- 2 hari yang lalu
KOMPAS.TV - Jelang Sidang Tahunan MPR RI, Anggota Komisi II DPR RI Fraksi Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia dan Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDIP Edi Purwanto menyampaikan sejumlah harapan terhadap pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto.
Ahmad Doli menilai pidato kenegaraan merupakan momentum bagi Presiden Prabowo sebagai kepala negara untuk menyampaikan gambaran kinerja lembaga-lembaga negara selama setidaknya satu tahun terakhir.
Sementara itu, Edi Purwanto berharap pidato Presiden mampu menjawab sejumlah persoalan mendasar yang masih dihadapi masyarakat.
Baca Juga Gun Gun-Jubir Gerindra Astrio Feligent Bahas Pidato Kenegaraan Prabowo di Sidang Tahunan MPR/DPR di https://www.kompas.tv/nasional/685588/gun-gun-jubir-gerindra-astrio-feligent-bahas-pidato-kenegaraan-prabowo-di-sidang-tahunan-mpr-dpr
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/685589/jelang-pidato-kenegaraan-prabowo-dpr-soroti-tantangan-pemerintah-di-tahun-kedua
Ahmad Doli menilai pidato kenegaraan merupakan momentum bagi Presiden Prabowo sebagai kepala negara untuk menyampaikan gambaran kinerja lembaga-lembaga negara selama setidaknya satu tahun terakhir.
Sementara itu, Edi Purwanto berharap pidato Presiden mampu menjawab sejumlah persoalan mendasar yang masih dihadapi masyarakat.
Baca Juga Gun Gun-Jubir Gerindra Astrio Feligent Bahas Pidato Kenegaraan Prabowo di Sidang Tahunan MPR/DPR di https://www.kompas.tv/nasional/685588/gun-gun-jubir-gerindra-astrio-feligent-bahas-pidato-kenegaraan-prabowo-di-sidang-tahunan-mpr-dpr
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/685589/jelang-pidato-kenegaraan-prabowo-dpr-soroti-tantangan-pemerintah-di-tahun-kedua
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00Kompleks Parlemen Senayan Jakarta ini sudah menuju ke 30 menit, 31 menit lagi
00:05menuju rangkaian agenda sidang tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia
00:11sekaligus yang menjadi acara utama yang menarik dicermati adalah
00:15pidato kenegaraan dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
00:19Rangkaian bakal berlangsung dimulai pada pukul 8.30 waktu Indonesia bagian Barat nanti
00:23dan secara suasana yang tergambar di sini sudah banyak anggota MPRI.
00:28Ini gabungan dari DPR dan DPD RI, total anggota MPR sebanyak 732 orang,
00:34terdiri dari 580 anggota DPR RI dan 152 anggota DPD, senator Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia.
00:43Yang menarik dicermati dari pidato presiden karena nanti akan menyinggung dua hal.
00:46Pertama adalah capaian-capaian pemerintah jelang genap dua tahun pemerintahan Kabinet Merah Putih
00:52di bawah ngawangan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Dekat Rakyat Republik
00:55serta me-evaluasi atau merefleksikan lagi peringatan 81 tahun Pemerintah Republik Indonesia.
01:03Untuk itu saya sudah bersama dengan dua narasumber saat ini di studio Mini Kompas TV
01:07di Kompleks Parlamasian Dengan Jakarta sudah ada Ahmad Doli Kurnia,
01:11anggota DPR RI fraksi Partai Golkar dan juga ada Edi Purwanto dari fraksi PDI Perjuangan.
01:16Bapak-bapak selamat pagi, apa kabar?
01:18Selamat pagi, sehat semua ya.
01:20Sehat, sehat.
01:21Terima kasih sudah meluangkan waktu berbicara bersama kami kali ini.
01:23Saya mau tahu dulu ekspektasi masing-masing soal pidato presiden hari ini.
