00:01Selanjutnya tim Liputan Kompas TV menyusuri sejumlah rumah yang hancur di desa Tunggu Ramba,
00:07kecamatan Aesesa, Nagekeo, Nusa Tenggara Tibur.
00:11Desa ini jadi salah satu lokasi terdampak parah akibat gempa.
00:14Salah satu korban bencana bercerita,
00:17ia dan warga desa lain masih tinggal secara swadaya yang mereka buat karena lokasi pengungsian yang jauh.
00:24Mereka pun berharap bantuan segera tiba di desa mereka.
00:33Setelah terjadinya gempa, ini Pak Sarif tinggal di mana?
00:37Tinggal di bawah kayu Pak, di naungan begini Pak, tidak ada, belum ada bantuan sedikit pun belum ada Pak sampai
00:42sekarang.
00:43Berarti Pak Sarif sejauh ini masih tinggal di luar begitu ya?
00:46Di luar Pak, ini Pak lihat sendiri di pohon-pohonan saya, belum ada tenda apa segala macam.
00:52Ya begini, dari dinas belum ada turun Pak.
00:55Tapi sejauh ini sudah ada bantuan yang masuk ke sini?
00:57Belum Pak, belum. Biar dinas pun belum ada turun ke sini Pak.
01:00Cuma hari pertama itu Kapolres dan Kapolsek yang turun.
01:04Cek cuma.
01:04Belum dinas mau kasih sumbangan ini, ini tidak ada.
01:12Tim Liputan Kompas TV juga bertemu dengan sebagian besar warga pesisir di desa Maravokot,
01:18Keupaten Nagikeo, yang mengungsi di tenda bantuan dari Batalion Infantri 834 WM.
01:25Lokasinya di dataran tinggi sekitar 5 km dari desa terdampak.
01:29Warga mengaku belum berani pulang ke kampung mereka karena masih ada gempa susulan.
01:35Berbagai bantuan sudah masuk, namun korban gempa ini masih membutuhkan seperti air bersih dan juga MCK.
01:45Tim Liputan Kompas TV, Benediktus Aditya dan Andika Pratama menelusuri desa-desa terdampak gempa di Kaupaten Nagikeo NTT,
01:53di RSUD Airamo Nagikeo NTT.
01:55Dan saat ini tengah berada di salah satu tenda pengungsian di desa terdampak gempa di Kaupaten Nagikeo.
02:01Kita update kondisi terkini seperti apa.
02:03Selamat petang, Bene.
02:04Bene, tadi Anda dan juru kamera Andika Pratama menelusuri sejumlah lokasi terdampak gempa di Kaupaten Nagikeo.
02:09Dan saat ini berada di salah satu tenda pengungsian.
02:12Bagaimana kondisinya di sana?
02:17Ya, Dipo dan juga Saudara, untuk saat ini memang di pengungsian,
02:23tempatnya saya ada di pengungsian di Desa Lape, kecamatan ASSA Kabupaten Nagikeo,
02:29di mana para warga tadi juga sudah mulai naik,
02:32karena memang untuk dari siang hingga sore tadi para warga masih turun
02:36untuk mengamankan sisa-sisa dari rumahnya begitu ya,
02:40yang ada beberapa rumah yang memang hancur akibat gempa yang terjadi.
02:45Saya akan memberikan gambaran bagaimana kondisi pada sore hari ini.
02:50Kalau bisa Anda lihat, Dipo dan juga Saudara memang sudah ada beberapa tenda,
02:54atau di sini memang disebutnya posko terpadu,
02:58untuk para pengungsi dari Desa Nangandero,
03:01begitu ya, Dipo dan juga Saudara, di mana ada tenda trauma healing,
03:06kemudian juga kalau bisa Anda lihat, Dipo dan juga Saudara,
03:10ada satu tenda dari BNPB,
03:12kalau dari informasi yang kami terima memang masyarakat pengungsi di sini
03:16sudah mendapatkan bantuan dari BNPB,
03:19berupa salah satu tenda ini,
03:21juga beberapa bantuan-bantuan sosial lainnya,
03:24terkait dengan kebutuhan-kebutuhan pokok mereka,
03:29seperti makanan, kemudian minuman,
03:31dan juga bahan-bahan pokok lainnya.
03:34Selain itu juga ada beberapa bantuan yang tadi kami lihat,
03:39memang juga diberikan begitu ya,
03:41dari pihak pemerintah maupun pihak swasta,
03:44tadi kami melihat ada polisi yang berdatangan ke sini,
03:48kemudian psikolog juga tadi datang untuk memberikan trauma healing
03:50kepada adik-adik di sini,
03:52dan juga tadi dari pihak swasta kami melihat ada berupa susu,
03:56karena di sini banyak sekali anak-anak kecil
03:59yang memang membutuhkan atau butuh susu begitu ya,
04:03di mana umur 0 hingga 3 tahun di sini banyak,
04:06jumlahnya sekitar 450-an jiwa dari desa Nangandero sendiri
04:11yang terletak persis di pesisir utara Kabupaten Naga Keo.
04:17Begitu, Dipo.
04:19Oke, singkat saja mungkin BNPB,
04:20untuk bantuan apakah sudah lengkap semua artinya?
04:28Ya, Dipo memang kalau dari informasi yang kami terima,
04:31tadi kami tanyakan untuk makanan dan minuman,
04:34ini cukup 1-2 hari,
04:36artinya masih membutuhkan cadangan bahan pokok
04:39atau makanan dan minuman.
04:41Begitu, Dipo.
04:41Baik, terima kasih.
04:42Benediktus Adatia dan juga Andika Pratama melaporkan langsung
04:45dari Kabupaten Nagikeonusa, Tenggara Timur.
Komentar