Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, pada Selasa (18/8/2026) siang.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyuarakan delapan poin tuntutan. Salah satu tuntutan yang disampaikan adalah meminta pemerintah menghentikan apa yang mereka sebut sebagai penjajahan terhadap rakyat sendiri.

Namun, massa BEM UI sempat tertahan di kawasan Sudirman, tepatnya di depan UOB, sebelum menuju Bundaran HI.

Situasi sempat diwarnai sedikit kericuhan setelah sembilan bus yang membawa massa mahasiswa terhalang untuk melanjutkan perjalanan menuju Bundaran HI.

#demo #bemui #bundaranhi #mahasiswa #jakarta #KOMPASdotTV

Baca Juga Potret Terkini Demo Mahasiswa, Massa Masih Tertahan di Sekitar Bundaran HI | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/686197/potret-terkini-demo-mahasiswa-massa-masih-tertahan-di-sekitar-bundaran-hi-kompas-petang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/686209/memanas-mahasiswa-ui-tuntut-pemerintah-hentikan-penjajahan-atas-rakyat-sendiri-di-jakarta-18-8-26
Transkrip
00:22Sampai jumpa di video selanjutnya.
00:30Yang membawa poster dan spanduk berisikan sejumlah tuntutan yang digelar di lapangan FISIP Universitas Indonesia yang menjadi titik kumpul para
00:41mahasiswa.
00:45Ketua BM Universitas Indonesia menyebut tema aksi kali ini adalah rebut kemerdekaan dengan 8 tuntutan diantaranya turunkan harga kebutuhan pokok
00:54dan BBM.
00:55Serta evaluasi total proyek strategis nasional dan menghentikan program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih.
01:10Satu tahun Indonesia berdiri.
01:13Pendiri bangsa ini menetapkan bahwa bentuk negara kita adalah negara republik.
01:18Yang mana negara republik adalah negara milik rakyat.
01:21Tapi yang terjadi sekarang adalah negara ini hanya dikuasai oleh segintir elit saja.
01:26Bagaimana kekuasaan eksekutif dan legislatif dapat bekerjasama menjadi satu kesatuan yang menindas rakyat.
01:32Melalui berbagai kebijakannya, melalui berbagai ketidakadilan dan ketidakberpihakannya begitu.
01:37Dan kita dapat melihat bahwa setelah 81 tahun Indonesia merdeka,
01:41slogan Indonesia berdaulat, adil dan makmur hanya omong kosong belaka.
01:44Dari mana kita berdaulat sebagai rakyat.
01:47Jika sejak Agusus tahun lalu banyak pemuda-pemuda ditangkap semenang-menang.
01:50Banyak yang kita direpresi.
01:52Bahkan media-media juga banyak direpresi.
02:05Saudara, ini adalah gambar terkini dari lokasi aksi demo mahasiswa yang menuntut perbaikan kebijakan pemerintah.
02:14Ada 8 poin yang dituntut oleh gabungan elemen mahasiswa dari sejumlah universitas.
02:23Di antaranya dari Universitas Indonesia.
02:29Alisi menyebut, mahasiswa tidak boleh menggelar aksi unjuk rasa di Bundaran Hotel Indonesia
02:37dan mengimbau elemen mahasiswa untuk menggelar aksi di depan Plaza UOB di MH Tamrin, Jakarta.
02:50Sementara ini adalah gambar kami beberapa saat yang lalu ketika mahasiswa berusaha untuk masuk ke arah Bundaran Hotel Indonesia.
03:00Namun dihalau oleh polisi mahasiswa tampak sebelumnya berdialog dengan polisi untuk bisa menggelar aksi demo
03:06dan menyampaikan tuntutan langsung di kawasan Bundaran Hotel Indonesia.
03:19Dan kami langsung tanyakan kondisi terkini di sana kepada jurnalis Kompas TV Asri Gunawan.
03:31Apakah benar saudara penebalan pasukan di sana dan apakah mahasiswa ini bisa akhirnya tiba di Bundaran HI?
03:48Baik saudara kami akan terus perbaiki komunikasi kami dengan jurnalis Kompas TV Asri Gunawan.
03:56Ada beberapa jurnalis Kompas TV yang meliput jalannya demo mahasiswa menuntut perbaikan kebijakan pemerintah.
04:02Total ada delapan tuntutan yang disampaikan oleh elemen mahasiswa yang menggelar aksi di Jakarta hari ini.
04:11Di antaranya adalah menghentikan penjajahan negara atas rakyat sendiri.