01:28Anda sendiri Bang Doli, kalau membandingkan dengan berbagai kesempatan presiden
01:32menyampaikan pidato kenegaraan, pidato politik di berbagai acara,
01:36Anda menaruh ekspektasi apa yang rasanya bakal baru dicermati kita bersama,
01:40terutama Anda sebagai anggota MPR RI menyambut 81 tahun kemerdekaan Indonesia ini?
01:45Ini kan pidato kenegaraan ya, Pak Prabowo sebagai kepala negara, presiden sebagai kepala negara,
01:52nanti siang baru sebagai kepala pemerintahan.
01:56Jadi sebetulnya pidato ini lebih pada menunjukkan kinerja semua lembaga-lembaga negara
02:04yang secara bersama-sama selama setidaknya setahun terakhir ini bekerja sudah sangat serius gitu.
02:12Nah yang paling penting, ekspektasi saya adalah ketika misalnya dalam dua tahun terakhir ini,
02:18ya kita memang sedang mengalami situasi yang tidak mudah ya,
02:22dengan perkembangan global, internasional yang tidak menentu sampai sekarang,
02:28yang pasti ada kena dampaknya.
02:29Dan dampak itu sekarang sedang kita rasakan,
02:32banyak hal-hal yang menjadi PR ya,
02:36terutama hal-hal yang dirasakan oleh masyarakat kita.
02:39Nah banyak kritik, banyak masukan.
02:42Nah saya kira pidato kenegaraan pada hari ini,
02:47saya yakin Pak Prabowo dan kita berharap sebenarnya,
02:51beliau bisa menyampaikan adanya semangat baru ya,
02:54semangat baru dan kemudian rasa membangun soliditas dan kebersamaan
03:00untuk tetap bersatu dalam situasi apapun menghadapi bangsa,
03:05situasi bangsa ke depan yang mudah-mudahan dengan kita bersama,
03:09kita bersatu, kita bisa menghadapi tantangan-tantangan yang ada ke depan itu.
03:14Kalau Anda juga meneru hal yang sama,
03:16atau mungkin Anda punya harapan sendiri nih pidato presiden kali ini,
03:19di tahun kedua sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan,
03:22hal apa yang Anda nantikan sebagai partai penyeimbang nih di sini?
03:26Ya, kita bisa melihat review ke belakang ya,
03:29bagaimana perjuangan kita dari 1908,
03:33kemudian 28, kemudian 45, 65, kemudian 98.
03:39Nah, problem utama kita sebenarnya kan kaitan dengan
03:44kedaulatan di bidang politik,
03:47keberdekaran di bidang ekonomi,
03:48dan keberdekaran kebudayaan.
03:51Nah, ini muatannya kepada apa?
03:54Lima hal itu yang kami harapkan akan dijawab oleh Pak Presiden.
03:57Tantangan besar kita apa?
03:59Masalah kemiskinan.
04:00Kemiskinan kita masih 8,07 persen,
04:04atau setara dengan 22,93 juta masyarakat Indonesia miskin.
04:08Yang kedua kaitan dengan pengangguran,
04:10ada 4,65 persen pengangguran kita,
04:13dan apa namanya pengangguran yang kita agak sedih,
04:171,03 juta itu ratasarjana D4 sampai S3, seperti itu.
04:23Kemudian juga kaitan dengan kesehatan.
04:26Banyak misalnya BPJS memang sudah kita treatment,
04:30tapi juga banyak juga masalah-masalah kaitan ke kesehatan ini gitu loh.
04:35Padahal sebenarnya kalau kita lihat,
04:37apa namanya dalam skema undang-undang kita,
04:40Pak Presiden harus menjawab kepada lima pasal saja.
04:43Misalnya, pasal 27, ayat 2.
04:46Pasal 28H, ayat 1.
04:48Pasal 31, 33, dan 34.
04:51Kemudian masalah yang serius juga,
04:54pendidikan.
04:54Pendidikan contoh misalnya,
04:56kan ini isunya luar biasa.
