Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Mahasiswa dari sejumlah universitas menggelar unjuk rasa di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat. Mahasiswa sempat bersitegang dengan polisi saat turun dari bus yang membawa mereka.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyuarakan delapan tuntutan terkait kebijakan pemerintah. Tuntutan di antaranya pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta penurunan harga bahan pokok dan BBM.

Mahasiswa juga menuntut pemerintah mengevaluasi Proyek Strategis Nasional serta menghentikan program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih yang dinilai membebani keuangan negara.

Untuk mengetahui situasi terkini aksi unjuk rasa mahasiswa di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, KompasTV terhubung dengan jurnalis dan juru kamera di lokasi.

#demomahasiswa #mahasiswa #unjukrasa #dukuhatasi #jakartapusat #bemui

Baca Juga [FULL] Jubir Gerindra, Usman Hamid, dan Mahasiswa Bahas Tuntutan Soal Pemerintah Jajah Rakyat di https://www.kompas.tv/nasional/686215/full-jubir-gerindra-usman-hamid-dan-mahasiswa-bahas-tuntutan-soal-pemerintah-jajah-rakyat

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/686220/situasi-terkini-mahasiswa-masih-ramai-di-dukuh-atas-dalam-aksi-unjuk-rasa-sapa-malam
Transkrip
00:03Intro
00:04Saudara mahasiswa dari sejumlah universitas berunjuk rasa di area dukoh atas Jakarta Pusat.
00:10Mahasiswa dan polisi sempat bersih tegang saat turun dari bus yang membawa mereka.
00:17Katanya mereka apa-apa, mereka disampau untuk beli kita.
00:20Tapi faktanya kita sebagai rakyat Indonesia, kita disakiti, kita tidak akan sebagai musuh negara.
00:26Dalam menjuk rasa ini, para mahasiswa menuntut perbaikan kebijakan pemerintah.
00:32Mahasiswa menyuarakan delapan tuntutan, diantaranya memberantas korupsi, kolusi, dan nepotisme,
00:38menurunkan harga mahan pokok dan BBM.
00:40Mahasiswa juga menuntut pemerintah mengevaluasi proyek strategis nasional
00:45dan menghentikan program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih yang dinilai membebani keuangan negara.
00:56Dan dari awal kita sudah mengatakan bahwa kita ingin aksi dengan damai sebetulnya.
01:00Kita ingin aksi dengan kondusif, karena itu adalah kepentingan kita juga.
01:04Kita ditunggu keluarga kita juga di rumah orang tua kita gitu kan.
01:06Jadi keinginan kita memang kita juga aksi dengan kondusif dan sampai selesai sih.
01:10Eka, tuntutannya apa Eka?
01:12Tuntutannya sebenarnya ada delapan.
01:14Dan diantara delapan itu ada banyak sekali hal penting,
01:17meliputi bencana yang ada di Flores juga, itu juga menjadi tuntutan kita.
01:21Kemudian tuntutan sebelumnya yang masih kita bawa lagi yaitu tentang MBG dan Koperasi Desa.
01:25Kemudian juga tentang militerisasi dan juga intervensi aparat gitu ya pada kehidupan masyarakat sipil.
01:32Dan sebetulnya dari ke delapan tuntutan itu benang merahnya satu,
01:36bahwa kita merasa negara itu semakin kuat, semakin kuat, semakin kuat.
01:39Dan masyarakat, rakyat itu semakin lemah, semakin lemah, semakin lemah.
01:44Kita sapa jurnalis Kompas TV Medina Andas dan jurukamera Riki Sultana untuk mengetahui situasi terkini.
01:50Unjuk rasa mahasiswa di kawasan Duku atas Jakarta Pusat Medina.
01:54Sesuai aturan kan aksi unjuk rasa ini berakhir pada pukul 18.
01:58Karena sudah delapan menit setelah pukul enam, bagaimana kondisi di sana? Apakah mahasiswa masih bertahan?
02:10Ya, Sinti dan juga Saudara dikarenakan sinyal yang sangat buruk di sini,
02:14saya tidak bisa terlalu mendengar suara Anda, namun bisa saya sampaikan bahwa hingga saat ini
02:20memang sudah lewat pukul 18 waktu Indonesia Barat, namun hingga saat ini belum terlihat adanya tanda-tanda
02:26bahwa aksi demo atau penyampaian unjuk rasa akan rampung sebentar lagi.
02:30Bisa dilihat di belakang saya saat ini masa sudah berjalan mengarah ke arah Jalan Jenderal Sudirman
02:38diperlihatkan oleh jurukamera Kompas TV Riki Sultana, memang belum terlihat adanya tanda-tanda bahwa
02:44aparat akan melakukan pembubaran paksa, namun terlihat ini sejumlah masa atau mahasiswa
02:50ini sudah berjalan putar balik ke arah Sudirman, Sinti dan juga Saudara.
02:55Dan juga tadi saat ini bahkan mereka juga masih melakukan orasi yang disampaikan oleh sejumlah orator secara bergantian
03:06di mana masa menyampaikan sejumlah kritik terhadap kondisi sosial, ekonomi dan juga politik di tanah air
03:12mereka menilai bahwa makna kemerdekaan ini belum sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat
03:18dan dalam orasinya juga mereka menyampaikan kritik terhadap sejumlah kebijakan pemerintah
03:24mereka juga menyorot persoalan ekonomi, ketenaga kerjaan, harga kebutuhan pokok
