00:00Saya Tifa Solesa melanjutkan Sampai Indonesia Malam, Saudara Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf mematkan agenda hari ini, hari Jumat, dalam
00:08rangkaian muktamar ke-35 Nadatul Ulama akan membahas mekanisme pemilihan Ketua Umum dan Rais Am PBNU.
00:16Ada dua opsi yang akan dibahas. Pertama, opsi One Man, One Vote. Artinya setiap muktamirin yang memiliki suara dan terdaftar
00:23sebagai daftar pemilihan tetap berhak memilih Ketua Umum.
00:26Nah, saat ini tercatat sebanyak 557 muktamirin yang terdaftar sebagai pemilih tetap.
00:32Ada pula opsi kedua, yakni pemilihan Ketua Umum diusulkan oleh wilayah dan cabang.
00:38Masing-masing wilayah dan cabang boleh mengusulkan 5 nama yang kemudian diteruskan ke Rais Am untuk pemilihan Ketua Umum dengan
00:45raihan suara terbanyak.
00:56Seperti sekarang ini yang seperti sebelumnya, untuk pemilihan Ketua Umum itu One Man, One Vote.
01:02Siapa yang memenuhi syarat ya dengan jumlah tertentu, meneruskan keadaan pencalonan berikutnya dengan mendapatkan restu dari ke Rais Am.
01:10Nah, itu ada usulan baru bagaimana Ketua Umum itu dipilih dengan model yang lain,
01:20di mana setiap wilayah dan cabang pemilih suara itu mengusulkan 5 nama.
01:27Seterusnya, nanti suara terbanyak bisa diusulkan ke Rais Am.
01:35Kita tinjau rangkaian Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Jombang, Jawa Timur, lewat laporan langsung Jurnalis Kompas TV Mustaqim.
01:44Mustaqim begini, saya mau coba cermati dulu untuk agenda pertama hari ini.
01:49Yang menjadi perhatian adalah laporan pertanggung jawaban dari Yahya Khalil Setaku sebagai Ketua Umum periode 2021-2026.
01:56Apakah laporan itu diterima atau ditolak oleh Muktamirin?
02:03Ya, Tifal, terima kasih. Selamat malam pemirsa Kompas TV dan juga Tifal di studio pemirsa.
02:13Saat ini saya berada di Jombang, Jawa Timur, tempatnya di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambak Beras, lokasi Muktamar ke-35
02:24Nahdlatul Ulama.
02:26Nah, di hari kedua ini agenda Muktamar adalah penetapan, pembahasan penetapan tata tertib Muktamar yang sudah selesai pagi tadi sebelum
02:38Jumatan.
02:39Dan setelah Jumatan tadi adalah pembahasan laporan pertanggung jawaban dari PBNU atau Ketua Umum PBNU dan jajaran pengurusnya.
02:50Dan dari tanggapan semua Muktamirin atau peserta Muktamar dari berbagai cabang dan wilayah menerima LPJ dari Ketua Umum PBNU Yahya
03:04Khalil Setakuf dengan tidak ada catatan sama sekali artinya diterima dengan baik.
03:11Nah, demikian tadi kita sempat wawancara dengan salah satu Ketua PBNU menyikapi atau menanggapi terkait dengan LPJ penerimaan dari LPJ
03:22Ketua Umum PBNU, Gus Jaya Khalil Setakuf yang disampaikan oleh salah satu Ketua PBNU, Ulil Absor Abdallah.
03:30Demikian SOT-nya.
03:32Laporan LPJ tebalnya kira-kira 800 halaman termasuk audit keuangan, juga hasil auditnya sangat baik.
03:44Jadi, Alhamdulillah, Alhamdulillah sekali kami lega semua peserta lega, semua Muktamirin yang tadi saya ketemu juga merasa lega.
03:53Dan itu tergambar juga dari pandangan-pandangan para Muktamirin yang diberikan kesempatan untuk memberikan tangkapan.
04:00Ada sekitar 11 tangkapan dari seluruh PW dan PC, termasuk PCI, istimewa dari luar negeri.
04:11Ya, itu tadi tangkapan ya dari salah satu Ketua PBNU dan secara politik saya kira ini menjadi sinyal atau lampu
04:24hijau bagi Ayah Khalil Setakuf untuk maju kembali dalam Bursa Pemilihan Ketua Umum PBNU.
04:31Nah, malam ini sendiri agendanya adalah sidang komisi-komisi dan persis di belakang saya ini adalah ruang sidang untuk komisi
04:42-organisasi yang akan menentukan bagaimana mekanisme pemilihan Ahwah, pemilihan Roh Isam, dan juga pemilihan Ketua Umum.