04:57Kaitan guru honor,
04:59ternyata 74 persen guru honor kita,
05:01gajinya di bawah 2 juta gitu loh.
05:04Bahkan ada yang gajinya di bawah 500 ribu gitu loh.
05:07Ini kan perdebatan yang panjang.
05:09Yang paling penting juga infrastruktur gitu loh.
05:11Infrastruktur kita mohon maaf penting gitu,
05:13karena masih banyak akses yang jembatannya putus,
05:16anak-anak sekolah menyeberang,
05:19pakai tali,
05:21kemudian ada guru
05:23mengajar sekolah harus berkilo-kilo,
05:25jalannya pada rusak dan lain sebagainya.
05:27Dan artinya ketika Pak Prabowo bisa menjawab
05:30kaitan strategi terbaru,
05:32kaitan mengetaskan kemiskinan,
05:34pengangguran, pendidikan kesehatan,
05:35dan infrastruktur,
05:37menurut saya itu yang ditunggu oleh masyarakat hari ini.
05:39Bang Doli udah bercerita,
05:41baiknya memang kondisi global luar biasa.
05:44Tapi saya kini percaya,
05:45dengan kebersatuan kita,
05:47semangat kebersamaan kita,
05:49kesadaran kolektif kita,
05:50insya Allah kita juga punya harapan yang besar.
05:54Harapan kami, Pak Prabowo,
05:57punya laka-laka taktis,
05:59kaitan dengan visi-misi RPJN,
06:01beliau yang telah disampaikan kepada rakyat Indonesia.
06:04Anda menyinggung infrastruktur,
06:05karena Anda juga bagian dari anggota Komisi 5 DPR,
06:08juga kan bagian infrastruktur itu tadi.
06:09Cuman yang juga menarik disermati nanti,
06:11Bapak-Bapak,
06:11adalah bagaimana kemudian Presiden menjelaskan capaian-capaiannya.
06:15Itu kan juga menjadi concern kita semua,
06:17hal-hal apa saja yang jadi capaian dan rencana ke depan.
06:21Apa yang mau dicoba capai lagi untuk di tahun kedua ini,
06:26genap dua tahun nanti,
06:26sampai di Oktober nanti.
06:29Terlebih untuk program-program prioritas pemerintah nih, Bang Doli.
06:33Ada program yang berjalan mulus,
06:35tapi tetap akan ada tantangan di sana-sini.
06:37Kita juga sudah melihat itu,
06:39tapi itu sudah ditindaklanjuti oleh pemerintah,
06:42dengan memperbaiki tata kelola.
06:44Ya kita sebut saja lah masalah tata kelola,
06:46Koperasi Desa Merah Putih sekarang lagi dibahas,
06:49peraturannya,
06:50kemudian masalah makan bergizi gratis,
06:52tata kelola juga sudah diubah.
06:54Menurut Anda,
06:54langkah-langkah pemerintah untuk bisa melancarkan
06:58program prioritas ini sudah terlihat cukup baik,
07:02atau Anda sendiri melihat ada,
07:04oh ini harusnya bisa dimaksimalkan
07:05atau disempurnakan di sebuah yang lain nih,
07:07atau Anda punya pandangan sendiri?
07:09Ya, saya kira kalau kita lihat program-program pemerintah
07:12yang hari ini menjadi prioritas ya,
07:15ini kan sebetulnya pertama janji dari Pak Prabowo,
07:19yang kemudian mempunyai konsep berpikir
07:22tentang bagaimana melaksanakan pemerintahan ini,
07:25yang itu adalah program-program pro rakyat.
07:29Jadi sebetulnya dari niat, konsep, kebijakan,
07:33ini sesuatu yang luar biasa,
07:36bicara tentang mengutamakan kepentingan rakyat,
07:38dan itu diterima langsung oleh rakyat.
07:40Nah, tapi memang ini kan program-program baru ya,
07:44di dalam pemerintahan kita ini itu.
