Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 jam yang lalu
Lapor Prabowo, Bos Danantara sebut Listrik Morowali-Weda Bay Tembus 15,9 GW Kalahkan Singapura

Bos Danantara menyampaikan laporan strategis kepada Presiden Prabowo Subianto terkait pesatnya perkembangan kawasan industri di Morowali dan Weda Bay. Dalam laporannya, total kapasitas listrik yang terpasang di kedua kawasan tersebut telah mencapai 15,9 Gigawatt, melampaui total pemakaian listrik Singapura yang sebesar 13,1 Gigawatt. Nilai investasi yang diserap di kawasan tersebut telah menembus angka miliaran Dolar AS serta membuka lapangan kerja bagi lebih dari 117 ribu tenaga kerja.

Kontribusi ekspor dari kawasan hilirisasi ini bahkan menyumbang hingga 10 persen dari total nilai ekspor nasional. Pertumbuhan infrastruktur energi yang masif ini digadang-gadang bakal memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global baterai kendaraan listrik (EV). Selain fokus pada industri, perusahaan di kawasan tersebut juga menyalurkan program CSR ratusan miliar rupiah untuk pemberdayaan puluhan desa di sekitar area tambang.

Selengkapnya dalam video di atas.

#DanantaraLaporPrabowoListrikMorowaliWedaBayTembus159GWKalahkanSingapura
#LaporanBosDanantaraKepadaPrabowo

Creative/Video Editor: Aqilah/Rizal
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Dan kalau tadi sudah dipaparkan Bapak Presiden bahwa investornya ini datang dari berbagai macam negara.
00:05Mereka mempunyai 52 tenan di sini, termasuk ada Glencore, Trafigura, ada dari Australia, dari India, dan dari berbagai negara.
00:15Masuk mereka berinvestasi di kawasan industri ini.
00:18Dan kawasan industri ini memang sejak 2018 dan telah menyerap investasi 20 miliar dolar Bapak Presiden.
00:32Dan dengan 7 miliar dolar yang baru akan menjadi 27 total miliar dolar dengan penyerapan tenaga kerja total 117 ribu
00:42tenaga kerja di kawasan ini Bapak Presiden.
00:45Dan selama ini ekspor yang terjadi dari kawasan ini kurang lebih 11 miliar dolar.
00:52Kalau digabungkan dengan kawasan IMIP yang pertama dibangun oleh Cingsan, itu total ekspornya mencapai 28 miliar dolar atau 10 persen
01:03dari total ekspor Indonesia.
01:06Jadi memang sangat signifikan.
01:08Dan juga listriknya Pak, saya juga ingin disampaikan bahwa listrik di sini yang sudah terpasang dan yang dibangun sudah lebih
01:167,1 gigawatt Bapak Presiden.
01:18Nah, kalau kita tambahkan dengan yang ada di Morowali, itu kurang lebih tambah 8,8 gigawatt, jadi 15,9 gigawatt
01:30Bapak.
01:31Ini jauh lebih besar daripada seluruh pemakaian total listrik di Singapura, 13,1 gigawatt Bapak.
01:37Jadi dua industri ini sudah lebih besar dari Singapura Bapak, energi listriknya.
01:42Nah, oleh sebab itu, karena ini dan juga yang paling penting adalah program CSR mereka menjangkau 32 desa di lingkaran
01:52industri dan tambang yang telah dijangkau melalui program pemberdayaan masyarakat.
01:56Dan mereka sudah melakukan spending lebih dari 600 miliar rupiah Bapak, 600 miliar rupiah Bapak Presiden.
02:03Jadi, ini akan menjadikan the whole ecosystem sudah ada di sini, kita akan menjadi rantai pasok global baterai kendaraan listrik.
02:12Dan tentunya, seperti yang Bapak sampaikan, hilirisasi ini ujungnya adalah industrialisasi.
02:18Dan di Morowali ini, dengan proyek-proyek yang baru ini, ini akan menyebabkan kita mempunyai the whole ecosystem of EV
02:27battery, Bapak Presiden.
02:28Sampai dengan recycle baterainya.
02:30Dan kita pun dari pihak Cinsan juga menyampaikan bahwa mereka sebenarnya juga sudah menyumbang 2 gigawatt, Bapak Presiden, di Sumeneb,
02:43di Pulau Gililabak, dan juga di Pulau Pangurungan Kecil.
02:48Yang di mana satu sudah berjalan, dan satu lagi 75 persen insya Allah akan selesai juga dalam waktu dekat ini,
02:56Bapak Presiden.
02:56Dan mereka...
02:58Terima kasih telah menonton!

Dianjurkan