Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Situasi terkini unjuk rasa mahasiswa masih berlangsung di depan Gedung UOB, Jakarta untuk menuju ke Bundaran HI. Sejumlah mahasiswa dari berbagai kampus, termasuk Universitas Indonesia, masih berada di lokasi untuk menyampaikan aspirasinya (18/08/2026).

Sejak tiba sekitar pukul 14.00 WIB, massa mahasiswa secara bertahap berusaha bergerak maju menuju Bundaran HI, yang menjadi salah satu titik tujuan mereka untuk menyampaikan aspirasi.

Namun, hingga pukul 16.07 WIB, mahasiswa masih bertahan di depan Gedung UOB. Sementara itu, aparat kepolisian masih berjaga dengan barisan rapat untuk mencegah massa bergerak menuju Bundaran HI.

#mahasiswademo #mahasiswaUI #bundaranhi

Baca Juga Pemerintah Respons Tuntutan Mahasiswa, Qodari: Semua Saran Kita Dengarkan | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/nasional/686190/pemerintah-respons-tuntutan-mahasiswa-qodari-semua-saran-kita-dengarkan-kompas-petang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/686197/potret-terkini-demo-mahasiswa-massa-masih-tertahan-di-sekitar-bundaran-hi-kompas-petang
Transkrip
00:00yang memperlihatkan bagaimana situasi terkini terkait aksi unjuk rasa oleh mahasiswa Universitas Indonesia
00:09yang berada di area Sudirman, Jakarta.
00:16Saat ini aksi unjuk rasa masih berlangsung ada 8 tuntutan setidaknya yang dilayangkan oleh mahasiswa dari Universitas Indonesia
00:30terkait dengan program nasional prioritas presiden seperti Kooperasi Desa Merah Putih dan juga pelaksanaan makan bergizi gratis.
00:41Ada juga isu-isu lainnya, saudara. Namun aksi ini tadi juga sempat diwarnai oleh ketegangan antara mahasiswa dan juga polisi
00:59yang mengamankan kondisi terkait daripada aksi unjuk rasa ini.
01:068 poin tuntutan mahasiswa diantaranya adalah meminta untuk dihentikannya korupsi, kolusi, dan nepotisme atau KKN.
01:17Permintaan atas menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM, evaluasi, dan proyek strategis nasional.
01:39Dan sekarang kita akan melihat seperti apa kondisi terkini dari aksi unjuk rasa BEM dari mahasiswa Universitas Indonesia
01:47bersama dengan jurnalis Kompas TV Tessa Lonika Ajeng.
01:51Tessa, selamat tetang. Seperti apa situasi dari unjuk rasa terkini saat ini?
02:05Ya, saudara. Kalau bisa kami gambarkan, disini memang dari mahasiswa, dari sejumlah BEM termasuk juga dari BEM Universitas Indonesia
02:14ini masih berada, tepatnya di depan gedung UOB.
02:18Kalau bisa kami gambarkan, memang dari tadi sejak kedatangan sekitar pukul 2 siang, ini mahasiswa sedikit demi sedikit berusaha
02:26untuk tetap maju ke depan ke arah Bundaran HI, karena memang itu yang menjadi titik awal tempat di mana para
02:33mahasiswa ini
02:34berusaha untuk menyampaikan aspirasinya.
02:37Namun, hingga saat ini, tepatnya hingga pukul 4 lebih 7 menit,
02:44kalau kami bisa lihat, memang para mahasiswa ini masih menyuarakan aspirasinya di depan, tepatnya di depan gedung UOB.
02:50Kami lihat, juga dari aparat kepolisian ini masih berusaha untuk menjaga dengan barisan yang rapat
02:57untuk menjaga supaya mahasiswa ini tidak maju ke Bundaran HI.
03:02Kalau misalnya tadi yang dapat kami dengarkan dari apa yang sudah disampaikan oleh Kabupaten Humas, Polda Metro Jaya,
03:08ini memang menyebut bahwa aparat kepolisian akan menjaga supaya mahasiswa ini tidak menyuarakan aksinya di Bundaran HI.
03:16Karena memang diketahui kalau Bundaran HI ini disebutkan oleh Kabupaten Humas, Polda Metro Jaya ini menjadi center of gravity
03:23atau apabila nantinya mahasiswa ini menyampaikan aspirasinya di kawasan Bundaran HI ini ditakutkan atau dikhawatirkan ini bisa melumpuhkan total.
03:35Alrus selalu lintas dari setiap sisi atau setiap bagian dari Jakarta
03:41karena juga mengingat ini sudah memasuki ke jam pulang kantor
03:45jadi memang dari polisi sampai dengan saat ini masih menahan para mahasiswa ini supaya tidak mengarah ke Bundaran HI
03:53sehingga kalau kami bisa dengarkan di sini
03:57karena kami memang posisinya sedikit lebih jauh dari masa aksi
04:01karena sinyal yang tidak memungkinkan juga untuk kami bisa berada di tengah-tengah masa aksi ini
04:07sehingga kami melihat, kami juga masih bisa mendengar kalau mahasiswa ini masih menyuarakan aspirasinya
04:15terutama kalau misalnya di hari ini, di demo hari ini ini memang mengutamakan pada delapan
04:21poin tuntutan yang memang dikatakan tadi sebelumnya oleh perwakilan dari Kastrat BEM UI
04:28yang menyatakan bahwa memang tidak ada poin yang lebih utama atau yang lebih penting
04:34karena memang semua poin ini menjadi poin prioritas yang diharapkan bisa didengarkan dari apa yang menjadi aspirasi dari mahasiswa ini
04:42mulai dari meminta pemerintah untuk menghentikan korupsi, kolusi, dan nepotisme
