Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Aksi unjuk rasa terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di depan Kantor Gubernur dan DPRD Provinsi Jambi berujung ricuh, Kamis sore (9/10/2026). Massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Jambi Marah mendesak Gubernur Jambi Al Haris bertanggung jawab atas karhutla dan dampaknya terhadap masyarakat.

Kericuhan terjadi saat massa memaksa masuk ke area perkantoran dengan mendorong gerbang hingga roboh. Massa menilai penanganan karhutla oleh pemerintah provinsi belum maksimal dan mendesak adanya langkah konkret.

Petugas kemudian menggunakan mobil water cannon untuk membubarkan massa. Sejumlah peserta aksi yang diduga terlibat dalam kerusuhan turut diamankan.

Massa juga menyoroti dampak kebakaran hutan dan kabut asap yang dinilai mengganggu aktivitas masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pemerintah Provinsi Jambi menegaskan tetap terbuka terhadap kritik dan aspirasi masyarakat.

#karhutla #jambi #demonstrasi #alharis #kabutasap #unjukrasa

Baca Juga Aksi Saling Dorong Mewarnai HUT ke-500 Kabupaten Serang, Mahasiswa Desak Bertemu Bupati |KOMPAS PAGI di https://www.kompas.tv/regional/694992/aksi-saling-dorong-mewarnai-hut-ke-500-kabupaten-serang-mahasiswa-desak-bertemu-bupati-kompas-pagi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/694997/ricuh-demo-karhutla-di-jambi-massa-dorong-gerbang-kantor-gubernur-hingga-roboh-kompas-pagi
Transkrip
00:00Aksi unjuk rasa soal karhutlah di depan kantor gubernur dan DPRD Jambi berujung ricuh.
00:06Petugas menggunakan watercannon untuk membubarkan massa.
00:09Sejumlah peserta aksi juga ditangkap.
00:24Gerbang kantor gubernur dan DPRD Jambi robos telah didorong massa
00:28yang memaksa masuk ke area perkantoran.
00:31Aksi demonstrasi yang bergabung dalam aliansi rakyat Jambi marah
00:37meminta gubernur Jambi Al-Haris menuntaskan permasalahan kebakaran hutan dan lahan.
00:43Pemerintah Provinsi Jambi menegaskan tetap terbuka terhadap kritik dan aspirasi masyarakat.
00:49Petugas kemudian menggunakan watercannon untuk membubarkan massa.
00:53Sejumlah peserta aksi yang diduga terlibat dalam kerusuhan turut diamankan.
01:04Niat awalnya sudah berbeda.
01:06Jadi sebetulnya kan tadi di awal sudah ditampungkan beberapa elemen yang sudah ditampung oleh Pak Asisten
01:16dan Pak Asisten Bank Pol aspirasinya sudah dihampung, sudah diterima.
01:22Tapi ternyata sudah selesai ikut bergabung.
01:25Sehingga sekali lagi kami Pemda tidak anti-kritik.
01:28Kami siap sebetulnya dikritik.
01:31Tapi aspirasinya disampaikan dengan cara yang baik, tidak anarkis.
01:34Karena pada akhirnya ketika anarkis yang dirugukkan itu kita semua,
01:39ya masyarakat Provinsi Jambi juga Pemda.
01:51Sebelumnya di tengah kabut asap sejumlah mahasiswa dan masyarakat demo
01:55di depan kantor Gubernur Jambi pada kami sore,
01:58masa menuntut percepatan penanganan karhutlah.
02:02Masa berusaha mendorong gerbang kantor Gubernur dan DPRD Jambi,
02:07mendesak Pemprov Jambi segera mengambil langkah konkret
02:10dan bertanggung jawab dalam penanganan karhutlah.
02:16Minta pertanggung jawaban Al-Haris dalam kabut asap ini.
02:22Kan karena kita sudah melihat nih, kemarin dia nyalai Palembang,
02:25dan itu dia nyalai lain-lain.
02:27Ini bukan momentum untuk melempar salah, melempar tanggung jawab.
02:31Tapi kita sama-sama mengambil tanggung jawab ini.
02:33Ayo kita sama-sama bergerak untuk memadamkan api
02:36agar anak-anak kita tidak lagi menghirup asap yang sudah parah ini, Bapak-Ibu.
02:43Kebijakan pembelajaran jarak jauh atau PJJ akibat asap karhutlah
02:47diterapkan di Pekanbaru, Riau hingga Sabtu 10 Oktober
02:51dan PJJ diterapkan mulai dari tingkat paut hingga SMP.
02:57Para guru di sekolah memberikan tugas kepada para siswa
03:00yang dikirim melalui aplikasi.
03:10PJJ dilaksanakan sesuai dengan yang sudah kami programkan
03:17di mana guru-guru memberikan tugas ke anak-anak.
03:19Tapi tugas itu tidak boleh banyak.
03:23oli apabila.
03:23Jangan lupague beride untuk mengetahui sebuah

Dianjurkan