Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
SAMARINDA, KOMPAS.TV - Dinas Perhubungan Kota Samarinda akan memberlakukan sistem nomor antrean untuk pembelian biosolar subsidi mulai 1 September 2026.

Sistem antrean ini mewajibkan pengemudi mengambil nomor antrean di Unit Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dishub Samarinda.

Saat mengambil antrean, pengemudi membawa kendaraan serta menunjukkan sertifikat uji berkala atau KIR yang masih berlaku.

Truk yang over dimensi dan kapasitas, serta bak yang tidak sesuai, tidak direkomendasikan untuk pengisian BBM subsidi solar di seluruh SPBU di Kota Samarinda.

Kebijakan ini diterapkan untuk memastikan penyaluran biosolar subsidi tepat sasaran, sekaligus mengurangi antrean kendaraan di SPBU.

Sepanjang Agustus, Dishub bersama Pertamina dan pengelola SPBU akan melakukan sosialisasi sebelum aturan diberlakukan.

Baca Juga Antrean Solar Kembali Mengular di Makassar, Sopir Ngaku Menunggu Sejak Pukul 4 Subuh! di https://www.kompas.tv/regional/683052/antrean-solar-kembali-mengular-di-makassar-sopir-ngaku-menunggu-sejak-pukul-4-subuh

#biosolar #antrean #spbu

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/683547/dishub-samarinda-berlakukan-nomor-antrean-biosolar-subsidi-mulai-1-september-2026
Transkrip
00:00Kini kita ke sorotan lain saudara, Dinas Perhubungan Kota Samarinda akan memberakukan sistem nomor antrean untuk pembelian biosolar subsidi mulai
00:081 September 2026.
00:09Sistem antrean ini mewajibkan pengemudi mengambil nomor antrean di unit pengujian kendaraan bermotor PKB di Sub Samarinda.
00:20Saat mengambil antrean, pengemudi membawa kendaraan serta menunjukkan sertifikat uji berkala atau KIR yang masih berlaku.
00:28Truck yang over dimensi dan kapasitas serta bug yang tidak sesuai tidak direkomendasikan untuk pengisian BBM subsidi solar di seluruh
00:38SPBU di Kota Samarinda.
00:40Kebijakan ini diterapkan untuk memastikan penyaluran biosolar subsidi tepat sasaran sekaligus mengurangi antrean kendaraan di SPBU.
00:50Sepanjang Agustus, di Sub, bersama Pertamina dan pengelola SPBU akan melakukan sosialisasi sebelum aturan diberlakukan.
01:04Ketika kendaraan yang lulus uji berkalanya, kemudian data yang benar, itu kami akan kasih nombol antrean.
01:10Kita akan tanya kepada driver tersebut, mereka mau ambil antrean air, mau beli solar di mana?
01:15Karena di SPBU, misalnya anggap SPBU Lobakung, itu juga kami akan combine, kami akan minta data dari Pertamina Lobakung ini,
01:27atau mungkin Batu Panggal ini, dia kuota yang diberikan berapa? Misalnya Rp8.000.
01:33Ketika ada lagi orang yang mengisi ke Batu Panggal, sudah melebih Rp8.000, ini Pak, ini penuh, sudah tidak cukup.
01:40Mereka akan kita arahkan ke SPBU, SPBU lain.
01:44Jadi memang betul-betul terukur.
01:46Kita rencanakan berlaku 1 September, jadi ini mungkin masih ada waktu 1 bulan bagi memang kendaraan yang betul-betul dipakai
01:54untuk kepentingan angkutan barang umum,
01:57namun masih kendaraan yang overdimension dan overloading, ya segera lakukan normalisasi.
Komentar

Dianjurkan