00:02Pada hari ke-21 operasi Sarkam Virgo Transport 8 kemarin,
00:07petugas gabungan masih mencari 55 korban yang hilang.
00:11Operasi pencarian oleh penyelam akan dilanjutkan
00:14usai kapal berhasil diangkat dan dalam kondisi stabil.
00:23Kepala Basarnas Marsikal Madia Muhammad Syafiee bilang,
00:27operasi sar bawah laut terkendala sejumlah hal.
00:30Di antaranya, struktur kapal yang tidak stabil,
00:33posisi kapal meri, visibilitas sangat rendah
00:36dan terdapat material serta benda tajam di dalam kapal
00:40yang dapat meningkatkan risiko bagi penyelam.
00:43Oleh karena itu, operasi bawah laut akan kembali dilakukan
00:46usai operasi salvage dilakukan.
00:49Basarnas mendorong percepatan operasi salvage
00:52atau pengangkatan badan KEM Virgo
00:55guna melancarkan evakuasi korban yang belum ditemukan.
00:59Selama salvage dilakukan, operasi sar juga tetap dilakukan
01:03dengan fokus metode penyisiran, permukaan, dan pesisir.
01:16memberikan kesempatan dan mendorong kepada tim salvage
01:20untuk melaksanakan pekerjaan pengangkatan dan stabilisasi kapal
01:25atas dasar amanah Undang-Undang No. 17 tahun 2008.
01:32Operasi pencarian dalam badan kapal dapat dilaksanakan kembali
01:37setelah kapal berhasil diangkat.
01:44Berada dalam kondisi stabil dan resiko terhadap tim evakuasi
01:49dapat terukur atau dikendalikan.
01:52Kedua, operasi sar tetap dilaksanakan secara simultan
01:58selama proses salvage berlangsung.
02:05Fokus operasi dialihkan dan dioptimalkan
02:09melalui pencarian permukaan dan pencarian pesisir pantai.
02:17Kita perbarui informasi terkait operasi SAR KM Virgo hari ini
02:21bersama dengan jurnalis Kompas TV, Arpawi,
02:23dan jurukamera Raisa Sarah dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
02:27Selamat siang, Arpawi.
02:29Ini merupakan hari ke-21 pencarian korban KM Virgo Transport 8.
02:33Lalu bagaimana dengan pelaksanaan operasi SAR hari ini?
02:37Imron dan juga saudara,
02:40Basarnas sudah resmi menghentikan operasi penyelaman bawah air.
02:44Keputusan ini diumumkan langsung oleh Kepala Basarnas,
02:49Marsikal Madia TNI Muhammad Shapi'i
02:51dalam konferensi pes kemarin malam.
02:53Ada alasan utama mengapa penyelaman akhirnya dihentikan
02:58setelah 21 hari berjalan.
03:00Pertama, pihak Basarnas menyatakan bahwa
03:03kondisi jasa korban di dalam bangkai kapal itu
03:06sudah bisa terurai.
03:08Dan tidak memungkinkan lagi dietakwasi
03:11dengan metode penyelaman manual
03:13seperti pada hari-hari awal.
03:15Kedua, struktur bagian dalam kapal
03:18di kedalaman 70 meter
03:20dinilai semakin labil
03:22dan berbahaya bagi keselamatan tim penyelam.
03:26Meski penyelaman dihentikan,
03:28Basarnas memastikan operasi SAR
03:30tidak berhenti total.
03:32Fokus operasi kini
03:35dialihkan ke pencarian permukaan laut
03:38dan penyisiran pesisir pantai
03:40yang area prioritasnya diperluas
03:44meliputi perairan Kalimantan Selatan,
03:49Kalimantan Tengah,
03:50hingga Kalimantan Barat
03:51menyesuaikan dengan arah arus dan angin.
03:55Selain itu, Basarnas juga sangat mendorong
03:57pemilik kapal Virgo
03:59untuk segera melakukan proses self-patch
04:02atau pengangkatan badan kapal
04:04dari dasar laut.
04:06Langkah self-patch ini
04:08menjadi satu-satunya harapan utama
04:10bagi keluarga korban.
04:11Karena sebagian besar korban
04:13yang belum ditemukan
04:14diakini masih terjebak
04:16di dalam badan kapal.
04:18Sementara berdasarkan data terakhir,
04:21Tim Sar mencatat sebanyak 188 orang
04:25telah ditemukan
04:26dari total 243.
04:29Dari 188 yang ditemukan,
04:32rinciannya 80 meninggal dunia,
04:35sementara 108 itu selamat.
04:40Begitu Imron.
04:41Arpawi, bagaimana dengan korban
04:45yang sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia?
04:48Ada berapa jumlahnya yang sudah teridentifikasi
04:49hingga siang hari ini?
04:55Hingga saat ini
04:57yang terkonfirmasi
05:03ada 65.
05:05Begitu Imron.
05:06Oke, baik.
05:07Jauh ini ada 65 korban
05:09yang sudah teridentifikasi.
05:10Sementara itu operasi SAR di hari ke-22
05:13terus dilakukan
05:13dengan fokus pada metode penyisiran
05:15ke permukaan dan juga pesisir.
05:17Terima kasih atas laporan Anda,
05:19Jurnalis Kompas TV, Arpawi, dan Jurukamera,
05:21Rahsyah Syarah.
05:22Jurnalis Kompas TV, dan Jurnalis Kompas TV, dan Jurnalis Kompas TV, dan Jurnalis Kompas TV, dan Jurnalis Kompas TV.