Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 5 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Kepala Kantor SAR Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana mengatakan kondisi kapal yang terus mengalami perubahan kemiringan serta sejumlah risiko lain membuat proses penyelaman tidak dapat dilakukan secara maksimal.

"Tim penyelam itu sudah maksimal. Ini sudah maksimal, tapi tetap akan berusaha. Besok akan berusaha lagi dengan tim penyelam gabungan dari TNI Angkatan Laut," ujar Kepala Kantor SAR Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana, Minggu (27/9/2026). (timecode 10:44)

Basarnas menyebut terdapat sejumlah kendala yang dihadapi penyelam, di antaranya perubahan kemiringan kapal, struktur kapal yang tidak stabil, jarak pandang yang rendah akibat sedimen atau lumpur, hingga keberadaan benda-benda tajam di dalam kapal.

Karena itu, Basarnas meminta proses pengangkatan kapal tidak menunggu hingga upaya penyelaman selesai.

"Kami mengharapkan dan mendorong pihak perusahaan dan asuransi segera itu segera diangkat kapalnya. Jangan menunggu kami. Silakan diangkat kapalnya, sesegera mungkin," ujar pejabat Basarnas. (timecode 9:59)

Menurut Basarnas, apabila kapal telah diangkat dan berada di permukaan, proses evakuasi korban dapat dilakukan dengan lebih leluasa.

"Begitu kapalnya diangkat, dibalikkan kembali di atas permukaan air, kita sudah bisa dengan leluasa memberikan evakuasi, proses evakuasi," katanya.