04:18Kemudian juga menghentikan korupsi, kolusi, dan nepotisme atau KKN.
04:23Mewujudkan reforma agraria sejati.
04:27Antara di bidang ekonomi, menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM.
04:32Hentikan pemusatan kekuasaan, pemangkasan transfer ke daerah, dan mengembalikan otonomi daerah.
04:39Menetapkan status bencana nasional untuk daerah Sumatera dan Flores.
04:44Serta percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana.
04:47Dan juga ada tuntutan menghentikan represivitas dan intervensi TNI Polri dalam ruang sipil.
04:55Yang disampaikan oleh mahasiswa hari ini.
04:59Kami kembali tayangkan.
05:04Visual yang sempat terjadi, argumentasi antara polisi dan juga elemen mahasiswa yang berusaha untuk tetap menggelar aksi demonstrasi menyampaikan tuntutan
05:18di Bundaran Hotel Indonesia.
05:29Informasi yang kami dapat, Saudara, dari Jurnalis Kompas TV yang meliput langsung di lapangan.
05:35Dan ini adalah gambar terbaru dari kawasan di seputaran Bundaran Hotel Indonesia.
05:52Mahasiswa terus berupaya untuk menyampaikan 8 poin tuntutannya di Bundaran Hotel Indonesia sesuai dengan rencana awal aksi demo.
06:09Kami masih mencoba untuk menghubungi Jurnalis Kompas TV yang hari ini bertugas untuk meliput jalanan aksi penyampaian tuntutan mahasiswa, perbaikan
06:21kebijakan dari pemerintah.
06:31Sebelumnya, Saudara, kami mendapatkan informasi ada 21 orang yang dicegat sebelum jalannya aksi demo.
06:40Pencegatan ini terjadi pada hari selasa pagi.
06:46Informasi dari polisi adalah 21 orang ini dicegat karena membawa beberapa barang yang diduga akan digunakan pada saat aksi demo
06:58hari ini.
06:5921 orang ini dicegat di berbagai lokasi dan kemudian sudah dibawa beserta barang bukti ke Polda Metro Jaya.
07:13Di tengah aksi unjuk rasa mahasiswa, Saudara, polisi mencegah mahasiswa untuk memasuki kawasan Bundaran Hotel Indonesia.
07:21Akibatnya perdebatan sengit terjadi antara polisi dan mahasiswa pun tidak terhindarkan.
07:26Kapolres Jakarta Pusat Kombes Reynold Hutagalung bilang jika demo mahasiswa dilakukan di Bundaran Hai akan sangat mengganggu aktivitas warga yang
07:37berkantor di sepanjang jalan Sudirman Tamrin.
07:41Teman-teman di sini memberikan perjuangan aspirasinya, tapi bukan mencederai aspirasi itu, tapi mengganggu aktivitas di sini.
07:49Di sini, yang merasa terganggu yang mana?
07:52Sama seperti saya mengatakan, saya juga melayani mereka.
07:55Bukan hanya Anda yang saya layani.
07:57Iya betul, yang merasa terganggu yang saya layani.
07:59Ini aktivitas yang berjalan.
08:00Salah satunya ini juga.
08:02Kalau ini semua tidak boleh, tidak boleh mencerajikan begitu.
08:04Di mana-mana, orang yang harus atur itu.
08:07Tidak usah diserahkan ke kami.
08:09Ini kami atur, ini kami atur satu lajun.
08:10Dan serahkan di kami.
08:12Ini kami atur satu lajun.
08:14Berapa lajun yang ada di Bundaran lain?
08:16Pertanyaan saya siapa?
08:18Di daerah sini mana?
08:19Yang merasa diganggu seluruh kita.
08:21Nggak lihat berapa banyak gedung?
08:23Iya.
08:23Kalau ini, ada orang apa di sini?
08:25Ya sudah itu.
08:26Dan mereka semua pekerja di sana, yang ikut dukung kami di dua di dunia itu.
08:30Kalau mereka ada kesempatan, mereka akan turun bersama kami.
08:33Silakan.
08:33Kalau mereka ada kesempatan dan tidak dihalat-halat ini seperti ini, mereka akan turun bersama kami.
08:38Itu bapak.
08:39Mereka pulang lebih awal, mereka bersama kita, siapa saja yang ikut dengan rekan-rekan, itu sesuai, kita hanya mau beradab
08:50sama-sama, anda mahasiswa, kami pelayan publik.
