00:00Ini situasi global, situasi global sangat rawan, tapi tidak ada gunanya kita panik, tidak ada gunanya kita ketakutan.
00:23Tapi juga membuat kita harus lebih sadar, bertindak, berkata, bertutur kata, harus dengan kearifan, harus dengan kebaikan.
00:43Dan kita waspada, karena memang kita negara sangat besar, kita negara sangat kaya.
00:55Hukum manusia, hukum alam, kekayaan, menimbulkan iri.
01:05Jadi, kita selalu menjadi sasaran ratusan tahun, selalu masalahnya itu komoditas.
01:18Kalau tahun 1500-an, 1600-an, itu rempah-rempah menjadi komoditas krusial, kritikal.
01:35Kenapa? Belum ada kulkas, belum ada refrigeration.
01:41Jadi, kalau mau punya angkatan laut yang kuat, kapal mau berlayar dua minggu, dia perlu rempah-rempah supaya makanan itu
01:53tidak busuk.
01:59Dan dia butuh kayu, kayu-kayu yang cocok untuk di laut, ada di Nusantara ini.
02:07Jadi, mereka semua cari kita, Nusantara ini, untuk rempah-rempah dan untuk kayu.
02:14Karena angkatan laut waktu itu, kapal-kapalnya dari kayu.
02:21Untuk jadi super power, angkatan laut harus sangat kuat.
02:26Dulu tidak ada pesawat terbang.
02:33Nah, ini yang kita tidak sadari, atau kita sadari, tapi kita mungkin tidak mau belajar.
02:38Jadi, saudara-saudara, ini bisa juga dikatakan the curse.
02:45Orang yang diberi, atau negara, ataupun kawasan di bumi yang diberi, sumber alam yang begitu kaya, sering menjadi sasaran.
03:00Kenapa ribut di Timur Tengah?
03:02Timur Tengah, banyak gas, banyak minyak, dan banyak mineral-mineral lain.
03:14Berkecamuklah perang sudah ratusan tahun di situ.
Komentar