00:00Kita jawab dulu ya dari tiga pertanyaan tadi.
00:03Yang pertama ditanyakan oleh Nabila Tempo tentang adanya medsos,
00:08oknum anggota TNI yang diamankan.
00:11Kami menyampaikan bahwa ini terjadi kesalahpahaman di kondisi di lapangan.
00:16Antara institusi sudah berkoronasi untuk menyelesaikan persoalan ini.
00:21Dalam kondisi yang memang crowd pada saat memang di lapangan situasi dan kondisi yang
00:27sulit untuk kita mengenali masing-masing.
00:32Yang kedua terkait tentang adanya satu warga,
00:35yang pertama kita menyampaikan rasa bela sungkawa yang mendalam terhadap satu warga kita yang berpulang.
00:43Jadi berawal dari adanya informasi masyarakat kepada pihak kepolisian,
00:48kita mengetahui bahwa di lokasi itu masih terjadi kerusuhan.
00:53Sehingga Polri pun untuk melakukan evakuasi harus melihat menghitung
00:59evakuasi tersebut aman bagi petugas yang melakukan evakuasi.
01:05Sehingga pada saat lokasi itu sudah diamankan,
01:09Bidokas Polda Metro Jaya mengevakuasi seseorang laki-laki yang dalam kondisi pingsan.
01:17Rumah sakit terdekat dari rumah sakit Minto Harjo dibawa ke rumah sakit,
01:21tapi pada saat penanganan di rumah sakit yang bersangkutan meninggal dunia.
01:25Selanjutnya di bawah pukul 23 lebih, ulangi sekitar 23.30 atau 24.00,
01:34dibawa menuju rumah sakit Polri Ramajati untuk dilakukan identifikasi.
01:40Setelah dilakukan identifikasi, dilakukan pelaksanaan visum,
01:43tadi pagi kami juga bertemu dengan pihak keluarga almarhum,
01:47anak kandung yang bersangkutan tidak bersedia untuk dilakukan otopsi.
01:51Kami tetap melakukan, mengajukan permohonan untuk dilakukan otopsi
01:55untuk mengetahui penyebab kematian.
01:57Ini juga ditolak oleh pihak keluarga dan sudah mengeluarkan surat pernyataan.
02:02Kami masih melihat bahwa satu sisi empati, satu sisi kedukaan keluarga,
02:07sehingga pihak penyelidik belum bisa untuk meminta keterangan lebih lanjut.
02:12Tapi dengan adanya peristiwa ini, menjadi pembelajaran bagi kita semua,
02:17bahwa menciptakan ruang aman bukan hanya bagi penyampai aspirasi.
02:22Ada masyarakat-masyarakat lain yang harus dilindungi,
02:28dijaga harkat martabat, jiwa dan keselamatan.
02:33Itu kami sampaikan.
02:35Yang selanjutnya terkait tadi tentang,
02:38ojol ditembak ya itu jelas kami sampaikan berita hoax.
02:42Apa lagi tadi?
02:44Pelajar madrasah, ini yang atas nama siapa?
02:48Ya, memang diamankan di Sublit Kamlek yang bersangkutan pada saat melaksanakan aksi,
02:54melakukan pelemparan, ini juga sudah dalam proses pendalaman.
02:57Nanti sudah akan didalami oleh pihak penyelidik.
03:03Mungkin selanjutnya bisa dijawab oleh Pak Direktur.
03:11Baik, tambahan dekan-dekan sekalian,
03:15terkait dengan tadi yang disampaikan pelajar madrasah,
03:19itu sudah dijemput sama orang tuanya.
03:24Memang pada saat terjadi kerusuhan,
03:27yang bersangkutan di, apa,
03:32dievakuasi oleh tim kami,
03:37karena berada di kerumbunan masa yang sedang rusuh.
03:42Dan tadi siang, orang tua dari yang bersangkutan sudah menjemput di tempat kami.
03:53Jadi kami luruskan sebagaimana apa yang beredar di media sosial.
03:57Makanya kami sampaikan tadi,
03:59mari kita sama-sama bijak di dalam menyikapi dan melihat apa yang tersampaikan di media sosial tersebut.
04:09sebagaimana tadi yang hoax tentang pengemudi online,
04:14apa ojek online.
04:16Kemudian berikutnya tadi,
04:18sehubungan dengan kalkulasi kerugian,
04:22memang kami sedang melakukan penghitungan terhadap kerugian material dan imaterial
04:29yang dialami oleh masyarakat maupun fasilitas-fasilitas umum
04:32yang seyogianya masih bisa digunakan dan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat,
04:39namun karena akibat adanya kerusuhan,
04:42sehingga fungsi dari fasilitas umum tersebut terganggu.
