Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
BOGOR, KOMPAS.TV Kalapas Kelas II Cibinong Wisnu Hani Putanto dan empat anak buahnya dinonaktifkan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas).

Hal ini disampaikan oleh Inspektur Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Rudi Setiawan dalam konferensi pers di Lapas Kelas IIA Cibinong pada Sabtu (26/8/2026).

Penonaktifan ini dilakukan pasca temuan Ombudsman RI terkait klaster mewah yang digunakan oleh narapidana di lingkungan Lapas Cibinong.

Baca Juga Saor Siagian & Sugiat Santoso soal Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Siapa Pemain di Baliknya? di https://www.kompas.tv/regional/692703/saor-siagian-sugiat-santoso-soal-temuan-fasilitas-mewah-lapas-cibinong-siapa-pemain-di-baliknya

"Saya sampaikan, pertama adalah Kalapas, kedua KPLP, Kasi Binadik, Kasi Kamtib, dan Kepala Urusan Umum yang membidangi barang-barang milik negara," ujar Rudi.

"Fasilitas-fasilitas ini beliaulah yang mengurus. Kami nonaktifkan dan kami lakukan pemeriksaan bagaimana kondisi yang terjadi sampai ditemukan dan sampai hari ini," lanjutnya.

Kini, Pemeriksaan secara internal dilakukan oleh Kementerian Imipas untuk menindaklanjuti temuan Ombudsman.

#ombudsman #lapas #cibinong

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/692798/kalapas-cibinong-4-anak-buah-dinonaktifkan-buntut-temuan-kluster-mewah-ombudsman-ri
Transkrip
00:00menonaktifkan lima pejabat struktural untuk menindaklanjuti apa yang ditemukan oleh
00:12ombudsman RI beberapa hari yang lalu.
00:18Tentunya kami atas arahan dan perintah dari Bapak Menteri
00:23selaku kami adalah pemeriksa internal Kementerian Imigrasi dan Pemasarakatan.
00:32Beliau memerintahkan pada kami untuk mengkolaborasi dengan Dirjen Pemasarakatan
00:40untuk menindaklanjuti apa yang ditemukan oleh teman-teman ombudsman.
00:51Tadi kami, saya secara langsung memimpin untuk berkeliling melihat secara langsung
01:03tempat-tempat yang dikunjungi oleh teman-teman dari ombudsman.
01:10dari rumah nomor tiga atau kalau saya bilang nomor satu di sebelah sini ya, tapi itu tidak jadi masalah dan
01:19sampai ujungnya saya nggak mau hanya dengar ceritanya tapi kita melakukan cek langsung dan semua saya bukain
01:28pintu satu-sampai tempat sampah yang dijadikan poin juga yang diduga tempat untuk pelarian
01:38saya coba turun ke bawah sampai semua dan kembali naik lagi ketemunya kontainer yang digunakan untuk sarana asimilasi dan edukasi.
01:51kemudian saya pindah ke sebelahnya ada ruangan guest house yang kemarin juga dikunjungi atau dilihat oleh teman-teman ombudsman
02:03dan sampai ke sini termasuk juga bagian dalam saya coba melihat kondisi para warga binaan yang ada di lapas ini.
02:17bisa saya sampaikan bahwa apa yang saya lihat dengan apa yang dipublish atau ditayangkan oleh teman-teman ORI
02:27jadi ada beberapa perbedaan dan ini menjadi konsentrasi kami sebagai tim pemeriksa
02:38kami lihat ORI seperti apa dan kami lihat tadi seperti apa
02:45ini juga ini perngataan tergas dari Pak Menteri
02:52apabila ada perubahan ada kondisi yang tidak sesuai
02:57ini tolong dilakukan pemeriksaan
03:00untuk itu kami sudah melakukan pemeriksaan
03:05dari kemarin sampai hari ini itu sudah 52 warga binaan
03:12ini kami lakukan pemeriksaan dan hari ini kami jadwalkan kurang lebih
03:1754 lagi atau 50 dari para pegawai
03:24tidak itu saja kami lakukan pada hari ini dan ke depannya
03:31ini kami menonaktifkan 5 pejabat struktural
03:40yang diduga ya bertanggung jawab terkait peristiwa yang ditemukan oleh ombudsman
03:50saya sampaikan
03:53yang pertama adalah kami menonaktifkan kalapas
03:59kemudian kedua KPLP
04:03kasih binadik
04:07kemudian kasih kantip
04:11dan yang terakhir adalah
04:13kepala urusan umum
04:15yang membidangi barang-barang milik negara
04:20pemeriksaan pemeriksaan ini
04:22beliau lah yang mengurus
04:25itu sementara kami akan
04:30nonaktifkan
04:31dan akan kami lakukan pemeriksaan
04:34bagaimana
04:38peristiwa atau kondisi yang terjadi
04:42sampai ditemukan dan sampai hari ini
05:01selamat menikmati
05:26cara baru nonton di Smart TV
05:28nonton live streaming
05:30dan ribuan tayangan Kompas Gramedia
05:32langsung dari Smart TV kamu
05:34cara installnya
05:36buka Google Play Store di Smart TV kamu
05:38cari Kompas TV melalui pencarian
05:42pilih aplikasi lalu install
05:44selesai
05:45kamu bisa menonton video
05:47pilihan editorial Kompas TV
05:49download Kompas TV apps
05:51di TV kamu sekarang juga
05:53terima kasih telah menonton video

Dianjurkan