07:48Tentu pasti dalam pelaksanaannya masih ada di sana-sini kekurangannya.
07:53Nah, yang terpenting sebetulnya adalah bagaimana pemerintah menyadari
07:59bahwa niat program yang baik itu kadang-kadang
08:03kalau kemudian dilaksanakan dengan konsep operasional yang tidak juga mendukung,
08:11itu akan mendukungkan masalah.
08:13Nah, saya kira per hari ini,
08:17pemerintah juga sudah sadar itu.
08:19Sudah ada beberapa langkah yang ditempu,
08:22berkaitan dengan misalnya MBG,
08:25sudah ada pergantian pimpinan,
08:27kemudian soal Koperasi Merah Putih juga sudah ada,
08:30berapa minggu terakhir ini kita lihat ada respon pemerintah
08:34untuk bagaimana supaya program itu bisa berjalan dengan baik.
08:36Oke, sorry, saya salah dulu.
08:38Sambil kita juga melihat visual terbaru,
08:39ini Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto,
08:42sudah tiba di Gedung Nusantara,
08:44Kompleks Parlemen Senayan Jakarta.
08:48Dengan kedatangan Presiden kali ini,
08:50ini pertanda sebentar lagi,
08:52rangkaian acara akan segera dimulai.
08:55Langsung disambut.
08:58Oleh Ketua MPR RI Ahmad Muzani,
09:01kemudian ada Sultan Bahtiar Najamuddin,
09:03Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia.
09:06Ini sudah menuju masuk ke Gedung Nusantara,
09:09kita awam bilang sebagai Gedung Kura-Kura ya.
09:12Ini akan menuju ke area Ruang Sidang Tahunan, MPR RI.
09:18Yang rangkaiannya baru akan dimulai nanti
09:20sekitar pukul 8.30 waktu Indonesia bagian Barat.
09:23Melanjutkan diskusi kita tadi Bang Doli,
09:25sehingga menurut Anda hal yang rasanya
09:26masih bisa disempurnakan lagi dari sisi mana?
09:29Ya pertama sebetulnya penyempurnaan kebijakannya.
09:32Saya sebetulnya dari awal mengusulkan program-program besar
09:36seperti MBG, Koperasi Merah Putih gitu ya.
09:40Dan ini kan program yang cukup kompleks sebenarnya.
09:44Harus dibangun mulai dari regulasi yang juga tepat.
09:49Nah saya kira program-program seperti ini tidak cukup
09:52hanya sekedar didasari oleh sebuah peraturan presiden.
09:56Ya harus dibuat dengan undang-undang.
09:59Sehingga nanti dari sana kemudian kita bisa melihat ya
10:02dasar-dasar yang kuat.
10:04Karena pembuatan undang-undang itu kan harus ada
10:05naska akademiknya,
10:06terus kemudian ada uji publiknya,
10:09kita mendengar masukan dan segala macam.
10:11Nah baru nanti setelah itu ada turunan-turunan peraturan teknisnya.
10:15Jadi cukup lengkap.
10:16Sehingga nanti kita bisa mengetahui persis,
10:20apalagi kita sudah punya pelajaran ini satu setengah tahun ya,
10:23ada titik-titik kelemahan.
10:24Nah itu saya kira bisa ditutupi dengan regulasi yang cukup lengkap.
10:30Satu. Yang kedua, konsistensi terhadap pelaksanaan regulasi itu.
10:36Pertama saya sering mengatakan ada niat baik.
10:39Kalau selama ini kita lihat misalnya ada penyimpangan-penyimpangan.
10:44Katakanlah kemarin ada pimpinan BGN yang terkena terjerat kasus korupsi misalnya.
10:52Itu kan artinya niat baik pemerintah, niat baik presiden,
10:56itu tidak dilanjutkan dengan niat baik pelaksanaan teknis di bawah.