08:54Rekan-rekan silakan memberikan pendapat untuk kaum, kita pernah bertemu, kita pernah sama-sama untuk menjaga perjuangan kalian, tapi jangan
09:02cerdai perjuangan hari ini dengan hal-hal yang tidak diinginkan dan berdampak kepada masyarakat lain, silakan.
09:09Saya akan tunggu, saya hormat kepada kalian.
09:14Dan saudara sudah bergabung bersama kami Kepala Departemen Kajian Strategis BEM UI, ada Mora di sana, Mas Mora dengan Maidop
09:23di sini.
09:27Ya, halo.
09:30Dimana saat ini posisi mahasiswa apakah sudah berhasil tiba di Bundaran Hotel Indonesia?
09:41Ya, sayangnya belum ya, Kak.
09:43Saat ini kami masih tertahan di depan UOB, kurang lebih di titik aksi yang kemarin, gitu, di tanggal 12, gitu.
09:51Jadi tidak berbeda titik tertahannya, gitu.
09:54Cuman kita akan tetap berusaha untuk tetap maju-maju perlahan-lahan, hingga harapannya bisa mencapai Bundaran HI.
10:00Oke, ini ada enam poin tuntutan yang disampaikan oleh elemen mahasiswa, termasuk juga dari BEM Universitas Indonesia, gitu.
10:10Apa, dari delapan ini, apa yang paling urgent untuk langsung bisa dilaksanakan oleh pemerintah?
10:16Apa tuntutan yang paling utama?
10:21Tidak ada tuntutan yang paling urgent di antara ke-delapan tuan tersebut,
10:25karena pada akhirnya kita merasa bahwa delapan tuan ini itu sudah disaring dari berbagai macam daftar inventarisnya masalah
10:31yang kita kumpulkan dalam bentuk kajian maupun dalam bentuk konsolidasi akbar.
10:34Namun, apabila perlu mengatakan apakah ada satu tuntutan yang paling mencakup ke-delapan tuan tersebut,
10:39maka silakan membaca tuntutan yang pertama.
10:41Hentikan penjajahan negara atas rakyat sendiri.
10:44Pada akhirnya itulah yang mencakup semuanya.
10:46Penjajahan di sini kami artikan sebagai bebas dan merdeka.
10:49Merdeka bukan hanya dari penjajah, tapi juga merdeka dari penindasan oleh para birokrat dan juga penindasan dari para oligarki.
10:55Oke, mahasiswa terus berusaha untuk bisa, kita katakan menembus lah,
11:01untuk bisa masuk ke kawasan Bundaran Hotel Indonesia dan saat ini masih tertahan ya di Plaza UOB?
11:11Iya, Plaza UOB.
11:13Oke, perdebatan sengit tadi sempat terjadi dengan perwakilan teman-teman Anda.
11:19Mas Mora, kalau nanti memang ternyata ada penebalan pasukan sehingga tidak bisa menjangkau kawasan Bundaran Hotel Indonesia,
11:29apa yang nanti teman-teman mahasiswa akan lakukan?
11:35Hal itu tidak perlu dipikirkan sekarang, karena saat ini kami masih menunggu masa bantuan dari kawan-kawan dari simpul-simpul
11:40masyarakat sipil.
11:41Kemarin kami sudah kurang lebih mengkonsolidasikan kurang lebih 18 simpul dan akan terus-menerus berdatangan.
11:48Namun, satu hal yang perlu di-underline hari ini adalah lagi-lagi juga represifitas dari aparat TNI itu masih ada
11:57di dalam aksi masa,
11:58di dalam pernyataan kebebasan berada pendapat yang ini dinyatakan oleh para mahasiswa dan juga rakyat Indonesia.
12:02Kita melihat bahwa hari ini itu adalah merupakan kali kedua adanya tentara nasional Indonesia yang turut juga menjaga aksi.
12:11Dan ini merupakan kedua kalinya sejak reformasi, cukup mengejutkan menurut saya.
12:15Oke, selain BEM Universitas Indonesia, elemen mahasiswa dari mana lagi yang turut bergabung dalam aksi hari ini, Mora?
12:27Ada cukup banyak elemen mahasiswa dari aliansi mahasiswa Sejaburitabik, dari Universitas Pancasila,
12:33dari Politeknik Negeri Jakarta, dari UBK juga ada, dari UHAMK juga ada,
12:39dari kemungkinan kita masih menunggu bantuan dari beberapa kawan-kawan, mungkin dari Bogor, dari IPB, dan lain sebagainya.
