Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 6 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS,TV - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan bahwa situasi geopolitik dunia saat ini berada dalam kondisi yang sangat rawan.

Ia menyoroti konflik berkepanjangan di Ukraina, perang di Gaza dan Timur Tengah, hingga ketegangan di kawasan ASEAN yang dinilai berdampak langsung terhadap harga pangan, energi, dan stabilitas ekonomi global.

Baca Juga Waspada! Prabowo Ungkap Indonesia Negara Kaya, Banyak yang Iri: Jangan Takut Hadapi Situasi Global di https://www.kompas.tv/video/683589/waspada-prabowo-ungkap-indonesia-negara-kaya-banyak-yang-iri-jangan-takut-hadapi-situasi-global

Prabowo juga mengingatkan bahwa ancaman perang nuklir tidak boleh dianggap remeh di tengah eskalasi konflik yang terus berlangsung.

Di tengah dinamika tersebut, Prabowo menegaskan Indonesia tetap berpegang pada politik luar negeri bebas aktif dengan prinsip nonblok atau non-aligned.

Menurutnya, Indonesia tidak akan bergabung dengan blok militer mana pun dan akan terus mengedepankan peran sebagai negara yang mendukung perdamaian, stabilitas kawasan, serta hubungan baik dengan seluruh negara di dunia.

Presiden Prabowo Subianto

Editor: Joshua

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/683590/warning-prabowo-soroti-geopolitik-dunia-makin-rawan-tegaskan-sikap-posisi-indonesia
Transkrip
00:00Pemerintahan saya, saudara datang ke saya pun saya sudah, di mana-mana saya sudah warning, bahkan sebelumnya pun saya sudah
00:07warning, hati-hati.
00:10Situasi dunia, situasi geopolitik sudah sangat-sangat rawan.
00:18Sangat-sangat rawan.
00:21Di mana-mana terjadi perang, dasyat.
00:32Di kontinen, di benua Eropa, perang besar.
00:39Perang besar ini, di Ukraine ini, sudah lebih lama dari perang dunia pertama.
00:50Ini mungkin akan lebih lama dari perang dunia kedua.
00:55Perang dunia kedua mulai September 1939, habis itu 40, 41, 42, 43, habis itu pertengahan, Mei 1945, jadi 5 tahun,
01:13atau 4 tahun setengah.
01:17Perang Ukraine mulai tahun 2022, ya.
01:2022, 23, 24, 25, sudah masuk 26, mungkin perang Ukraine lebih lama dari perang dunia kedua juga.
01:34Jutaan sudah korban, dan kita baru mengerti bahwa perang di satu bagian dari bumi kita punya pengaruh ke mana-mana.
01:47Kepada harga pangan, harga BBM, dan sebagainya.
01:52Belum selesai perang Ukraine, situasi di Gaza, di Lebanon, di Timur Tengah, meletus.
02:08Lebih parah lagi, di Teluk, di Selat Hormuz, Iran, sampai sekarang belum selesai.
02:19Dan kemungkinan akan juga cukup lama.
02:26Bahkan bahaya perang nyuklir tidak bisa kita remehkan, baik di Ukraine maupun di Timur Tengah.
02:41Kita pun, yang kita tidak duga-duga, yang kita anggap ASEAN adalah zona perdamian, terjadi perang.
02:50Di Myanmar, berkecamuk perang saudara, dengan belasan atau puluhan milisi-milisi bersenjata,
03:04kita, didukung oleh negara-negara lain, sahabat-sahabat kita, Thailand dan Kamboja juga.
03:16Pertempuran yang juga masih penuh dengan ketegangan, kita terus berusaha untuk mendukung upaya-upaya perdamian.
03:26Dan ketegangan-ketegangan di tempat lain.
03:30Kita bersyukur bahwa negara kita memiliki suatu warisan dari pendiri-pendiri bangsa kita.
03:46Warisan itu adalah politik luar negeri yang non-block, non-aligned.
03:57Yaitu kita tidak ingin bergabung dengan blok fakta militer.
04:06Apa sahabatnya?
04:06selamat menikmati
Komentar

Dianjurkan