00:00Bayangkan kamu punya berat badan 70 kg, lalu kamu berjalan ke tengah sebuah danau.
00:05Di danau biasa, tubuhmu akan tenggelam begitu saja.
00:08Tapi di laut mati, tubuhmu terangkat dengan sendirinya,
00:11bahkan rasanya seperti ada tangan tak terlihat yang mendorongmu ke permukaan.
00:16Kamu bahkan bisa duduk santai membaca koran di atas air tanpa takut tenggelam.
00:21Ini bukan ilusi dan bukan trik.
00:23Ini adalah fenomena nyata yang sudah diukur oleh para ilmuwan selama berabad-abad.
00:27Jadi apa sebenarnya yang terjadi di laut mati sehingga membuat seseorang begitu sulit untuk tenggelam?
00:34Jawabannya bukan sekadar banyak garam.
00:36Ada prinsip fisika fundamental yang bekerja di sini, dan ini jauh lebih menarik dari yang kamu bayangkan.
00:42Pertanyaan ini sebenarnya sudah mengganggu para penjelajah sejak zaman Romawi kuno.
00:47Mereka melihat pemandangan aneh, air di tempat ini sangat tenang, tidak ada ombak besar, dan baunya sangat khas.
00:53Ketika mereka mencelupkan sesuatu ke dalamnya, benda itu terapung dengan cara yang tidak wajar.
00:59Orang-orang pada masa itu bahkan menyebut tempat ini dengan nama yang berbeda-beda.
01:04Ada yang menyebutnya Laut Asin, ada pula yang menyebutnya Laut Timur.
01:08Namun, satu hal yang pasti, tidak ada yang benar-benar memahami mengapa air di sana bisa begitu berbeda dari air
01:14laut biasa.
01:16Misteri ini terus menggantung selama berabad-abad, tapi nanti ada satu temuan tentang apa yang ada di dasar laut mati
01:22yang membuat semua teori lama tentang tempat ini sedikit bergeser.
01:26Kita mulai dari awal dulu.
01:29Untuk memahami apa yang terjadi, kita harus bicara tentang densitas atau kepadatan.
01:34Setiap benda yang dicelupkan ke dalam air akan mengalami gaya dorong ke atas yang disebut gaya apung.
01:39Gaya ini bekerja berdasarkan perbedaan densitas antara benda yang dicelupkan dan cairan di sekitarnya.
01:46Kalau benda lebih padat daripada air, dia tenggelam. Kalau lebih ringan, dia terapung.
01:51Nah, tubuh manusia punya densitas rata-rata sekitar 1010 kg per meter kubik.
01:56Air tawar punya densitas sekitar 1000 kg per meter kubik.
02:01Karena perbedaannya sangat kecil, tubuh manusia bisa tenggelam di air tawar.
02:05Tapi di laut mati, ceritanya sangat berbeda.
02:08Densitas air di sana bisa mencapai angka yang jauh lebih tinggi dari angka-angka itu dan ini mengubah segalanya.
02:15Penelitian dari US Geological Survey menunjukkan bahwa salinitas laut mati mencapai 342 gram per kilogram air.
02:23Bandingkan dengan air laut biasa yang hanya sekitar 35 gram per kilogram.
02:28Itu artinya, laut mati hampir 10 kali lebih asin dari lautan pada umumnya.
02:32Semua garam ini, terutama magnesium klorida, kalsium klorida, dan kalium klorida, terlarut di dalam air dan membuat molekul-molekul air
02:40saling berdesakan.
02:42Hasilnya, densitas air laut mati melonjak hingga sekitar 1240 kg per meter kubik.
02:48Ini adalah angka krusial.
02:50Karena tubuh manusia punya densitas sekitar 1010 dan air di sekitarnya punya densitas 1240,
02:58maka tubuh manusia secara otomatis menjadi obyek yang jauh lebih ringan dibanding cairan di sekitarnya.
03:04Gaya apung yang dihasilkan begitu kuat sehingga tubuh terdorong ke permukaan seperti gabus yang dilempar ke kolam renang.
03:10Kamu tidak perlu menggerakkan tangan atau kaki, tubuhmu akan tetap mengambang.
03:15Tapi ada satu hal yang sering dilupakan orang, laut mati bukan sekadar kolam garam raksasa yang menyenangkan untuk berenang.
03:23Laut mati adalah badan air yang sedang sekarat.
03:26Data dari Israel Oceanographic and Limnological Research menunjukkan bahwa permukaan laut mati turun lebih dari 1 meter setiap tahunnya.
03:34Sejak tahun 1960-an, permukaannya sudah turun lebih dari 30 meter.
03:40Luas permukaannya juga menyusut drastis.
03:43Alasannya sederhana, sungai Yordan yang merupakan sumber air utama laut mati sudah dipompa dan dialihkan untuk kebutuhan irigasi dan konsumsi
03:51manusia di sepanjang jalurnya.
03:53Air yang seharusnya mengalir ke laut mati kini terbagi-bagi sebelum sempat sampai.
03:58Dan setiap tahun, semakin sedikit air yang masuk, sementara penguapan terus berlangsung tanpa henti di bawah terik matahari timur tengah.
04:07Sekarang, ingat janji tadi tentang satu temuan yang membuat teori lama bergeser.
04:11Ini dia.
04:12Para peneliti dari University of Haifa dan Jordan Geological Survey menemukan lubang-lubang besar di dasar laut mati yang menyemburkan
04:19air tawar dari bawah permukaan.
04:21Lubang-lubang ini, yang disebut singhol atau lubang sedot terbentuk karena garam di bawah permukaan larut dan menciptakan gua-gua
04:28bawah tanah yang runtuh.
04:29Air tawar dari akuifer di bawahnya kemudian muncul ke permukaan menciptakan aliran bawah laut yang ganjil.
04:36Penemuan ini mengubah cara ilmuwan memahami laut mati.
04:39Ternyata, bukan hanya garam dari atas yang mengisi laut mati, ada dinamika air tawar dari bawah yang sebelumnya tidak diketahui.
04:47Dan ini juga yang bikin ilmuwan bingung selama puluhan tahun tentang mengapa kadar salinitas di beberapa titik bisa berfluktuasi secara
04:54tidak terduga.
04:56Jadi, laut mati itu bukan hanya tempat wisata unik untuk foto mengambang sambil baca koran.
05:01Di balik keunikannya, ada cerita tentang bagaimana keseimbangan alam bisa terganggu oleh kebutuhan manusia.
05:07Kalau cerita ini membuatmu penasaran tentang fenomena alam lain yang jarang dibahas,
05:12tulis di komentar tempat atau peristiwa alam apa yang ingin kita beda selanjutnya.
05:17Terima kasih sudah menonton sampai detik terakhir.
05:20Kalau konten ini bermanfaat, tekan like dan bagikan ke teman yang suka hal-hal unik seperti ini.
05:25Dan jangan lupa subscribe supaya kita bisa bertemu lagi di penjelajahan berikutnya.
05:30Sampai jumpa!