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Rizaldi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/692982/basarnas-dorong-km-virgo-transport-8-segera-diangkat-ungkap-kendala-evakuasi
Transkrip
00:00Untuk kita semua yang saya hormati Pak Ari dari KSOP, Pak Risa dari Jasar Arja dan pejabat dari kantor Sar
00:13Banjarmasin yang hadir.
00:14Teman-teman media yang saya banggakan ya dan saya hormati karena setiap Ari selalu menginformasikan
00:25yang terkait dengan kegiatan-kegiatan kami Tim Sar Gabungan dalam pelaksanaan operasi Sar terhadap KMP Virgo Transport 8 yang tenggelam
00:37di perairan Laut Jawa.
00:39Pada hari ini hari ke-15 operasi Sar dilaksanakan oleh Tim Sar Gabungan.
00:45Hari ini dilaksanakan dengan menggerakkan dua unsur utama, alut utama yaitu alut udara dan alut laut.
00:53Alut udara tadi pagi kita kerakkan ke Palangkaraya untuk mengevakuasi tujuh jenazah yang kemarin ya,
01:02tujuh jenazah yang kemarin yang memang tidak atau belum kita dapat evakuasi kemarin.
01:07Jadi pagi hari tadi kita evakuasi dengan dua buah helikopter Basarnas, AR 3601 dan 3604.
01:17Jadi semuanya berjalan dengan aman dan lancar walaupun ada dinamika di lapangan terutama di Palangkaraya yang harus kita hormati ya.
01:29Jadi semuanya berproses, semuanya terlaksana dengan aman, lancar sehingga tujuh korban itu yang merupakan penemuan kemarin,
01:38hari ini bisa kita bawa evakuasi ke Rumah Sakit Bayang Tara.
01:42Nah kemudian update operasi hari ini, hari ini terevakuasi dua korban lagi dari Sukamara, Kabupaten Sukamara, Provinsi Kalimantan Tengah.
01:56Korban saat ini sedang dalam perjalanan dari Sampit menuju ke Palangkaraya.
02:02Rencana besok akan kita evakuasi dengan menggunakan evakuasi melalui udara, dengan menggunakan heli Basarnas ya.
02:11Mudah-mudahan visibility nanti di Bandara Cilipliwut di Palangkaraya itu cukup baik ya.
02:20Jangan sampai visibility-nya rendah sehingga helik kita tidak bisa bergerak mengevakuasi.
02:27Mudah-mudahan besok kondisinya lebih baik.
02:29Jadi hari ini visibility-nya antara 700 sampai 800 meter ya.
02:33Jadi masih mampu untuk dilaksanakan evakuasi.
02:37Mudah-mudahan besok lebih bagus dari itu, 1000 sampai 3000 meter angka baiknya ya.
02:43Sehingga penerbangan kru heli itu bisa lebih aman, lebih maksimal dalam hal manuper di udara ya.
02:53Nah kemudian untuk operasi SAR hari ini kita laksanakan di lokasi kejadian Nihil ya, tidak ada penemuan korban.
03:06Dan kegiatan hari ini juga kita laksanakan dengan melaksanakan refresh bagi penyelam.
03:13Merifest kesehatannya dengan melaksanakan chamber di Pakai Enshar Pururejo.
03:20Jadi selama 13 hari melaksanakan penyelaman ya.
03:27Jadi nyelam 4 sorti setiap hari ya.
03:30Turun lagi ada 1 hari bahkan ada yang 2 kali penyelaman.
03:34Nah ini tentunya akan berpengaruh kepada kebugaran ya, kebugaran dan kesehatan.
03:42Maka dari itu dilaksanakan terapi oksigen melalui chamber ya.
03:47Sehingga dalam chamber itu dilaksanakan pemberian penekanan sesuai dengan kedalaman mereka menyelam.
03:55Ya, jadi 20 meter itu diberikan tekanan dalam chamber sehingga kondisi penyelam, tubuh penyelam itu bisa kembali bugar seperti sedia
04:06kalah.
04:07Nah, esok ya malam ini paling pukul 12.00 itu akan digerakkan Pururejo menuju ke lokasi kejadian membawa tim penyelam.
04:22Ya, untuk melaksanakan penyelaman esok hari ya.
04:25Mungkin itu yang perlu bisa saya sampaikan selaku esensi pada operasi sehar kali ini.
04:32Jadi update terkait dengan hasil kemudian untuk rencana besok hari.
04:39Mungkin ada pertanyaan kami persilakan.
04:41Silakan Pak.
04:42Saya ada yang terlebih, terkait komposisi penyelam atau masih sama dengan komposisi penyelam?
04:50Jadi dapat kami informasikan Pak bahwa komposisi penyelam itu ada yang keluar, ada yang nutup ya.
05:03Yang keluar itu teman-teman dari posi yang dari Batam ya, dari Batam.
05:07Nah, itu karena sudah memang tugasnya sampai dengan hari ini, ya hari ini mereka kembali ke Batam.
05:17Namun hari ini juga sudah ditutup oleh teman-teman penyelam yang dari Tanjung Pinang, dari Batam juga itu.
05:23Pururejo kan dari Batam ya.
05:24Jadi ditutup lagi.