04:48Kami masih lakukan penghitungan ya.
04:51Kemudian untuk wilayah,
04:55wilayah yang terjadi kerusuhan tadi malam itu
05:00berada di satu titik di wilayah sekitaran jalan penjombongan bendungan hilir.
05:12Selanjutnya,
05:14tadi saya luruskan bahwa yang kami tetapkan sebagai tersangka itu adalah
05:2045 orang.
05:25Itu yang berkaitan dengan
05:28pengerusakan fasilitas umum
05:31maupun penganiayaan,
05:34baik terhadap barang maupun terhadap orang.
05:37Kemudian tiga itu didapati
05:42membawa senjata tajam
05:45saat terjadi aksi kerusuhan.
05:49Dan tentunya senjata tajam itu juga digunakan
05:52untuk melakukan penganiayaan terhadap orang ataupun barang.
05:56Jadi bukan 71 ya.
05:5871 itu yang kami lakukan pemeriksaan
06:01yang kaitannya dengan
06:02adanya dugaan peristiwa pidana
06:05sebagaimana yang tadi saya jelaskan.
06:08Yang dari sana kemudian hasil pemeriksaan
06:11berdasarkan saksi diantara mereka,
06:14kemudian alat bukti yang kami peroleh,
06:17barang bukti dan petunjuk yang lainnya.
06:20Selanjutnya kami menetapkan 45 orang tersebut sebagai tersangka.
06:25Lalu pertanyaan berikutnya adalah
06:29apakah ada
06:30apa kelompok-kelompok
06:34anarko tadi ya.
06:36Memang sebagian
06:38besar
06:39dari yang melakukan
06:41kerusuhan ini
06:43berdasarkan hasil
06:46pendalaman
06:47yang penyidik lakukan
06:49terafiliasi
06:51atau memiliki
06:52paham
06:54dalam komunitas
06:56anarko.
06:58Nah kami luruskan
06:59bahwa
07:00aksi yang terjadi
07:03kemarin
07:04adalah
07:04terpisah
07:06dengan
07:08aksi unjuk rasa
07:10yang
07:11dilakukan sebelumnya
07:13atau
07:14terjadi
07:15di jam-jam sebelumnya.
07:17Sebagai mana
07:18rekan-rekan ketahui
07:19bahwa kemarin
07:20ada
07:21aksi unjuk rasa
07:23yang dilakukan
07:24di depan
07:25gedung DPR
07:27MPR RI.
07:28Selanjutnya
07:29ketika
07:31para pengunjuk rasa
07:33yang
07:34pertama
07:35sudah selesai
07:37melakukan kegiatannya
07:38dan kemudian
07:40para petugas
07:42kami sedang
07:43melakukan konsolidasi
07:44lalu
07:45sekelompok
07:47masa yang tidak
07:49dikenal
07:49dengan
07:51tiba-tiba
07:52mendatangi
07:54dan melakukan
07:55penyerangan
07:57ke
07:59fasilitas umum
08:00pengurusakan
08:01fasilitas umum
08:02tanpa
08:05membawa
08:05atau
08:06mengusung
08:07aspirasi
08:08apapun.
08:09Jadi memang
08:10ini adalah
08:10murni
08:13tujuan
08:14untuk melakukan
08:15kerusuhan.
08:16kemudian
08:17apakah
08:18sudah
08:19ada
08:19catatan
08:20kami sedang
08:22melakukan
08:24penyinkronan
08:25data
08:26dengan data
08:27yang
08:27sudah kami
08:29miliki
08:30tahun yang
08:31lalu
08:31sehubungan
08:33dengan data-data
08:33kelompok-kelompok
08:35tersebut
08:36dengan
08:37apa yang
08:38sudah kami
08:39amankan
08:40kemarin.
08:42jadi sedang kami
08:43padukan
08:45apakah
08:46ada yang
08:46berulang
08:47ataukah
08:48ini merupakan
08:49orang-orang
08:50atau kelompok-kelompok
08:52yang baru.
08:53Kami mohon
08:54waktu
08:54rekan-rekan sekalian
08:55karena kami
08:57tentunya
08:57fokus juga
08:58di dalam
09:00penyidikan
09:01untuk
09:01pemenuhan
09:02unsur-unsur
09:04sebagaimana
09:04yang kami
09:05terapkan.
09:06Terima kasih ya.
09:08Jadi teman-teman
09:11perlu kami
09:12sampaikan
09:13bahwa
09:13Polda Metro Jaya
09:15bersama
09:15Kodam Jaya itu
09:16menjadikan prioritas
09:18pemulihan
09:19pasca
09:21kejadian kemarin.
