Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Hiu paus sepanjang sekitar sembilan meter, yang terdampar di perairan Dusun Rayon, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, akhirnya dibakar.

Pembakaran dilakukan setelah upaya penyelamatan sebelumnya tidak berhasil, dan bangkai mulai menimbulkan potensi pencemaran.

Sabtu, 19 September, seekor hiu paus sepanjang 9 meter terdampar di perairan Dusun Rayon, Desa Matahora, Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

Satwa dengan berat diperkirakan mencapai lima ton itu awalnya diduga masih hidup. Warga dan petugas berupaya menjaga tubuh hiu paus tetap basah, di tengah terik matahari. Mereka juga mencoba mendorong hiu paus, agar dapat kembali ke perairan. Namun, upaya ini gagal, karena air laut terus surut. Satwa laut yang dilindungi itu akhirnya tidak dapat diselamatkan dan mati.

Setelah dipastikan mati, Satpolairud Polres Wakatobi bersama Balai Taman Nasional Wakatobi dan warga mencari cara menangani bangkai. Pilihan pun jatuh pada pembakaran, karena kondisi di lokasi tidak memungkinkan untuk dikubur atau ditenggelamkan.

Pembakaran bangkai hiu paus dilakukan untuk mencegah munculnya bau busuk di sekitar lokasi. Langkah ini diharapkan dapat menjaga kenyamanan dengan mencegah pencemaran lingkungan.

#hiupaus #wakatobi #pencemaran

Baca Juga 22 Penumpang Selamat Tak Tercatat di Manifes Virgo Transport 8, Mengapa Bisa? | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/691862/22-penumpang-selamat-tak-tercatat-di-manifes-virgo-transport-8-mengapa-bisa-sapa-malam



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/691864/hiu-paus-9-meter-mati-terdampar-di-wakatobi-cegah-pencemaran-bangkainya-dibakar-sapa-siang
Transkrip
00:00Beralih ke berita lain sodara, hiu paus panjang sekitar 9 meter yang terdampar di perairan Dusun Rayon, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi
00:06Tenggara, akhirnya dibakar.
00:09Pembakaran dilakukan setelah upaya penyelamatan sebelumnya tidak berhasil dan bangkai mulai menimbulkan potensi pencemaran.
00:20Sabtu 19 September, seekor hiu paus sepanjang sekitar 9 meter terdampar di perairan Dusun Rayon, Desa Matahora, Kecamatan Wangi-Wangi
00:29Selatan, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara.
00:34Satwa dengan berat diperkirakan mencapai 5 ton itu awalnya diduga masih hidup.
00:39Warga dan petugas pun berupaya menjaga tubuh hiu paus tetap basah di tengah terik matahari.
00:47Mereka juga mencoba mendorong hiu paus agar dapat kembali ke perairan.
00:52Namun upaya ini gagal karena air laut terus surut.
00:57Satwa laut yang dilindungi itu akhirnya tidak dapat diselamatkan.
01:02Setelah dipastikan mati, Satpol Airut Polres Wakatobi bersama Balai Taman Nasional Wakatobi dan warga mencari cara menangani bangkai.
01:11Pilihan pun jatuh pada pembakaran karena kondisi di lokasi tidak memungkinkan untuk dikubur atau ditenggelamkan.
01:20Hiu paus tersebut dikatakan sudah mati dan kita evakuasi.
01:25Tiga metode itu yakni dengan cara ditubur, ditenggelamkan dan dibakar.
01:29Untuk dua air tersebut ditenggelamkan atau ditubur dan ini sangat tidak memungkinkan karena situasi air surut.
01:39Maka langkah yang ketiga itu adalah kita ingin membakar.
01:42Pada saat posisi air laut, sedar surut, pul, kita bersama-sama didekatkan melakukan pembakaran dalam rangka pencegahan terjadinya pencegbaran di
01:52laut.
01:56Pembakaran bangkai hiu paus dilakukan untuk mencegah munculnya bau tidak sedap di sekitar lokasi.
02:02Langkah ini diharapkan dapat menjaga kenyamanan dengan mencegah pencemaran lingkungan.
Komentar

Dianjurkan