Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto kembali merombak kabinetnya. Belum genap dua tahun usia pemerintahan, namun bongkar pasang kabinet terus dilakukan.

Apakah ini bagian dari upaya memperkuat kinerja pemerintahan, menjawab kebutuhan politik, atau justru menandakan ada persoalan dalam tubuh pemerintahan?

Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia, publik berhak mempertanyakan efektivitas perombakan kabinet yang terus terjadi.

Sejauh mana reshuffle mampu menghadirkan perbaikan kinerja?



Program Satu Meja the Forum menghadirkan narasumber:

Bahtra Banong - Juru Bicara Partai Gerindra

Dedek Prayudi - Juru Bicara PSI

Feri Amsari - Pakar Hukum Tata Negara/Mensesneg Kabinet Bayangan

Baca Juga Respons Putusan MK, Wapres Gibran: Kalau Tak Lulus SMA, Tak Mungkin Saya Kuliah! | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/694735/respons-putusan-mk-wapres-gibran-kalau-tak-lulus-sma-tak-mungkin-saya-kuliah-sapa-malam

Saksikan #SatuMejaTheForum episode "Reshuffle Lagi, Evaluasi atau Amankan Koalisi?" Tayang Rabu, 7 Oktober 2026 pukul 20.30 WIB hanya di KompasTV!



#prabowo #gibran #jokowi



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/694751/full-reshuffle-kabinet-ijazah-gibran-hingga-hubungan-prabowo-jokowi-satu-meja
Transkrip
00:01Demi Allah saya bersumpah
00:03Demi Allah saya bersumpah
00:05Akan setia kepada
00:06Akan setia kepada
00:08Undang-undang dasar negara Republik Indonesia
00:11Tapi kalau kita melihat misalnya dua hari ini terkait dengan resapli yang dilakukan Presiden
00:16Saya menganggap bahwa ada optimis baru terkait dengan bagaimana kinerja kira pemerintahan Presiden Prabowo berdepan bisa dieksekusi dengan baik
00:26Ketika dia sudah dilantik menjadi jabat negara, saya pikir tidak ada lagi dikotomi antara orang Pak Jokowi, orang Pak Prabowo
00:33Satu paksi semua, paksinya adalah paksi Prabowo
00:42Karena tafsir dari Pak Resafal Kabinet kemarin, banyak menafsirkan mulai terpinggirkannya kekuatan politik Jokowi
00:50Kita tahu juga begitu
00:51Kemudian dalam resafal kemarin, Nisityo Sigit dan Pak Pratikno masih masuk ke dalam sistem di istana
00:58Apakah ini akan menempati posisi yang fungsional atau tidak?
01:03Saya melihat sebagai setelah
01:19Selamat malam
01:20Presiden Prabowo Subianto kembali merombak kejajaran kabinetnya
01:25Belum genap dua tahun usia pemerintahan, setidaknya sudah tujuh kali kabinet mengalami bongkar pasar
01:31Kali ini ada beberapa nama pejabat yang dianggap dekat dengan Jokowi lalu diganti
01:38Meski demikian, mereka masih tetap dipertahankan di dalam pemerintahan
01:43Tak hanya itu, Prabowo juga melantik 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden atau One Team Press
01:50Sejumlah nama masuk istana termasuk orang-orang yang selama ini dikenal keras mengkritisi Jokowi
01:58Apa sebenarnya pesan yang ingin disampaikan Prabowo dengan reshuffle ini?
02:02Apa benar ini bentuk evaluasi atau merupakan politik akombodasi guna mengamankan koalisi?
02:09Reshuffle lagi, evaluasi atau amankan koalisi?
02:14Inilah satu meja The Forum malam ini bersama saya, Radis Saputro
02:20Dan untuk membahas topik kali ini sudah hadir di studio Satu Kompas TV
02:26Menara Kompas Kompas TV ada Bung Bahtra Banong, jurubicara Partai Grimda
02:30Selamat malam Bung Bahtra, terima kasih telah hadir
02:32Dan ada juga jurubicara Partai Solidaritas Indonesia, Bung Dedek Prayudi
02:37Saya biasanya manggilnya Bung Kik
02:39Dan satu lagi jagoan kita malam hari ini ada Ferry Amsari
02:44Pakar Hukum Tata Negara yang belakangan disebut-sebut Mensesneknya Kabinet Bayangan
02:50Selamat malam Udah Ferry
02:52Selamat malam abang-abang semua
02:53Baik, saya langsung ke Bung Ferry saja dulu
02:56Pertama, ini awal Oktober kita dikejutkan dengan reshuffle kabinet lagi
03:01Sudah tujuh kali, tujuh kali itu bukan apa, bukan kali yang sebentar gitu ya
03:07Ini cukup beberapa kali mengambil posisi yang cukup sering untuk mengambil reshuffle
03:12Bahkan gak cuma sekali ya
03:13Di Kamis dan Jumat dalam media satu pekan, ini ada dua kali reshuffle gitu
03:19Ada perombakan kabinet
03:20Anda surprise dengan hal ini atau menganggap, ini biasa saja sebenarnya
03:24Ya tidak terlalu surprise ya, karena melihat enam kali sebelumnya sudah dilakukan reshuffle
03:34Di titik tertentu secara konstitusional
03:37Tentu itu haknya Pak Presiden Prabowo ya
03:41Berdasarkan pasal 17 Undang-Undang Dasar dan Undang-Undang Kementerian Negara
03:46Presiden memiliki tanggung jawab dan menteri-menteri bertanggung jawab kepada beliau
03:52Bisa diberhentikan kapanpun
03:55Secara prinsip konstitusi mungkin oke
03:58Tetapi secara pendekatan politik
04:01Bagaimanapun konstitusi dan Undang-Undang Kementerian Negara
04:04Serta sistem ketatanegaraan adalah produk politik
04:08Kalau kita baca dari politik ketatanegaraan
04:12Kita bisa melihat bahwa Presiden kita tidak terlalu percaya diri
04:16Itu sebabnya di dalam dua tahun, menjelang dua tahun, 20 Oktober dua tahunnya
04:23Terjadi tujuh kali reshuffle kabinet, kocok ulang kabinet
04:27Yang kalau kita rata-rata itu hampir tiga setengah bulan sekali
04:32Kalau pakai rata-rata ya, dilakukan kocok ulang kabinet
04:35Dalam terminologi pendekatan ilmu politik
04:39Ini menunjukkan Presiden yang tidak percaya diri
04:42Sangat-sangat tidak percaya diri
04:43Kalau bangunan kabinet itu berisi orang-orang yang dia yakini
04:50Adalah orang-orang Presiden Prabowo sendiri
04:52Bukan campur tangan yang lain
04:54Maka tentu ini akan langgeng
04:58Apakah kebutuhan reshuffle diperlukan dalam penyelenggaraan negara?
05:03Tentu
05:03Kalau dalam kondisi-kondisi tertentu
05:06Hasil evaluasi Presiden dibutuhkan perbaikan-perbaikan
05:10Dari enam kali sebelum yang ketujuh ini
05:14Kita tidak melihat makna dari reshuffle itu dalam penyelenggaraan negara
05:22Tidak ada kebijakan dan tindakan yang berarti dari menteri-menteri
05:28Yang menggantikan posisi itu
05:30Tadi memang timbul tanda tanya Pak Presiden kita
05:35Dipaksa dengan undang-undang yang dibuat di era Pak Presiden Jokowi
05:40Karena melebarnya di sana
05:42Dari dibatasi 34 menjadi tidak terbatas
05:46Termasuk juga one team press
05:48Atau memang ini sebuah reshuffle yang diperlukan untuk penyelenggaraan negara?
05:55Bacaan saya tidak ada gambaran yang memperlihatkan ini sebagai sebuah kebijakan
05:59Tidak percaya diri itu yang saya garis bahwa saya kebahas Mas Bung Bahtra
06:04Tidak percaya diri karena ada sesuatu yang harus juga diperbaiki di dalam internal kabinet
06:10Setidak percaya dirikah Pak Prabowo sampai harus tujuh kali melakukan reshuffle kabinetnya?
06:15Ya kami tentu ingin menegaskan ya
06:17Bahwa berkenaan dengan reshuffle
06:20Itu adalah hak progatif Presiden
06:23Karena memang Bang Ferry tadi sudah menyingkung ya
06:25Dalam amanat undang-undang kita
06:28Diberi keluasaan, kelonggaran dan
06:30Setiap saat kapanpun Presiden boleh
06:34Melakukan pergantian, pengangkatan, pemberhantian
06:37Tentu dengan berdasarkan sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan beliau
06:42Karena kan usernya adalah Presiden
06:44Jadi berkenaan dengan itu tentu kita serahkan sepenuhnya kepada Pak Presiden
06:48Dan tujuannya pasti adalah dalam rangka untuk kebaikan bangsa dan negara
06:54Upaya untuk kemudian bagaimana program-program pemerintah
06:57Yang sudah dirancang, sudah berjalan begitu baik ini
07:00Bisa lebih tepat sasaran lagi, tepat guna lagi
07:03Agar kemanfaatan dari program yang sudah dirancang itu
07:06Bisa terlaksana lebih baik dan kemanfaatannya bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat
07:12Nah saya pikir dalam rangka itulah Pak Presiden
07:14Kemudian dalam setiap saat, setiap momentum
07:18Terus kemudian tentu juga melakukan evaluasi-evaluasi
07:22Terhadap semua ya
07:23Istilahnya itu tim kerja beliau
07:25Yang beliau pimpin sebagai Presiden
07:28Dan dengan kebutuhan-kebutuhan itu juga
07:30Dan tentu juga melalui pertimbangan-pertimbangan yang matang
07:34Dengan sudah memprofiling semua siapa saja yang sudah diberi mandat kemarin
07:39Baik itu yang diangkat sebagai anggota kabinet
07:43Begitupun yang masuk dalam One Team Press
07:45Dan kalau kita lihat Mas
07:47Semua yang diangkat kemarin itu
07:49Orang-orangnya punya pengalaman panjang
07:52Dan multi, apa namanya
07:54Multi, apa istilahnya itu
07:56Multi disiplin
07:57Yang berbeda-beda
07:58Dan kami sangat yakin dari Partai Gerindra
08:02Bahwa dengan perombakan kemarin itu
08:04Bisa terjadi percepatan program Presiden Prabowo
08:08Dan yang paling penting adalah
08:09Bagaimana program itu bisa tepat sasaran
08:12Agar kemaslahatannya bisa dirasakan oleh seluruh rakyat kita
08:17Oke
08:17Bung Guki
08:18Kalau di Resolve Telah terakhir
08:21Saya melihatnya PSI masih aman lah ya
08:24Masih aman
08:26Jadi wamen-wamennya masih ada
08:28Menteri-menterinya juga masih ada
08:29Termasuk salah satu menteri yang
08:31Belakangan juga
08:32Dari PSI yang sering dibicarakan
08:35Wah ini akan kena reshuffle nih
08:37Ya
08:37Ya
08:38Bung Raja Juliantoni
08:39Enhud ini kan sering banget ya
08:41Dari kemarin diomongin
08:41Bahwa ini akan kena reshuffle
08:43Tapi buktinya
08:44Tetap bertahan hingga saat ini
08:45Nah kira-kira
08:47Apa catatan Anda tentang reshuffle
08:49Yang terakhir kali dilakukan
08:50Dengan mempertimbangkan
08:51Bahwa kader-kader partai Anda
08:53Masih tetap ada di kabinet
08:54Ya yang pertama-tama
08:57PSI itu ketika kader-kadernya
08:59Duduk di pemerintahan
09:00Loyalitas tertinggi
09:03Itu kepada Presiden
09:04Oke
09:04Ya artinya
09:05Kalau dikatakan bahwa
09:08Kemudian PSI menaruh orang-orangnya
09:11Atau kader-kader PSI
09:13Kemudian
09:13Masih berlabel
09:15Perwakilan PSI
09:18Ya
09:18Saya pikir itu starting point yang geliru
09:20Jadi ketika
09:22Seseorang dari PSI
09:24Terutama ya
09:24Sudah
09:25Bekerja
09:27Di dalam pemerintahan
09:28Maka kami sudah
09:30Mewakafkan
09:30Kader kami
09:32Ya
09:32Ke pemerintahan
09:33Dan
09:34Ketika
09:35Kemudian
09:36Misalnya
09:36Misalnya ya
09:37Sudah selesai
09:39Masa tugasnya
09:40Di pemerintahan
09:41Maka ya
09:41Kembali kepada kami
09:42Jadi
09:43Ini bukan kader PSI
09:45Yang sedang dititipkan
09:46Atau sejenisnya
09:47Kurang lebih seperti itu
09:48Nah
09:48Menanggapi
09:49Reshuffle kemarin
09:51Yang disebutkan
09:52Tidak ada
09:53Kader PSI
09:54Yang
09:55Di reshuffle
09:56Tidak ada kader PSI
09:58Yang di reshuffle
09:58Jadi starting pointnya adalah
10:00Walaupun mereka adalah
10:01Kader PSI
10:02Tapi kami menyerahkan
10:03Sepenuhnya kepada Pak Prabowo
10:04Dan tentu saja
10:06Kader yang berada
10:08Di pemerintahan
10:09Bapak Presiden
10:11Kali ini
10:11Itu adalah
10:12Kader-kader terbaik kami
10:13Oke ya
10:14Disitu ada
10:15Pak Raja Juliantoni
10:17Sebagai menhut
10:18Yang
10:18Berhasil menghadapi tekanan
10:20Sehingga Karhutla itu
10:21Titiknya sekarang
10:22Sudah
10:23Sudah terus menurun
10:24Kemudian ada
10:26Ibu Isyana Bagus Oka
10:28Beliau itu adalah
10:29Wamen
10:30Kependudukan dan
10:31Pembangunan keluarga
10:32Lalu juga ada
10:33Mas Giringganesya
10:34Wamen
10:34Kebudayaan
10:35Dan lain sebagainya
10:36Nah
10:38Kami percaya
10:39Bahwa
10:40Presiden Prabowo
10:41Tidak mereshuffle
10:42Kader-kader kami
10:44Yang tadi
10:44Saya sebutkan itu
10:45Itu dikarenakan
10:47Memang ada pertimbangan-pertimbangan
10:48Yang sifatnya teknokratis
10:50Ada pertimbangan-pertimbangan
10:51Yang sifatnya itu
10:52Kecocokan
10:53Antara memang
10:54Performanya
10:55Dengan kebutuhannya
10:56Jadi
10:58Kami tidak
10:59Merasa
11:00Apa ya
11:00Katakanlah
11:01Oh
11:01Eforia berlebihan kah
11:03Atau
11:05Mungkin
11:06Wah kok
11:06Kemarin saya juga ditanya
11:07PSI gak nambah lagi nih
11:09Terus abis itu jadi
11:10BT kah
11:10Kayak gitu
11:11Gak ada kayak begitu
11:11Itu semuanya
11:12Sepenuhnya adalah
11:13Prerogatif Presiden
11:15Dan ketika
11:16Sudah di sana
11:17Ya
11:17Kami menginginkan mereka
11:18Untuk sepenuhnya
11:19Bekerja untuk Presiden
11:20Dan kalaupun
11:21Ya kalaupun
11:24Ditanya
11:25Apa tanggapannya
11:26Kalau gak di reshuffle ya
11:27Artinya ya
11:28Sudah bekerja
11:29Sesuai ekspektasi Presiden
11:30Tapi begini
11:31Ada yang menarik juga
11:32Tadi di berita pengantar
11:33Sebelum kita memulai
11:34Diskusi kita malam hari ini
11:36Ada analis politik
11:37Yang mengatakan bahwa
11:38Sebenarnya
11:39Reshuffle kali ini
11:40Itu
11:41Dalam tanda kutip
11:43Menyingkirkan
11:43Orang-orangnya
11:45Pak Jokowi
11:45Katanya begitu
11:46Tetap ada orang-orangnya
11:48Tapi
11:48Hanya menjadi etalase
