Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Gempa magnitudo 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur dan sejumlah daerah. Dilaporkan Basarnas 51 orang meninggal, akibat gempa tersebut.

Pascagempa bumi yang mengguncang sebagian wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, Korem 161 Wira Sakti langsung menggerakkan seluruh personelnya untuk tanggap darurat dan fokus pada evakuasi warga, pendirian tenda pengungsian dan penyaluran bantaun untuk kebutuhan dasar.

Tanggap darurat langsung dilakukan Korem 161 Wira Sakti. Pasca gempa terjadi, personel TNI diterjunkan untuk membantu evakuasi menyiapkan lokasi pengungsian, serta mendukung pemenuhan kebutuhan dasar bagi warga terdampak.

Dukungan juga datang dari Yonif Teritorial Pembangunan atau Yon TP yang berada di wilayah Nagekeo.

Saat ini, personel Yon TP bersama anggota Kodim dan Polres setempat sudah bergerak menuju wilayah yang membutuhkan bantuan.

Sementara itu, sejumlah penerbangan dari Kupang menuju beberapa wilayah di Flores dibatalkan, dampak dari gempa magnitudo 7,7 NTT.

Penerbangan yang melayani rute Kupang ke Ende harus dibatalkan, tertulis alasan cuaca buruk pada papan informasi keberangkatan. Alhasil, 126 penumpang terdampak akibat pembatalan ini.

Menurut Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, sejak pagi hari saat gempa terjadi pada Sabtu (15/8/2026), Presiden Prabowo Subianto telah mengirimkan 27 ton logistik tahap pertama dari pemerintah pusat ke Flores, Nusa Tenggara Timur.

Sejumlah pejabat terkait, kini telah tiba di NTT antara lain Menko PMK, Mendagri, Menteri PU, Kepala BNPB, Kepala Basarnas, serta jajaran PLN, Pertamina dan Telkom.

Saat ini, lebih dari 3.500 personel TNI-Polri pun telah dikerahkan dan tersebar di Manggarai, Maumere dan Flores.

Baca Juga Update Gempa NTT, Korban Meninggal Bertambah Jadi 51 Orang, 64 Luka-Luka di https://www.kompas.tv/regional/685794/update-gempa-ntt-korban-meninggal-bertambah-jadi-51-orang-64-luka-luka

#gempa #ntt #gempabumi

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/685801/gempa-ntt-korem-161-siapkan-tenda-pengungsian-dan-dapur-umum-kompas-siang
Transkrip
00:00Gempa Magnitudo 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur dan sejumlah daerah.
00:04Dilaporkan Basarnas, 51 orang meninggal akibat gempa tersebut.
00:13Pasca gempa bumi yang mengguncang sebagian wilayah Flores Nusa Tenggara Timur,
00:18Korem 161 Wirasakti langsung mengerahkan seluruh personelnya
00:23untuk tanggap darurat dan fokus pada evakuasi warga,
00:26pendirian tenda pengungsian, serta penyaluran bantuan untuk kebutuhan dasar.
00:32Tanggap darurat langsung dilakukan oleh Korem 161 Wirasakti.
00:38Pasca gempa terjadi, personal TNI diterjunkan untuk membantu evakuasi,
00:43menyiapkan lokasi pengungsian,
00:45serta mendukung pemenuhan kebutuhan dasar bagi warga terdampak.
00:50Dukungan juga datang dari Yonif Teritorial Pembangunan atau Yon-TP
00:54yang berada di wilayah Nagikeo.
00:56Saat ini, personel Yon-TP bersama anggota Kodim dan Polres setempat
01:01sudah bergerak menuju wilayah yang membutuhkan bantuan.
01:12Kita punya Batelon-TP, tadi anggota Yon-TP sudah bergerak.
01:16Yon-TP kan ada di Nagikeo,
01:17dia sudah bergerak bersama-sama anggota Kodim dan anggota Polres.
01:21Semuanya sudah bergerak di sana.
01:23Anggota Pembangunan yang pertama adalah peran korban.
01:26Korban juga tidak di pengungsi, kemudian mungkin bikin dapur lapangan.
01:30Kalau sudah jadi bencana kan masyarakat mungkin bingung
01:33untuk bagaimana cari makan dan bagaimana.
01:36Nah ini dapur-dapur lapangan sudah tidak boleh dijadikan.
01:41Sementara itu saudara, sejumlah penerbangan dari Kupang
01:45menuju beberapa wilayah di Flores dibatalkan.
01:48Dampak dari gempa Magnitudo 7,7 NTT.
01:53126 penumpang terdampak.
01:55Penerbangan yang melayani rute Kupang ke ND harus dibatalkan.
02:00Tertulis alasan cuaca buruk pada papan informasi keberangkatan.
02:04Alhasil, 126 penumpang terdampak akibat pembatalan penerbangan ini.
02:10Beberapa penerbangan lainnya juga harus dijadwalkan ulang
02:13mengingat kondisi beberapa bandara di Flores yang terdampak
02:17akibat gempa yang terjadi kemarin.
02:26Menurut Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya,
02:30Sejak pagi hari saat gempa terjadi pada Sabtu 15 Agustus 2026,
02:35Presiden Prabowo Subianto telah mengirimkan 27 ton logistik tahap pertama
02:40dari pemerintah pusat ke Flores, Nusa Tenggara Timur.
02:45Sejumlah pejabat terkait kini telah tiba di NTT
02:48antara lain Menko PMK, Mendagri, Menteri PU, Kepala BNPB,
02:54Kepala Basarnas, serta jajaran PLN, Pertamina, dan Telkom.
03:00Saat ini lebih dari 3.500 personel TNI Polri pun telah dikerahkan
03:05dan tersebar di Manggarai, Maumere, dan Flores.
03:09Kementerian PU, BNPB, Basarnas, serta TNI Polri di daerah
03:15terus bergerak langsung melakukan evakuasi dan penanganan warga terdampak.
03:20Seska menyatakan, pemerintah akan terus memastikan seluruh penanganan berjalan cepat,
03:25terpadu, dan masyarakat terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan sesegera mungkin.
Komentar

Dianjurkan