00:00Debit air Bendungan Ketulampa di Kota Bogor, Jawa Barat menyusut drastis pada musim kemarau tahun ini.
00:07Debit air aliran Sungai Ciliwung mencapai titik terendahnya yaitu 0 cm pada Jumat sore.
00:16Petugas Bendungan Ketulampa mengungkap debit air menyusut drastis ini sudah terjadi sejak satu minggu terakhir.
00:24Beberapa waktu lalu, debit air sempat naik hingga 30 cm, tapi hanya berlangsung 2 jam.
00:31Saat ini, petugas fokus mengalirkan air yang tersisa ke saluran irigasi dan istana Bogor.
00:37Akibat kemarau, sudah 2 bulan belakangan, hujan tak turun di daerah tangkapan air kawasan puncak yang menjadi titik penyuplai utama
00:46air ke Bendung Ketulampa.
00:47Ini kontras dengan kondisi Bendungan Ketulampa pada Januari lalu, di mana ketinggian air mencapai 110 cm.
01:23Di musim kemarau kali ini,
01:26Bendung Ketulampa Bogor Jawa Barat sentuh titik 0 cm.
01:29Kekeringan di Bendungan Ketulampa ini sudah berlangsung lebih dari seminggu.
01:38Dari pantauan, air di Bendung Ciliwung Ketulampa Bogor Jawa Barat tidak melewati pintu air.
01:44Sudah lebih seminggu, air berada di titik 0.
01:47Sempat turun hujan, Bendung Ketulampa menuju aliran sungai Ciliwung sempat berada di ketinggian 30 cm, namun hanya bertahan sebentar.
01:58Dihilir Bendung aliran air kecil dari arah puncak menuju Ciliwung terlihat kecil.
02:03Air terpantau mengalir ke sisi sungai lain yang diperuntukkan untuk irigasi pertanian dan istana Bogor.
02:13Dan untuk mengetahui situasi di Bendung Ketulampa saat ini, kita sudah terhubung dengan jurnalis Kompas TV Rahma Piliang dan jurukamera
02:20Andika Pratama di Bogor, Jawa Barat.
02:22Selamat siang Rahma.
02:24Bagaimana kondisi Bendung Ketulampa saat ini dan apa imbasnya?
02:31Ya Imron dan juga Saudara masih tetap sama.
02:35Imron, buktinya saya bisa berdiri di dasar Kali Ciliwung ini dan tidak ada aliran air yang mengalir di Bendung Ketulampa
02:46sungai Ciliwung ini.
02:47Kami mengamati, Imron dan juga Saudara, bagaimana dengan aliran air yang mengalir dari puncak dan menuju ke sungai Ciliwung ini
02:54tidak menyentuh titik 0 cm.
02:57Ini artinya tidak ada air yang mengalir, walaupun memang kalau sempat informasi yang kami dapatkan itu pada tanggal 20 malam,
03:06sempat turun hujan dan titik air ini sempat berada di titik 30 cm, artinya ini mengalir dari Bendung Ketulampa di
03:14sungai Ciliwung ini.
03:15Namun setelah itu, setelah hujan yang terjadi sekali itu hingga saat ini tidak terjadi lagi hujan dan juga tidak adanya
03:23aliran air yang mengalir di Bendung Ketulampa yang mengalir di sungai Ciliwung ini, Imron dan juga Saudara.
03:28Kalau tadi kami sempat berbincang dengan penjaga di Bendung Ketulampa ini,
03:33kalau melihat dari datanya dan juga bagaimana dengan air yang berada di sungai Ciliwung ini, memang kalau normalnya itu di
03:42angka 10 cm hingga 40 cm.
03:45Tapi, yang kalau kita melihat bagaimana dengan musim Kamarau yang sudah masuk di bulan Juni dan Juli ini, Imron dan
03:52juga Saudara,
03:52sudah dalam waktu 2 bulan ini di bagian puncak atau dari sumber air ini tidak terjadi turun hujan begitu ya,
03:59inilah yang menyebabkan Bendung Ketulampa yang mengalirkan air ke sungai Ciliwung ini tidak ada atau kering, Imron.
04:07Dan kalau kami pantau pun, Imron dan juga Saudara, dampak dari sungai Ciliwung yang mengering ini,
04:13kami dari Bendung Ketulampa yang mengering ini memang untuk dari kawasan atau dari warga Bogor ini tidak terdampak signifikan begitu
04:21ya,
04:21tapi kami melihat banyak aktivitas dari masyarakat atau warga di sepanjang Bendungan ini,
04:28dan juga kita melihat tadi ada beberapa warga yang memancing,
04:31ini memanfaatkan situasinya, lalu ada anak-anak yang bermain air di Bendung Ketulampa ini.
04:37Dan kalau kita melihat dan juga kalau kita mengamati, Imron juga Saudara,
04:41misalnya jika terjadi hujan di bagian puncak begitu ya,
04:46ini akan mengalirkan air dan juga debit airnya akan besar dan tinggi,
04:50nantinya bisa mengaliri kembali Bendung Ketulampa sungai Ciliwung ini.
04:53Namun hingga saat ini masih terlihat kering, Imron, dan tidak ada air yang mengalir dari Bendung Ketulampa ini.
04:59Imron.
04:59Baik, sempat turun hujan beberapa hari yang lalu,
05:02namun saat ini titik air di Bendung Ketulampa berada di titik rendahnya yaitu 0 cm,
05:06dan hal ini sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir.
05:08Terima kasih atas leporan Anda, Jurnalus Kompas TV, Rahma Piliang, dan Juru Kamera, Andika Pratama.
Komentar