12:54Apakah kemudian petugas membuka lagi ruang dialog untuk nanti bisa menyampaikan pendapat langsung di Bundaraan Hotel Indonesia?
13:06Mas Mora?
13:36Dari tahun aksi ke Mabes Polri Hamin 3 kemarin, dan rasa-rasanya sangat membingungkan kenapa kami bisa ditahan.
13:42Tapi terkait dengan dialog itu sekarang sedang dilaksanakan, tapi kami merasa bahwa kenapa diperlukan dialog in the first place?
13:50Di sini...
14:08Mas Mora, Anda masih bisa mendengar suara saya?
14:13Sepertinya kita mengalami gangguan komunikasi.
14:16Oke, baik.
14:18Kami sempat tidak mendengar suara Anda atas jawaban saya ketika apakah masih dibuka ruang dialog dari polisi,
14:28begitu ya dari aparat gabungan yang hari ini berjaga,
14:30untuk bisa elemen mahasiswa ini menyampaikan aspirasinya, pendapatnya di Bundaraan Hotel Indonesia?
14:57Terima kasih.
15:18Maka sekarang kita cukup bingung sebenarnya, kenapa kita masih perlu menegosiasi ketika kita sudah mengikuti prosedur,
15:24sudah mengikuti prosedur,
15:28dan sekarang sebenarnya kalau misalnya untuk kedua, mungkin perlu juga di underline bahwa elemen yang mencoba untuk masuk itu bukan
15:39hanya elemen mahasiswa,
15:39tapi juga elemen sipil, yang memang sempat coba untuk dipisahkan tadi oleh aparat,
15:44untungnya saat ini sudah kembali menyatu lagi gitu.
15:47Terkait dengan proses negosiasi saat ini sedang berlangsung,
15:49dan mari kita berdoa bersama agar kita sama-sama dapat menyampaikan pendapat sebagaimana kita menginginkannya,
16:11dan saudara kami belum mendapatkan respons dari pemerintah,
16:17kami terus menunggu respons dari pemerintah terkait imbauan untuk tidak menggelar aksi demo di Bundaraan Hotel Indonesia.
16:31Masa mahasiswa atau elemen mahasiswa ini hingga saat ini masih tertahan di gedung,
16:38di depan gedung UOB di Kawasan Ehmat Tamrin, Jakarta.
16:42Informasi yang kami dapat dari Kepala Departemen Kajian Strategis BEM UI, Mora,
16:49ini mahasiswa tertahan di depan gedung UOB atau UOB Plaza yang ada di Kawasan Ehmat Tamrin.
17:04Mas Mora, Anda masih mendengar suara saya?
17:10Mas Mora?
17:14Masih, masih.
17:15Oke, apa rencana mahasiswa setelah ini?
17:26Dan perlu juga
17:30tagar dari aksi kita kerabut kemerdekaan.
17:32Itu berasal dari berbagai macam concern,
17:35berasal dari berbagai macam kajian,
17:37ketika kita melakukan komparasi terkait dengan otomi daerah.
17:51Sedikit kajian yang kami susun gitu.
17:53Tapi selanjutnya mungkin untuk rencana mahasiswa ada terus mengawal,
17:57sebagaimana kita juga tetap mengawal,
17:58tuntutan terkait dengan harga BBM, MBG dan juga Kopdes dari aksi 12 kemarin,
18:02kalau teman-teman melihat bahwa...
18:10Baik, sayang sekali kami tidak bisa mendengar jawaban Anda dengan jelas.
18:15Kepala Departemen Kajian Strategis BMUI Mora,
18:19tapi kami sudah mendapat poinnya mahasiswa terus mengawal
18:22jalannya penyampaian tuntutan dan juga sejumlah aspirasi disampaikan.
18:26Hari ini ada delapan tuntutan,
18:28diantaranya terkait dengan hentikan korupsi,
18:31kolusi nepotis, menghentikan penjajahan negara atas rakyat sendiri
18:34dan juga evaluasi total sejumlah proyek strategis nasional
18:39dan juga menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM.
18:42Elemen mahasiswa saat ini masih mencoba untuk bisa menyampaikan
18:48tuntutan mereka di kawasan bundaran Hotel Indonesia.
18:53Saudara, informasi lainnya nantikan hadir dalam sejumlah program di Kompas TV.
18:59Saya Maida Pelfrina menutup break news hari ini.
19:01Terima kasih. Sampai jumpa.
19:02Terima kasih.
19:29selamat menikmati
19:46selamat menikmati
Komentar

Dianjurkan