00:22Sampai jumpa di video selanjutnya.
00:30Yang membawa poster dan spanduk berisikan sejumlah tuntutan yang digelar di lapangan FISIP Universitas Indonesia yang menjadi titik kumpul para
00:41mahasiswa.
00:45Ketua BM Universitas Indonesia menyebut tema aksi kali ini adalah rebut kemerdekaan dengan 8 tuntutan diantaranya turunkan harga kebutuhan pokok
00:54dan BBM.
00:55Serta evaluasi total proyek strategis nasional dan menghentikan program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih.
01:10Satu tahun Indonesia berdiri.
01:13Pendiri bangsa ini menetapkan bahwa bentuk negara kita adalah negara republik.
01:18Yang mana negara republik adalah negara milik rakyat.
01:21Tapi yang terjadi sekarang adalah negara ini hanya dikuasai oleh segintir elit saja.
01:26Bagaimana kekuasaan eksekutif dan legislatif dapat bekerjasama menjadi satu kesatuan yang menindas rakyat.
01:32Melalui berbagai kebijakannya, melalui berbagai ketidakadilan dan ketidakberpihakannya begitu.
01:37Dan kita dapat melihat bahwa setelah 81 tahun Indonesia merdeka,
01:41slogan Indonesia berdaulat, adil dan makmur hanya omong kosong belaka.
01:44Dari mana kita berdaulat sebagai rakyat.
01:47Jika sejak Agusus tahun lalu banyak pemuda-pemuda ditangkap semenang-menang.
01:50Banyak yang kita direpresi.
01:52Bahkan media-media juga banyak direpresi.
02:05Saudara, ini adalah gambar terkini dari lokasi aksi demo mahasiswa yang menuntut perbaikan kebijakan pemerintah.
02:14Ada 8 poin yang dituntut oleh gabungan elemen mahasiswa dari sejumlah universitas.
02:23Di antaranya dari Universitas Indonesia.
02:29Alisi menyebut, mahasiswa tidak boleh menggelar aksi unjuk rasa di Bundaran Hotel Indonesia
02:37dan mengimbau elemen mahasiswa untuk menggelar aksi di depan Plaza UOB di MH Tamrin, Jakarta.
02:50Sementara ini adalah gambar kami beberapa saat yang lalu ketika mahasiswa berusaha untuk masuk ke arah Bundaran Hotel Indonesia.
03:00Namun dihalau oleh polisi mahasiswa tampak sebelumnya berdialog dengan polisi untuk bisa menggelar aksi demo
03:06dan menyampaikan tuntutan langsung di kawasan Bundaran Hotel Indonesia.
03:19Dan kami langsung tanyakan kondisi terkini di sana kepada jurnalis Kompas TV Asri Gunawan.
03:31Apakah benar saudara penebalan pasukan di sana dan apakah mahasiswa ini bisa akhirnya tiba di Bundaran HI?
03:48Baik saudara kami akan terus perbaiki komunikasi kami dengan jurnalis Kompas TV Asri Gunawan.
03:56Ada beberapa jurnalis Kompas TV yang meliput jalannya demo mahasiswa menuntut perbaikan kebijakan pemerintah.
04:02Total ada delapan tuntutan yang disampaikan oleh elemen mahasiswa yang menggelar aksi di Jakarta hari ini.
04:11Di antaranya adalah menghentikan penjajahan negara atas rakyat sendiri.
04:18Kemudian juga menghentikan korupsi, kolusi, dan nepotisme atau KKN.
04:23Mewujudkan reforma agraria sejati.
04:27Antara di bidang ekonomi, menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM.
04:32Hentikan pemusatan kekuasaan, pemangkasan transfer ke daerah, dan mengembalikan otonomi daerah.
04:39Menetapkan status bencana nasional untuk daerah Sumatera dan Flores.
04:44Serta percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana.
04:47Dan juga ada tuntutan menghentikan represivitas dan intervensi TNI Polri dalam ruang sipil.
04:55Yang disampaikan oleh mahasiswa hari ini.
04:59Kami kembali tayangkan.
05:04Visual yang sempat terjadi, argumentasi antara polisi dan juga elemen mahasiswa yang berusaha untuk tetap menggelar aksi demonstrasi menyampaikan tuntutan
05:18di Bundaran Hotel Indonesia.
