Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
BANJARBARU, KOMPAS.TV - Kabut asap masih menyelimuti Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Jarak pandang di Banjarbaru hanya 50 meter.

Seorang ibu hamil terpaksa menggunakan masker di dalam rumah, demi melindungi anaknya yang masih dalam kandungan.

Mengandung anak ketiga dengan usia kandungan tiga bulan setengah, Sri Wahyuni mengaku sering sesak napas disertai batuk.

Sudah dua pekan kabut asap mengepung rumah Sri Wahyuni.

Lebih lengkap kita bergabung dengan Jurnalis KompasTV, Sayyidah Aisyah dan Juru Kamera Arpawi di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Baca Juga Padamkan Karhutla, 160 Ton Garam Ditabur di Langit Riau untuk Picu Hujan | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/688118/padamkan-karhutla-160-ton-garam-ditabur-di-langit-riau-untuk-picu-hujan-kompas-siang

#karhutla #banjarbaru #kalimantan

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/688121/kabut-asap-masih-selimuti-banjarbaru-jarak-pandang-50-meter-kompas-siang
Transkrip
00:00Lebih lengkap, kita bergabung dengan jurnalis Kompas TV, Saida Aisyah, dan juru kamera Arpawi di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
00:08Aisyah, bagaimana situasi kabut asap di Banjarbaru hari ini?
00:14Ya, baik. Ivo, terima kasih Ivo dan juga saudara.
00:17Selain di kota Banjarbaru, kabut asap ini masih terus menyelimuti di Kabupaten Banjar maupun di sebagian wilayah di kota Banjarmasin.
00:26Per hari ini, pagi tadi, kabut asap masih terpantau cukup pekat, bahkan jarak pandang hanya di kisaran 50 meter di
00:35Kabupaten Banjar maupun di Banjarbaru.
00:38Meski begitu, kabut asap ini sudah mulai berkurang ataupun hilang pada siang hari ini dan juga sore hari nanti.
00:47Namun, di siang maupun sore hari ini justru titik api akan sering ditemukan pada siang maupun sore hari.
00:55Namun, per hari ini, saudara, hingga saat ini maupun siang hari ini tidak ada ditemukannya titik api kebakaran di wilayah
01:05Banjarbaru, Kalimantan Selatan ini.
01:08Nah, hingga pagi tadi, hasil pantauan kami di Jalan Guntung Damar, Banjarbaru, sejumlah anggota TNI maupun TORI,
01:16terpatau masih berupaya melakukan pembahasan, melakukan pembahasan di lahan yang masih ada sisa-sisa kebakaran maupun berpotensi memicu munculnya api
01:26kembali.
01:26Selain itu juga, saudara, dampak kabut asap ini selain menutupi jarak pandangnya hanya 50 meter bagi pengendara,
01:36juga memicu dampak kesehatan bagi sejumlah warga di sekitar ini.
01:41Seperti orang tua maupun anak kecil maupun balita juga merasakan dampak kabut asap ini seperti batuk filek,
01:51batuk filek maupun filek napas seperti itu.
01:54Dan juga hingga saat ini, saudara dan juga Ipo, upaya dari pemerintah, provinsi maupun kota ini juga sudah membutakan sebanyak
02:045 titik posko kesehatan
02:06dan juga posko relawan di titik-titik krusial apapun yang paling terdampak.
02:12Selain itu, pemerintah juga maupun diwakili oleh Polda Kalimantan Selatan ini mencoba melakukan pemadaman lewat campuran bahan kimia
02:23dan juga melakukan pemadaman dengan mencampurkan tepung ke air dan juga itu memadamkan di sejumlah lahan-lahan yang masih ada
02:34apinya seperti itu. Dan langkah ini atau tindakan ini dinilai efektif pemadamkan api sehingga sampai ke bawah tanah lahan gambut
02:46ini, Ipo.
02:48Baik, titik api sudah tidak terlihat, masih dilakukan pembasahan hingga saat ini karena untuk mengurangi kabut asap yang masih terjadi
02:57di sana.
02:58Jurnalis Kompas TV, Saida Aisyah dan Juru Kamera Arpawi melaporkan langsung dari Banjaram Baru, Kalimantan Selatan.
03:06Terima kasih Aisyah, selamat bertugas kembali dan jaga kesehatan.
03:10Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan