Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Anggota DPRD Malut Interupsi Gubernur Sherly, Singgung Janji Jalan Mulus

Anggota DPRD Maluku Utara, Nazlatan Ukhra Kasuba, menyentil Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda mengenai kondisi infrastruktur jalan di Loloda Utara.

Nazlatan berharap janji perbaikan jalan dan jembatan di kawasan tersebut yang dijadwalkan pada tahun 2027 benar-benar diwujudkan agar akses masyarakat semakin lancar.

Mengingat parahnya kondisi jalan saat ia turun langsung meninjau Loloda Utara, ia berharap kelak tak perlu lagi harus menggunakan mobil Hilux untuk melintas.

Ia menginginkan agar jalanan tersebut nantinya cukup mulus sehingga mobil biasa seperti Innova atau Avanza pun bisa melintas sampai ke ujung wilayah Loloda Utara.

#DPRDMalukuUtara #GubernurSherly #Janji

Creative/Video Editor: Lia/Daffa
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Interupsi pimpinan.
00:01Yang terakhir ya, Ibu Najla ya.
00:04Siap, pimpinan.
00:05Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:08Terima kasih pimpinan telah memberikan saya kesempatan untuk berbicara.
00:13Hari ini saya sangat berbahagia melihat Ibu Gubernur yang sangat cantik dan sangat segar hadir di sini.
00:20Terima kasih Ibu Gubernur sudah datang.
00:23Saya juga berbahagia dan mendengar pidato Ibu Gubernur,
00:27terutama mengenai empat poin yang ingin difokuskan pemerintah provinsi di tahun 2027.
00:34Akan tetapi sudah sepantasnya kita saling mengingatkan.
00:40Karena di poin keempat mengenai birokrasi yang akuntabel dan pemerintahan yang transparan,
00:48saya rasa satu ironi yang kita temukan di lapangan
00:52mengenai kedisiplinan kepala OPD yang hadir di rapat-rapat
00:57antar komisi.
00:59Saya rasa itu perlu didisiplinkan, Bu, karena tentunya
01:04kedisiplinan dan birokrasi yang baik,
01:06satu tatanan pemerintahan yang baik,
01:08dia harus muncul dari atas ke bawah.
01:11Kalau di atasnya belum bisa dibenahi dan
01:15tidak terlalu disiplin,
01:16maka sudah pasti
01:18follow-up dan berfungsi pengawasan di bawah juga menjadi tidak maksimal.
01:24Selanjutnya, Bu,
01:26tanpa mengurangi rasa hormat saya,
01:29bagaimana apa urgensi
01:33percepatan antara Halmahera Tengah dan Halmahera Timur itu harus satu jam?
01:37Karena rasa-rasanya saya sulit menafsirkan kenapa dia harus sampai satu jam.
01:45Di saat persamaan, saya pergi bulan-balik ke Loloda Utara dan
01:50Alhamdulillah saya melihat progres,
01:53tapi rasanya masih banyak isu yang perlu diselesaikan.
01:56Jadi, di sini juga saya tentunya tidak menentang apapun yang Ibu Gubernur rencanakan,
02:02walaupun 450 km diarahkan ke dua kabupaten,
02:06mudah-mudahan juga bisa adil di kabupaten yang lain.
02:09Dan saya ingatkan Ibu Gubernur pernah berjanji di Loloda Utara tahun 2027,
02:14jalan jepatannya mulus.
02:15Dan insya Allah saya siap untuk terus menyisir jalan Loloda
02:20dan saya berharap saya sudah tidak lagi pakai Hilux, Bu.
02:23Mudah-mudahan Nike Innova atau Avanza juga sudah bisa sampai ke Doitian
02:27dan di ujung Loloda Utara.
02:29Selanjutnya, yang paling terakhir, saya melihat Ibu Gubernur
02:33mengatensikan mengenai Pemda Adat.
02:35Yuk, kita sama-sama, Bu, dorong mengenai Pemda Adat,
02:40karena tentunya masyarakat adat akan sangat menanti keadilan bagi mereka
02:45dan mereka sangat menanti mengenai kepastian lahan-lahan adat,
02:49juga kepastian bagaimana eksistensi mereka di Maluku Utara.
02:53Sekian dari saya. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
02:59Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan