00:04Sebenarnya 3 bulan yang lalu saya nengok beliau di rumah sakit ya, kita ngobrol banyak, beliau masih cerita soal seni,
00:11budaya gitu ya, cerita tentang Pancasila gitu, itu luar biasa lah menurut saya.
00:16Terus yang kemarin kita nggak tahu, saya hanya dikabari dari kawan-kawan DPP kemudian saya di Jogja, sehingga sampai proses
00:24-proses kritis kita cek and dicek aja.
00:26Sampai dengan tadi pagi baru saya dikabari oleh mereka dan saya melihat memang beliau orang yang sangat serius untuk urus
00:36seni dan budaya, legend pada soal itu.
00:39Kita bergerak, kemudahan khusus khatimah.
00:56Sampai dengan pagi baru saya dikabari dari kawan-kawan DPP kemudian saya dikabari dari kawan-kawan DPP kemudian saya dikabari
01:20dari kawan-kawan DPP.
01:24Saya mengenal Mas Guru sudah lama sekali dan Mas Guru ini bukan hanya seniman, budayawan, musikus, tetapi juga politisi, tetapi
01:36juga seorang kreator.
01:39Saya mengenal secara pribadi dengan Mas Guru dan karyainya sudah banyak semua orang tahu tentang itu.
01:44Kita semua merasa kehilangan dan saya secara pribadi mendoakan agar Mas Guru dilapangkan jalannya dan apa yang ditinggalkan oleh Mas
01:54Guru itu mudah-mudahan tetap menjadi perkat di hati kita bagi...
02:02Bukan hanya pengagum Mas Guru, tetapi orang-orang yang merasakan itu karena jiwa nasionalisme Mas Guru itu sangat tinggi sekali.
02:09Mungkin kalau ada pertanyaan silakan.
02:13Saya tiga minggu yang lalu ketemu dengan beliau dan mungkin sebulan yang lalu saya juga menerima beliau.
02:21Memang terakhir-terakhir ini kondisi kesehatannya mulai mengalami penurunan, tetapi beliau masih bersemangat untuk bisa berkarya dan beliau masih berkeinginan
02:31untuk GSP itu bisa ditampilkan kembali.
02:34Bahkan beliau bekerja sama dengan beberapa seniman yang lainnya, termasuk pada waktu itu ketika ada monolog yang dilakukan oleh Maudi,
02:44sebenarnya awalnya sutradaranya itu Mas Guru, tetapi karena kesehatan Mas Guru akhirnya Maudi sutradaranya yang lain.
02:51Jadi saya cukup intensif berinteraksi dengan Mas Guru.
02:55Sepetau, Pak Gup, penyakitnya apa beliau?
02:58Kalau urusan sakit nanti urusan dokter lah, tapi intinya beliau luar biasa.
03:04Saya ikut ke pemakaman.
03:06Bumega barusan sampai, beliau dari Manado.
03:09Kenapa?
03:11Rencana pemakaman setelah disolatkan langsung berangkat, karena memang keluarga kan ditunggu Bumega-Bumega barusan sampai tadi.
03:20Mungkin setengah jam yang lalu.
03:23Baik, makasih ya.
03:24Saya ke pemakaman.
03:25Terima kasih, Pak.
03:28Terima kasih, Pak.
03:31Terima kasih.
03:33Terima kasih.
03:33Terima kasih, Pak.
03:33Terima kasih.
03:33Terima kasih.