00:00Jadi saya kira kita, dan penghematan kita di berbagai bidang sudah mendekati tiap tahun lebih dari 200 triliun, mendekati 300
00:10triliun tiap tahun.
00:13Uang inilah yang kita alihkan, yang kita glontorkan sebesar-besarnya langsung ke rakyat.
00:19Ini yang kita pakai, Suruh Dara.
00:28Dan kita sekarang berusaha tidak mau terlalu banyak pinjem-pinjem uang dari mana-mana.
00:37Ajak investasi boleh, Suruh Dara.
00:41Kalau kita pinjem uang, kita mau pinjem uang yang bunganya sekecil mungkin.
00:49Jadi, saya kira kemarin berapa bulan yang lalu kaget Menteri Keuangan kita di Washington DC ditawarin pinjeman dari IMF, kita
01:01tolak.
01:02Terima kasih.
01:05Indonesia masih bisa tanpa pinjeman dari IMF.
01:11Jadi, Suruh Dara, ke depan tadi pesan-pesan dari Roy Saam terpilih, saya tangkap.
01:23Kalau hari ini saya bisa langsung tangkap.
01:25Jadi, inilah saya kira kewajiban kita bersama bahwa fokus, perhatian, tujuan dari strategi transformasi bangsa kita
01:51yang saya sekarang pimpin dan kendalikan adalah bagaimana mengangkat sebanyak-banyaknya rakyat Indonesia keluar dari kemiskinan.
02:07Kita harus berani, dan saya sudah hitung dengan cermat sampai ke rupiah-rupiahnya.
02:19Saya sudah hitung, dan saya yakin dan percaya kita akan berhasil.
02:24Kita akan mengangkat jutaan rakyat kita keluar dari kemiskinan.
02:32Dan kita sudah buktikan, dalam dua tahun pertama kita.
02:40Jadi, hari ini saya katakan saya diterima sebagai anggota Nadatul Ulama.
02:50Terima kasih.
02:55Berarti, berarti Nadatul Ulama, bersama seluruh rakyat Indonesia secara gotong rayong, kita akan bekerja keras.
03:07Semuanya di semua bidang, saudara-saudara sekalian.
03:12Kuncinya adalah kita mengelola semua kekayaan kita, sehingga bisa dimanfaatkan oleh seluruh rakyat kita.
03:22Dan, karena NU adalah mungkin ormas yang terbesar di Republik Indonesia ini,
03:33NU sangat berkepentingan bahwa warganya, bahwa umat NU bisa meraih tingkat hidup yang layak.
03:51Kita tidak beraspirasi untuk mau hidup seperti negara-negara katanya dunia pertama, dunia enggak.
04:04Kita hanya ingin rakyat kita hidup dengan layak, hidup dengan baik, bisa makan dengan baik, punya rumah yang layak,
04:22Punya penghasilan tiap bulan yang layak, yang cukup, sehingga tidak perlu pinjem uang dari rentenir-rentenir.
04:34Kita akan yakinkan bahwa nanti negara hadir, negara akan hadir di tengah-tengah rakyat,
04:47Sehingga rakyat kalau perlu, dia bisa dapat pinjaman lunak dari kekuatan kita sendiri.
04:55Tidak usah lagi ke tengkulak-tengkulak atau kepada siapapun.
04:58Ini strategi kita dan ini akan kita wujudkan dalam waktu dekat.
05:03Terima kasih, saya kira tidak panjang lebar.
05:07Saya ucapkan selamat kepada pimpinan NU yang terpilih.
05:14Saya ucapkan selamat atas berjalannya muktamar dengan sukses,
05:22Dengan guyup, dengan rukun, kita terima perbedaan, kita terima kompetisi yang sehat.
05:35Tapi saya kira NU memberi contoh kepada seluruh bangsa.
05:39Bagaimana suatu organisasi yang anggotanya puluhan juta,
05:51Pesantrennya ribuan,
05:54Kiai-nya puluhan ribu,
05:57Tapi bisa melaksanakan muktamar dengan sukses,
06:03Sukses, dengan damai, dengan rukun.
06:09Saya kira itu yang paling penting yang saya sampaikan.
06:12Selamat atas terlaksananya muktamar ke-35.
06:20Dan negara bangsa dan umat menunggu Dharma Bakti Nahdlatul Ulama
06:34Di hari-hari, bulan-bulan dan tahun-tahun yang akan datang.
06:39Terima kasih.
Komentar