Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
Di kedalaman Laut Hitam, ada sungai yang mengalir seperti sungai di daratan, lengkap dengan tepian, arus, dan bahkan air terjun bawah laut. Sungai ini sangat pekat dan beracun sehingga bisa membunuh organisme laut dalam hitungan detik. Fenomena ini terbentuk karena air asin dari Laut Mediterania mengalir masuk melalong Selat Bosphorus dan membentuk saluran permanen di dasar laut. Dalam video ini, kita akan membongkar bagaimana sungai ini terbentuk, mengapa airnya sangat mematikan, dan apa dampaknya bagi ekosistem laut.
Transkrip
00:00Bayangkan kamu sedang menyelam di kedalaman laut hitam.
00:02Di bawah sana, bukan hanya gelap dan dingin.
00:05Tapi ada sesuatu yang mustahil, sebuah sungai mengalir di dasar laut, bukan metafora.
00:10Bukan ilusi optik, sungai sungguhan dengan tepian, arus, dan bahkan air terjun.
00:15Tahun 2020, tim peneliti dari Universitas Lis di Inggris merilis penemuan yang bikin komunitas ilmiah geleng-geleng.
00:23Mereka menemukan sungai raksasa bawah laut yang mengalir sejauh 60 km di dasar laut hitam.
00:28Dagihan paling gilanya, air sungai ini sangat beracun bisa membunuh makhluk hidup laut dalam hitungan detik.
00:36Jadi bagaimana bisa ada sungai di dalam laut, dan kenapa airnya bisa seberbahaya itu?
00:41Sebelum kita masuk ke penjelasannya, coba pikirkan ini.
00:45Kita semua diajarkan bahwa air laut itu homogen, asin, merata kemana-mana.
00:49Tapi kenyataannya, laut itu punya lapisan, punya zona, punya dunia tersembunyi yang bahkan penyelam profesional pun tidak pernah melihatnya.
00:58Sungai bawah laut ini ditemukan oleh Dr. Dan Parsons dan timnya.
01:01Mereka menggunakan kapal survey zone, kapal penelitian milik Jerman, untuk memetakan dasar laut hitam.
01:07Dan yang mereka temukan bikin merinding.
01:10Ada kanal sempit di dasar laut, lebarnya sampai 1 km, sedalam 45 meter, yang mengalirkan air asin pekat dari laut
01:17Mediterania.
01:18Air ini mengalir seperti sungai sungguhan, punya tepian, punya arus, punya sedimentasi di tepinya.
01:24Lupakan gambaran laut yang tenang dan rata.
01:27Di bawah permukaan, ada sistem sungai yang lebih komplek dari jaringan sungai di daratan.
01:32Dan nanti, ada satu temuan yang membuat semua teori ini berantakan, tapi kita mulai dari awal dulu.
01:39Untuk memahami sungai ini, kita harus mulai dari permukaan.
01:42Laut hitam itu mitu unik.
01:44Dua per tiga wilayahnya hanya punya satu pintu masuk air asin, yaitu Selat Bosphorus.
01:48Selat sempit sepanjang 30 km yang memisahkan Turki Eropa dan Turki Asia.
01:54Di permukaan, air tawar dari sungai-sungai besar Eropa seperti Sungai Donau dan Sungai Diniper mengalir masuk ke Laut Hitam.
02:00Air tawar ini lebih ringan, jadi ia mengambang di atas.
02:04Di bawahnya, air asin dari Laut Mediterania mengalir masuk melalui Selat Bosphorus.
02:09Air Mediterania ini tiga setengah kali lebih asin dari air permukaan Laut Hitam.
02:14Dan karena lebih berat, ia tenggelam ke dasar.
02:16Bayangkan kamu punya segelas jus yang dituangkan madu pelan-pelan.
02:20Madu tidak menyatu dengan jus, ia mengalir ke bawah, membentuk aliran sendiri.
02:25Itu persis yang terjadi di Laut Hitam.
02:28Air asin Mediterania masuk, tenggelam, dan mengalir di dasar laut membentuk sungai bawah air.
02:33Proses ini disebut aliran densitas atau density curan dalam istilah ilmiah,
02:38yaitu aliran air yang terbentuk karena perbedaan berat jenis antara dua masa air.
02:43Dan sungai ini bukan sekadar aliran air biasa.
02:46Ia punya ekosistem sendiri.
02:48Di tepi sungai bawah laut ini ditemukan cangkang kerang, sisa-sisa organisme,
02:52dan sedimen yang terdeposit seperti tepian sungai di daratan.
02:56Peneliti menemukan bahwa sungai ini bahkan punya air terjun bawah laut.
02:59Di satu titik, arus jatuh melewati tebing bawah laut setinggi 200 meter.
03:05200 meter?
03:06Itu dua kali tinggi Monumen Nasional Jakarta.
03:09Air terjun bawah laut ini terbentuk ketika arus densitas bertemu dengan perubahan kontur dasar laut yang tiba-tiba curam.
03:16Arus tidak bisa berbelok pelan, jadi ia jatuh.
03:19Sama seperti air terjun di daratan, tapi versi raksasa dan tersembunyi di kedalaman 40 meter di bawah permukaan.
03:26Dan ini yang bikin ilmuwan bingung selama bertahun-tahun, bagaimana sungai ini bisa tetap stabil.
