00:00Informasi lainnya saudara, kenaikan harga cabai rawit dan jeruk nipis terjadi di Pasar Induk Tradisional Segiri Samarinda, Kalimantan Timur.
00:08Hal ini antara lain akibat sejumlah daerah tempat pengiriman asal barang mengalami kemarau.
00:19Di Pasar Induk Tradisional Segiri, sebekan lalu cabai rawit dijual Rp80.000 per kilogram.
00:26Namun, kini harganya naik menjadi Rp100.000 per kilogram.
00:30Kenaikan harga ini telah terjadi selama satu bulan terakhir.
00:34Akibatnya, sejumlah konsumen mengurangi jumlah saat pembelian.
00:39Kenaikan harga juga dirasakan pedagang jeruk nipis.
00:42Jika sebelumnya harga jeruk nipis Rp14.000 per kilogram, kini harganya naik menjadi Rp18.000 hingga Rp20.000 per kilogram.
00:51Pedagang mengaku stok barang juga kini mulai terbatas.
01:00Apa saja tadi bu belanja naik, bu?
01:02Lombok.
01:04Lombok berapa, bu, harganya?
01:05Rp100.000.
01:06Rp100.000?
01:08Jadi kalau mengantisipasinya, bu, belinya dikurangin, atau seperti apa?
01:12Ya, dikurangin.
01:13Sudah jual, sekarang sudah mencapai Rp20.000, mungkin yang bagus untuk beli yang istilahnya hijau.
01:19Kalau yang si Sapri saya sekarang itu yang kuning-kuning, kita jualnya Rp18.000.
01:25Karekannya lumayan, dan modalnya sudah naik tampil ini.
01:28Kalau stok aman saja, Kak?
01:29Kalau stok, sebenarnya ada remputan ya.
01:33Oh, ini karena kemarau berarti, Kak, ya?
01:35Ya, karena kemarau.
01:36Terima kasih.