Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV MRT Jakarta terus mengembangkan aset dan ruang di sekitar stasiun melalui Property Management untuk menciptakan nilai ekonomi sekaligus membuka peluang pendapatan di luar tiket perjalanan.

Pengembangan tersebut mencakup pengelolaan aset, tenant, aktivitas komersial, hingga kawasan di sekitar stasiun. Kawasan seperti Dukuh Atas, Transport Hub, dan Blok M Hub tidak hanya menjadi titik transit, tetapi juga dikembangkan menjadi kawasan komersial yang mencakup retail, kuliner, hingga ruang kerja.

Pengelolaan aset properti tersebut turut menyumbang pendapatan non-tiket MRT Jakarta. Pengembangan aktivitas di sekitar stasiun juga dinilai dapat meningkatkan nilai sewa dan pendapatan Property Management MRT Jakarta.

Guru Besar Manajemen Transportasi UI, Jachrizal Sumabrata, menilai MRT Jakarta perlu terus mengembangkan aktivitas bagi pengguna. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan nilai ekonomi di luar pendapatan tiket.

Liputan ini merupakan bagian dari MRT Jakarta Media Fellowship 2026.

#mrtjakarta #propertymanagement #transporthub #blokmhub #dukuhatas #transportasi

Baca Juga Cara Naik MRT Gratis Nonton Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 di https://www.kompas.tv/info-publik/692483/cara-naik-mrt-gratis-nonton-timnas-indonesia-di-fifa-asean-cup-2026

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/692739/mrt-jakarta-kembangkan-aset-sekitar-stasiun-untuk-tambah-pendapatan-non-tiket-kompas-pagi
Transkrip
00:00Saudara, pengembangan aktivitas di sekitar stasiun dinilai dapat meningkatkan nilai sewa dan pendapatan properti manajemen MRT Jakarta.
00:09Lalu sejauh mana aset properti ini menopang bisnis MRT?
00:12Simak keliputan Adiwida Rayanto, jurnalis Kompas TV sekaligus peserta media fellowship MRT Jakarta 2026 berikut ini.
00:23MRT Jakarta selama ini dikenal sebagai moda transportasi publik.
00:27Namun dibalik mengatur lupak, ada properti manajemen MRT Jakarta yang mengelola aset dan juga ruang yang mengubah menjadi aktivitas dan
00:36berdilai ekonomi tinggi untuk menulang jual bagi PT MRT Jakarta itu sendiri.
00:49Bukan sekedar menyewakan ruang, properti manajemen MRT Jakarta mengembangkan aset, tenan, aktivitas komersial hingga kawasan di sekitar stasiun.
00:58Tujuannya adalah membuat kawasan semakin hidup sekaligus membuka peluang pendapatan di luar tiket perjalanan.
01:06Pendapatan yang dari 100 persen, karena ada pendapatan tiket, ada pendapatan subsidi juga, karena di Jakarta ada subsidi oleh pemerintah,
01:18ada pendapatan manajemen box dari di luar stasiun.
01:24Per empat itu berapa mas?
01:2512 persen dari total, dari market box. Nah ini yang mati, masih 1.0, masih last year. Memang belum terlalu
01:39mendukung.
01:41Terus ada keseluruhan, tapi kita aim-nya adalah nanti akan kesana. Dan tadi butuh dukungan dari seluruh.
01:51Aset properti MRT seperti di dukung atas transport hub dan blok M-Hub tidak hanya menjadi titik transit, tetapi juga
01:57dikembangkan menjadi kawasan komersial.
02:00Mulai dari retail, kuliner hingga ruang kerja, pengelolaan aset ini turut menyumbang pendapatan non-tiket MRT Jakarta.
02:08Jadi saudara, bisnis MRT Jakarta tidak hanya kereta saja, ada aset, ada tenan, ada aktivitas, dan juga ada nilai ekonomi.
02:21Menurut Gudu Besar, manajemen transportasi Universitas Indonesia, Syah Rizal Sumabrata, MRT Jakarta, harus terus mengembangkan aktivitas untuk penggunanya.
02:31Langkah ini dinilai dapat meningkatkan nilai sewa dan pendapatan properti manajemen.
02:36Jadi yang paling penting adalah tadi, meng-create activity dengan segala kemungkinannya, properti itu macam-macam ya.
02:47Artinya jadi attractiveness untuk pengguna, untuk bergerak menuju suatu tempat itu.
02:57Dari situlah akan meng-create land value capture, akan munculah peningkatan land price, sewa dan sebagainya.
03:15Dari pengelolaan aset hingga aktivitas komersial, MRT Jakarta terus mengembangkan kawasan untuk menciptakan nilai ekonomi di luar pendapatan tiket itu
03:24sendiri.
03:25Dan saudara disini terlihat MRT Jakarta tidak hanya mengangkut manusia saja, aset dan kawasan di sekitarnya dikembangkan untuk menjadi penggerak
03:35aktivitas serta bernilai ekonomi.
03:37Jadi transportasi dan bisnis pun berjalan beriringan.
03:42Dari Transport Hub Buku Atas, Adi Widaryanto, Kompas TV, Jakarta
03:47Terima kasih telah menonton!
03:48Terima kasih telah menonton!

Dianjurkan