03:32Di lautan, arus biasanya tersebar, bercampur, dan kehilangan bentuk.
03:37Tapi sungai bawah laut ini mempertahankan bentuk kanalnya selama berpuluh-puluh tahun.
03:41Alasannya, kepadatan airnya yang luar biasa.
03:44Air asin Mediterania yang masuk ke laut hitam punya salinitas sekitar 35 persen, hampir sama dengan air laut pada umumnya.
03:52Tapi air permukaan laut hitam hanya punya salinitas 17 persen.
03:57Perbedaan ini menciptakan batas tegas antara dua dunia.
04:01Ibarat ada tembok tak terlihat yang memisahkan air asin di bawah dan air tawar di atas.
04:06Tembok ini menjaga arus tetap terkonsentrasi di kanal sempit di dasar laut, tidak menyebar kemana-mana.
04:12Sekarang bagian yang paling bikin bulu kuduk berdiri.
04:15Air di sungai bawah laut ini hampir tidak punya oksigen.
04:18Kondisi ini disebut anoksia, yaitu ketika kadar oksigen terlarut di air turun mendekati nol.
04:23Di laut hitam, air di bawah kedalaman 150 meter benar-benar tanpa oksigen.
04:30Artinya, tidak ada ikan, tidak ada udang, tidak ada makhluk hidup yang bisa bernapas di sana.
04:34Satu-satunya makhluk yang bertahan adalah bakteri anaerob, mikroorganisme yang hidup tanpa oksigen,
04:40dan menghasilkan hidrogen sulfida, gas beracun yang baunya seperti telur busuk.
04:46Konsentrasi hidrogen sulfida di dasar laut hitam sangat tinggi sehingga airnya benar-benar beracun bagi hampir semua kehidupan.
04:53Jadi ketika air asin, Mediterania mengalir masuk melalui selat bosphorus.
04:57Ia sudah membawa beban ini.
04:59Air ini tidak hanya asin dan berat, ia juga membawa racun.
05:02Dan karena ia mengalir di dasar laut seperti sungai, racun ini terdistribusi sepanjang 60 kilometer kanal.
05:09Ini bukan sungai yang bisa kamu ajak berenang.
05:11Ini sungai yang membunuh apapun yang masuk ke dalamnya.
05:15Dalam pengukuran yang dilakukan tim Universitas Leeds,
05:18kecepatan arus sungai bawah laut ini mencapai 6 kilometer per jam.
05:22Itu setara dengan kecepatan berjalan cepat manusia.
05:25Cukup kuat untuk menggerus sedimen, membentuk kanal, dan bahkan menciptakan turbulensi di sekitarnya.
05:32Untuk ukuran fenomena bawah laut, ini termasuk arus yang sangat aktif dan agresif.
05:36Dan ini yang membuat penemuan ini bukan sekadar fakta unik untuk dibagikan di media sosial.
05:42Sungai bawah laut ini punya dampak nyata terhadap ekosistem global.
05:46Pertama, ia mengangkut nutrisi dan material organik dari permukaan kekedalaman.
05:51Proses ini mempengaruhi siklus karbon di laut hitam,
05:54bagaimana karbon tersimpan di dasar laut selama ribuan tahun.
05:57Kedua, sungai ini menjadi laboratorium alami untuk memahami bagaimana arus densitas bekerja di lautan lain.
06:04Fenomena serupa juga ditemukan di laut Mediterania, di samudera Atlantik, dan bahkan di Antartika.
06:10Tapi laut hitam punya sesuatu yang tidak dimiliki tempat lain.
06:14Di tahun 2020, tim peneliti menemukan bahwa sungai bawah laut ini
06:18ternyata mengalirkan air dengan kandungan mikroplastik yang sangat tinggi.
06:23Mikroplastik, partikel plastik berukuran kurang dari 5 mm,
06:26terbawa oleh arus densitas dan terdeposit di dasar laut sepanjang kanal sungai bawah air.
06:31Artinya, sungai ini bukan hanya membawa air asin dan racun alami.
06:36Ia juga membawa polusi buatan manusia kekedalaman yang tidak bisa dijangkau oleh siapapun.
06:41Temuan ini mengubah cara kita memahami polusi laut.
06:44Plastik tidak hanya mengambang di permukaan.
06:47Ia tenggelam, terbawa arus bawah laut, dan menumpuk di tempat yang kita kira aman dari kontaminasi.
06:53Jadi, sungai di bawah laut bukan sekadar keajaiban geografi.
06:57Ia adalah pengingat bahwa dunia di bawah permukaan laut jauh lebih komplek dan lebih berbahaya dari yang kita bayangkan.
07:04Ada sungai yang mengalir tanpa cahaya membawa racun, dan bahkan membawa sampah plastik.
07:09Kita ke tempat yang tidak pernah kita lihat.
07:11Kalau cerita ini membuatmu penasaran, tulis di komentar fenomena bawah laut apa lagi yang menurutmu layak untuk dibahas.
07:18Terima kasih sudah menonton sampai habis.
07:21Tekan subscribe supaya tidak ketinggalan cerita-cerita seperti ini.
07:24Sampai ketemu lagi di video berikutnya.

Dianjurkan