11:01Nah ini yang saya kira juga harus kemudian menjadi koreksi kita ke depan.
11:05Bahwa barilah kita sama-sama solid, bersatu,
11:10mulai dari niat sampai kerja teknis itu.
11:13Kalau ini memang kita anggap baik, ya kita laksanakan dengan baik.
11:16Oke, yang Anda lihat sekarang saudara adalah visual dari ketua DPR RI Puan Maharani
11:21yang juga sudah menuju ke gedung Nusantara Kompleks Parlamen Sendirian Jakarta
11:24untuk memimpin rangkaian sidang tahunan MPR RI ini nanti
11:30untuk agenda pagi hari ini, agenda pokok sidang tahunan,
11:35ini akan dipimpin langsung oleh ketua MPR Ahmad Muzani,
11:38ketua DPR Puan Maharani, dan ketua DPD Sultan Bahdian Najamudin
11:42akan mendampingi di meja pimpinan sidang tahunan.
11:45Melanjutkan diskusi kita juga Mas Edy,
11:46kalau Anda melihatnya juga sama masalah regulasi dan penerapannya di lapangan,
11:51atau ada hal lain yang menarik jenis soal program-program prioritas ini?
11:54Karena tujuannya jelas, penerima manfaatnya juga besar.
11:57Ya, menurut saya sih hampir sama dengan Bang Doli ya,
12:01tapi memang kalau PD Perjuangan kan dari awal kan sudah memberikan
12:04masukan-masukan kepada pemerintah,
12:06kaitan MBG, kaitan Desa Merah Putih, seperti itu,
12:10dan MK sudah memutuskan juga bahwa
12:12dana pendidikan 20% harus masuk betul ke pendidikan,
12:16jadi MBG dikeluarkan dalam konteks seperti itu.
12:18Artinya tata kelola ini penting.
12:20Kesadaran kolektif itu juga penting,
12:22jangan sampai visinya baik,
12:24niat presiden baik,
12:25tapi pelaksananya tidak baik.
12:27Tapi menurut saya,
12:28ini perlu dilakukan evaluasi menyeluruh.
12:32Karena apa?
12:32Ini kan yang kena bukan satu dua,
12:35tapi banyak sekali yang kena.
12:37Berarti sistemnya betul-betul harus dihormati dengan baik.
12:39Mudah-mudahan dengan kepala MBG yang baru ini,
12:42mampu untuk merespon perso-persoalan ini,
12:44sehingga program ini berjalan dengan baik,
12:46clear and clean secara hukum juga aman.
12:49Misalnya kooperasi,
12:50kooperasi memang kita setuju,
12:51tapi sekali lagi,
12:52kan banyak juga,
12:53mohon maaf,
12:55kritik dari para pihak.
12:57Misalnya ada 70 kakak,
12:58ada satu kooperasi,
13:00kooperasi nilainya 3 miliar,
13:01pinjam di Himbara.
13:02Bagaimana?
13:03Apa entitas bisnis di dalam,
13:05apa namanya,
13:0670 kakak ini,
13:08ekosistem yang ada seperti apa?
13:10Apakah ini visible atau tidak?
13:11Beberapa kali kami berikan masukan,
13:13ketika jumlah penduduknya,
13:15di atas 3 ribu,
13:16mungkin masih visible.
13:18Tapi kalau penduduknya cuma 700 kakak,
13:20700 orang,
13:22kemudian 500 orang,
13:23dibikin kooperasi seperti itu,
13:26dikhawatirkan,
13:26itu akan mengganggu ekosistem bisnis kecil,
13:29dan masyarakat.
13:30WMKM-nya juga tergagu dan sebagainya.
13:32Nah,
13:32disinilah perlu diformulasikan dengan baik.
13:36Diformulasikan dengan jelas,
13:37sehingga tidak bertumburan,
13:38dengan ekosistem WMKM sebagai ruh,
13:42daripada ekonomi rakyat Indonesia.