05:29Informasi yang kami dapat, Saudara, dari Jurnalis Kompas TV yang meliput langsung di lapangan.
05:35Dan ini adalah gambar terbaru dari kawasan di seputaran Bundaran Hotel Indonesia.
05:52Mahasiswa terus berupaya untuk menyampaikan 8 poin tuntutannya di Bundaran Hotel Indonesia sesuai dengan rencana awal aksi demo.
06:09Kami masih mencoba untuk menghubungi Jurnalis Kompas TV yang hari ini bertugas untuk meliput jalanan aksi penyampaian tuntutan mahasiswa, perbaikan
06:21kebijakan dari pemerintah.
06:31Sebelumnya, Saudara, kami mendapatkan informasi ada 21 orang yang dicegat sebelum jalannya aksi demo.
06:40Pencegatan ini terjadi pada hari selasa pagi.
06:46Informasi dari polisi adalah 21 orang ini dicegat karena membawa beberapa barang yang diduga akan digunakan pada saat aksi demo
06:58hari ini.
06:5921 orang ini dicegat di berbagai lokasi dan kemudian sudah dibawa beserta barang bukti ke Polda Metro Jaya.
07:13Di tengah aksi unjuk rasa mahasiswa, Saudara, polisi mencegah mahasiswa untuk memasuki kawasan Bundaran Hotel Indonesia.
07:21Akibatnya perdebatan sengit terjadi antara polisi dan mahasiswa pun tidak terhindarkan.
07:26Kapolres Jakarta Pusat Kombes Reynold Hutagalung bilang jika demo mahasiswa dilakukan di Bundaran Hai akan sangat mengganggu aktivitas warga yang
07:37berkantor di sepanjang jalan Sudirman Tamrin.
07:41Teman-teman di sini memberikan perjuangan aspirasinya, tapi bukan mencederai aspirasi itu, tapi mengganggu aktivitas di sini.
07:49Di sini, yang merasa terganggu yang mana?
07:52Sama seperti saya mengatakan, saya juga melayani mereka.
07:55Bukan hanya Anda yang saya layani.
07:57Iya betul, yang merasa terganggu yang saya layani.
07:59Ini aktivitas yang berjalan.
08:00Salah satunya ini juga.
08:02Kalau ini semua tidak boleh, tidak boleh mencerajikan begitu.
08:04Di mana-mana, orang yang harus atur itu.
08:07Tidak usah diserahkan ke kami.
08:09Ini kami atur, ini kami atur satu lajun.
08:10Dan serahkan di kami.
08:12Ini kami atur satu lajun.
08:14Berapa lajun yang ada di Bundaran lain?
08:16Pertanyaan saya siapa?
08:18Di daerah sini mana?
08:19Yang merasa diganggu seluruh kita.
08:21Nggak lihat berapa banyak gedung?
08:23Iya.
08:23Kalau ini, ada orang apa di sini?
08:25Ya sudah itu.
08:26Dan mereka semua pekerja di sana, yang ikut dukung kami di dua di dunia itu.
08:30Kalau mereka ada kesempatan, mereka akan turun bersama kami.
08:33Silakan.
08:33Kalau mereka ada kesempatan dan tidak dihalat-halat ini seperti ini, mereka akan turun bersama kami.
08:38Itu bapak.
08:39Mereka pulang lebih awal, mereka bersama kita, siapa saja yang ikut dengan rekan-rekan, itu sesuai, kita hanya mau beradab
08:50sama-sama, anda mahasiswa, kami pelayan publik.
08:54Rekan-rekan silakan memberikan pendapat untuk kaum, kita pernah bertemu, kita pernah sama-sama untuk menjaga perjuangan kalian, tapi jangan
09:02cerdai perjuangan hari ini dengan hal-hal yang tidak diinginkan dan berdampak kepada masyarakat lain, silakan.
09:09Saya akan tunggu, saya hormat kepada kalian.
09:14Dan saudara sudah bergabung bersama kami Kepala Departemen Kajian Strategis BEM UI, ada Mora di sana, Mas Mora dengan Maidop
09:23di sini.
09:27Ya, halo.