11:50Tanpa memiliki fungsi yang
11:51Strategis
11:52Ada yang mengatakan seperti itu
11:54Nah kira-kira
11:55Perspektif
11:55PSI sebagai
11:56Yang
11:57Dikatakan punya
11:58Joko
11:59Apa punya jargon
12:00PSI adalah Jokowi
12:01Bagaimana menangkapi hal itu
12:03Tapi jangan dijawab
12:03Khususnya
12:05Saya
12:06Dilantik sebagai
12:08Menko
12:10Hilirisasi
12:11Dan
12:12Transisi Energi
12:13Sekaligus
12:14Merangkap jadi
12:15Menteri ESDM
12:16Saya tahu ini adalah
12:18Amanah
12:19Tanggung jawab
12:20Negara
12:21Yang saya harus
12:22Emban
12:23Dan saya akan
12:24Melaksanakan tugas
12:25Dengan baik
12:25Baik sebagai
12:26Menteri ESDM
12:28Maupun
12:29Menko
12:30Hilirisasi
12:31Dan Transisi Energi
12:32Kita tahu bahwa
12:34Bahwa Presiden
12:35Mempunyai program
12:37Yang salah satu
12:38Di antaranya
12:38Mas Tercita
12:39Adalah tentang
12:40Hilirisasi
12:41Dan Transisi Energi
12:43Dan ini harus
12:44Mampu kita konsolerasikan
12:45Lewat
12:46Kemenko
12:46Untuk bagaimana
12:47Bisa melakukan
12:48Percepatan eksekusi
12:49Kedepan
12:50Demikian
12:50Kantornya
12:55Akan di
12:56Tetap di
12:58Kementerian ESDM
12:59Sambil kita
13:00Melihat
13:00Perkembangan
13:01Karena saya
13:02Melihat bahwa
13:03Fokus kita
13:03Kan
13:03Hilirisasi
13:04Dari total
13:05Investasi 100%
13:0690%
13:07Itu ada di
13:08Sektor ESDM
13:09Apa
13:09Alasan Presiden
13:10Membuat
13:10Menko baru ini
13:11Dan sebenarnya
13:12Nanti tugasnya
13:12Seperti apa
13:13Bedanya dengan
13:26Menteri Hilirisasi
13:27Itu di dalam
13:28Koordinasi
13:28Kemenko
13:29Itu aja
13:30Kok biasa
13:34Menarik
13:35Menyimak
13:35Pernyataan dari
13:36Menko Hilirisasi
13:38Dan Transisi Energi
13:39Bahli
13:39Lahadalia
13:40Tadi
13:40Kita akan
13:41Diskusikan
13:41Itu
13:41Tapi saya
13:42Menyambung
13:42Dulu
13:42Pertanyaan
13:43Yang tadi
13:43Sempat
13:44Terpotong
13:44Ke
13:44Pungguki
13:44PSI
13:45Adalah
13:46Jokowi
13:46Itu yang
13:47Tagline
13:48PSI
13:48Saat ini
13:48Nah
13:49Tapi
13:50Di satu
13:50Sisi
13:51Ada analis
13:51Politik
13:51Juga
13:52Yang mengatakan
13:52Bahwa
13:52Saat ini
13:53Reshuffle
13:54Terakhir
13:54Yang dilakukan
13:55Pak Prabowo
13:55Ketujuh
13:56Kalinya
13:56Itu
13:57Menyingkirkan
13:58Orang-orang
13:58Pentingnya
13:59Pak Jokowi
13:59Masih ada
14:01Bukan disingkirkan
14:01Masih ada
14:02Tapi tidak memiliki
14:03Peran yang strategis
14:04Dibandingkan sebelumnya
14:05Anda punya jawaban
14:06Soal ini
14:07Ya
14:07Sah-sah saja ya
14:09Kalau misalnya
14:10Ada pengamat
14:10Yang melabel
14:12Sebagian
14:12Anggota kabinet
14:14Sebagai orangnya
14:14Jokowi
14:15Tapi
14:15Kami dapat
14:16Pastikan
14:16Begini
14:17Di dalam kabinet
14:19Itu gak ada
14:19Orangnya Jokowi
14:20Ya
14:20Ketika mereka
14:21Sudah masuk
14:22Kedalam kabinet
14:23Maka
14:24Yang menjadi
14:25Katakanlah
14:25Dalam tanda kutip
14:26Bosnya mereka
14:27Itu adalah presidennya
14:28Gitu
14:29Makanya tadi
14:29Sejak awal saya bilang
14:30Starting point kami
14:31Bahkan kader PSI pun
14:33Ya
14:34Yang masih memiliki
14:35KTA
14:35Ketika
14:36Mereka sudah sampai
14:37Kedalam kabinet
14:38Maka loyalitas tertingginya
14:39Itu ada pada presiden
14:40Dan begitu juga
14:42Dengan
14:42Yang disebut
14:44Orangnya
14:44Pak Jokowi
14:45Tapi tidak ada di PSI
14:46Dan inilah yang mau saya
14:48Bukan gugat
14:49Tapi luruskan
14:50Gitu
14:50Kalau misalnya yang dimaksud
14:51Orang
14:52Pak Jokowi
14:53Itu adalah
14:54Mantan-mantan
14:55Menteri di eranya
14:56Pak Jokowi
14:57Ini rame sekali
14:59Kan
14:59Kabinet
15:00Bukan kabinet
15:01Pemerintahan sekarang ini
15:02Mengusung tema
15:03Keberlanjutan
15:03Tentu saja
15:04Ramai
15:05Ex-menteri era Pak Jokowi
15:07Yang sekarang berada di
15:08Kabinetnya
15:09Bapak Prabowo
15:10Tapi yang jelas
15:12Ketika dia sudah menjadi
15:14Bagian dari kabinet Pak Prabowo
15:16Mereka sudah bukan lagi
15:17Orangnya Jokowi
15:18Mereka sudah menjadi
15:19Orangnya
15:20Prabowo
15:22Dan
15:22Saya bisa katakan
15:24Kenapa
15:24Karena ini definisi
15:26Ex-menteri Jokowi
15:27Ke Prabowo
15:27Menjadi orang Jokowi
15:28Ini definisi yang agak
15:30Rancu
15:30Bahkan Pak Prabowo
15:31Pernah menjadi
15:32Menterinya
15:33Pak Jokowi
15:34Yang dimana sekarang
15:35Mereka itu besti
15:37Mereka itu
15:38Setara dalam artian
15:39Presiden ke-7
15:40Dan Presiden ke-8
15:41Sehingga
15:42Definisi orang Jokowi
15:44Based on
15:45Pernah menjadi menteri
15:46Di era Pak Jokowi
15:47Ini bisa menjadi
15:48Rancu sekali
15:49Tapi sekali lagi
15:49Kalau misalnya
15:50Analis-analis
15:51Pengamat-pengamat
15:52Ingin mengelompokkannya
15:54Demikian
15:54Dengan definisi yang
15:55Agak rancu
15:56Ya silahkan-silahkan saja
15:57Tapi dapat saya pastikan
15:58Bahwa setiap
15:59Menteri
16:00Atau setara
16:01Menteri
16:01Yang berada di kabinet
16:03Itu sudah menjadi
16:04Orangnya
16:04Pak Prabowo
16:07Sudah menjadi
16:08Satu kesatuan
16:08Katanya
16:09Bum Ferry
16:09Tapi
16:10Ya
16:10Sepertinya
16:12Publik juga
16:13Seperti
16:14Secara samar
16:15Masih bisa menangkap
16:16Ada percikan-percikan
16:17Antara keduanya
16:18Pak Jokowi dengan Pak Prabowo
16:19Nah
16:20Kalau
16:21Melihat ada orang-orang
16:23Penting
16:23Seperti Pak Listio
16:25Yang sebelumnya
16:25Kapolri saat ini
16:27Dipindahkan
16:28Lalu Pak Pratikno
16:29Dan lain-lain
16:31Anda
16:32Sepakat dengan
16:33Apa yang dikatakan
16:34Analis tadi
16:34Bahwa ini
16:35Sengaja disembunyikan
16:36Dan ada
16:38Rekonfigurasi
16:38Politik
16:39Di tubuh kabinetnya
16:40Pak Prabowo
16:40Sebelum menjawab
16:41Poin itu
16:42Saya ingin merespon
16:43Udah Uki ya
16:44Wah
16:45Siap Udah Beri
16:45Yang menyatakan
16:47Bahwa
16:47Kader terbaik
16:48Yang ada di kabinet
16:50Adalah
16:50Orang-orang terbaik
16:52PSI
16:52Kader-kader terbaik
16:53Oke
16:53Selama ini
16:55Saya merasa
16:55PSI itu selalu ngomong
16:57Pak Jokowi
16:58Dan Pak Kaisang
16:59Kader terbaiknya
17:00Oke
17:00Rupanya yang di menteri
17:02Jadi
17:02Bukan Pak Jokowi
17:04Yang terbaik