13:44Kooperasi itu kan filosofinya,
13:46dari, oleh, dan untuk.
13:47Sekarang kan negara yang masuk,
13:49langsung intervensi seperti itu.
13:51Dia artinya,
13:52program-program ini menurut saya baik,
13:54jangan sampai niat yang baik,
13:56strateginya tidak tepat,
13:58sasarannya juga tidak tepat.
13:59Misalnya, mohon maaf,
14:00ada juga kritik,
14:01beberapa tempat MBG,
14:02mungkin tempatnya itu,
14:07yang tempatnya itu juga,
14:08mohon maami seperti itu.
14:10Oh, wadahnya itu.
14:11Wadahnya itu.
14:12Kemudian, apa namanya,
14:14kualitas makanannya juga,
14:16mohon maaf,
14:16tidak sesuai dengan spek,
14:18seperti itu.
14:19Sehingga beberapa tempat,
14:20ada yang seloroh.
14:21Duh,
14:22ini yang kenyang bukan,
14:23mohon maaf,
14:24anak,
14:25anaknya,
14:26tetapi mohon maaf,
14:27ada entitas lain,
14:28karena dibuang makanannya seperti itu.
14:30Nah, inilah yang harus dilakukan koreksi,
14:32menyeluruh koreksi total,
14:34sehingga program ini,
14:35betul-betul bermanfaat,
14:36bagi masyarakat Indonesia.
14:37Yang tujuhnya apa?
14:38Salah satu,
14:38stunting.
14:39Kita masih ada 19,8,
14:41masyarakat Indonesia,
14:42masih stunting.
14:43Dengan MBG,
14:44harapan kita,
14:45stunting ini bisa teratasi,
14:46kecerdasannya juga akan sebagian baik,
14:48bisa memperbaiki tenaga hidup,
14:49masyarakat Indonesia seperti itu.
14:50Basenya adalah,
14:51semangat dari pemerintah sekarang,
14:53memastikan pembangunan,
14:54dan kesejahteraan,
14:55itu bisa merata buat semuara.
14:56Semua,
14:57tinggal bagaimana,
14:58aturan dan implementasi di lapangan.
15:00Dan itu tentu harapan kita.
15:01Tapi yang juga jadi tantangan di sini,
15:03belum lama ini,
15:04yang kita beruntut terlihat di muka publik,
15:05Bang Doli,
15:06soal sektor hukum.
15:08Kita melihat,
15:09ini yang berkali-kali terlihat,
15:11apalagi yang ditangani oleh KPK,
15:13kepala daerah,
15:15ditindak dalam operasi tangkap tangan,
15:17dugaannya suap,
15:18menerima gratifikasi.
15:19Anda juga anggota komisi 2 DPR RI,
15:21pernah jadi pimpinan komisi 2 di periode sebelumnya.
15:24Membaca polanya,
15:26dan bentuk penindakan yang sudah dilakukan,
15:28oleh otoritas hukum tentang kepala daerah,
15:30yang main-main anggaran daerah,
15:33main-main duit rakyat,
15:35ini sudah semakin mengkhawatirkan,
15:38atau justru,
15:39ini sudah pertanda baik,
15:40kalau semakin banyak penindakan,
15:42justru ternyata,
15:44implementasi dari penegakan hukum kita juga baik.
15:46Anda punya pandangan sendiri nggak sih?
15:47Ya,
15:48kalau saya melihat,
15:50ukuran keberhasilan,
15:52pemberhasilan korupsi itu adalah,
15:53bukan semakin banyak orang ini tindak,
15:56justru sebaliknya,
15:57kalau kita bisa menyebut negara kita ini bebas dan bersih korupsi,
16:01kalau memang orang nggak ada korupsi lagi,
16:02sebetulnya.
16:03Nah,
16:04oleh karena itu,
16:05juga pertama,
16:06yang paling penting adalah,
16:07tindakan pencegahannya.