09:30Dimana saat ini posisi mahasiswa apakah sudah berhasil tiba di Bundaran Hotel Indonesia?
09:41Ya, sayangnya belum ya, Kak.
09:43Saat ini kami masih tertahan di depan UOB, kurang lebih di titik aksi yang kemarin, gitu, di tanggal 12, gitu.
09:51Jadi tidak berbeda titik tertahannya, gitu.
09:54Cuman kita akan tetap berusaha untuk tetap maju-maju perlahan-lahan, hingga harapannya bisa mencapai Bundaran HI.
10:00Oke, ini ada enam poin tuntutan yang disampaikan oleh elemen mahasiswa, termasuk juga dari BEM Universitas Indonesia, gitu.
10:10Apa, dari delapan ini, apa yang paling urgent untuk langsung bisa dilaksanakan oleh pemerintah?
10:16Apa tuntutan yang paling utama?
10:21Tidak ada tuntutan yang paling urgent di antara ke-delapan tuan tersebut,
10:25karena pada akhirnya kita merasa bahwa delapan tuan ini itu sudah disaring dari berbagai macam daftar inventarisnya masalah
10:31yang kita kumpulkan dalam bentuk kajian maupun dalam bentuk konsolidasi akbar.
10:34Namun, apabila perlu mengatakan apakah ada satu tuntutan yang paling mencakup ke-delapan tuan tersebut,
10:39maka silakan membaca tuntutan yang pertama.
10:41Hentikan penjajahan negara atas rakyat sendiri.
10:44Pada akhirnya itulah yang mencakup semuanya.
10:46Penjajahan di sini kami artikan sebagai bebas dan merdeka.
10:49Merdeka bukan hanya dari penjajah, tapi juga merdeka dari penindasan oleh para birokrat dan juga penindasan dari para oligarki.
10:55Oke, mahasiswa terus berusaha untuk bisa, kita katakan menembus lah,
11:01untuk bisa masuk ke kawasan Bundaran Hotel Indonesia dan saat ini masih tertahan ya di Plaza UOB?
11:11Iya, Plaza UOB.
11:13Oke, perdebatan sengit tadi sempat terjadi dengan perwakilan teman-teman Anda.
11:19Mas Mora, kalau nanti memang ternyata ada penebalan pasukan sehingga tidak bisa menjangkau kawasan Bundaran Hotel Indonesia,
11:29apa yang nanti teman-teman mahasiswa akan lakukan?
11:35Hal itu tidak perlu dipikirkan sekarang, karena saat ini kami masih menunggu masa bantuan dari kawan-kawan dari simpul-simpul
11:40masyarakat sipil.
11:41Kemarin kami sudah kurang lebih mengkonsolidasikan kurang lebih 18 simpul dan akan terus-menerus berdatangan.
11:48Namun, satu hal yang perlu di-underline hari ini adalah lagi-lagi juga represifitas dari aparat TNI itu masih ada
11:57di dalam aksi masa,
11:58di dalam pernyataan kebebasan berada pendapat yang ini dinyatakan oleh para mahasiswa dan juga rakyat Indonesia.
12:02Kita melihat bahwa hari ini itu adalah merupakan kali kedua adanya tentara nasional Indonesia yang turut juga menjaga aksi.
12:11Dan ini merupakan kedua kalinya sejak reformasi, cukup mengejutkan menurut saya.
12:15Oke, selain BEM Universitas Indonesia, elemen mahasiswa dari mana lagi yang turut bergabung dalam aksi hari ini, Mora?
12:27Ada cukup banyak elemen mahasiswa dari aliansi mahasiswa Sejaburitabik, dari Universitas Pancasila,
12:33dari Politeknik Negeri Jakarta, dari UBK juga ada, dari UHAMK juga ada,
12:39dari kemungkinan kita masih menunggu bantuan dari beberapa kawan-kawan, mungkin dari Bogor, dari IPB, dan lain sebagainya.
12:54Apakah kemudian petugas membuka lagi ruang dialog untuk nanti bisa menyampaikan pendapat langsung di Bundaraan Hotel Indonesia?
13:06Mas Mora?
13:36Dari tahun aksi ke Mabes Polri Hamin 3 kemarin, dan rasa-rasanya sangat membingungkan kenapa kami bisa ditahan.