17:05Yang kedua
17:07Untuk mengatakan
17:08Bahwa ini
17:09Keberlanjutan
17:10Itu terminologi
17:12Politik yang
17:12Sangat konyol
17:13Karena bagi saya
17:15Yang diberlanjutkan
17:17Itu program
17:17Bukan orangnya
17:18Ini bukan
17:19Menteri-menterinya
17:20Yang dilanjutkan
17:21Tapi program-programnya
17:24Menggambarkan
17:25Bahwa
17:25Ini keberlanjutan
17:27Sudah tidak mungkin lagi
17:28Banyak program Pak Jokowi
17:30Yang tidak dilanjutkan
17:31Pak Prabowo
17:32Bahkan diabaikan
17:33Misalnya IKN
17:34Dan bagi saya
17:36Apa yang dilakukan kemarin
17:39Semua terang-benerang
17:40Bahwa
17:40Ada upaya
17:41Menyingkirkan
17:43Orang-orang
17:43Presiden Jokowi
17:45Di masa Pak Presiden
17:46Prabowo
17:47Dua tahun ini
17:48Pak Pratik
17:50The man behind the gun
17:51Seluruh program Pak Jokowi
17:54Disingkirkan
17:55Masuk ke ruang
17:57Transisi
17:58Namanya
17:58Watim Pres itu
17:59Bercandaan
18:01Teman-teman
18:02Dosen Hukum Tata Negara
18:03Di Departemen saya
18:04Di kampus
18:04Watim Pres itu
18:06Bukan Dewan Pertimbangan Presiden
18:07Tapi kawan-kawan
18:08Intim Presiden
18:09Yang kerjanya
18:11Juga gak jelas
18:12Jumlahnya
18:13Luar biasa
18:14Banyak
18:1426
18:14Sebelumnya 9
18:15Sekarang 26
18:16Sekarang pertanyaannya
18:17Adalah
18:18Pertimbangan yang
18:19Seperti apa
18:20Apa bedanya
18:21Dengan
18:21Penasehat Presiden
18:24Apakah
18:25Menimbang-nimbang saja
18:27Atau memberikan
18:28Hal yang lain
18:29Jadi ini
18:30Sebenarnya
18:30Kamar lain
18:32Untuk
18:33Menyingkirkan orang
18:34Sebenarnya
18:35Agar tidak punya
18:36Kekuasaan dan
18:37Kewenangan
18:37Tapi diberikan
18:38Istilah
18:39Wantim Pres itu
18:40Jadi
18:41Wajar saja
18:42Kalau di era ini
18:43Ada keinginan
18:44Pak Prabowo
18:45Lepas dari Presiden
18:46Jokowi Dodo
18:47Karena Presiden
18:48Adalah dia
18:49Dan dengan
18:50Konsep
18:51Multipartai kita
18:52Memang tidak
18:53Lazim
18:53Kalau bicara
18:54Keberlanjutan
18:55Uang partainya
18:56Beda
18:57Setelah berhenti
18:58Dari PDIP pun
19:00Pak Presiden
19:01Jokowi
19:01Bentuk partai baru
19:03Namanya PSI
19:04Jadi
19:05Menurut saya
19:06Tidak cocok
19:08Kalau dijelaskan
19:09Baik dari
19:10Aspek ketatanegaraan
19:11Maupun aspek
19:12Politik sekalipun
19:13Nah
19:14Oleh karena itu
19:15Bagusnya kita
19:16Berjujur-jujur saja
19:17Dalam ruang politik
19:18Agar
19:19Sandiwara
19:20Seperti ini
19:21Tidak membuat
19:22Kebijakan ketatanegaraan
19:24Limbung
19:24Atau meragukan orang
19:26Harusnya Pak
19:28Prabowo
19:28Percaya diri
19:29Sudah
19:30Mulai hari ini
19:31Tidak ada
19:32Mengakumulasi
19:34Isi kabinet
19:35Dari keinginan-keinginan orang
19:37Semuanya harus orang saya
19:39Ini kesempatan
19:40Menyederhanakan kabinet
19:41Jangan menumpuk
19:43Seolah-olah ini
19:44Diperbarui
19:45Tapi jumlah
19:46Kabinet bertambah
19:48Jumlah lembaga baru
19:50Ada lagi
19:51Bayangkan
19:53Wakil Menteri Koordinator
19:55Jabatan yang tidak ada
19:56Di konstitusi
19:57Bahkan Menteri Koordinator itu
19:59Tidak ada di konstitusi
20:00Ditambah wakilnya
20:02Untuk apa
20:03Apa gunanya
20:04Menghambat
20:05Gerak cepat
20:06Pembangunan
20:07Menghambat
20:09Gerak cepat
20:09Kabinet
20:10Dan itu sia-sia
20:11Makanya saya bilang
20:12Pak Presiden Prabowo ini
20:13Presiden yang peragu
20:15Presiden yang ragu
20:17Dia akan gagal
20:18Meyakinkan orang banyak
20:19Oke
20:19Di other side
20:21Ngomongin soal
20:22Jabatan-jabatan
20:23Yang menurut Anda tadi
20:23Tidak penting
20:24Tapi ada
20:25Exist saat ini
20:26Dulu orang-orang
20:27Yang dianggap
20:28Kritis
20:29Dengan Jokowi
20:29Ada Bung Roky Gerung
20:31Lalu ada Pak
20:32Syahgan dan Enggolan
20:34Sekarang justru ada
20:35Di dalam pemerintahan
20:36Apa makna yang
20:38Bisa Anda siratkan
20:39Dengan
20:39Masuknya orang-orang
20:40Yang dulu mengkritik
20:41Pak Jokowi
20:42Justru sekarang
20:42Bekerja untuk Pak Prabowo
20:44Presiden Prabowo ini
20:45Bagi saya
20:46Tawaran jabatan ini
20:48Mempertegas warna saja
20:49Bahwa ini orang-orang saya
20:52Dan mereka akan bekerja
20:54Demi kepentingan Pak Prabowo
20:55Dan yang selama ini
20:58Itu adalah wajah
20:59Yang disembunyikan saja
21:00Dan perlu diingat bahwa
21:02Menurut pendapat saya
21:03Ada gerakan
21:04Membangun negara
21:05Menjadi negara fasis
21:07Dan orang-orang ini
21:09Dibutuhkan untuk
21:10Menyuarakan sebaliknya
21:11Atau memberikan topeng
21:13Dari militaristik yang terbangun
21:15Di dalam pemerintahan ini
21:16Nah itu khasnya
21:17Gaya-gaya
21:19Negara fasis
21:20Juru bicara
21:22Juru bicara
21:22Yang membangun
21:24Kedok-kedok
21:24Untuk menutupi
21:26Langkah-langkah yang salah
21:27Dan bagi saya
21:28Itu tidak bisa ditutupi
21:30Mau Roki Gerungkah
21:31Mau Segan dan Nagolan
21:32Semuanya
21:33Hanya akan mempertegas
21:35Langkah-langkah
21:36Fasisme yang terjadi
21:38Jika Pak Presiden
21:39Ingin memperbaiki
21:40Sederhanakan dulu
21:41Orang-orang jauh
21:43Dari pemerintahnya
21:44Singkirkan
21:45Sederhanakan
21:45Militer tempatkan
21:47Sesuai mandat konstitusi
21:49Polisi juga begitu
21:50Jadi
21:51Berjalannya negara
21:53Berdasarkan konstitusi
21:54Bukan berdasarkan
21:56Wangsit
21:57Yang didapat oleh
21:58Seorang Presiden
21:59Oke
21:59Kalau saya
22:00Bicara Pak Presiden Prabowo
22:02Dan Partai Gerindra
22:03Yang juga ikut
22:05Menyuarakan
22:05Soal
22:06Zaken Kabinet
22:07Dulu saya ingat sekali
22:08Pada saat Pak Prabowo
22:10Masih awal menjabat
22:11Kabinet yang akan
22:12Kami jalankan adalah
22:13Zaken Kabinet
22:13Tapi
22:14Belakangan
22:15Justru makin kesini
22:16Makin gemuk
22:17Begitu ya
22:17Makin banyak
22:18Seperti yang
22:19Mung Ferry singgung
22:19Juga tadi
22:20Pejabatan Womenko
22:22Itu bahkan
22:22Tidak ada di konstitusi
22:23Gitu ya
22:24Mung Ferry ya
22:24Kira-kira
22:25Apa yang bisa Anda
22:26Terangkan
22:28Terkait
22:28Zaken Kabinet
22:29Yang sekarang
22:29Seolah sudah memudar
22:30Di era Pak Prabowo
22:32Dan sudah
22:32Ketujuh kalinya
22:34Melakukan
22:34Reshuffle Kabinet
