00:00Ya, Pak Susno, jadi menurut Anda apakah kasus Sutrimo ini merupakan upaya pengalian isu yang menjerat ex-jumpetsus?
00:09Bisa jadi ya.
00:11Bisa jadi? Alasannya?
00:13Alasannya, Pak, selama ini kan melihat pemberitaan di diagram tadi kan banyak beritanya ke Pak Febri.
00:21Persoalannya adalah apakah yang nyuruh ngalihkan isu ini Pak Febri atau bukan?
00:26Nah, itu tidak secepat. Itu kita ngambil kesimpulan.
00:28Karena di dalam perkara Pak Febri ini ada banyak pihak yang merasa terikut, terseret, atau terlibat.
00:36Atau memang justru dia otaknya gitu kan. Bukan Pak Febri otaknya.
00:41Tadi sudah disampaikan analisa intelijen gitu kan.
00:44Karena apa? Dia sampaikan mengapa perkara ini belum selesai di Polri kok bisa bergeser.
00:49Dan menggesernya itu harinya hari Sabtu.
00:52Itu bukan hari ofisial itu, hari Sabtu.
00:55Buat berita acara aja belum selesai.
00:59Mendeteksi barang sitaan itu asli apa palsu juga belum selesai.
01:05Masnya apa itu bukan mas asli apa itu kok terburu-buru.
01:09Nah, ini dewa apa yang bisa menggerakkan ini?
01:12Nah, itu kan berarti menandakan bahwa perkara ini bukan besar dari segi jumlahnya, tapi besar dari segi apanya.
01:21Nah, itu artinya ada orang pihak ketiga yang ingin mengalihkan isu ini.
01:26Bukan Pak Febri-nya.
01:28Saya sependapat dengan Pak Rajasa.
01:30Apalagi beliau intelijen ya.
01:33Ada intelijen, jadi gak tau lah intelijen ordal atau intelijen gimana ini.
01:39Jadi jelas, bisa jadi gitu.
01:41Nah, sekarang dalam mengalihkan isu ini, seperti ini.
01:46Nah, ini bisa merugikan juga untuk Pak Febri ya.
01:50Kalau itu Pak Febri gak terlibat, dia merugikan dia.
01:54Nah, ini bisa untuk itu.
01:56Tetapi apapun yang kita duga-duga oleh netizen, termasuk oleh saya ya, kita tunggu sabar hasil otopsi.
02:05Oke, baik. Coba saya ke Pak Firman.
02:07Pak Firman, dengan rumor adanya pengalian isu ini, apakah memang ada dugaan ada pihak yang menginginkan klien Anda untuk diam?
02:15Ya, saya merespon langsung ya.
02:18Supaya tidak ada bias fakta atau informasi.
02:20Pertama, sebenarnya di dalam daftar saksi, baik di Kortas maupun di Kejaksana Goa, itu beliau bukan saksi, apalagi saksi kunci.
02:32Calon saksi juga bukan?
02:34Ya, jadi juga soal pekerjaan.
02:38Ini tambangin rasa saya hormat kepada pengacara Goaan.
02:42Tidak pernah ada penugasan soal tambang itu.
02:47Kemudian yang kedua juga, beliau itu menjaga sebenarnya di pos ronda itu yang sebenarnya menjaga itu banyak.
02:54Ya, jadi bahkan atas kemauan sendiri sebenarnya.
02:57Ini informasi sebenarnya dari keluarga.
02:59Dan memang tidak pernah beliau, Pak Febri itu menyuruh untuk kembali ke Jakarta.
03:05Jadi sebenarnya dalam konteks informasi, saya setuju dengan Pak Susana Taji tadi,
03:10bahwa ya jangan sampai fabricate informasi menjadi fabricate case.
03:15Tidak semua fabric informasi, kemudian jadi fabric kasus.
03:19Artinya menjadi kasus apa, kasus apa, dan sebagainya.
03:22Marilah kita konsentrasi saja kepada pembuktian secara scientific evidence.
03:27Itu yang saya katakan, kita berperasangka boleh.
03:29Tapi perasangka itu tidak boleh melebihi atau mendahuli pembuktiannya.
03:33Itu kan prinsip peraduga bersalah.
03:36Yang hanya boleh dimiliki oleh penegakum,
03:39tapi juga kemudian menjadi peraduga tidak bersalah jika pembuktiannya tidak menunjukkan hal semacam.
03:44Kelayanan ini merupakan graffiti oleh dari kasus ini.
03:48Jadi menurut Anda sendiri, apakah kasus Sutrimo ini merupakan sebuah pertanda
03:52bahwa ada yang ingin klien Anda diam?
03:56Pertanyaan saya yang tadi.
03:57Saya rasa kami belum melihat ada kaus saverban
04:02atau relasi yang kuat terkait dengan persoalan kasus beliau.
04:07Ini kalau dalam istilah sebagai obi terdikta atau bagian yang menjadi lingkaran kasus,
04:13ternyata juga tidak.
