00:00Jadi ini bentuk sebuah keresahan kami.
00:02Kami bergabung dalam forum komunikasi rakyat badi.
00:07Karena bentuk sebuah keresahan, sekali lagi keresahan.
00:11Jadi saya tidak akan panjang lebar.
00:14Yang pertama, poin yang akan kami sampaikan terkait dengan
00:24Percepatan Pengesahan RUU Perangasan Asyad.
00:32Sampai sejauh mana
00:35Bapak-bapak, Ibu-ibu, Wakil Ketua DPRKB hari ini
00:41Walaupun sebenarnya ada di Komisi 3
00:43Paling tidak, biar kami tahu sampai sejauh mana pembahasannya.
00:48Itu poin yang pertama.
00:52Poin kedua
00:55Saya butuh bapak-bapak, Ibu-ibu yang berhormat
00:58Untuk mendorong, Pak, para APH yang ada di wilayah kami.
01:06Khususnya kompilis yang
01:10Sudah satu tahun kami diacak-acak
01:12Di media sosial yang tidak tahu kebenarannya
01:16Yang masih disangsikan kebenarannya.
01:18Kami menuntut ketegasan
01:23Seperti contoh, sebelum tanggal 13 kemarin
01:27Somberuluk itu di tengah alun-alun, Pak, sampai jam 12 malam.
01:31Kami resah.
01:34Kedua kantor DPRD diacak-acak sampai malu.
01:38Ada apa ini?
01:41Jadi kami menuntut adanya sebuah ketegasan dari aparat peningkat hukum, khususnya APH yang ada di Kabupaten Pak.
01:53Beberapa kali kami sampaikan, tolong APH tegas.
01:57Tolong APH tegas.
01:58Tapi apa yang terjadi?
02:00Dan itu selalu terjadi, selalu terjadi.
02:02Ada semacam pembiaran.
02:04Apakah ini ada segala itu apa?
02:07Kenapa alam negara ini kalah dengan sekompa kecil orang yang ada di Kabupaten Pak.
02:13Kami masyarakat LSM all must resah.
02:18Resah sekali.
02:20Sudah satu tahun kami diacak-acak seperti ini.
02:23Walaupun sebenarnya kami tidak akan takut.
02:26Tapi kami lebih mengedepankan pada prinsip dialog.
02:31Jadi itu dua poin yang saya sampaikan terkait dengan percepatan atau perlepasan aset sampai sejauh mana pembahasannya.
02:41Terus yang kedua terkait dengan APH yang ada di daerah kami.
02:47Jadi kami perlu support itu.
02:50Kami berada-ada mengingatkan tapi selalu terpulang dan selalu terpulang.
02:55Terus selanjutnya ada poin yang ketiga.
02:57Perlu adanya sebuah regulasi.
03:02Mungkin ini di kondisi satu ya kaitan dengan media sosial.
03:11Konten-konten kreator.
03:14Jadi gorengannya itu sampai media resmi kalah.
03:18Hak-haknya luar biasa.
03:21Padahal yang ada di lapangan mereka-mereka paling 10 orang, 7 orang.
03:26Tapi ketika sudah konten kreator ini sudah bermain.
03:30Jadi seolah-olah-olah ini parti jelek selalu negatif, selalu negatif.
03:36Kami perlu adanya sebuah regulasi yang mengatur itu.
03:40Sampai media yang berizin pun kalah secara pemberitaan.
03:45Tidak akan didengar.
03:47Jadi tiga poin itu yang perlu kami sampaikan.
03:51Selanjutnya mungkin dari tokoh nelayan, Pak Agung, yang akan menambahkan kaitan dengan isu-isu nasional maupun isu lokal yang ada
03:59di parti.
03:59Begitu, Pak.
04:01Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
04:03Waalaikumsalam.
04:04Terima kasih, Pak.
04:06Kita bersilakan, Pak.
04:10Dari...
04:12Terima kasih.
04:16Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
04:18Yang saya hormati, Dr. Haji Cucuna Ahmad Samson Rizal dan Ibu Insinyur Hajah Sari Yulianti dan mohon maaf Bapak Andri.
04:35Saya perwakilan dari nelayan Kabupaten Parti, Bapak.
04:43Ijin menyampaikan, dengan adanya keresahan yang hanya segelindir orang,
04:55kita nelayan Kabupaten Parti sangat terasa dampaknya.
05:03Dari investor-investor yang akan masuk, semuanya ketakutan akan Kabupaten Parti.
05:13Mohon dari Bapak semuanya, perwakilan kita,
05:23minta turun ke lapangan, turun ke parti, lihat ini parti.
05:29Keadaan parti yang sebetulnya cinta, damai, ramah, ingin kita kondusir semuanya.
05:40Tapi dengan adanya segelindir orang,
05:43yang mengatasnamakan rakyat parti,
05:47membuat kita sangat-sangat tidak beradab.
05:55Mohon, sekali lagi, ini dari kami, kelompok nelayan,
06:03minta perhatian jenengan semua,
06:09pemerintah Republik Indonesia,
06:13karena Kabupaten Parti merupakan
06:15lumbung perikanan Indonesia.
06:21salah satu basis penyumbang program pemerintah dalam gisi,
06:31ini kami dari nelayan semuanya melalui protein yang tinggi di perikanan.
06:41Mohon, sekali lagi, terima kasih sebelumnya,
06:49biar ada perhatian khusus untuk kami, masyarakat parti.
06:54Terima kasih, dan akan serahkan Bapak.
07:21Terima kasih, Pak.
07:27dari Kota, terima kasih.
Komentar