04:46serta mewujudkan reformasi agraria
04:49kemudian juga para mahasiswa pada hari ini
04:51ini menuntut untuk harga kebutuhan pokok dan BBM segera diturunkan
04:56kemudian mengevaluasi PSN
04:58serta menghentikan program makan bergizi gratis dan kooperasi desa merah putih
05:03selain itu juga mahasiswa ini menolak untuk adanya pemusatan kekuasaan dan pemangkasan TKD
05:09serta meminta status bencana nasional untuk wilayah Sumatera dan Flores
05:13serta untuk menuntut dihentikannya tindakan represif dan intervensi TNI Polri di ruang sipil
05:20kami masih terus akan memantau jalannya aksi demonstrasi yang berlangsung pada hari ini
05:26dan untuk yang kami lihat juga tadi sempat adanya
05:34bagaimana mahasiswa dan aparat kepolisian ini sedikit beradu mulut
05:39karena memang dari mahasiswa ini berusaha untuk
05:43full insert
05:43full insert
05:58dan kalau masih bisa kami gambarkan
06:00walaupun tadi sebenarnya dari mahasiswa ini sempat terlihat
06:06adanya adu mulut dengan para aparat kepolisian
06:10karena dari mahasiswa masih meminta untuk bisa maju ke bundaran HI
06:15dan lebih lengkap lagi terkait dengan aksi demonstrasi dan perkembangannya pada sore hari ini
06:20saya sudah bersama Mora sebagai salah satu dari bagian kastrat dari BEM Universitas Indonesia
06:27Mora bisa diceritakan kalau tadi sempat dibilang tidak ada poin yang paling utama
06:32atau genting dari delapan poin yang diangkat pada hari ini
06:35sebenarnya apa yang paling ingin disampaikan dari teman-teman mahasiswa?
06:39Bagi kami ada dua yang perlu digarisbawahi
06:42bahwa pertama, tagar aksi itu menyatakan bahwa kita perlu merebut kembali kemerdekaan
06:48karena kemerdekaan itu bukan hanya diukur dari bebas dari penjajah
06:52yang dalam artian bangsa di luar negeri
06:54tapi juga bebas merdeka secara ekonomi, merdeka secara politik
06:58dan juga merdeka secara sosial
07:00dan tiga hal ini hingga hari ini itu belum bisa didapatkan oleh rakyat Indonesia
07:06Kalau misalnya tadi sejak siang sudah ada aksi demonstrasi di sini
07:11bahkan tadi sempat masih ditahan untuk tidak bisa ke bundaran HI
07:15bagaimana dari teman-teman di lapangan ini?
07:18karena tadi juga sempat mengangkat terkait dengan anehnya tindakan represif
07:22apakah ini juga ditemukan pada aksi demonstrasi hari ini?
07:25untuk tindakan represif sendiri kita perlu melihat ya
07:29karena dari tim kami itu ada tim kronologi aksi
07:32yang mencatat setiap kejadian-kejadian yang terjadi selama aksi masa gitu
07:36nah untuk konfirmasi sendiri itu masih perlu konfirmasi dengan tim kronologi
07:40tapi kita bisa melihat bahwa terjadi dorong-dorongan
07:44antara rakyat yang ingin menuntut dan menyuarakan haknya
07:47dengan alat negara yang sampai sekarang itu masih diperintahkan oleh entah siapa
07:51untuk menghentikan hal tersebut
07:54kalau misalnya tadi alasan dari polisi untuk menangnya tidak bisa diperintahkan ya Pak?
08:00alasannya itu tadi disampaikan, pikirkan pihak lain
08:04disebutnya seperti itu
08:05itu alasan yang sama yang dikatakan pada tanggal 12 Juni
08:08tapi kita melihat sendiri bahwa pihak mana yang sebenarnya mau dipikirkan
08:12guru yang sampai sekarang anggaran pendidikan itu masih dipotong untuk alokasi MBG
08:17apakah burutani yang sampai sekarang itu masih terlantar dalam kemiskinan
08:22apakah itu rakyat miskin kota yang sampai sekarang itu masih tercetak
08:30yang perlu dipikirkan adalah pihak-pihak penguasa yang ada di atas sana
08:34yang tidak suka ketika mereka dikritik
08:37kalau misalnya tadi juga sempat setelah dari polisi ini menyampaikan untuk dilarang
08:43memaju ke bundaran HI, dari teman-teman mahasiswa seperti apa?
08:48dari kami itu saja menolak karena seperti yang tadi sudah saya sebutkan
08:52tidak ada dasar hukum untuk pelarangan tersebut
08:54pada akhirnya sebagai apartur sipil negara
08:58pihak kepolisian maupun pihak TNI tetap harus bergerak berlandaskan hukum
09:02itulah salah satu hadiah segera dari reformasi terkait dengan supremasi hukum
09:07namun masalahnya sekarang ketika hal tersebut itu coba dilupakan
09:11dan kemudian didalihkan dengan dali diskresi dan juga keputusan
09:15maka itu tidak bisa diterima
09:17kami akan terus maju, kami akan terus bertahan
09:19masih akan terus maju
09:29demikian saudara tadi yang disampaikan oleh perwakilan dari BEM Universitas Indonesia
09:34bahkan sampai dengan saat ini, ini mahasiswa masih akan bertahan
09:39dan berusaha untuk maju ke bundaran HI
09:41untuk menyampaikan aspirasinya pada sore hari ini
09:44kembali ke studio
09:45baik, terima kasih atas laporan Anda
09:47Jurnalis Kompas TV, Tessa Lonika Ajang
09:49yang melaporkan langsung dari area Sudirman, Jakarta
09:55Jurnalis Kompas TV, Tessa Lonika Ajang
09:59Jurnalis Kompas TV, Tessa Lonika Ajang
Komentar

Dianjurkan