Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
MEMPAWAH, KOMPAS.TV - Seorang anggota DPRD di Mempawah, Kalimantan Barat menjadi sorotan karena diduga melakukan aktivitas pembakaran lahan.

Video ini memperlihatkan aktivitas pembakaran lahan yang diduga dilakukan anggota DPRD Mempawah Choirussaib.

Setelah videonya jadi sorotan publik, Choirussaib meminta maaf.

Ia menjelaskan aktivitas tersebut berlangsung di lahan miliknya.

Menurutnya, lahan itu sebelumnya sudah terbakar sejak 1 September lalu.

Kasus ini sudah ditangani Polres Mempawah, polisi sudah melakukan olah TKP dan memeriksa anggota DPRD tersebut.

Baca Juga Visual Heli Chinook Jepang saat Bantu Pemadaman Karhutla | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/691817/visual-heli-chinook-jepang-saat-bantu-pemadaman-karhutla-kompas-siang

#karhutla #dprdmempawah #kalbar

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/691896/viral-diduga-bakar-lahan-anggota-dprd-mempawah-choirussaib-minta-maaf-sapa-malam
Transkrip
00:00Seorang anggota DPRD di Mempawah, Kalimantan Barat, menjadi sorotan karena diduga melakukan aktivitas pembakaran lahan.
00:12Video ini memperlihatkan aktivitas pembakaran lahan yang diduga dilakukan anggota DPRD Mempawah, Koi Rusain.
00:20Setelah videonya jadi sorotan publik, Koi Rusain meminta maaf.
00:24Ia menjelaskan aktivitas tersebut berlangsung di lahan miliknya.
00:27Menurutnya lahan itu sebelumnya sudah terbakar sejak 1 September lalu.
00:33Kasus ini sudah ditangani Pores Mempawah.
00:36Polisi sudah melakukan olah TKP dan memeriksa anggota DPRD tersebut.
00:43Pertama saya ucapkan mohon maaf atas terjadinya kegaduhan yang terjadi di sosial media.
00:51Yang terjadi di video itu memang benar itu ada di lahan saya.
00:55Yang memang lahan itu sebenarnya sejak tanggal 1 September kemarin sudah terbakar semuanya.
01:04Jadi ada sisa-sisa kayu yang belum terbakar.
01:11Itu saya bersihkan, saya tebang, saya bersihkan, saya kumpulkan.
01:15Lalu itu dibakar.
01:17Terima kasih.
01:17Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan