Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Gempa magnitudo 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur dan sejumlah daerah. Dilaporkan Basarnas 51 orang meninggal, akibat gempa tersebut.

Pascagempa bumi yang mengguncang sebagian wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, Korem 161 Wira Sakti langsung menggerakkan seluruh personelnya untuk tanggap darurat dan fokus pada evakuasi warga, pendirian tenda pengungsian, dan penyaluran bantaun untuk kebutuhan dasar.

Lalu bagaimana kondisi di Bandara El Tari Kupang pascapenerbangan dari Kupang menuju beberapa wilayah di Flores dibatalkan pascagempa, ada Jurnalis KompasTV Benedictus Adhitia dan Juru Kamera Andhika Pratama di posko bantuan dari Lanud El Tari Kupang.

Baca Juga Gempa NTT, Korem 161 Siapkan Tenda Pengungsian dan Dapur Umum | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/685801/gempa-ntt-korem-161-siapkan-tenda-pengungsian-dan-dapur-umum-kompas-siang

#gempa #ntt #hercules

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/685803/pesawat-hercules-mendarat-di-lanud-el-tari-kupang-bawa-bantuan-untuk-korban-gempa-ntt
Transkrip
00:00Lalu bagaimana kondisi di bandara El Tari Kupang pasca penerbangan dari Kupang menuju beberapa wilayah di Flores dibatalkan akibat gempa?
00:09Sudah tersambung bersama kami jurnalis Kompas TV Benediktus Aditya dan juru kamera Andika Pratama di posko bantuan dari lanut El
00:17Tari Kupang.
00:18Selamat siang Bene.
00:19Dengan pembatalan penerbangan ini, bagaimana dengan distribusi bantuan untuk korban gempa?
00:28Ya Imran dan juga Saudara memang kalau tadi kami berada di bandara komersil begitu ya, saat ini saya tengah berada
00:36di lanut El Tari Kupang
00:38dimana baru saja satu unit Hercules mendarat di lanut El Tari Kupang untuk nantinya ini memproses pengiriman bantuan ke daerah
00:46terdampak bencana gempa.
00:48Nah untuk lebih lanjut, saya sudah bergabung dengan dan lanut El Tari Kupang, ya ini Marsma TNI Somat.
00:55Pak Somat, selamat siang.
00:56Selamat siang Mas.
00:57Pak Somat, kami ingin bertanya sedikit soal bantuan yang hari ini dikirimkan.
01:01Apa saja bantuan yang dikirimkan pada hari ini dan kemana saja lokasi yang akan dikirimkan?
01:06Ya, pada hari ini lanut El Tari menerima satu pesawat Hercules TNI Angkatan Udara yang membawa bantuan.
01:14Baik itu keperluan sehari-hari bahan makanan, kemudian dari lanut El Tari sendiri sesuai dengan arahan dari pimpinan,
01:28arahan dari Bapak Presiden melalui Panglima TNI sampai dengan Bapak Kepala Staf Angkatan Udara.
01:33Kemudian Pangkau Dau II memerintahkan kami untuk standby, siap mendukung untuk penanggulangan bencana di Flores.
01:43Di antaranya yaitu kita akan deploy nanti barang ini ke Maumere.
01:49Sejatinya pesawat ini sudah dari tadi malam, ini sudah hadir di Labuan Bajo.
01:54Ada dua pesawat Hercules TNI Angkatan Udara dan satu pesawat Boeing yang mendukung bantuan-bantuan dari pemerintah pusat.
02:02Di lanut El Tari sendiri kami juga menyiapkan bahan makanan, pakaian yang siap pakai untuk masyarakat yang sedang teman-teman
02:12atau saudara-saudara kita yang ada di Pulau Flores.