22:35Sebetulnya
22:37Terkait soal
22:38Komposisi ya
22:40Kementerian Lembaga
22:41Kami ingin
22:43Menegaskan
22:44Bahwa
22:44Tentu
22:46Kalau kita lihat
22:46Posturnya
22:48Bukan soal
22:50Banyak
22:50Atau sedikitnya
22:51Kita tahu sendiri
22:52Bahwa negara kita
22:53Adalah negara yang
22:54Begitu besar
22:55Jumlah penduduknya
22:57Yang kurang lebih
22:58Hampir 300 juta
22:59Dibandingkan
23:00Misalnya
23:01Bang Ferry
23:01Dengan negara-negara
23:02Eropa yang
23:03Mungkin kita punya
23:04Satu provinsi
23:05Di Eropa
23:05Mungkin ada dua negara
23:06Jadi yang paling penting
23:08Bagi Pak Prabowo
23:09Dan Gerindra
23:09Bagaimana membangun
23:11Bangsa ini
23:11Dengan kebersamaan
23:12Kegotong royongan
23:13Dengan luas
23:14Administrasi yang
23:15Begitu
23:16Besar
23:17Tentu dibutuhkan
23:18Banyak pihak
23:19Pak Prabowo
23:20Seling menyampaikan
23:21Bahwa bangsa ini
23:22Tidak mungkin
23:22Dibangun oleh Gerindra
23:23Sendirian
23:24Atau tidak mungkin
23:25Dibangun antara
23:26Hanya Gerindra
23:26Dan PSI barangkali
23:27Atau dengan beberapa
23:28Teman-teman koalisi
23:29Tetapi kita ingin
23:30Melakukan percepatan
23:31Maka dari itu
23:32Dibutuhkan
23:33Kegotong royongan
23:34Keterlibatan
23:35Semua anak bangsa
23:36Yang tentu punya potensi
23:37Yang kita tahu
23:38Bahwa hari ini
23:38Yang masuk kabinet
23:39Semua punya latar belakang
23:41Yang
23:41Apa namanya
23:42Berbeda-beda
23:43Dengan pengalaman yang panjang
23:44Itu semua dibutuhkan
23:45Untuk berkontribusi
23:46Apakah itu
23:47Setiap cara pikiran
23:48Begitupun secara tenaga
23:50Untuk
23:50Membangun bangsa ini
23:52Ke arah yang lebih
23:52Maju tentunya
23:53Sebagaimana apa yang menjadi
23:55Harapan kita bersama
23:56Dan itu juga yang menjadi
23:57Harapan Presiden Prabowo
23:58Agar terjadi percepatan
23:59Jadi
23:59Kalau kita berbicara
24:01Soal postur
24:02Bukan soal kecil
24:03Atau banyaknya
24:04Tetapi
24:05Kemamfaatannya
24:06Percepatan
24:07Terhadap pembangunan
24:08Bangsa ini
24:09Bisa lebih
24:10Istilahnya lebih
24:11Cepat kita capainya
24:13Atau tidak
24:13Nah maka dari itu
24:14Kita semua harus
24:15Bersatu padu
24:16Membutuhkan banyak pihak
24:18Bergotong royong
24:19Karena kalau kita lihat
24:20Memang fondasi
24:21Bangsa kita ini
24:22Kan dibangun dari
24:23Para funding father kita itu
24:24Mengedepankan
24:25Soal kegotong royongan
24:26Karena
24:27Mereka sudah tahu
24:28Sejak awal
24:29Bahwa kita kan
24:29Berbeda-beda suku
24:30Berbeda-beda bahasa
24:32Ya jumlah pulau kita
24:34Ada kurang lebih
24:3417 ribu pulau
24:35Yang begitu luas
24:36Begitu banyak
24:37Tentu dibutuhkan
24:38Kebersamaan
24:38Saya bisa
24:39Respon ini
24:41Silahkan
24:41Karena ini kan komentar
24:43Pak Prabowo juga
24:43Timur Leste katanya
24:4528 padahal
24:47Jumlah penduduknya
24:47Sekitar berapa jutaan
24:49Jauh sekali dari Indonesia
24:51Itu pendekatan
24:52Dan kesalahan
24:53Ilmu peketahuan
24:54Yang dijelaskan beliau
24:56Dan oleh Bang Banong
24:58Pendekatannya
24:59Sangat
24:59Parlementer
25:00Sangat hybrid
25:02Tidak cocok
25:03Dengan pendekatan
25:04Sistem presidensial
25:05Yang menyederhanakan
25:06Kabinet
25:06Dan jumlah mereka
25:08Tidak banyak itu
25:09Dengan jumlah penduduk
25:10Yang juga kecil
25:12Bukan berarti
25:13Indonesia boleh banyak
25:14Karena jumlah penduduknya
25:15Banyak
25:15Karena kementerian itu
25:17Dibentuk
25:18Berdasarkan fungsinya
25:19Misalnya
25:20Mau dia jumlah penduduknya
25:22Besar
25:23Sedikit
25:23Kecil
25:24Menengah
25:24Menteri Kesehatan
25:26Ya harus ada
25:26Karena layanan
25:27Kesehatan
25:27Jadi ini soal fungsi
25:29Bukan soal jumlah orang
25:30Apa yang terjadi
25:32Dengan Pak Prabowo
25:33Jelas-jelas
25:33Bagi-bagi kekuasaan
25:35Saya mau jelaskan Bang
25:36Di Amerika
25:38Jumlah penduduknya besar
25:39Oke
25:40Daratannya luas
25:41Rata-rata
25:42Menterinya
25:4315 hingga 21
25:45Jangankan
25:45Ngurus negara sendiri
25:46Mereka juga
25:47Ngurus negara orang lain
25:48Kita
25:50Harusnya
25:50Buat
25:51Kabinet
25:52Berdasarkan fungsinya
25:53Perlu dilihat
25:55Background
25:55Kata Kabinet Bang
25:56Kabinet itu maknanya
25:57Ruang kecil
25:58Kok ruang kecil
26:00Diisi oleh banyak-banyak orang
26:02Harusnya fungsinya
26:03Menteri Kesehatan
26:04Menteri Pendidikan
26:05Yang bisa digabungkan
26:07Kenapa gak digabungkan
26:08Satu menteri saja
26:09Pak Bahlil itu
26:10Kenapa dia kemudian
26:11Akan dapat
26:12Kemudian
26:13Pengelolaan
26:14Dua kementerian
26:14Yang bisa mengendalikan
26:16Kementerian yang lain
26:17Padahal itu
26:18Tidak sinkron
26:18Ada
26:19Satu memperhatikan
26:20Memperbaiki lingkungan
26:21Satu merusak lingkungan
26:22Jadi
26:24Tabrakan begini
26:25Tidak boleh terjadi
26:26Karena itu akan
26:27Menjelaskan
26:28Tabrakan cara berpikir
26:30Tapi ada
26:31Satu kata yang
26:32Tadi jelasan
26:32Apa namanya
26:33Kita boleh
26:33Berbeda pandangan ya
26:35Tapi yang paling penting
26:36Bagi kita adalah
26:36Bahwa kita ada
26:38Bang Ferry
26:38Kita pengen agar
26:39Ada percepatan
26:41Pembangunan
26:41Bukan soal
26:42Hanya pertumbuhan
26:43Ekonomi kita
26:44Emang jumlah menteri
26:45Sedikit
26:45Tidak cepat
26:46Pembangunan
26:46Ya itu tadi
26:48Sampaikan Bang Ferry
26:49Bahwa bangsa kita
26:50Kan bangsa besar
26:51Tentu tidak mungkin
26:52Dikelola hanya
26:53Segelintir orang
26:53Segelintir kelompok
26:54Mesti kita
26:55Libatkan
26:55Oke perdebatannya
26:56Dilanjutkan
26:57Ada dirjen
26:57Ada sejen
26:58Lagi pula
26:59Saya sedikit nambahkan
27:00Perdebatannya panas
27:01Sebentar
27:02Sebentar
27:02Saya pikir
27:03Kalau dengan Amerika Serikat
27:04Ini gak apple to apple
27:05Dirjen yang gak bisa disentuh
27:07Nah itu dirjen-dirjen yang
27:10Yang kita sebut
27:12Deep state
27:13Jadi birokrasi yang
27:15Gak mau diatur
27:18Raja kecil
27:19Raja kecil
27:20Saya
27:20Pernah komplain
27:22Ke Pak Jokowi
27:25Beliau presiden
27:26Saya menterinya
27:27Saya bilang Pak
27:27Bapak presiden
27:29Saya minta waktu
27:30Menghadap Bapak
27:31Paling lambat
27:32Tiga hari
27:33Bapak terima saya
27:33Ini salah satu
27:35Menteri Bapak
27:36Sudah satu tahun
27:37Saya minta ketemu
27:38Dia gak mau ketemu saya
27:44Kami lanjutkan
27:45Satu meja
27:46The Forum
27:47Dan tadi
27:48Sebelum jeda
27:49Bung Bahtra
27:50Mengatakan bahwa
27:50Banyaknya komposisi kabinet
27:52Itu bagian dari
27:53Budaya Indonesia gotong royong
27:55Dan membangun Indonesia
27:56Harus dengan gotong royong
27:57Sementara Bung Ferry
27:58Mengatakan bahwa
27:59Ya banyak sekali
28:01Contoh-contoh negara
28:02Yang bisa
28:02Melihat
28:04Porsi kabinetnya
28:05Dengan slim
28:06Tapi
28:06Dengan fungsi yang
28:08Sangat besar
28:08Bung Uki
28:09Akan ada
28:10Komentar juga
28:11Seperti yang tadi
28:11Saya hanya ingin
28:13Merespon
28:13Satu contoh
28:14Jadi yang diungkapkan oleh
28:16Uda Ferry
28:16Bahwa Amerika Serikat aja
28:18Menterinya cuma 15
28:19Misalnya seperti itu ya
28:21Itu adalah hal yang betul
28:22Tapi
28:23Bahwa Menteri di Amerika itu
28:25Hanya 15
28:25Di dalam kabinetnya
28:26Itu tidak bisa
28:28Dilepaskan dari sistem
28:29Pemerintahan mereka
28:30Yang federalistik
28:31Jadi
28:32Banyak sekali
28:33Keunangan-keunangan
28:34Banyak sekali
28:35Ranah-ranah
28:36Itu bukan sistem
28:37Kalau di Indonesia
28:37Itu bentuk negara
28:39Kalau di Indonesia
28:40Itu di
28:41Handle oleh
28:42Pemerintah pusat
28:42Sementara
28:43Di Amerika itu tidak
28:45Itu di
28:46Handle oleh
28:46Negara bagian
28:48Itu di handle oleh
28:49Negara bagian
28:50Dan ini bisa terlihat sekali kok
28:52Polis departemen mereka juga
28:54Masing-masing punya sendiri
28:55Dan lain sebagainya
28:56Sementara kalau kita misalnya
28:57Kalau bicara polisi
28:58Kita hanya punya satu polri
29:00Misalnya seperti itu
29:01Jadi
29:02Itu bukan perbandingan yang
29:04Sekali lagi
29:05Apple to Apple
29:05Itu tidak sama
29:07Karena mereka
29:08Federalistik
29:09Saya perlu membantah
29:10Karena ini kerancuan
29:11Dalam ilmu
29:12Ilmu ketatan negara
29:14Bang
29:15Tidak ada relasi
29:16Sistem pemerintahan
29:17Dengan bentuk negara
29:18Kalau abang
29:19Mau menggunakan
29:20Pendekatan federalisme
29:21Indonesia
29:22Bahkan mendekati sistem itu
29:24Dengan konsep
29:25Otonomi seluas-luas
29:26Jadi penjelasan abang
29:28Soal jumlah komposisi
29:30Menteri itu
29:30Tidak benar
29:31Karena pemerintahan
29:32Federal di Amerika
29:33Juga berkuasa penuh
29:35Terhadap pemerintahan
29:36Negara bagian
29:37Bahkan bisa mengambil
29:38Ali
29:38Jadi
29:39Contoh
29:40Itu akan membuat
29:42Ketimpangan
29:43Kerancuan
29:43Dalam menggerakkan negara
29:45Indonesia itu
29:47Mencontoh
29:47Memang sistem Amerika
29:48Karena
29:49The mother of
29:50Presidential system
29:51Is Amerika
29:52Tidak ada
29:53Tidak yang lain
29:54Mereka contoh
29:55Jadi presiden ketika
29:56Mencontoh Singapura
29:58UK
29:59Kanada
30:00Timor-Leste
30:01Itu contoh yang salah
30:02Karena contoh yang diambil
30:04Tapi Amerika Serikat juga
30:05Lebih salah
30:06Bang
30:06Amerika Serikat itu contoh yang
30:08Lebih salah lagi
30:10Kalau misalnya kita ingin
30:11Mengatakan Amerika Serikat
30:13Aja lebih kecil
30:14Jadi
30:14Jadi kalau
30:15Udaferi sedang mengatakan
30:16Amerika tidak lebih kecil
30:18Amerika lebih besar
30:19Kabinetnya maksud saya
30:20Kabinetnya
30:21Kalau Udaferi
30:22Mau mengatakan bahwa
30:23Indonesia juga
30:25Sedang
30:26Menetapkan sistem yang namanya
30:28Regional autonomy
30:28Otonomi daerah
30:29Itu
30:30Keotonomiannya
30:31Tidak selevel
30:33Tidak selevel
30:34Dengan sistem
30:36Federalistik
30:36Alang negara bagian
30:38Yang ada di Amerika Serikat
30:40Karena membalikkan
30:41Sentralistik
30:42Ini yang
30:42Presiden
30:43Abang Uki
30:43Itu yang mengubahnya
30:44Jadi apa yang
30:46Abang ceritakan
30:46Ada kaitannya dengan
30:47Konsep kabinet
30:48Ada dong
30:49Ada
30:50Tentang
30:51Apa perdebatan ini
30:53Memang masih
30:54Terus bergulir
30:54Sampai saat ini
30:55Meskipun juga
30:56Tadi
30:57Bung Feri
30:57Mendapat
30:57Ini di eranya
30:58Pak Jokowi
30:59Sudah agak
31:00Dalam terkutip
31:01Agak rusak
31:01Tapi ya
31:02Ada kepentingan-kepentingan
31:03Dan
31:03Filosofis politik
31:05Yang perlu juga dipertimbangkan
31:07Mengingat juga kita punya
31:08Presiden kita punya
31:09Hak prerogatif
31:10Tapi saya ingin bertanya
31:10Ke Bung Bahtra
31:12Tentang
31:13Momen yang menarik
31:14Tadi malam
31:15Kita kembali lagi
31:15Ke hubungan
31:16Antara Pak Jokowi
31:17Dengan Pak Prabowo
31:18Tadi malam ada pertemuan
31:20Di
31:20Kertanegara
31:21Di kediamannya Pak Prabowo
31:23Kira-kira
31:24Apa yang dibahas
31:25Apa ini ada kaitannya
31:26Juga dengan
31:27Reshuffle yang
31:28Baru saja dilakukan
31:29Dan tadi malam juga
31:30Ada sidang
31:31Putusan mahkamah
31:32Konstitusi
31:32Soal ijazah
31:34Wakil Presiden kita
31:34Mas Gibran Rakabumi
31:36Apa yang dibahas
31:38Kalau kita lihat
31:39Perjalanan
31:40Pemerintahan
31:41Presiden Prabowo
31:42Kan
31:43Kami termasuk
31:45Girindra yang
31:45Bukan karena beliau
31:47Ketua umum kami
31:47Memberi apresiasi
31:49Yang
31:50Setinggi-tingginya
31:52Cara pandang beliau
31:53Terhadap
31:53Melihat negara ini
31:55Kami melihat beliau
31:56Toko yang sangat egaliter
31:57Seringkali Pak Prabowo
31:59Mengundang para tokoh-tokoh bangsa kita
32:02Untuk berdiskusi
32:03Baik itu yang
32:04Sejalan dengan pemerintahan
32:07Dan kadang-kadang juga
32:07Yang diundang
32:08Yang mungkin
32:09Cara pandangnya berbeda
32:11Terhadap
32:11Pemerintahan
32:12Apalagi termasuk
32:13Misalnya
32:14Mantan-mantan presiden kita
32:16Bukan hanya sama Pak Jokowi
32:17Beberapa pekan yang lalu
32:19Beliau juga berkunjung
32:20Kediaman Ibu Megawati
32:22Soekarno Putri
32:23Dan
32:24Sebelum-sebelumnya juga
32:25Kemudian
32:26Mengajak Pak SBY
32:27Jadi Pak Prabowo
32:29Ini mengajarkan kepada kami
32:30Partai Girindra
32:31Dan itu semboyannya
32:32Atau apa namanya
32:33Filosofinya Pak Prabowo
