Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 6 minggu yang lalu
Di tengah upaya pemerintah menutup kebocoran anggaran negara dan mengungkap kasus korupsi pejabat yang korup, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh berada di posisi terdepan untuk memeriksa penggunaan anggaran. Namun, ketegasan ini justru memicu serangan balik dari oknum-oknum yang kehilangan kuasa korupsinya.

Serangan Akun Anonim: Kepala BPKP Yusuf Ateh diserang dengan narasi hoax, ujaran kebencian, serta fitnah yang disebarkan melalui akun-akun anonim yang tidak jelas sumber informasinya.

Kerjasama Lintas Lembaga: Langkah penertiban yang dilakukan BPKP berjalan melalui kerja sama lintas lembaga bersama Kejaksaan Agung, TNI, dan Polri.

Dukungan Presiden: Presiden secara terbuka meminta agar BPKP diperkuat dalam mengawasi penyalahgunaan uang negara, serta mengajak masyarakat untuk mengawal negara dalam memberantas korupsi dan melawan berita-berita hoax yang memecah belah.

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Di tengah upaya pemerintah menutup kebocoran anggaran negara,
00:03mengungkap kasus korupsi pejabat yang korup,
00:06Muhammad Yusuf Ateh sebagai Kepala BPKP
00:09berada pada posisi yang menuntut keberanian
00:12untuk mengungkap kejanggalan,
00:14memeriksa penggunaan anggaran,
00:15dan menyampaikan temuan kepada pemerintah
00:18serta aparat penegak hukum.
00:20Namun, dibalik ketegasan itu oknum-oknum
00:23yang tidak suka ladangnya diganggu,
00:25oknum yang kehilangan kuasa korupsinya,
00:27justru menyerang dengan narasi-narasi hoaks dan negatif.
00:31Ramai pemberitaan tuduhan terhadap Kepala BPKP
00:34atas kasus korupsinya.
00:36Padahal, informasi tersebut tersebar
00:39melalui akun-akun anonim yang tidak jelas informasinya,
00:43hanya menyebar berita hoaks,
00:45ujaran kebencian, dan fitnah.
00:47Presiden juga secara terbuka meminta BPKP
00:51diperkuat dalam mengawasi penyalahgunaan uang negara.
00:54Kita harus mengawal negara dalam memberantas korupsi
00:58dan melawan berita-berita hoaks yang memecah belah.

Dianjurkan