16:09Saya kira,
16:10lembaga-lembaga seperti KPK,
16:13itu juga harus,
16:15juga melakukan upaya-upaya,
16:18bagaimana penjagaan korupsi itu dilakukan,
16:20bukan hanya segera penindakan,
16:21itu yang pertama.
16:23Nah,
16:23yang kedua,
16:24saya kira,
16:25kemarin ada rencana,
16:26Presiden mau mengumpulkan semua kepala daerah.
16:29Nah,
16:30salah satu yang saya kira penting,
16:32untuk menjadi titik tekan,
16:34apa yang disampaikan oleh Presiden itu adalah,
16:36bagaimana mengingatkan kepala daerah ini,
16:39termasuk hari ini,
16:40saya kira ini momentum yang pas,
16:42sebetulnya Pak Presiden,
16:44sebagai kepala negara ya,
16:45mengingatkan semua para penyelenggaran negara,
16:48termasuk di daerah,
16:49itu untuk bisa,
16:50ya,
16:51menyelenggarakan pemerintah secara bersih,
16:53yang bebas korupsi gitu loh.
16:55Karena kita agak,
16:56agak mengherankan ya,
16:57dan saya sempat mengatakan,
17:00ya,
17:00begitu berturut-turut,
17:01hampir setiap minggu ya,
17:03kepala daerah kita kena OTT,
17:04ya,
17:05kita ini sudah masuk kategori darurat korupsi juga,
17:07jangan-jangan gitu loh.
17:08Nah,
17:09oleh karena itu,
17:09saya kira,
17:10Presiden,
17:11dalam pidatonya nanti,
17:13sebagai kepala negara,
17:14harus bisa mengingatkan kepada kita semua,
17:17penyelenggaran negara,
17:18baik pusat,
17:19sampai ke daerah,
17:20sampai juga ke para aparat desa,
17:22gitu ya,
17:23ya,
17:23yang namanya pejabat,
17:25tugasnya melayani publik,
17:26saya kira dalam,
17:28untuk meningkatkan kinerja pelayanan publik itu adalah,
17:30bahwa,
17:31ya,
17:32kerja dan kinerja kita,
17:34institusi kita,
17:36itu harus bersih,
17:38harus berwibawa,
17:39gitu ya,
17:40dan bebas korupsi.
17:41Oke,
17:41dan kalau kita lihat,
17:42nggak cuma kepala daerah,
17:44Mas Edy,
17:44yang terbaru,
17:46yang masih ditangani oleh Kejaksaan Agung,
17:48yang harusnya jadi penegak hukum,
17:49malah terjerat kasus hukum,
17:50ex-jampitsus Kejaksaan Agung.
17:52Sebelumnya tadi Bang Dolio juga sempat menyinggung,
17:54masalah,
17:56tata kelola MBG dimainin sama pejabat sebelumnya.
18:00Anda merasa bahwa masih ada jalan,
18:03untuk bisa memperbaiki ini semua,
18:04kalau apa?
18:06Kalau menurut saya sih,
18:07ada satu yang kurang,
18:08kesadaran kolektif kita,
18:10maka saya bicara tadi,
18:11bagaimana perjuangan 1908,
18:1328,
18:1445,
18:15sampai 98,
18:16ini kan perjuangan yang berdarah-darah,
18:18perjuangan serius gitu loh.
18:19Menurut saya,
18:20ya sudah lah,
18:20ayo kemon.
18:21Regulasi sudah ada,
18:22sebat apapun regulasi yang ada,
18:24ketika orang-orangnya tidak terperbaiki,
18:26akan sulit.
