Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf memaparkan agenda Muktamar Nahdlatul Ulama ke-35 pada Jumat ini akan membahas mekanisme pemilihan Ketua Umum dan Rais Aam PBNU.

Ada 2 opsi yang akan dibahas. Pertama, opsi one man one vote. Setiap muktamirin yang memiliki suara dan terdaftar sebagai daftar pemilih tetap berhak untuk memilih Ketua Umum. Saat ini tercatat sebanyak 557 muktamirin yang terdaftar sebagai pemilih tetap.

Opsi kedua yakni, pemilihan Ketua Umum diusulkan oleh wilayah dan cabang. Masing-masing wilayah dan cabang boleh mengusulkan 5 nama, yang kemudian diteruskan ke Rais Aam untuk pemilihan Ketum PBNU, dengan raihan suara terbanyak.

#mukatamarNU #NU #PBNU

Baca Juga Diterima Caketum PBNU (Gus Kikin), Wapres ke-13 Ziarah ke Makam KH Hasyim Asyari di https://www.kompas.tv/advertorial/687914/diterima-caketum-pbnu-gus-kikin-wapres-ke-13-ziarah-ke-makam-kh-hasyim-asy-ari



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/687929/muktamar-nu-ke-35-bahas-pemilihan-ketum-ada-opsi-one-man-one-vote-sapa-malam
Transkrip
00:00Saya Tifa Solesa melanjutkan Sampai Indonesia Malam, Saudara Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf mematkan agenda hari ini, hari Jumat, dalam
00:08rangkaian muktamar ke-35 Nadatul Ulama akan membahas mekanisme pemilihan Ketua Umum dan Rais Am PBNU.
00:16Ada dua opsi yang akan dibahas. Pertama, opsi One Man, One Vote. Artinya setiap muktamirin yang memiliki suara dan terdaftar
00:23sebagai daftar pemilihan tetap berhak memilih Ketua Umum.
00:26Nah, saat ini tercatat sebanyak 557 muktamirin yang terdaftar sebagai pemilih tetap.
00:32Ada pula opsi kedua, yakni pemilihan Ketua Umum diusulkan oleh wilayah dan cabang.
00:38Masing-masing wilayah dan cabang boleh mengusulkan 5 nama yang kemudian diteruskan ke Rais Am untuk pemilihan Ketua Umum dengan
00:45raihan suara terbanyak.
00:56Seperti sekarang ini yang seperti sebelumnya, untuk pemilihan Ketua Umum itu One Man, One Vote.
01:02Siapa yang memenuhi syarat ya dengan jumlah tertentu, meneruskan keadaan pencalonan berikutnya dengan mendapatkan restu dari ke Rais Am.
01:10Nah, itu ada usulan baru bagaimana Ketua Umum itu dipilih dengan model yang lain,
01:20di mana setiap wilayah dan cabang pemilih suara itu mengusulkan 5 nama.
01:27Seterusnya, nanti suara terbanyak bisa diusulkan ke Rais Am.
01:35Kita tinjau rangkaian Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Jombang, Jawa Timur, lewat laporan langsung Jurnalis Kompas TV Mustaqim.
01:44Mustaqim begini, saya mau coba cermati dulu untuk agenda pertama hari ini.
01:49Yang menjadi perhatian adalah laporan pertanggung jawaban dari Yahya Khalil Setaku sebagai Ketua Umum periode 2021-2026.
01:56Apakah laporan itu diterima atau ditolak oleh Muktamirin?
02:03Ya, Tifal, terima kasih. Selamat malam pemirsa Kompas TV dan juga Tifal di studio pemirsa.
02:13Saat ini saya berada di Jombang, Jawa Timur, tempatnya di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambak Beras, lokasi Muktamar ke-35
02:24Nahdlatul Ulama.
02:26Nah, di hari kedua ini agenda Muktamar adalah penetapan, pembahasan penetapan tata tertib Muktamar yang sudah selesai pagi tadi sebelum
02:38Jumatan.
02:39Dan setelah Jumatan tadi adalah pembahasan laporan pertanggung jawaban dari PBNU atau Ketua Umum PBNU dan jajaran pengurusnya.
02:50Dan dari tanggapan semua Muktamirin atau peserta Muktamar dari berbagai cabang dan wilayah menerima LPJ dari Ketua Umum PBNU Yahya
03:04Khalil Setakuf dengan tidak ada catatan sama sekali artinya diterima dengan baik.
03:11Nah, demikian tadi kita sempat wawancara dengan salah satu Ketua PBNU menyikapi atau menanggapi terkait dengan LPJ penerimaan dari LPJ
03:22Ketua Umum PBNU, Gus Jaya Khalil Setakuf yang disampaikan oleh salah satu Ketua PBNU, Ulil Absor Abdallah.
03:30Demikian SOT-nya.
03:32Laporan LPJ tebalnya kira-kira 800 halaman termasuk audit keuangan, juga hasil auditnya sangat baik.
03:44Jadi, Alhamdulillah, Alhamdulillah sekali kami lega semua peserta lega, semua Muktamirin yang tadi saya ketemu juga merasa lega.
03:53Dan itu tergambar juga dari pandangan-pandangan para Muktamirin yang diberikan kesempatan untuk memberikan tangkapan.
