00:01Oke, Pras, ini ada uang yang diserahkan kepada Rektor Unsud untuk bisa meloloskan calon mahasiswa.
00:09Apakah calon mahasiswa ini diluluskan melalui uang tersebut atau justru tidak diluluskan karena ini sebagai mahar?
00:19Ya, memang dari sehat menerus di KPK, salah satu pokok awal yang akhirnya sekarang menjadi awal mulai penyelidikan KPK, ini
00:34memang awalnya tidak lulus.
00:36Namun, disabarkan bahwa mahasiswa tersebut sudah masuk dan mengikuti proses belajar mengajar dan saat ini sudah ada di semester tiga.
00:51Namun, saat ini memang penyidik masih melidiki, mendalami begitu mahasiswa-mahasiswa lain yang turut serta memberikan atau menjadi korban dalam
01:04gratifikasi atau pemerasan ini.
01:09Berapa banyak, berapa nilai mahar untuk satu calon mahasiswa yang ditetapkan oleh Rektor Unsud?
01:18Ya, kalau dari pernyataan KPK memang bervariatif, namun untuk satu kasus, yaitu Fakultas Kedokteran, salah satu korban yang mencoba masuk
01:32untuk melalui jalur mandiri begitu,
01:36korban dimintai uang menilai hampir Rp660 juta, namun memang angka tersebut masih variatif.
01:44Ada juga yang mulai dari Rp260 juta, begitu-begitu.
01:52Baik, nilainya bervariasi dari Rp260 juta hingga Rp660 juta untuk Fakultas Kedokteran.
02:01Pras, selain Rektor Unsud, Ahmad Sodik dan wakilnya Norman Ari Prayogo, siapa lagi yang ditahan?
02:09Ke enam tersangka ini siapa lagi?
02:12Iya, total memang ada enam tersangka yang telah ditahan oleh KPK, selain Ahmad Sodik, selaku Rektor Unsud, Norman Ari Prayoga,
02:21selaku wakil Rektor Unsud.
02:22Ada juga Eko Sumanto yang merupakan kepala bagian akademik di Universitas General Sudirman Purwokerto.
02:29Selain para akademisi, ada juga pihak dari swasta yang diduga sebagai perantara.
02:36Mereka memiliki koneksi kepada para Rektor yang akhirnya berani untuk menawarkan jasa begitu untuk meloloskan calon-calon mahasiswa ini
02:49masuk sebagai anak didik di Universitas General Sudirman.
03:00Ini ada pihak swasta. Apa peran pihak swasta ini, Pras?
03:04Iya.
03:06Sejauh ini, tiga orang dari pihak swasta ini memang berperan sebagai perantara begitu.
03:13Mereka juga ada yang mengkoordinir, mengumpulkan calon-calon mahasiswa yang ingin masuk ke Universitas General Sudirman melalui jalur mereka.
03:31Dan kebanyakan yang mereka lakukan ini adalah dengan menggunakan jalur mandiri.
03:37Tiga tersangka ini, yaitu Dian Mulyawardana, Adiwi Harto, dan Mulyono diduga perannya memang memiliki koneksi dan sebagai perantara.
03:51Namun saat ini memang penyirik KPK masih mendalami apakah mereka memiliki indikasi melakukan rekrutmen
04:00karena menemukan celah pada jalur mandiri ini, penerimaan jalur mandiri ini.
04:05Saat ini penyirik KPK masih mendalami apakah ini menjadi sindikat baru atau komplotan dari yang kemuan untuk ada celah korupsi
04:19gitu.
04:21Tentu sangat disayangkan ada pemerasan di dunia pendidikan khususnya di Universitas General Sudirman.
04:29Dan Pras, bagaimana setelah penetapan, setelah penahanan, bagaimana agenda KPK, apakah juga akan ada pemeriksaan dari pihak unsut ataupun pihak
04:39swasta ini?
04:41Iya, tentunya selama 20 hari ke depan mereka akan disahan dan akan kembali terus melakukan pemeriksaan.
04:48KPK juga akan tentunya melakukan pengledahan apabila itu diperlukan untuk menambahkan bukti-bukti dan memperkuat bukti.
04:57Tak menutup kemungkinan juga KPK akan memeriksa saksi lain.
05:01Namun memang dari hasil OTT kemarin ada sekitar 14 orang yang dianggap begitu mereka semua secara maraton dilakukan pemeriksaan.
05:13Lalu dari hasil pemeriksaan tersebut, 6 diantaranya harus ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka.
05:24Sementara sisanya sudah dipulangkan.
05:30Baik, ini selama 20 hari ke depan tentu ini akan menjadi sorotan karena ada pemerasan di dunia pendidikan.
05:38Terima kasih Jurnalis Kompas TV, Rahmat Prasetyo langsung dari gedung KPK Jakarta.
05:47Saudara KPK menahan Rektor Universitas Jenderal Sudirman Unsud, Ahmad Sodik,
05:54usai terjaring OTT terkait dugaan korupsi penerimaan mahasiswa baru.
05:59Total 6 tersangka ditahan untuk 20 hari ke depan.
06:02KPK menahan 6 tersangka termasuk Rektor Unsud dan Wakil Rektor 3, Norman Ari Prayoko.
06:09Penahanan berlangsung selama 21 Agustus hingga 9 September 2026.
06:14Kasus ini berawal dari OTT KPK di Purwokerto dan Jakarta yang mengamankan 14 orang.
06:22KPK menyebut dugaan pemerasan dan kreatifikasi terjadi dalam proses penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri.
06:30KPK menyebut penghutan di luar UKT dan IPI diduga memberatkan calon mahasiswa.
06:37KPK juga menyita uang tunai ratusan juta rupiah dalam OTT.
06:48Selaku Wakil Rektor 3 Unsud atas pengetahuan Saudara ASO.
06:56Selaku Rektor Unsud melalui dua perantara, yaitu Saudara DNW dan Saudara AW.
07:05Keduanya selaku pihak swasta, ini diduga meminta sejumlah uang kepada orang tua calon mahasiswa baru di fakultas kedokteran.
07:17Senilai 650 juta untuk satu mahasiswa.
07:22Namun demikian, setelah uang tersebut diberikan kepada dua orang perantara tadi, DMW dan AW,
07:33anak-anak yang bersantuk tadi yang calon mahasiswa justru dinyatakan tidak lulus seleksi.
07:53Terima kasih telah menonton.
08:15Terima kasih telah menonton.
08:18Terima kasih telah menonton.
08:19Dan telah menonton.
08:20disini
08:36waaah
08:37cipet cipet
08:38wah
08:50Pak jangan nangis Pak tenang pak
08:54duitnya buat apaan pak duitnya buat main slot pak ya
09:25Bapak main slot pak ya
09:27Bapak main slot pak ya
09:30Bapak main slot pak ya
09:38Bapak main slot pak ya
09:44Bapak main slot pak ya
Komentar