04:52Tifal.
04:53Oke, untuk pemilihan Ketua Umum ini yang menarik dicermati.
04:56Karena begini, dari sejak pertengahan Juli lalu yang saya cermati dari pernyataan Saifullah Yusuf kepada wartawan di DPR RI,
05:03ia menyampaikan salah satu kandidat yang menarik dicermati, yang kemudian digadang-gadang jadi Ketua Umum adalah nama Menteri Agama, Nasaruddin
05:10Umar.
05:11Kemudian Nasaruddin Umar belum lama ini sudah menyatakan tidak akan ikut dalam muktamar PBNU tahun ini.
05:16Dengan pernyataan seperti itu, dan dinamika yang Anda cermati di sana, Mustakim, siapa kandidat yang punya potensi untuk maju dalam
05:24pemilihan Ketua Umum periode 5 tahun ke depan sampai 2031?
05:30Ya, kalau secara umum ada sejumlah nama ya, yang masuk bursa calon Ketua Umum diantaranya adalah Inkanmen atau Petahana ya,
05:43Yahya Khalil Setakof atau Gus Yahya, kemudian juga ada Gus Kikin ya, pengasuh pesantren Tobireng, juga ada Gus Rozin, ada
05:53Gus Salam, ada Kiai Zulfa, dan ada juga Gus Yusuf yang namanya sempat muncul.
06:02Nah, sebelumnya memang ada nama Menteri Agama Profesor Nasaruddin Umar yang akan ikut kontestasi,
06:08tetapi hari ini Menak menyatakan bahwa dia tidak akan maju di muktamar.
06:15Nah, yang menarik adalah ada dua kantong suara yang akan diperbutkan dalam muktamar atau oleh kandidat.
06:22Satu adalah salah suara dari yang sebelumnya mendukung Menteri Agama, artinya Kanwil-Kanwil yang mereka juga adalah pengurus DPC dan
06:34DPW yang punya hak suara.
06:36Sementara misalnya untuk PKB sendiri sejauh ini kita belum melihat arahnya kemana.
06:42Mereka akan mendorong Gus Yusuf misalnya, Giai Yusuf Kudori untuk maju unuman,
06:48cuma Gus Yusuf itu akan terbentur pada Perkum karena statusnya yang belum satu tahun mundur dari partai politik.
06:57Nah, jika misalnya posisi Gus Yusuf ini tidak bisa maju karena terhalang oleh aturan organisasi,
07:05kira-kira akan kemana suara pengurus PCNU dan PWNU yang berasal dari PKB ini.
07:13Ini yang menarik, kalau misalnya ada kandidat yang bisa mengambil hati,
07:18mengambil suara dari kemenang dan PKB, saya kira ini akan menjadi sepertarungan yang menarik.
07:25Nah, kalau di atas kertas, Tifal, apa hasil perbincangan dengan beberapa orang ya di sini,
07:32di atas kertas calon kuat adalah Gus Yahya dan Gus Kikin.
07:38Meskipun tanpa menafikan beberapa kandidat lain karena suasananya atau peta politiknya masih sangat dinamis.
07:46Itu belum terkait dengan isu yang muncul sejak awal sebelum muktamar bahwa ada dugaan atau kecidigaan terkait adanya intervensi pemerintah.
07:56Meskipun itu sudah dibantah, baik oleh pemerintah sendiri maupun oleh Gus Yahya.
08:01Tapi itu masih mewarnai perbincangan dan pembicaraan di kalangan para muktamirin.
08:08Nah, nantinya besok malam di pemilihan apa, baik pemilihan awal maupun pemilihan roisam dan pemilihan ketum,
08:18kita akan ditentukan.
08:19Atau misalnya di komisi organisasi ini nanti akan ada, sudah akan ada misalnya penentuan,
08:25kira-kira siapa yang akan didorong terkait dengan mekanisme pemilihan.
08:28Apakah misalnya opsi muktamar dipilih oleh Ahwa melalui persetujuan roisam atau one man one vote seperti sebelumnya?
08:42Karena memang ada dorongan dari salah satu kandidat, pemilihnya melalui opsi yang pertama, Tifal.
08:49Apalagi kalau berkaca dari pengalaman 2021, saya sempat mengikuti itu juga di Lampung,
08:54prosesnya terbilang cukup panjang, mulai dari penentuan Ahwa, pemilihan roisam,
08:58sampai kemudian ketua umum baru tiba jawabannya di keesokan harinya.
09:01Dinamika ini menarik untuk dicermati.
09:03Mustaakim, terima kasih Hane sudah melaporkan dari Arena Muktamar NU di Jombang, Jawa Timur.
Komentar