09:22Nah tadi
09:23kalau ditanya
09:24kalkulasi
09:24kerugian material
09:25sebenarnya yang lebih
09:26besar itu adalah
09:27kerugian
09:28psikologis
09:28di material
09:30masyarakat.
09:32Contohnya
09:32sampai hari ini
09:33ada beberapa
09:34sekolah
09:35yang menanyakan
09:36untuk melaksanakan
09:38kegiatan
09:39online.
09:40Beberapa
09:41aktivitas
09:41bahwa kami
09:42juga menyampaikan
09:43aktivitas
09:44masyarakat
09:45Jakarta
09:46hari ini
09:47Jumat 28
09:48Agustus
09:492026
09:50masih berjalan
09:51rutinitas
09:53seperti biasa.
09:54Kita bisa
09:54melaksanakan
09:55konferensi pers
09:56di luar
09:57aktivitas
09:58lalu lintas
09:59juga meningkat.
10:00Nah ini
10:01yang harus menjadi
10:01perhatian kita
10:02bersama
10:03dalam penyampaian
10:04aspirasi.
10:04Dan kami
10:05tekankan
10:06bahwa
10:07kelompok
10:08masa
10:10yang dari
10:12siang
10:13sampai dengan
10:14malam hari
10:14dilakukan
10:16himbawan
10:16soft approach
10:18oleh Kapolres
10:19Metro Jakarta
10:20Pusat
10:20untuk
10:22meninggalkan
10:23lokasi.
10:24Karena
10:25tidak ada
10:26orasi
10:26tidak ada
10:27penyampaian
10:27aspirasi
10:28tidak ada
10:29isu
10:30yang diangkat.
10:31Tujuannya
10:32adalah
10:32mengganggu
10:33kamtip
10:34mas.
10:34Ini yang
10:35rekan-rekan
10:35dan masyarakat
10:36harus
10:36ketahui
10:37dan pahami.
10:38Mungkin ada
10:39lagi?
10:40Ya silahkan.
10:46Saya
10:46Osafat dari
10:47IDN Times.
10:48Tadi sempat
10:48disinggung
10:49soal
10:49ormas.
10:50Mungkin
10:51bisa dijelaskan
10:52Pak
10:52terkait
10:53keterlibatan
10:53ormas ini
10:54apakah
10:54untuk
10:55provokasi
10:56terus
10:56kemudian
10:56dipenterokan
10:57dengan warga.
10:58Terus
10:58apakah
10:58ada dari
10:59pihak ormas
11:00yang diamankan
11:01begitu
11:01untuk dimentai
11:02keterangan.
11:02Terus
11:03yang kedua
11:04terkait
11:04sinyal kemarin
11:05sempat
11:06rame juga
11:06sempat viral
11:07ada yang bilang
11:08di jammer
11:08agar sinyal
11:09disana
11:10tidak
11:10bisa diakses
11:11apakah ini
11:12bagian dari
11:12pengamanan
11:13atau seperti
11:13apa Pak?
11:14Terima kasih.
11:15Ya
11:15kami jawab
11:16sinyal
11:17kita mengataui
11:18bahwa dengan
11:18crowdednya manusia
11:20banyaknya
11:21masa disana
11:22itu akan
11:23juga mengganggu
11:24terhadap
11:24sistem telekomunikasi.
11:26Kalau terkait
11:26tentang ormas
11:27kami masih
11:27melakukan
11:28pedalaman
11:29karena
11:30fakta
11:31harus
11:32terverifikasi
11:33kami
11:33mohon
11:34waktu.
11:40Ya Pak
11:41saya
11:41Jihan
11:42dari
11:42Kompas TV
11:43mau tanya
11:43ada
11:44video yang
11:45beredar
11:47di
11:47social media
11:49sebuah
11:49pickup
11:50ini menerobos
11:51masuk ke
11:51gerbang
11:52samping
11:53DPR
11:53ini apakah
11:54sudah
11:54diamankan
11:55lalu
11:55asalnya
11:56ini
11:56orangnya
11:57dari mana?
11:57Terima kasih.
11:58Kalau Mbak Jihan
11:59tadi mendengar
12:00saya menyampaikan
12:01ada mobil pickup
12:02yang mencoba
12:03merobos
12:04menabrak
12:05melukai personil
12:06petugas
12:07pengamanan
12:08pelayanan aksi
12:08seorang tersebut
12:10sudah diamankan
12:11ditemukan
12:11ada sajam
12:12berasal dari
12:13wilayah
12:14member
12:19enggak
12:20ini masih
12:20didalamin
12:23ya
12:24pada
12:25tersebut
Komentar