembali?
19:40Iya, makanya ini waktunya silahkan.
19:42Loh, bukan waktunya.
19:44Ini kan enggak berdampak.
19:52Pertanyaan saya, sekali lagi.
19:55Anda waktu tanda tangan sumpah itu sebelum di BAP atau setelah?
19:59Saya sudah menjawab, yang mulia. Terima kasih.
20:01Oh, belum dijawab.
20:04Magelit, saya bacakan saja sumpahnya.
20:07Nah, dia diperiksa 12.30, Magelit, baru di BAP, 12.30.
20:14Mohon ini, B. Pertimbangan Hakim.
20:16Terpaksa saya itu menjelaskan, karena dia tidak menjawab.
20:19Dan sumpahnya, di sini Magelit, sebelum, yaitu jam 12.15.
20:25Jadi 15 menit sebelum di BAP, dia sudah tanda tangan sumpah.
20:30Berarti apa?
20:32Dan dalam sumpahnya, bahwa di sini saya bacakan,
20:35Ya kan, demi Allah.
20:37Karena ini ada hubungan dengan ilahi.
20:39Jangan remehkan ilahi.
20:41Demi Allah, saya bersumpah.
20:43Ini bacaannya.
20:45Bahwa saya sebagai saksi, telah memberikan keterangan yang sebenarnya.
20:48Tidak lain dari yang sebenarnya.
20:50Telah memberikan.
20:52Pada Allah pun bohong.
20:53Keberatan majelis ini,
20:56Apakah ini akan tanya dan jawab?
21:00Dia belum di BAP di Sumpah.
21:04Silahkan nanti dari tim apokat, ditanggapi saja.
21:11Silahkan dilanjut dengan pertanyaan lain.
21:13Ini ada kebohongan yang saya biasa.
21:15Di saksi sudah memberikan keterangan pernyataan bahwa dia keberatan untuk menjawab selanjutnya.
21:21Silahkan kalau mau bertanya.
21:22Karena dia sudah menjawab tadi.
21:24Mau seperti apa?
21:26Kesimpulan saudara nanti silahkan.
21:28Tapi kan hakim harus tahu.
21:30Ini masalahnya hakim.
21:32Saya bisa membaca, Pak.
21:33Tidak perlu Bapak memberitahu saya.
21:35Hakim harus tahu.
21:35Kami bisa membaca.
21:37Tidak.
21:37Begini, majelis.
21:38Persidangan ini kan untuk memberi keyakinan hakim.
21:43Ini disini dikatakan, dia berkatakan telah.
21:47Telah itu bukan akan ya.
21:49Kalau dia disumpah sebelum, dia akan.
21:51Ini telah.
21:52Demi Allah, saya telah.
21:53Ini bohong.
22:00Tidak membuang waktu.
22:01Silahkan bertanya.
22:02Kalau saya tidak benar, siapa yang buang waktu?
22:05Maaf.
22:09Banyak komentar dulu, pendapat, biar efektif pemeriksaannya.
22:14Tidak enak saja kalau begitu.
22:16Saksi ditanya enteng-enteng.
22:18Saksi, dia harus mempertanggungjawabkan.
22:21Dia pakai saksi.
22:22Pertanyaan, beri contoh kami.
22:25Saya tidak melihat langsung di jasa pajok titik.
22:29Mbak Arti tidak langsung.
22:33Mbak Arti Anda melihat tidak langsung.
22:37Saya tidak melihat langsung.
22:40Kan itu tidak melihat langsung.
22:44Yaudah.
22:46Berapa?
22:46Mbak Arti.
22:47Dia bisa kan juga.
22:48Saya tidak melihat langsung.
22:50Saya tidak melihat langsung.
22:53Mbak Arti tidak langsung kan.
22:57Nanti kita buku.
22:59Dia tidak langsung kan.
23:00Dari butuh kopi atau dari WA.
23:02Dari apa? Silahkan jawab.
23:04Dan saudara tanya.
23:06Saya melihat tidak langsung.
23:08Tidak langsungnya dari mana?
23:12Saya yang tanya.
23:13Saya melihat itu.
23:15Pertama saya mendapatkan juga dari Dian Sandi.
23:19Dari Dian Sandi saya mendapatkan itu.
23:23Artinya ijazah itu kan dari Dian Sandi yang di upload itu.
23:26Yang di upload atau fisik?
23:29Fisik tidak.
23:30Fisik tidak.
23:30Tapi melihat dari yang di upload Dian Sandi.
23:33Dan itu kan juga terkonfirmasi oleh Pak Arti.
23:36Ya itu adalah itu.
23:38Fotokopi saya kan begitu.
23:40Scan saya.
23:45Nah ini jawabannya yang benar.
23:47Dari Dian Sandi.
23:49Benar Anda katakan bahwa Anda berbicara tentang Roy Suryo.
23:52Karena disini adalah rekaman-rekaman Roy Suryo.
23:57Tidak ada dokter Tifa di BAP saudara.
23:59Iya betul.
23:59Makanya saya bilang.
24:00Disitu kan saya katakan.
24:02Saya diminta jadi saksi karena saya adalah sebagai narasumber.
24:06Di JLC tidak ada hubungan dengan dokter Tifa.
24:10Itu.
24:10Saya katakan sebenarnya.
24:12Iya.
24:12Sekarang saya ada pernyataan.
24:14Tadi Anda bicara soal rektor.
24:16Melihat ijazah saya kan.
24:18Sebenarnya.
24:18Pernyataan rektor.
24:21Selama rektor.
24:22Mengberikan informasi ke masyarakat.
24:24Pernah enggak rektor menunjukkan.
24:26Ijazah atau kopi ijazah.
24:29Ya.
24:30Rektor tidak menunjukkan fotokopi ijazah.
24:33Pertanyaan.
24:33Kalau pertanyaannya seperti itu.
24:35Tapi kan kita paham.
24:37Siapakah institusi yang mengeluarkan ijazah itu.
24:40Siapakah yang berkompeten.
24:42Untuk berbicara sehat.
24:44Mohon maaf yang mulia.
24:45Terima kasih.
24:46Hakim sudah faham.
24:48Hakim sudah faham.
24:49Saya pernah enggak.
24:50Pernah.
24:51Tidak.
24:52Cantai.
24:52Ini yang buat panjang dia.
24:53Bukan saya.
24:54Biar lanjutkan.
24:55Mohon maaf yang mulia.
24:56Terima kasih.