02:15Yaitu berupa bahan makanan, pakaian, dan minuman, juga alat-alat kesehatan yang mungkin masih terbatas saat ini.
02:26Kami juga didukung oleh Kodam Udayana, dari Bapak Pangdam juga menitipkan barang ke kami, kemudian dari TNI, Polri secara keseluruhan,
02:36termasuk masyarakat yang di seputar Kupang ini juga sudah ikut berpartisipasi.
02:41Kalau kita kalkulasi jumlahnya sekitar 13 ton, yang siap kita dorong, kesempatan ini akan kita dorong ke Maumere.
02:50Setelah itu akan didistribusikan ke ND, kemudian ke Nagekeo, Bajawa, dan tempat-tempat tertentu yang kami sudah sendback-kan juga.
02:59Sudah koordinasi, mudah-mudahan helikopter kita sudah bisa hadir di sana, sehingga bisa langsung ke sasaran yang kita tuju, sesuai
03:07dengan tempat-tempat sasaran.
03:09Pak Somat, ini terkait dengan kendala di lapangan. Sebenarnya apa yang ditemukan kendala di lapangan dari personel TNI sendiri?
03:16Oke, sejauh ini belum kita temukan yang signifikan.
03:21Karena baru kemarin kejadian dan pimpinan TNI Angkatan Udara, Panglima TNI, Presiden, langsung hadir di tengah-tengah masyarakat yang sedang
03:29terkena musibah.
03:31Dan mudah-mudahan tidak ada kendala yang berarti. Jadi mulai kemarin sampai tadi malam, kita sudah semuanya bergerak.
03:39Mudah-mudahan. Selain itu kita juga dorong personel nanti untuk membantu kegiatan di sana.
03:44Baik itu di Maumere, ND, Labuan Bajo, bahkan nanti di spot-spot yang sudah kita tentukan masyarakat yang betul-betul
03:52membutuhkan kehadiran kita di sana.
03:54Untuk bahan makanan, pakaian, dan kebutuhan sehari-hari mereka ada di sana, termasuk para pengungsi.
04:02Terakhir Pak Sobat, untuk sejauh ini jumlah personel yang diterjunkan ke lapangan untuk proses membantu, ada berapa personel?
04:08Baik, yang kita berangkatkan pada hari ini ada 66 orang.
04:12Dari Lanut Eltari, dari kepolisian, termasuk juga dari teman-teman yang dari Kodam Udayana atau Korem 161 Wirasakti.
04:21Insya Allah, mohon doa restunya, sebuah kegiatan ini semuanya berjalan dengan aman, lancar, selamat, dan bermanfaat untuk masyarakat yang sedang
04:30kena musikah saudara-saudara kita di sana.
04:32Baik, terima kasih. Dan Lanut Eltari Kupang, Marsma TNI Somat.
04:36Terima kasih, kesempatan.
04:38Ya, Imron, tadi kami sudah berbincang dengan Dan Lanut Eltari Kupang, Marsma TNI Somat,
04:44dimana kalau tadi kami mendengarkan informasinya memang ada beberapa bahan pokok yang dikirimkan,
04:50selain bahan-bahan pokok juga ada pakaian yang dikirimkan juga untuk membantu di tempat-tempat titik-titik bencana,
04:57terdampak bencana gempa yang kemarin terjadi, selain itu juga ada beberapa personel yang diterjunkan.
05:03Tentunya kita masih menantikan bantuan untuk masyarakat-masyarakat terdampak di Pulau Flores.
05:09Begitu, Imron.
05:10Baik, satu pesawat Hercules TNI Angkatan Udara telah mendarat di Lanut Eltari Kupang,
05:14membawa 13 ton bahan bantuan berupa makanan, pakaian serta obat-obatan,
05:19akan dibawa ke Maomere dan distribusikan ke beberapa wilayah termasuk Nd, Nagekeo dan beberapa wilayah lainnya.
05:26Terima kasih atas laporan Anda, Jurnalis Kopas TV, Benediktus Aditya dan Jurukamera Andika Pratapa.
Komentar

Dianjurkan