04:14Sampai hari ini pun proses pemeriksaan masih berjalan.
04:17Jadi mohon maaf, kalau ini dikatakan ada terjadi obstruction of justice.
04:21Itu biasanya pending judicial process.
04:23Jadi penyidikannya tetap berjalan.
04:25Kemudian pending persecution.
04:27Penuntutannya, kemungkinan ya kita tidak tahu seperti apa.
04:30Tapi yang jelas pending proses tidak terjadi di dalam hal ini.
04:33Hanya sebagai warga negara, hak untuk mendapatkan perlakuan yang fairness
04:40ya hanya melalui instrumen praperadilan itu.
04:43Dan di dalam pasal 91-nya memang ditegaskan
04:45dalam melakukan penyidikan tidak boleh menimbulkan prasangka
04:49kepada seseorang tersangka.
04:52Pak Thomas, tadi disampaikan oleh Pak Firman
04:54bahwa Pak itu bukalah saksi apalagi saksi kunci.
04:59Jadi menurut Anda apakah memang benar kasus Sutrimo,
05:01kasus upaya pengalian isu?
05:03Bisa begitu, ya.
05:05Dengan landasan?
05:07Dengan landasan.
05:09Karena kan ini juga kompas TV ya.
05:16Mengangkat itu, konspirasi tingkat tinggi.
05:19Dan ini meminta ya bahwa dari forum ini ada.
05:24Dan saya pikir juga ada ya karena menurut keterangan yang beredar
05:31ya itu kan tidak yang pertama ada pengubahan kronologi yang dikedokteran.
05:39Dan yang lain juga, kenapa sampai rumah sakit ya begitu cepat mengkavani?
05:47Ya, biasanya itu diajukan dulu oleh rumah sakit Anda siapa?
05:52Itu keluarga baru boleh.
05:54Nah, kalau itu mencurigakan rumah sakit itu harus melaporkan kepada polisi.
06:00Ada catat prosedur menurut Anda?
06:02Ada.
06:03Ada?
06:03Ada.
06:03Ya, rumah sakit itu harus melaporkan.
06:05Kalau rumah sakit menduga.
06:07Dan rumah sakit sudah mengatakan ada busa.
06:10Dan busa ini bukan racun.
06:13Tapi di dalam tubuh kemungkinan ada berbagai macam racun.
06:16Ini kedokteran forensik yang membuka.
06:19Racun jenis apa?
06:22Nah, ini bisa kemungkinan tadi dikatakan.
06:26Apakah ini benar dibunuh atau karena penyakit?
06:31Dulu ada kasus di depan Salembah.
06:34Waktu itu masalah otopsi masih diambil oleh universitas ya.
06:39Lembaga Kriminologi Uwi.
06:41Belum di polisi.
06:43Tahun 80-an dulu masih ada kendaraan umum yang namanya Oplet.
06:47Itu tiba-tiba di depan Oplet ada orang jatuh.
06:51Nah, dugaan publik dan ini bahwa ditubruk oleh Oplet itu.
06:57Lalu diotopsi.
06:58Bahwa ini dia meninggal karena penyakit malaria yang akut.
07:03Dia menyebrang, tiba-tiba jatuh.
07:07Nah, ini ada dugaan kenapa?
07:09Tiba-tiba, buru-buru polisi itu diberitahukan oleh yang menemui Sutrimo di klinik.
07:19Dan dia ada busa.
07:23Terlambat.
07:23Terlambat.
07:24Dan dia mengaku sakit sekali.
07:27Apakah itu juga terjadi karena penyakitnya itu?
07:30Mas Nova, apakah juga terkait dugaan pengalihan isu kasus Febri ini seperti apa tangkapan netizen?
07:40Kalau publik, netizen sepertinya tidak melihat ini semata sebagai pengalihan isu.
07:45Tapi?
07:45Tetapi melihat ini bagian dari konspirasi.
07:49Terlambat lagi.
07:50Dugaan.
07:51Ini tidak bisa dilepaskan dari kasus Pak Febri.
07:55Dan harus dilihat dalam konteks itu.
07:58Kalau hanya pengalihan-pengalihan bahwa ini dan bukan hanya pengalihan tapi juga pesan agar jangan macam-macam dengan kasus Sutrimo
08:09bisa diperlakukan seperti itu.
08:10Itu faktanya atau data kami menunjukkan tidak terlalu banyak percahapan yang datang itu.
08:17Tetapi konsen publik balik lagi.
08:20Febri ini high level kasus.
08:24Jadi banyak sekali mungkin yang terlibat di sana.
08:27Level-level petinggi yang mungkin terlibat di orang-orang besar yang terlibat di sana.
08:31Dan Sutrimo hanya salah satu pion saja atau salah satu pesan saja seperti itu.
08:37Jadi tidak terlalu banyak meskipun ada.
08:40Tidak terlalu kuat.
08:42Baik kita lanjutkan lagi nanti dalam kita saudara tetap bersama kami di Bola Liar.
Komentar