32:34Bahwa
32:35Seribu kawan itu
32:37Terlalu sedikit
32:38Satu musuh itu
32:39Terlalu banyak
32:39Jadi beliau selalu
32:40Mengajarkan kepada kami
32:41Untuk membangun hubungan yang baik
32:43Kepada sesama
32:44Para tokoh-tokoh bangsa kita
32:46Tanpa terkecuali
32:47Termasuk juga dengan
32:48Uda Ferry
32:49Dan teman-teman yang lain
32:50Begitupun misalnya
32:51Dengan kawan-kawan partai politik
32:53Jadi kita memang
32:54Selalu diajarkan
32:55Sama Pak Prabowo
32:56Untuk bagaimana
32:56Menjalin hubungan yang baik
32:58Antara sesama
32:59Anak bangsa
33:00Yang tentu kan
33:01Kadang-kadang kita berbeda
33:03Cara pandang
33:04Atau berbeda pendapat
33:05Tetapi itu kan
33:06Menambah hasanah kita
33:07Untuk kemudian bagaimana
33:08Bangsa kita bisa
33:09Kita arahkan kepada yang lebih baik
33:11Tapi mengapa
33:11Mengambil momentum
33:12Ketika ada
33:13Momen yang juga krusial
33:14Di Mahkamah Konstitusi
33:15Pada saat
33:16Ada putusan
33:17Soal ijazahnya Mas Gibran
33:19Bahwa misalnya
33:20Ada interpretasi lain
33:21Saya kan tidak bisa menghalangi
33:22Misalnya
33:23Bang Ferry
33:24Atau misalnya
33:24Mas Uki
33:25Menyampaikan interpretasinya
33:26Sendiri
33:27Tapi yang paling penting
33:28Bahwa tentu kan
33:29Pak Jokowi
33:30Pernah memimpin bangsa ini
33:31Selama 10 tahun
33:32Dan Pak Jokowi
33:33Juga meninggalkan
33:34Begitu banyak
33:35Legacy
33:36Dan tentu
33:37Pak Prabowo
33:37Juga
33:38Sering
33:39Menyampaikan
33:40Dalam pidatonya
33:41Bahwa bukan hanya
33:41Sama Pak Jokowi
33:42Bukan hanya
33:43Sama Ibu Mega
33:43Sama Pak SB
33:45Termasuk juga mungkin
33:46Para pendiri bangsa kita
33:47Yang selalu beliau
33:48Sampaikan adalah
33:49Bagaimana
33:50Legacy yang dibaik
33:51Yang apa namanya
33:53Tinggalkan oleh
33:53Para pemimpin terdahulu
33:55Harus kita
33:55Teruskan
33:56Terus kemudian
33:57Bahwa kemudian
33:58Setiap pemimpin itu
33:59Ada kelemahan-kelemahan
34:00Nah inilah yang
34:01Terus dibenahi
34:02Diperbaiki
34:02Karena tentu juga
34:04Mantan-mantan presiden
34:05Bunganya pengalaman
34:06Yang panjang
34:06Apalagi
34:07Mas kalau kita tahu
34:09Bahwa
34:09Bangsa kita ini kan
34:10Tantangannya tidak mudah
34:12Bukan hanya
34:12Soal faktor internal
34:14Tapi faktor eksternal
34:15Yang kadangkala
34:15Apa namanya
34:17Situasi global ini
34:18Yang penuh ketidakpastian
34:19Yang mengharuskan
34:20Mungkin Pak Prabowo
34:21Berdiskusi dengan banyak
34:22Kalau publik
34:23Mengatakan
34:24Hubungannya
34:24Pasang surut
34:26Kurang harmonis
34:26Terakhir Bung Guki
34:27Selatadi malam
34:28Hubungannya harmonis lagi
34:30Atau gimana
34:31Setelah ada
34:32Pembicaraan serius
34:33Sepertinya
34:34Saat makan malam
34:35Iya
34:36Pertama-tama
34:37Yang harus kita lihat itu
34:38Yang dimaksud
34:39Pasang surut itu
34:40Adalah
34:41Komunikasi empat mata
34:42Oke
34:43Dengan kesibukannya
34:44Pak Prabowo itu kan presiden
34:46Ya kan gak mungkin
34:47Seminggu sekali
34:49Ketemu dengan
34:50Pak Jokowi
34:50Walaupun mungkin
34:52Tetap saja
34:53Sebenarnya tetap
34:54Hopeng
34:54Atau bestie
34:55Tapi kan sekali lagi
34:57Soal kesibukan
34:58Itu pasang surut
34:59Nah
35:00Saya dapat
35:02Menjamin ya
35:03Bahwa
35:04Kebestian mereka itu
35:06Masih terjaga
35:07Sampai sekarang
35:07Karena di berbagai
35:09Kesempatan
35:09Kami bersama Pak Jokowi
35:11Itu mendengar
35:12Seruan langsung
35:13Dari
35:14Pak Jokowi
35:15Ya
35:15Baik itu
35:16Sewaktu di NTT
35:17Baik itu
35:19Sewaktu lagi di
35:20Cirebon
35:21Baik itu
35:21Sewaktu lagi di
35:22Bandung
35:23Dan lain sebagainya
35:24Tetap
35:25Pak Jokowi
35:26Menginstruksikan
35:28Kepada kami
35:28Untuk
35:30Menyukseskan
35:31Pemerintahan
35:32Prabowo Gibran
35:33Oke
35:33Gitu
35:34Sekali lagi
35:35Tetap instruksinya sama
35:36Menyukseskan
35:37Pemerintahan Prabowo Gibran
35:38Dan
35:38Kalau menurut saya
35:39Ini gak lepas ya
35:40Dari
35:42Pandangan
35:43Retrospektif kita
35:44Terhadap
35:45Bagaimana hubungan
35:46Dua tokoh ini
35:47Berlangsung
35:47Gitu
35:48Kalau tadi kan saya bilang
35:49Dukung Prabowo Gibran
35:50Sampai selesai
35:51Misalnya seperti itu kan
35:52Kedepan
35:53Kebelakangnya juga
35:54Kita harus lihat
35:55Jadi
35:56Kita sama-sama tahu
35:57Bahwa
35:57Pak Jokowi itu kan
35:59Dibawa
35:59Dari Solo ke Jakarta
36:00Itu oleh Pak Prabowo juga
36:01Oke
36:02Ya
36:02Kemudian beliau
36:03Menjadi gubernur
36:04Dan disinilah
36:05Karir
36:06Politiknya secara nasional
36:08Kemudian sangat bersinar sekali
36:09Kemudian 2014
36:112019
36:11Justru berhadapan
36:13Berkompetisi
36:14Dan ini sangat keras sekali
36:15Dengan Pak Prabowo
36:16Gak ada hubungannya dengan
36:17Pertusan MK
36:19Sebentar
36:20Sebentar
36:20Sebentar
36:22Kemudian
36:24Pak Jokowi
36:25Mengajak Pak Prabowo
36:26Berkoalisi bersama
36:27Setelah Pemilu 2019
36:28Disitu
36:29Kemudian Pak Jokowi
36:30Mengatakan
36:31Bapak seorang patriot
36:32Kemudian Pak Prabowo
36:33Mengatakan
36:34Bapak di dadanya
36:35Itu merah putih
36:36Dan
36:37Kebestian mereka
36:38Berlangsung sampai dengan sekarang
36:40Dan itu sudah
36:41Melampaui
36:42Kepentingan
36:42Politik jangka pendek
36:44Itu sudah melampaui
36:45Kepentingan
36:45Politik jangka pendek
36:46Dan
36:47Kalau misalnya
36:48Kemudian kita melihat
36:49Hari ini ada
36:50Ya udah lama gak ketemu
36:52Ya udah sekian bulan
36:53Gak bicara empat mata
36:54Kalau ketemu sih hampir setiap bulan ya
36:55Kan ada seremoni-seremoni
36:57Kemarin itu di MPR ketemu
36:58Kemarin itu 17-an di istana ketemu
37:01Kemarin itu HUTNI ketemu
37:03Cuman memang
37:03Kalau yang ketemu empat mata
37:05Ngobrol panjang
37:06Nah itu kan
37:06Dilihat lagi kesibukannya
37:08Jadi
37:09Bahwa kemarin itu ketemu
37:11Ya itu adalah ekspresi
37:13Memang mereka besti
37:14Mereka bersahabat
37:15Saling bertukar pikiran
37:16Pak Prabowo juga sudah pernah menyatakan
37:18Pak Jokowi itu 10 tahun
37:20Memimpin Indonesia
37:21Tentu valid
37:22Kalau misalnya ditanya
37:23Pendapatnya
37:23Apalagi Pak Jokowi ini belum lama
37:25Artinya pendapat-pendapat Pak Jokowi
37:27Pengalamannya itu masih relevan
37:28Dengan tantangan zaman
37:29Dan
37:30Ketika ditanya
37:31Apakah ini
37:32Ada kaitannya dengan
37:33MK kemarin
37:34Saya dapat pastikan
37:35Gak ada
37:36Ini
37:36Ini pertemuan yang sebenarnya
37:38Saya sudah mendengar ya
37:39Jadwalnya
37:40Jadi bukan besti lagi
37:41Setelah pertemuan semalam
37:42Dan ada situ
37:43Bukan kebestiannya
37:44Dengan ada
37:44Ke MKan kemarin itu
37:46Tidak ada hubungannya
37:47Oke
37:47Lalu bagaimana sebenarnya
37:49Saudara
37:50Publik bisa diyakini
37:51Dengan kinerja pemerintahan
37:52Hasil reshuffle ini
37:53Karena kita bicara reshuffle
37:55Dan hubungan pasang surut
37:56Antara Pak Jokowi dan Pak Prabowo
37:58Bagaimana
37:59Diyakinkan
38:00Publik diyakinkan
38:01Dengan kinerja pemerintahan
38:02Hasil reshuffle
38:04Bicara soal reshuffle
38:05Evaluasi atau
38:07Akomodasi kepentingan politik
38:08Dihubungkan juga dengan
38:09Peristiwa tadi malam
38:11Ada putusan MK yang
38:12Memutus
38:13Apa
38:14Perkara
38:15Ijazah
38:16Wakil Presiden
38:17Gebran Rakebuming
38:17Saya ke Bung Ferry
38:18Melihat dampak politik
38:20Dari putusan MK tadi malam
38:21Kalau tadi kan dibilang
38:23Besti
38:24Kalau kata Bung Uki ya
38:25Masih besti
38:25Ini bolanya kan sekarang
38:27Ada di DPR
38:27Nah kalau ngomongin DPR juga
38:29Apakah ini juga akan
38:30Berpengaruh dengan
38:31Soliditas partai politik
38:32Ya koalisinya Pak Prabowo
38:34Kedepan
38:34Kira-kira
38:35Kalau putusan MK
38:37Di follow up oleh DPR
38:38Pasti akan menganggung
38:39Soliditas
38:40Oke
38:41Karena
38:42MK memang
38:43Menolak
38:44Tidak dapat diterima
38:45Tidak terpenuhi syarat
38:47Istilah itu
38:47Tetapi memberitahukan
38:50Bahwa memang
38:50Ada orang yang tidak punya
38:52Ijazah
38:53Dan Wakil Presiden kita
38:55Ijazahnya tidak valid
39:25Kalau DPR
39:26Kondisi tertentu
39:28Di banyak orang membaca
39:29Memang ada kebuntuan
39:31Politik yang perlu
39:32Disambungkan
39:32Dan pada titik tertentu
39:35Ini tinggal DPR lagi
39:36Anda akan membiarkan
39:39Wakil Presiden kita
39:40Tanpa ijazah
39:41Menurut putusan MK
40:10Karena MK tidak mungkin
40:12Partai politik
40:12Partai politiknya
40:12Nyokong ya Pak Prabowo
40:14Dan Mas Gibran
40:14Kira-kira PSI
40:16Tetap yakin
40:17Bahwa soliditas
40:19Keduanya ini
40:20Tetap terjaga
40:20Dan tidak ada
40:21Reshuffle lagi
40:22Di kemudian hari
40:22Kalau reshuffle
40:24Tentu saja
40:24Ini adalah
40:25Kewenangan dari
40:26Presiden Prabowo
40:27Tapi kalau misalnya
40:28Kita berbicara
40:29Soliditas koalisi
40:30Ya saya dapat
40:32Pastikan bahwa
40:33Koalisi kami
40:33Sangat solid
40:34Ya bahwa
40:35Kawan-kawan
40:36Ini selama ini
40:38Sudah mengusung
40:39Prabowo Gibran
40:39Sebagai satu paket
40:40Dan ingin
40:41Menyukseskan
40:42Sebuah pemerintahan
40:43Yang bernama
40:44Pemerintahan
40:45Prabowo Gibran
40:46Termasuk PSI sendiri
40:47Termasuk
40:48Gerindra
40:49Dan kawan-kawan yang lain
40:50Seperti Golkar
40:50Dan lain sebagainya
40:51Jadi
40:52Kami tetap solid
40:54Ya
40:54Dan kami percaya
40:55Bahwa ya
40:56Ini adalah
40:58Riak-riak demokrasi
41:00Setelah putusan MK
41:01Ya
41:02Ada yang
41:03Menang
41:04Ada yang kalah
41:05Tapi merasa menang
41:06Nah itu kan hal yang biasa
41:07Pak Prabowo
41:08Dulu
41:09Dulu
41:1014
41:10Oke
41:11Mumpah Tera
41:12Silahkan terakhir
41:13Anda yang ingin
41:14Anda sampaikan
41:14Soal putusan MK
41:16Tadi malam
41:16Dan saya tanyakan tadi
41:17Pengaruhnya dengan
41:18Soliditas koalisi
41:19Di partai
41:20Pendukungnya Pak Prabowo Gibran
41:22Ya berkenaan dengan
41:23Putusan MK
41:23Tentu kami
41:24Menyerahkan kepada
41:26Yang punya kewenangan
41:28Dan kami sendiri
41:30Saya juga
41:30Sebagai anggota DPRRI
41:32Karena kan putusannya
41:33Baru tadi malam
41:34Bang Ferry
41:34Salinannya belum kami dapat
41:36Tentu kami harus
41:37Mempelajari
41:55Memkaji
41:56Tapi gak ditaksir sih Bang
41:57Berbeda
41:58Dalam putusan itu
41:59Terbukti
42:00Tidak memiliki
42:01Ya berbeda pandangan
42:02Berbeda pendapat
42:03Itu sesuatu yang
42:04Wajar
42:05Bagi kami
42:06Dan itu juga
42:07Baik buat bangsa ini
42:08Agar bagaimana
42:09Demokrasi kita
42:10Terus berkembang
42:11Lebih baik
42:12Dibanding
42:12Sekarang
42:13Dan yang paling penting
42:14Bagi kita
42:15Partai Gerindra
42:16Sekarang
42:17Karena pemilu
42:18Masih lama
42:19Bang Ferry
42:19Tugas kami
42:20Dan perintah ketua umum kami
42:21Yang juga sebagai presiden
42:22Bagaimana mengawal program
42:24Prioritas Presiden Prabowo
42:25Agar
42:26Betul-betul
42:28Bisa lebih tepat
42:29Sasaran
42:31Kemanfaatannya
42:32Atau kemesalahatannya
42:33Itu bisa dirasakan
42:34Oleh seluruh
42:35Lapisan masyarakat
42:36Kita tanpa terkecuali
42:37Jadi fokus kami
42:38Partai Gerindra saat ini
42:39Udah Ferry
42:40Masih dalam konteks
42:41Karena pemilu
42:42Masih lama
42:43Masih panjang
42:43Eru pemilu juga
42:44Baru kami mulai DPR
42:46Panjanya sudah terbentuk
42:47Maka dari itu
42:48Kami konsen
42:49Untuk mengawal program
42:50Prioritas Presiden Prabowo
42:51Terima kasih
42:52Jurubicara Partai Gerindra
42:53Bung Bahtra Banong
42:54Jurubicara Partai Solidaritas
42:56Bung Dedek Prayudi
42:57Dan Pakar Hukum Tata Negara
42:58Ferry Amsari
42:59Saudara Syafal Kabinet
43:01Merupakan hak
43:02Prerogatif Presiden
43:03Meski demikian
43:05Perombakan hendaknya
43:06Didasarkan
43:06Atas penilaian kinerja
43:08Bukan pertimbangan
43:09Kepentingan politik semata
43:11Kompetensi dan profesionalisme
43:13Harus dikedepankan
43:15Dan menjadi rujukan
43:16Agar cita-cita Presiden Prabowo
43:18Subianto
43:18Membentuk
43:19Zaken Kabinet
43:20Bisa diwujudkan
43:21Dan apapun
43:22Dampak politik
43:23Dari putusan
43:24Mahkamah Konstitusi
43:26Terkait Ijazah Gibran
43:27Hendaknya tidak
43:28Memengaruhi kinerja
43:29Pemerintahan
43:30Dari putusan
43:32Dari putusan
43:33Dari putusan
43:34Dari putusan

Dianjurkan