13:42Tapi terkait dengan dialog itu sekarang sedang dilaksanakan, tapi kami merasa bahwa kenapa diperlukan dialog in the first place?
13:50Di sini...
14:08Mas Mora, Anda masih bisa mendengar suara saya?
14:13Sepertinya kita mengalami gangguan komunikasi.
14:16Oke, baik.
14:18Kami sempat tidak mendengar suara Anda atas jawaban saya ketika apakah masih dibuka ruang dialog dari polisi,
14:28begitu ya dari aparat gabungan yang hari ini berjaga,
14:30untuk bisa elemen mahasiswa ini menyampaikan aspirasinya, pendapatnya di Bundaraan Hotel Indonesia?
14:57Terima kasih.
15:18Maka sekarang kita cukup bingung sebenarnya, kenapa kita masih perlu menegosiasi ketika kita sudah mengikuti prosedur,
15:24sudah mengikuti prosedur,
15:28dan sekarang sebenarnya kalau misalnya untuk kedua, mungkin perlu juga di underline bahwa elemen yang mencoba untuk masuk itu bukan
15:39hanya elemen mahasiswa,
15:39tapi juga elemen sipil, yang memang sempat coba untuk dipisahkan tadi oleh aparat,
15:44untungnya saat ini sudah kembali menyatu lagi gitu.
15:47Terkait dengan proses negosiasi saat ini sedang berlangsung,
15:49dan mari kita berdoa bersama agar kita sama-sama dapat menyampaikan pendapat sebagaimana kita menginginkannya,
16:11dan saudara kami belum mendapatkan respons dari pemerintah,
16:17kami terus menunggu respons dari pemerintah terkait imbauan untuk tidak menggelar aksi demo di Bundaraan Hotel Indonesia.
16:31Masa mahasiswa atau elemen mahasiswa ini hingga saat ini masih tertahan di gedung,
16:38di depan gedung UOB di Kawasan Ehmat Tamrin, Jakarta.
16:42Informasi yang kami dapat dari Kepala Departemen Kajian Strategis BEM UI, Mora,
16:49ini mahasiswa tertahan di depan gedung UOB atau UOB Plaza yang ada di Kawasan Ehmat Tamrin.
17:04Mas Mora, Anda masih mendengar suara saya?
17:10Mas Mora?
17:14Masih, masih.
17:15Oke, apa rencana mahasiswa setelah ini?
17:26Dan perlu juga
17:30tagar dari aksi kita kerabut kemerdekaan.
17:32Itu berasal dari berbagai macam concern,
17:35berasal dari berbagai macam kajian,
17:37ketika kita melakukan komparasi terkait dengan otomi daerah.
17:51Sedikit kajian yang kami susun gitu.
17:53Tapi selanjutnya mungkin untuk rencana mahasiswa ada terus mengawal,
17:57sebagaimana kita juga tetap mengawal,
17:58tuntutan terkait dengan harga BBM, MBG dan juga Kopdes dari aksi 12 kemarin,
18:02kalau teman-teman melihat bahwa...
18:10Baik, sayang sekali kami tidak bisa mendengar jawaban Anda dengan jelas.
18:15Kepala Departemen Kajian Strategis BMUI Mora,
18:19tapi kami sudah mendapat poinnya mahasiswa terus mengawal
18:22jalannya penyampaian tuntutan dan juga sejumlah aspirasi disampaikan.
18:26Hari ini ada delapan tuntutan,
18:28diantaranya terkait dengan hentikan korupsi,
18:31kolusi nepotis, menghentikan penjajahan negara atas rakyat sendiri
18:34dan juga evaluasi total sejumlah proyek strategis nasional
18:39dan juga menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM.
18:42Elemen mahasiswa saat ini masih mencoba untuk bisa menyampaikan
18:48tuntutan mereka di kawasan bundaran Hotel Indonesia.
18:53Saudara, informasi lainnya nantikan hadir dalam sejumlah program di Kompas TV.
18:59Saya Maida Pelfrina menutup break news hari ini.
19:01Terima kasih. Sampai jumpa.
19:02Terima kasih.
19:29selamat menikmati
19:46selamat menikmati
Komentar