18:27Sehingga,
18:28tujuan kita,
18:29hari ini temati kita berdaulat,
18:31negara berdaulat seperti apa,
18:32adil itu seperti apa,
18:34harapan kita kan keadilan itu,
18:35dari Sabang sampai Meruke,
18:36terjadi pemerhatan ekonomi,
18:38makmur itu seperti apa,
18:39bagaimana kita bisa menyelesaikan dengan jini rasio,
18:42bagaimana kita bisa menyelesaikan persoalan dengan indik pembangunan manusia,
18:46bagaimana kita bisa memperbaiki pendapatan per kapita penduduk,
18:49nah itu semua akan terjadi,
18:50ketika semuanya mengikuti aturan main,
18:54semuanya memiliki niat yang sama,
18:56bagaimana perjuangan bangsa kita ini,
18:58sudah lah,
18:58perbuatan-perbuatan yang jauh dari norma-norma,
19:01yang melanggar hukum,
19:02ya sudah kita selesai dengan baik,
19:04tapi sekali lagi,
19:04kita percaya,
19:05masih banyak orang-orang Indonesia,
19:07yang memiliki jiwa patriotik yang tinggi,
19:09sehingga persoalan semua masalah termasuk hukum,
19:12bisa diselesaikan dengan baik,
19:13kita optimis kok,
19:14ada Bang Doli,
19:15ini tokoh bebat kita,
19:17Wakil Ketua Balek,
19:18tentu ini juga punya peran-peran baik,
19:20untuk memperbaiki regulasi-regulasi,
19:23norma-norma yang terjadi,
19:24COVID-19 norma antara satu dengan yang lain,
19:26ini bisa diharmonisasi,
19:28sehingga menjadi konsensus berbangsa,
19:30bernegara kita,
19:31untuk Indonesia yang betul-betul,
19:33kita harapkan merdeka,
19:35yang sejati-jatinya merdeka,
19:36ini mendekati waktu kita akan mengikuti,
19:39rangkaian sidang tahunan MPR RI,
19:41suasana di dalam ruang sidang juga sudah terlihat,
19:44anggota MPR sudah mulai ke sana,
19:46kami juga menghargai betul,
19:47Anda berdua Bang Doli,
19:48Mas Edy,
19:49akan bersiap sebentar lagi menuju ke gedung Nusantara,
19:51kami apresiasi Anda sudah meluangkan waktu,
19:53terima kasih banyak sebelumnya,
19:55sudah mau berdiskusi bersama saya kali ini,
19:57saya selalu untuk Anda berdua,
19:58sampai kami juga akan menghadirkan langsung,
20:01gambaran suasana terbaru,
20:03untuk kondisi saat ini,
20:05di ruang rapat Nusantara,
20:08gedung Nusantara maksud saya,
20:10di kompleks Parlamen Senayan Jakarta hari ini,
20:13rangkaian agenda akan dimulai,
20:15pada pukul 8.30,
20:16waktu Indonesia bagian Barat,
20:18ini akan dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya,
20:21kemudian akan ada mengheningkan cipta,
20:24yang bakal dipimpin langsung oleh ketua MPR RI,
20:26Ahmad Muzani,
20:27dan ini diikuti oleh seluruh anggota MPR RI,
20:30saya sebutkan kembali,
20:31total ada 732 anggota MPR,
20:33terdiri dari 580 anggota DPR RI,
20:36dan 152 senator Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia,
20:41kemudian nanti sidang akan dibuka,
20:43sidang tahunan MPR akan dibuka langsung oleh Ahmad Muzani,
20:45didampingi oleh ketua DPR RI,
20:47Puan Maharani,
20:48serta ketua DPD RI,
20:50Sultan Bahtiar Najamuddin,
20:52nanti akan ada pembacaan doa,
20:54dipimpin langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia,
20:57Nasaruddin Umar,
20:58dilanjutkan dengan pengantar sidang tahunan MPR RI,
21:01Ahmad Muzani akan menyampaikan pengantar,
21:03sebelum akhirnya menuju ke agenda utama,
21:07penyampaian pidato kenegaraan dari Presiden Republik Indonesia,
21:10kami jira sebentar saudara pastikan Anda tetap bersama kami,
21:13dalam laporan khusus.
Komentar