00:00Bagaimana seorang Prabu Subianto itu bisa meyakinkan investor masuk ke Indonesia,
00:04ciptakan lapangan kerja, membangun kembali, industrialisasi ya Pak yang selama ini kita cita-cita-cita kan ya Pak.
00:11Sehingga apa namanya, daya beli kembali meningkat dan ekonomi bakal tumbuh dan sustain ke depannya Pak.
00:16Ya saya lihat ya, investasi sampai sekarang menepati target APBN, tahun 2025 1931 triliun investasi.
00:39Ini belum selesai, ini angka Juni 2026 sudah 1010 triliun.
00:49Kita sudah buka tahun ini 1,4 juta 8 kerja, tahun 2025 2,7 juta 8 kerja baru.
00:58Dan ini investasi bukan dari program pemerintah, bukan MBG, bukan Kepat Cimera Putih.
01:04Jadi padahal ini gejolak global ya.
01:11Dan ini berapa minggu ke depan ya, Anda tunggu aja.
01:15Karena saya sudah tahu ya, akan ada investasi besar-besaran masuk ke Indonesia.
01:24Akan besar-besaran.
01:25Tapi saya, ya nanti, saya ini, nggak saya ini orangnya itu ya.
01:33Saya, saya selalu ingin evidence-based.
01:37Kalau tidak ada evidence, saya nggak mau bicara.
01:41Kalau Anda perhatikan, saya belum 2 tahun saya memerintah.
01:49Tapi yang saya laporkan, yang sudah kita capai.
01:54Ya, jadi saya, saya sangat optimis.
01:57Saya sangat optimis.
01:59Saya sudah ketemu pemain-pemain besar di dunia.
02:03Mereka datang ke Indonesia.
02:05Ya, kan?
02:08Mereka tahu fundamental ekonomi kita kuat dan aman.
02:14Saya terus sengaja ya, tapi saya mengerti apakah itu politik.
02:18Apakah itu ada campur tangan asing.
02:24Ingin selalu menghajar Indonesia.
02:28Tiap kali kita mau take off,
02:32kita terlalu besar, kita terlalu kaya.
02:36Kita, semua orang, semua orang sudah yakin Indonesia akan menjadi ekonomi ke-6, ke-5, ke-4 dunia.
02:51Dalam tahun 2050.
02:57Which is 25 tahun ke depan.
03:00Bayangkan.
03:01Ini Goldman Sachs.
03:06Goldman Sachs Indonesia ekonomi ke-4.
03:10Iya, kan?
03:11Ini semua Anda lihat ini.
03:14Hugh White.
03:15Dari salah satu ahli strategi Australia yang sangat terkenal.
03:21Supaya kita ada bayangan nih.
03:25Semua dunia yakin sama Indonesia.
03:29Tapi, nah ini coba dengar ya.
03:31As China's power has grown, as its challenge to US leadership in Asia has grown,
03:36Australia has clung more and more closely to the United States.
03:40And I think has become more and more unrealistic in its expectations of what the United States can do for
03:45us.
03:46My argument in the debate here for many years now has been,
03:49not that I wouldn't like to hang on to the United States because it's worked so well for us,
03:53but I just don't think it's going to work for us.
03:55So what we need to do is stop presuming that the United States is going to manage our China problem
04:00for us.
04:00We're recognising that we are going to need to be able to defend ourselves independently.
04:05And I think we can do that.
04:07We're an island, we're a big island, and all our neighbours are islands.
04:11We have the most maritime environment of any country in the world except by perhaps New Zealand.
04:16And so what we need to do is build a defence force that takes advantage of those geographical opportunities.
04:21And that means building a force not that's designed to help America project power against China,
04:27but to build a force which is designed to stop China or anybody else projecting power against us.
04:32But we need to spend more on defence and we need to spend it on a very different kind of
04:35force
04:36from the one we're building at the moment.
04:37We need to encourage America to play as strong a role it can,
04:41but we also need to work much more closely with our Southeast Asian neighbours.
04:45One Southeast Asian neighbour in particular is going to be very important, and that's Indonesia.
04:49Indonesia, well before the middle of the century, will be the fourth biggest economy in the world.
04:53Now that's going to make Indonesia a great power. It's very hard to look at the Indonesia of today
04:58and see it as a great power because it doesn't project itself in those terms.
05:03And Indonesia I think still has no clear conception of the kind of role it will play.
05:07But that doesn't mean it won't get there. That's all very scary for Australia,
05:11but it doesn't seem to me to be unmanageable. I think we can make that work.
05:15But not if we don't take it seriously.
05:20We are going to be a great power.
05:24Hanya ada sesuatu.
05:26Indonesia nggak sadar.
05:28Dan elite Indonesia itu apa mungkin
05:30kita sudah apa ya
05:33ada inferiority complex.
05:35Ada rasa rendah diri.
05:38Mungkin akibat ratusan tahun dijajah.
05:41Jadi we have inferiority complex, I think.
05:48Ekonomi kita bagus,
05:50tapi ada pakar-pakar yang mengangkat dirinya pakar,
05:55saya nggak tahu ya.
05:56Yang selalu menjatuhkan diri sendiri.
06:02Bulan Agustus akan collapse.
06:07Tidak saya tidak mengerti.
06:10Kalau kita satu bangsa ya,
06:12kritik itu bagus.
06:14Kritik harus.
06:17Kalau tidak kritik,
06:18kita sebetulnya bisa tersesat.
06:21Tapi kritik untuk menurunkan semangat.
06:26Dan terutama menurunkan semangat rakyat.
06:30Ini menurut saya sangat tidak bertanggung jawab.
06:37Karena secara matematis dan secara ilmiah itu tidak benar.
06:42Iya kan?
06:43Inflasi kita salah satu terendah di dunia.
06:49Iya kan?
06:542,92.
06:56Anda bayangkan.
06:57Rasio utang kita salah satu terendah di dunia.
07:02Utang kita terendah di dunia.
07:04Dan saya yakin ini,
07:07setelah kita beresin masalah under-invoicing,
07:12as nanti masalah penyelundupan,
07:16ini akan turun lagi.
07:18Baik.
07:19Kemudian defisit kita juga.
07:22Di bawah 3 persen.
07:24Anda lihat itu.
07:26Filipina 6 persen defisitnya.
07:29India 4,6.
07:31Perancis 5,4.
07:35Semua di atas kita.
07:38Jadi,
07:41everybody percaya sama Indonesia,
07:43makanya mereka mau datang ke Indonesia.
07:45Jadi itu,
07:46saya sangat optimis.
07:48Karena saya mengerti data,
07:49tapi saya tidak mau banyak bicara,
07:51yang nanti,
07:52ini biasa lah ya.
07:54Tapi saya nanti begitu evidence,
07:55terbukti, terbukti, terbukti.
07:57Kita
08:00harus waspada.
08:02Karena situasi dunia itu
08:04dalam keadaan yang
08:06sangat sulit sekarang.
08:09Sistem
08:11internasional
08:12sedang goncang.
08:16yang dibangun
08:17sekian puluh tahun
08:18sesudah Perang Dunia Kedua,
08:20yang dibangun Barat.
08:22Sekarang,
08:23mereka sendiri juga
08:24bongkar ya.
08:26IMF,
08:27World Bank,
08:29WTO,
08:30ya kan?
08:31Katanya
08:32perdagangan bebas.
08:35Benar, Pak.
08:36Iya, kan?
08:37Terima kasih telah menonton!
Komentar