Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
SORONG, KOMPAS.TV - Emosi gara-gara ketinggalan pesawat, seorang calon penumpang di Bandara Domine Eduard, Sorong, nekat menerobos ke garbarata.

Calon penumpang ini bahkan mengamuk dan menganiaya petugas keamanan.

Ia berteriak memohon kepada pilot agar pesawat kembali ke garbarata.

Sejumlah petugas mengamankan penumpang dari area garbarata, namun penumpang justru menganiaya petugas.

Terungkap, penumpang tujuan Jayapura ini ternyata terlambat saat boarding.

Ia kemudian nekat menerobos garbarata, padahal pesawat sudah bergerak menuju landasan pacu.

Karena melakukan perlawanan, penumpang tersebut diamankan di Polsek DEO Sorong untuk dimintai keterangan.

Kasus ini berakhir secara kekeluargaan. Pihak yang terlibat sepakat untuk tidak memperpanjang masalah.

Baca Juga Kekeringan Melanda Empat Kampung di Sukabumi, Warga Berharap Bantuan Air Bersih | SAPA SIANG di https://www.kompas.tv/regional/695063/kekeringan-melanda-empat-kampung-di-sukabumi-warga-berharap-bantuan-air-bersih-sapa-siang

#kekerasan #penganiayaan #pesawat #petugasbandara

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/695065/ketinggalan-pesawat-calon-penumpang-emosi-dan-aniaya-petugas-keamanan-kompas-siang
Transkrip
00:00Sorotan lain saudara emosi gara-gara ketinggalan pesawat.
00:04Seorang calon penumpang di Bandara Dominia Edward sorong nekat menerobos ke Garbarata.
00:10Calon penumpang ini bahkan mengamuk dan menganiaya petugas keamanan.
00:19Seorang calon penumpang tiba-tiba mengamuk di Garbarata Bandara Dominia Edward sorong.
00:25Ia berteriak memohon kepada pilot agar pesawat kembali ke Garbarata.
00:31Sejumlah petugas mengamankan penumpang dari area Garbarata namun penumpang justru menganiaya petugas.
00:39Terungkap penumpang tujuan Jayapura ini ternyata terlambat saat boarding.
00:44Ia kemudian nekat menerobos Garbarata padahal pesawat sudah bergerak menuju landasan pacu.
00:51Karena melakukan perlawanan, penumpang tersebut diamankan di posek deo sorong untuk dimintai keterangan.
01:19Kasus ini berakhir secara kekeluargaan pihak yang terlibat sepaket untuk tidak memperpanjang masalah.
01:25Azarul Rahmat, Kompas TV, Sorong, Papua Barat Daya

Dianjurkan