Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 1 minggu yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Letjen Suharyanto melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akan mulai membaik pada pertengahan Oktober 2026 ini.

Suharyanto menyebutkan, hujan alami akan segera turun pada periode tersebut sehingga kebakaran yang terjadi bisa lebih mudah dipadamkan.

"Paling tidak di bulan Oktober ini, mudah-mudahan nanti begitu prediksi BMKG sudah mulai turun hujan alami di pertengahan Oktober sampai dengan November dan selanjutnya, setelah musim hujan turun tentu saja kondisi karhutla akan lebih baik," ujar Suharyanto, Senin (12/10/2026).

Baca Juga BNPB: Karhutla Taman Nasional Tanjung Puting Capai 513,89 Hektare di https://www.kompas.tv/nasional/695618/bnpb-karhutla-taman-nasional-tanjung-puting-capai-513-89-hektare



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/695757/kepala-bnpb-lapor-prabowo-karhutla-akan-membaik-pada-pertengahan-oktober-hingga-november
Transkrip
00:00Saya kira langsung saja, kalau bisa saya dapat update, saya dapat perkembangan situasi terakhir.
00:07Mungkin dari Kepala BNPB kalau, ya.
00:12Siap.
00:13Silakan.
00:14Siap, Bapak Presiden.
00:15Kami izin melaporkan update kondisi per hari ini, Senin 12 Oktober 2026 sebagai berikut.
00:25Untuk Provinsi Prioritas Lahan Gambut, ada di enam provinsi, Bapak Presiden, Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Jambi, Kalimantan Barat,
00:35dan Rio.
00:37Untuk hari ini, yang terbakar, yang masih ditangani oleh Satgas di lapangan, jumlahnya adalah 639,23 hektare.
00:51Yang terbesar memang terjadi di Kalimantan Tengah.
00:56Kenapa paling besar?
00:57Karena baru saja ditemukan kebakaran baru di Taman Nasional Tanjung Puting, Kabupaten Kota Waringin Barat dan Seruian.
01:11Per hari ini ada 513,89 hektare yang terbakar di sana, meskipun bukan lahan gambut, lahan mineral, tetapi ini menjadi
01:23pekerjaan yang segera harus kamu lakukan.
01:25Dan pangdam Kalimantan Tengah juga sudah memimpin langsung di lapangan per hari ini.
01:33Kemudian ada penambahan pasukan dan peralatan Satgas Darat.
01:38Sementara untuk Satgas Udara, kami sudah coba bergerak baik dari Palangkaraya, Cilikriwut, maupun dari Samsudinur, Banjarmasin,
01:50sementara belum tembus karena visibility yang sangat tebal.
01:54Dan di Kalimantan Tengah ini operasi-operasi udara, baik heliwater bombing, operasi modifikasi cuacam, maupun pesawat komersial,
02:07sementara tidak dapat terbang karena visibility yang rendah.
02:12Sehingga kesimpulannya, Pak Presiden, yang pertama sampai dengan tanggal 12 Oktober 2026,
02:19masih ada dua provinsi yang cukup berat, ini Pak Presiden, yaitu Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.
02:27Kemudian untuk yang di tempat-tempat lain, ini juga masih ada kebakaran, tapi lebih mudah dipadamkan.
02:36Kami juga tetap mengerahkan heliwater bombing untuk tempat-tempat yang susah dijangkau.
02:41Sebagai contoh, Taman Nasional Wai Kambas, Tanjung Kuting di Pangkalan Bun, dan Halmahera Timur di Malauku Utara.
02:51Kemudian juga untuk di Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan, ini tetap kami masih menitikberatkan pada operasi darat,
02:58karena Kalimantan Tengah khususnya, tadi kami laporkan bahwa untuk heliwater bombing ini sudah hampir seminggu lebih tidak bisa terbang,
03:07karena tidak visibilitas rendah, untuk Sumatera Selatan baru hari ini bisa terbang,
03:13dan nanti kami akan padukan dengan operasi modifikasi cuaca, kami tambah armadanya,
03:20Kalimantan Tengah menggunakan pesawat, dan Sumatera Selatan menggunakan dua pesawat dari Pangkal Pinang.
03:27Kami tetap akan bekerja keras, sekuat tenaga, mengarahkan segala kemampuan,
03:32Paling tidak di bulan Oktober ini, mudah-mudahan nanti begitu prediksi BMKG sudah mulai turun hujan alami,
03:40di pertengahan Oktober sampai dengan November, dan selanjutnya setelah musim hujan turun,
03:47tentu saja kondisi karhutlah akan lebih baik.
03:50Tapi sebelum itu kami siap untuk bekerja keras, mengerahkan segala kemampuan yang kami miliki.
03:57Mungkin itu bahwa Presiden yang bisa kami laporkan, selanjutnya mohon petunjuk,
04:01Kepala BNP, saya mau rekonfirmasi, ya jadi kondisi sekarang total di enam provinsi yang masih harus dipadamkan,
04:19berarti masih terbakar, adalah 639,23 hektare, apa benar itu?
04:28Betul Bapak Presiden.
04:29Tadinya saya mengira masih ratusan ribu, masih puluhan ribu, ternyata sudah jauh ya,
04:37karena itu tolong sampaikan ke Menpan RB, kalau memang saya minta 70 ribu polisi hutan,
04:52itu karena ada maksud untuk menjaga hutan-hutan kita ya, ya ya, oke.
04:59Oh dari Kemenhut yang hanya 20 ribu, ya kalau enggak ya minta dilatih lah oleh polisi atau oleh tentara,
05:07namanya aja polisi hutan.
05:09Ya, ya, ya, ya.

Dianjurkan