04:00Ada sekitar 11 tangkapan dari seluruh PW dan PC, termasuk PCI, istimewa dari luar negeri.
04:11Ya, itu tadi tangkapan ya dari salah satu Ketua PBNU dan secara politik saya kira ini menjadi sinyal atau lampu
04:24hijau bagi Ayah Khalil Setakuf untuk maju kembali dalam Bursa Pemilihan Ketua Umum PBNU.
04:31Nah, malam ini sendiri agendanya adalah sidang komisi-komisi dan persis di belakang saya ini adalah ruang sidang untuk komisi
04:42-organisasi yang akan menentukan bagaimana mekanisme pemilihan Ahwah, pemilihan Roh Isam, dan juga pemilihan Ketua Umum.
04:52Tifal.
04:53Oke, untuk pemilihan Ketua Umum ini yang menarik dicermati.
04:56Karena begini, dari sejak pertengahan Juli lalu yang saya cermati dari pernyataan Saifullah Yusuf kepada wartawan di DPR RI,
05:03ia menyampaikan salah satu kandidat yang menarik dicermati, yang kemudian digadang-gadang jadi Ketua Umum adalah nama Menteri Agama, Nasaruddin
05:10Umar.
05:11Kemudian Nasaruddin Umar belum lama ini sudah menyatakan tidak akan ikut dalam muktamar PBNU tahun ini.
05:16Dengan pernyataan seperti itu, dan dinamika yang Anda cermati di sana, Mustakim, siapa kandidat yang punya potensi untuk maju dalam
05:24pemilihan Ketua Umum periode 5 tahun ke depan sampai 2031?
05:30Ya, kalau secara umum ada sejumlah nama ya, yang masuk bursa calon Ketua Umum diantaranya adalah Inkanmen atau Petahana ya,
05:43Yahya Khalil Setakof atau Gus Yahya, kemudian juga ada Gus Kikin ya, pengasuh pesantren Tobireng, juga ada Gus Rozin, ada
05:53Gus Salam, ada Kiai Zulfa, dan ada juga Gus Yusuf yang namanya sempat muncul.
06:02Nah, sebelumnya memang ada nama Menteri Agama Profesor Nasaruddin Umar yang akan ikut kontestasi,
06:08tetapi hari ini Menak menyatakan bahwa dia tidak akan maju di muktamar.
06:15Nah, yang menarik adalah ada dua kantong suara yang akan diperbutkan dalam muktamar atau oleh kandidat.
06:22Satu adalah salah suara dari yang sebelumnya mendukung Menteri Agama, artinya Kanwil-Kanwil yang mereka juga adalah pengurus DPC dan
06:34DPW yang punya hak suara.
06:36Sementara misalnya untuk PKB sendiri sejauh ini kita belum melihat arahnya kemana.
06:42Mereka akan mendorong Gus Yusuf misalnya, Giai Yusuf Kudori untuk maju unuman,
06:48cuma Gus Yusuf itu akan terbentur pada Perkum karena statusnya yang belum satu tahun mundur dari partai politik.
06:57Nah, jika misalnya posisi Gus Yusuf ini tidak bisa maju karena terhalang oleh aturan organisasi,
07:05kira-kira akan kemana suara pengurus PCNU dan PWNU yang berasal dari PKB ini.
07:13Ini yang menarik, kalau misalnya ada kandidat yang bisa mengambil hati,
07:18mengambil suara dari kemenang dan PKB, saya kira ini akan menjadi sepertarungan yang menarik.
07:25Nah, kalau di atas kertas, Tifal, apa hasil perbincangan dengan beberapa orang ya di sini,
07:32di atas kertas calon kuat adalah Gus Yahya dan Gus Kikin.
07:38Meskipun tanpa menafikan beberapa kandidat lain karena suasananya atau peta politiknya masih sangat dinamis.
07:46Itu belum terkait dengan isu yang muncul sejak awal sebelum muktamar bahwa ada dugaan atau kecidigaan terkait adanya intervensi pemerintah.
07:56Meskipun itu sudah dibantah, baik oleh pemerintah sendiri maupun oleh Gus Yahya.
08:01Tapi itu masih mewarnai perbincangan dan pembicaraan di kalangan para muktamirin.
08:08Nah, nantinya besok malam di pemilihan apa, baik pemilihan awal maupun pemilihan roisam dan pemilihan ketum,
08:18kita akan ditentukan.
08:19Atau misalnya di komisi organisasi ini nanti akan ada, sudah akan ada misalnya penentuan,
08:25kira-kira siapa yang akan didorong terkait dengan mekanisme pemilihan.
08:28Apakah misalnya opsi muktamar dipilih oleh Ahwa melalui persetujuan roisam atau one man one vote seperti sebelumnya?
08:42Karena memang ada dorongan dari salah satu kandidat, pemilihnya melalui opsi yang pertama, Tifal.
08:49Apalagi kalau berkaca dari pengalaman 2021, saya sempat mengikuti itu juga di Lampung,
08:54prosesnya terbilang cukup panjang, mulai dari penentuan Ahwa, pemilihan roisam,
08:58sampai kemudian ketua umum baru tiba jawabannya di keesokan harinya.
09:01Dinamika ini menarik untuk dicermati.
09:03Mustaakim, terima kasih Hane sudah melaporkan dari Arena Muktamar NU di Jombang, Jawa Timur.
Komentar

Dianjurkan