00:00Saya rasa itu semua yang, mungkin Pak Menteri ya bisa ditambahkan.
00:04Untuk update apa paper test ini, seperti apa Menteri?
00:07Ya, memang kami sudah melakukan paper test di seluruh bandara.
00:15Ada beberapa bandara yang sudah negatif secara paper test.
00:19Tapi sekali lagi, seperti mana ditampilkan oleh Pak Menko,
00:22bahwa kami merujuk kepada Vokernik Advisory Centers yang di Darwin,
00:28di mana beberapa wilayah di Sumatera Selatan, Lampung, Sumatera Selatan, itu masih terdampak.
00:39Jadi kami bersikap konservatif, karena khususnya berkaitan dengan keselamatan.
00:44Kami ingin menunggu lagi hasil terakhir kurang lebih sekitar pukul 19.30,
00:51akan keluar lagi advisory dari Darwin.
00:55Di situ kita harapkan bahwa dengan kecepatan 10 knot ke arah barat daya,
01:01maka harapan kita debu vulkanik itu akan bergeser ke arah Samudera Hindia.
01:08Kenapa kami bersikap konservatif?
01:11Karena seperti yang kita tahu, arah angin sangat dinamis.
01:15Kita ingin memastikan betul bahwa debu vulkanik ini menjauh dari lokasi bandara
01:21yang ada di sekitar Gunung Anak Krakatau.
01:24Jadi kita ingin memastikan dulu karena,
01:27sebagian yang disampaikan oleh Pak Menko,
01:30keselamatan itu tidak bisa kita tawar-tawar,
01:33selalu menjadi prioritas utama kita semua.
01:35Pak, beri hal refund tadi ada banyak pengumpang yang belum dapat kepaksian
01:38seberapa ruangnya dikembalikan oleh Pak Menko?
01:40Iya. Berkaitan refund kita harus bisa memahami juga bahwa begitu banyak,
01:46sebagaimana tadi disampaikan bahwa ada 300 ribu sekian lebih yang terdampak,
01:50dan proses refund biasanya memang ada yang tidak bisa selesai sekaligus dalam satu hari.
01:56Namun demikian dengan data yang diberikan oleh penumpang kepada airlines,
01:59itu dipastikan bahwa kami juga akan mengontrol bahwa penumpang mendapatkan haknya pengembalian 100%.
02:06Jadi bahwa penyelesaiannya memang tidak selamanya bisa hari pada hari yang sama.
02:12Kita memiliki jangka waktu untuk penyelesaiannya,
02:16namun kami pastikan bahwa semua penumpang yang melakukan proses refund akan mendapatkan haknya 100%.
02:23Kami juga berkoordinasi dengan OTA,
02:26karena memang ada beberapa kebijakan OTA yang mungkin harus disinkronkan dengan airlines.
02:33Jadi kami sudah menyampaikan juga melalui otoritas bandara untuk berkoordinasi dengan para OTA,
02:41bahwa kebijakan refund 100% harus diikuti juga oleh mereka.
02:46Kemudian juga ada beberapa case di mana penumpang menyampaikan misalnya rekeningnya berbeda,
02:53kemudian juga misalnya booking itu berbeda namanya.
02:56Nah ini kita antisipasi, kita sampaikan kepada masyarakat,
03:02namun walaupun demikian itu tidak menghilangkan hak-hak mereka.
03:06Kita akan menuju kepada boarding tiketnya mereka, identitasnya mereka ya,
03:10kemudian juga rekening yang disampaikan juga harus sama dengan rekening yang,
03:14nama yang tercantum di dalam boarding pass mereka atau tiket mereka.
03:17Jadi mohon bersabar, dipastikan bahwa penumpang tetap berhak mendapatkan 100% refund
03:23sesuai dengan kebijakan yang dikeluarkan saat ini.
03:27Mas Kapai diberikan tegat waktu nggak Pak terkait dengan refund?
03:30Rifan sementara sesuai dengan SOP-nya mereka, berapa lama Pak Putu?
03:35Dari lain, saya mungkin tidak ingat satu persatu.
03:40Mungkin ada beberapa proses refund yang memakan waktu,
03:43namun kami pastikan bahwa mereka tetap akan mendapatkan haknya.
03:46Pak, hasil reportasi ini kan menurutkan megabugia Pak.
03:49Apakah ini mungkin pada pukul 18.00 ini,
03:53maka kami akan kembali sejati, Pak?
03:55Kita rencananya akan memperpanjang sampai 24.00.
03:59Itu untuk juga memberikan waktu kepada pihak bandara
04:03untuk membersihkan runway, kemudian juga taxiway dan apron,
04:10dan juga memberikan kesempatan kepada para operator, airlines,
04:14untuk menyiapkan pesawatnya, karena harus membersihkan dari debu-debu yang ada.
04:20Jadi kita ingin memastikan semua berjalan dengan baik,
04:24dan paling penting bahwa kegiatan ini untuk keselamatan.
04:29Jadi kita tidak boleh tergesa-gesa.
04:31Tadi saya sampaikan ke Pak Menko bahwa ini bukan soal prestasi,
04:37tapi ini adalah soal keselamatan.
04:39Jadi kita tidak ingin di-drive karena masalah ingin cepat-cepat,
04:44tapi kemudian mengenyampingkan aspek keselamatan.
05:16Terima kasih, teman-teman.
05:24Terima kasih.
05:47Terima kasih, teman-teman.
Komentar