Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Dalam operasi SAR KM Virgo Transport Delapan, KRI Gusti Ngurah Rai dilibatkan dalam rangka penerimaan jenazah dan membantu pengiriman jenazah menggunakan helikopter.

Seluruh personel yang dilibatkan menggunakan pakaian APD, dalam rangka mencegah dan mengurangi risiko terkena bakteri atau infeksi lain.

Berikut liputan Jurnalis KompasTV Arief Rahman dari KRI Gusti Ngurah Rai yang berlayar di Laut Jawa.

Baca Juga Hari ke-16 Pencarian: 1 Jenazah Korban Ditemukan di Badan Kapal Virgo | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/693030/hari-ke-16-pencarian-1-jenazah-korban-ditemukan-di-badan-kapal-virgo-kompas-siang

#kmvirgo #kapalvirgo #tni

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/693066/begini-cerita-personel-tni-bantu-pengiriman-jenazah-korban-km-virgo
Transkrip
00:00Saudara, dalam operasi SAR KM Virgo Transport 8, KRI Igusti Ngurah Rai dilibatkan dalam rangka penerimaan jenazah
00:08dan membantu pengiriman jenazah menggunakan helikopter.
00:11Seluruh personil yang dilibatkan menggunakan pakaian APD dalam rangka mencegah dan mengurangi risiko terkena bakteri atau infeksi lain.
00:19Berikut liputan jurnalis Kompas TV Arief Rahman dari KRI Igusti Ngurah Rai yang berlayar di Laut Jawa.
00:26Dan saat ini saya berada di KRI Igusti Ngurah Rai,
00:31di mana tadi empat kantong jenazah sudah berhasil ditemukan oleh gabungan penyelam dari Basarnas, TNI AL, dan juga Posi.
00:42Saya saat ini sudah bersama dengan Kapten Tim, Kapten Nisyan.
00:49Selamat sore, Kapten.
00:51Selamat sore.
00:51Ini kan empat jenazah berhasil ditemukan lagi pada hari ke-14 ini.
00:56Bisa diceritakan setelah ditemukan dan dibawa ke KRI, apa yang selanjutnya dilakukan?
01:01Ya, terima kasih.
01:02Tadi baru saya, rekan-rekan media, lihat sendiri.
01:06Tadi setelah jenazah yang ditemukan dari tim penyelam gabungan,
01:11kemudian dari Skoji yang menerima dari jenazah tersebut,
01:15merapat ke KRI GNR 332,
01:17dari kapal sendiri melaksanakan evakuasi dengan menggunakan jaring yang diangkat,
01:25kemudian untuk jenazah tersebut ditempatkan ke jaring tersebut,
01:28diangkat, ketika diangkat, kemudian diletakkan ke tengah untuk diidentifikasi oleh dokter,
01:36maupun untuk kesehatan yang telah berada di KRI GNR 332.
01:40Untuk penanganan dari dokter sendiri, melaksanakan identifikasi jenis kelamin,
01:45maupun mengecek apa ada identitas maupun barang-barang bawaan yang menempel di jenazah tersebut.
01:53Setelah teridentifikasi, kemudian ditempatkan ke kantong baru,
01:56kemudian diberikan taburan kopi untuk mengurangi akan bau,
02:05karena kita ketahui sendiri kan bahwa dinasah tersebut sudah 14 hari,
02:10sudah mengalami bau sehingga dikurangi dengan serbuk kopi.
02:16Kemudian setelah tersebut ditempatkan di hanggar heli
02:19untuk persiapan penerimaan heli yang sudah dilihat tadi.
02:24Jadi dari tenaga heli sendiri, menyiapkan HS-1311.
02:28Setelah HS-1311 landing, kemudian untuk jenazah tersebut diserahkan ke tim heli
02:35untuk diterbangkan menuju ke Banjarmasin.
02:38Setelah diterbangkan, akan dilaksanakan untuk pengidentifikasi lebih detail lagi
02:44dari pihak-pihak yang berada di daratan tersebut.
02:47Demikian.
02:48Setelah terakhir, Mas Dizani kan 14 hari tidak menggelamnya kapal KM Virgo.
02:54Untuk dari pasukan yang ada di geladak ini,
02:57sebetulnya ada berapa tim dan bagaimana alur tugas mereka?
03:02Jadi di geladak sendiri ada sekitar 24 tim,
03:07di mana dibagi-bagi setiap pos-posnya.
03:09Ada yang mengawaki tali-tali, ada tim kesehatan berjumlah 3 personil,
03:14kemudian ada tim yang mengawaki sekoci.
03:17Jadi di mana sudah dibagi tugas-tugas masing-masing, siapa dan apa yang berbuat apa,
03:23sehingga dalam pengevakuasian jenazah dari personil dari KRGNR 332 tersendiri,
03:29tahu untuk kelaksanian apa yang akan dilaksanakan.
03:33Terima kasih.
03:35Selamat berhubungan di Bali.
03:36Terima kasih, Mas.
03:38Seperti yang dikatakan tadi oleh Kapten Nizian,
03:40bahwa setelah diangkut,
03:42tempat kanton jenazah ini akan langsung dibawa ke lanut Syamsuddin Nur di Banjarmasin.
03:48Arief Rahman, Kompas TV, Laut Jawa.
03:51Terima kasih.

Dianjurkan