05:26Sehingga komposisinya tidak berbeda, tidak berubah Pak.
05:29Nah, komposisi teman-teman penyelam dari TNI Angkatan Laut juga masih posisinya, komposisinya sama.
05:35Bahkan mereka sebagian hadir ke sini, ke pacitan untuk melaksanakan chamber Pak.
05:42Demikian Pak.
05:45Ada yang lain?
05:58Ada nih, saya bacakan nih kendalanya Pak.
06:02Saya dapatkan dari tim teknis, tim penyelam sendiri Pak.
06:19Jadi ada beberapa kendala yang dihadapi oleh penyelam, tim penyelam ya.
06:25Ini langsung dari OSC Penyelam, dari Basana Special Group, yaitu Bapak Erdiansah Putra.
06:34Kendala yang pertama, yaitu masih terjadi perubahan trim, atau derajat kemiringan pada kapal.
06:42Jadi kapal ini terus berubah Pak, kemiringannya.
06:47Jadi ini berpotensi risiko tinggi bagi penyelam.
06:52Apabila sewaktu-waktu stabilitasnya itu tiba-tiba berubah total,
06:59nah ini ya pasti keselamatan penyelam itu terancam ya, terancam.
07:06Keselamatannya pasti terancam, itu yang pertama.
07:08Kemudian yang kedua, terdapat struktur yang tidak stabil dalam kapal
07:14apabila melakukan penetrasi sejauh 15 meter ke dalam.
07:17Jadi itu sudah diupayakan, namun begitu masuk ke dalam, itu ada perubahan stabilitas di dalam kapal ya.
07:26Nah ini sehingga tim penyelam itu tidak berani masuk lagi ke dalam kapal.
07:31Itu yang kedua.
07:33Kemudian yang ketiga, visibility-nya atau jarak pandangnya sangat rendah.
07:38Karena apa?
07:39Ini dikarenakan sedimen atau lumpur-lumpur itu sudah mulai masuk Pak, dalam kapal.
07:46Jadi itu membatasi ruang gerak daripada tim penyelam.
07:51Kemudian kendala berikutnya, ada bahaya benda-benda tajam di kapal.
07:57Jadi ini juga sangat berisiko ya, karena visibility rendah,
08:02kemudian di sana banyak barang-barang yang tajam dan berisiko untuk bisa melukai, bisa dan lain-lain.
08:11Ini menjadi kendala yang sangat berisiko bagi keselamatan penyelam.
08:16Kemudian bahaya cemikal dari tumpahan minyak atau kontaminasi lainnya bagi penyelam.
08:22Nah di sana ada kendaraan Pak, ada kendaraan-kendaraan.
08:27Nah ini kendaraan-kendaraan ini sudah, BBM-nya itu sudah mulai ada yang keluar.
08:35Nah inilah yang membuat risiko juga bagi penyelam, keselamatannya.
08:41Ini tidak berani untuk melaksanakan penyelaman di area-area yang memang sudah mengeluarkan cemikal itu.
08:49Kemudian yang berikutnya,
09:06Yang terakhir itu ada gas density, hampir mendekati batas aman di kedalaman 27 meter Pak.
09:14Ya sehingga tim penyelam tidak mempunyai durasi maksimal.
09:19Ya misalnya menggunakan dua tabung atau satu tabung tidak bisa maksimal untuk digunakan.
09:25Hanya paling lama itu dia bisa 20 menit.
09:28Ya karena pengaruh gas atau apa namanya ini gas density yang disampaikan oleh OSD Selam.
09:36Jadi ini kendala-kendala yang dihadapi oleh tim penyelam.
09:39Sehingga apa?
09:40Sehingga tidak bisa semua kompatmen-kompatmen yang ada di kapal itu dimasuki.
09:45Karena alasan-alasan ini.
09:46Nah sebenarnya kegiatan ini dari tim penyelam sudah memberikan masukan kepada kami.
09:54Nah tinggal sekarang kami mengharapkan dan mendorong pihak perusahaan dan asuransi segera itu.
10:06Segera diangkat kapalnya.
10:09Jangan menunggu kami.
10:10Oh masih pasarannya bekerja?
10:12Tidak.
10:14Silahkan diangkat kapalnya sesegera mungkin.
10:18Ya sehingga begitu kapalnya diangkat, dibalikkan kembali.
10:24Di atas permukaan air, kita sudah bisa dengan leluasa memberikan evakuasi, proses evakuasi.
10:33Kami dari awal sudah terus mendorong.
10:36Mendorong, cepetan.
10:38Sampai saat ini juga pimpinan kami terus mendorong itu.
10:42Karena apa?
10:43Tim penyelam itu sudah maksimal ini.
10:45Sudah maksimal.
10:46Tapi tetap akan berusaha.
10:47Ini besok akan berusaha lagi dengan tim penyelam gabungan dari TNI Ngatan Lawak.
10:54Jadi itulah kendala-kendala yang dihadapi tim penyelam kami.
10:58Nah mungkin suatu saat ya kalau ada kesempatan silahkan nanti diskusi sama Putra ya.
11:05Erdiansah Putra itu OSC-nya Selam Pasana Special Group.
11:09Mau kalian, bapak-bapak bisa diskusi panjang lebar dengan beliau terkait dengan penyelaman yang dilaksanakan di Virgo.
11:17Transport 8 ya.
11:19Ini kami dapatkan dari beliau ya.
11:22Jadi perlu saya sampaikan kepada rekan-rekan media sehingga betul-betul,
11:26oh ternyata begini loh.
11:29Masalah kendalanya ternyata tidak seperti yang kita bayangkan gitu.
11:33Ya.
11:34Nah ini saya dapatkan langsung dari yang bersangkutan.
11:36Itu Pak.
11:38Ya.
11:38Kalau kemiringan, pastinya kami tidak tahu Pak.
11:46Yang jelas kapal itu setiap waktu itu kemiringannya bertambah.
11:52Ya.
11:53Ini informasi langsung dari tim penyelam yang langsung menyelam ke dalam kapal ya.
11:58Ke badan kapal.
11:59Namun pastinya saya sendiri tidak mengetahui.
12:04Dan teman-teman penyelam juga enggak pasti enggak.
12:07Berapa sih kemiringannya enggak.
12:08Pasti fokus dia.
12:09Oh tapi kok berubah ya.
12:11Ini kemarin.
12:12Nah jadi cerita yang seperti itu.
12:14Yang memberikan, oh ternyata ini geser ini.
12:17Itu ya.
12:19Oke cukup ya.
12:28Jadi seperti yang saya sampaikan, kita tetap berupaya.
12:33Tetap berusaha ya.
12:35Kalau ini kendala-kendala ini dibiarkan ya.
12:40Ya tidak maksimal kami bekerja.
12:43Makanya solusinya itu tadi.
12:45Dipercepatlah pengangkatannya.
12:48Ya.
12:48Percepat.
12:49Begitu dinaikkan, diangkat.
12:53Kita bisa evakuasi itu segera.
12:56Ya.
12:57Tapi di lain, di lain, di lain, apa di lain.
13:02Tidak hanya penyelaman yang kita lakukan.
13:05Tapi hari besok kita juga laksanakan pencarian di daerah Palangkaraya.
13:11Kantor Sar Palangkaraya melaksanakan pencarian.
13:14Di panjang pesisir.
13:17Ini yang kita laksanakan ya.
13:19Ya Mbak ya.
13:41Tuh.
13:42Jadi sebenarnya tidak ada itu.
13:43Dari Basarnas mengharapkan, jangan sampai kita yang ditunggu.
13:47Padahal kita yang menunggu mereka gitu loh.
13:49Jangan sampai kita dijadikan, apa namanya, ya saya masih menunggu Basarnas untuk melaksanakan pencarian.
13:55Jangan.
13:55Tidak ada itu.
13:56Jadi, justru kami yang mendorong, ya ayolah, dipercepat, dipercepat.
14:02Sehingga kita bisa evakuasi itu, barang itu dengan cepat ya.
14:07Sehingga tidak berlarut-larut.
14:11Komunikasi, ya hanya kami bisa mendorong aja Pak.
14:14Ya ayolah, silakanlah.
14:16Pimpinan kami juga mendorong itu.
14:18Ya tapi tidak bisa memaksa, tidak bisa.
14:22Karena memang ada instansi-instansi lain yang memang berwenang untuk itu memberikan teguran dan lain-lainnya.
14:30Kami dari Basarnas hanya bisa mendorong.
14:32Ayolah Pak, disegerakan Pak.
14:33Seperti itu Pak, ya.
14:35Informasi dari perusahaan itu, Pak?
14:38Kalau informasi dari perusahaan itu sedang berproses katanya, ya.
14:42Jadi kami hanya bisa memberikan masukan alih lah, Pak.
14:48Karena ini sangat dibutuhkan.
14:50Kalau tidak diangkat, ya batas penyelaman kita sudah maksimal.
14:55Seperti itu misalnya, ya.
14:56Kita hanya nanti menunggu hasil-hasil dari teman-teman yang melaksanakan penyelaman.
15:01Kita terus mendorong proses itu untuk segera diangkat.
15:07Itu Pak.
15:08Ya.
15:09Oke, clear ya.
15:11Terima kasih semuanya.
15:13Ya.
15:14Atas dukungan, supportnya.
15:16Jangan tinti kita diberikan berita yang proporsional, ya.
15:23Proporsional.
15:23Sehingga masyarakat teredukasi.
15:26Oh ternyata Basarnas ini begini.
15:28Bapak Basarnas ini tidak diem saja.
15:30Kita datang untuk memberikan pertolongan kepada teman-teman kita.
15:35Keluarga korban yang saat ini sedang berduka, ya.
15:40Menanti keluarganya.
15:42Ya.
15:43Kemudian saya harapkan juga terkait dengan berita-berita yang tidak atau belum pasti kebenarannya.
15:49Tolong nanti diimpo ke kami.
15:52Sehingga kami bisa berikan informasi yang valid, ya.
15:56Kan banyak informasi yang tidak benar ini beredar di medsos-medsos, ya.
16:01Jangan lebih baik nanti info ke kita, ya.
16:05Kita bisa berikan informasi yang sesuai dengan data yang kita miliki, ya.
16:11Ya, rasa itu.
16:11Terima kasih teman-teman semua.
16:13Selamat beristirahat setelah ini.
16:15Tetap semangat.
16:17Mohon doanya biar semuanya diberikan keselamatan anggota kami yang di lapangan.
16:21Ya, semoga korbannya bisa segera kita evakuasi dengan tuntas, ya.
16:27Itu. Terima kasih.
16:29Selesai.
16:30Selamat malam.
16:36Terima kasih.
16:52Terima kasih.
17:21Terima kasih.

Dianjurkan