03:29dan juga persoalan hukum dan juga demokrasi
03:33dan tadi juga kalau kami sempat mendengar orasinya, para orator menyebut bahwa
03:38Indonesia ini memang telah merdeka secara formal sejak 81 tahun lalu
03:43namun menurut mereka, menurut masa, menurut para mahasiswa
03:46masih ada berbagai persoalan yang membuat
03:52dan juga salah satu poin utama yang disorot dalam aksi hari ini adalah makna kemerdekaan tersebut
03:59dan dalam pernyataan sikapnya masa menilai seharusnya pemerintah
04:03berpihak kepada kepentingan seluruh rakyat
04:06bukan hanya terhadap kelompok tertentu
04:12kemerdekaan yang dirayakan kemarin
04:14atau kemerdekaan yang dirayakan setiap tahun
04:16ini sudah berarti
04:18kedaulatan
04:22menilai tidak semua
04:27kemerdekaan
04:30Tampaknya ada gangguan komunikasi dan sinyal dengan jurnalis Kompas TV, Medina Andas dan jurukamera Riki Sultana
04:37di kawasan Jakarta Pusat
04:39seperti yang kita lihat di layar kaca
04:41masa dari mahasiswa masih bertahan di lokasi
04:46masih ada yang menyampaikan tuntutannya
04:48ada 8 tuntutan seperti mengevaluasi kembali PSN
04:55termasuk MBG dan Koperasi Desa Merah Putih
04:58dan tadi yang kalau disampaikan oleh mahasiswa adalah
05:03mereka bertujuan untuk menyampaikan pendapat secara damai dan tertib
05:14masa mahasiswa menyampaikan 8 tuntutan
05:18tadi salah satu adalah mengevaluasi PSN
05:21kemudian demiliterisasi
05:28dan yang saat ini Anda saksikan di layar kaca adalah
05:33kawasan Sudirman
05:35tempatnya itu yang mengarah ke area dukung atas Jakarta Pusat
05:40di jalur yang sebelah kiri
05:42tempatnya arus lalu lintas cukup padat
05:45mengingat ini juga memang bertepatan dengan jam pulang kantor
05:48sementara di jalan atau lajur sebelahnya
05:51ini adalah lokasi mahasiswa
05:55masih berupaya menyampaikan pendapatnya
05:58tapi kalau pernyataan jurnalis Kompas TV di lapangan tadi
06:02masa mahasiswa sudah mulai bergerak dan putar balik
06:14layar di sebelah kiri
06:16kita bisa melihat ini dari sisi belakang masa mahasiswa
06:22bersama dengan pengamanan polisi
06:24sementara dari gambar sebelah kanan
06:26seperti laporan tadi dari jurnalis Kompas TV Medina Andas
06:29dan jurukamera Riki Sultana di lokasi
06:31masa mahasiswa sudah mulai bergerak
06:35berputar balik
06:41aksi unjuk rasa dilakukan oleh
06:43mahasiswa dari berbagai universitas
06:47aksi unjuk rasa dilakukan sejak siang hari tadi
06:58dan seperti yang kita lihat di layar kaca sebelah kiri
07:02masih ada penjagaan yang dilakukan oleh polisi
07:06titik awal yang direncanakan oleh mahasiswa
07:11menjadi titik kumpul untuk aksi unjuk rasa
07:13adalah di Bundaran Hotel Indonesia
07:15tapi berdasarkan laporan dari jurnalis Kompas TV
07:18sejak siang tadi
07:20masa tertahan di kawasan Duku Atas
07:23atau di kawasan dekat Jalan Sudirman
07:25sehingga mereka melanjutkan aksi unjuk rasa
07:27penyampaian pendapat di lokasi itu
07:31dan saat ini sudah 18 lewat 14
07:34masa masih bertahan di kawasan Duku Atas Jakarta Pusat
07:38beberapa tadi disampaikan jurnalis Kompas TV
07:40masih menyampaikan orasinya
07:42tapi sambil juga sudah ada beberapa mahasiswa
07:46yang mulai putar balik dan bergerak dari lokasi
07:49pengamanan masih dilakukan juga oleh polisi
07:52menjaga ketertiban jalannya penyampaian aksi unjuk rasa
08:03berdasarkan aturan penyampaian pendapat
08:06ataupun juga aksi unjuk rasa diatur hingga pukul 18
08:158 poin tuntutan yang dibawa oleh mahasiswa
08:19termasuk BEM Universitas Indonesia
08:21yang pertama adalah
08:22hentikan penjajahan negara atas rakyat sendiri
08:25kedua hentikan korupsi, kolusi, dan nepotisme atau KKN
08:29lalu wujudkan reforma agraria sejati
08:32turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM
08:35evaluasi total PSN serta hentikan MBG dan KDMP
08:39hentikan pemusatan kekuasaan
08:41pemangkasan transfer ke daerah
08:43dan kembalikan otonomi daerah
08:45tetapkan status bencana nasional
08:47untuk daerah Sumatera dan Flores
08:49serta percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana
08:52dan yang kedelapan adalah
08:53hentikan represivitas dan intervensi TNI Polri
08:56dalam ruang sipil
08:57serta bubarkan YONTP
09:06kita bisa lihat di layar kaca
09:08sebelah kiri dan sebelah kanan
09:10kalau di sebelah kanan ini adalah mahasiswa
09:12yang sejak siang tadi melakukan aksi unjuk rasa
09:15gabungan dari beberapa mahasiswa
09:17salah satunya kita bisa lihat dari atribut yang digunakan
09:19Alma Materkuning BEM Universitas Indonesia
09:21dan sebelah kiri adalah pengamanan yang dilakukan oleh polisi
09:25selama jalannya aksi unjuk rasa
09:27di kawasan Nuku atas Jakarta Pusat
Komentar

Dianjurkan