00:00Kalau pengalaman Pak Denny apa ya?
00:02Dua alat bukti yang sudah dimiliki oleh polisi sehingga bisa langsung.
00:07Bisa alat tertulis, bisa saksi, bisa elektronik sekarang.
00:14Bisa saja saksi ini.
00:16Yang memberikan arah bahwa ada...
00:18Yang memberikan arah bahwa saja ada barang itu di mana.
00:20Kan enggak mungkin itu berasakah hasil bunyikan barang itu.
00:25Bahwa bunyinya bisa berdasarkan surat, bisa berdasarkan keterangan-keterangan para saksi-saksi.
00:33Yang menunjuk bahwa saja ada barang ini di sini, ada barang ini di sini.
00:37Jadi dia haknya.
00:39Kalau kita bicara soal penggeledahan timbunan emas, berangkas yang luar biasa isinya.
00:46Pak Denny kemudian penjelasan dari Pak Febri, waktu itu masih Jampitsus.
00:55Mengatakan bahwa ya betul, ini adalah rumah saya.
01:01Tetapi barang-barang yang ditemukan itu bukan miliknya.
01:07Tetapi titipan.
01:09Nah, apakah punya rumahnya?
01:16Tapi kemudian ada emas 74 kilo, ada hampir setengah triliun di rumah itu.
01:24Itu bisa menjadi pembelaan yang melepaskan si punya rumah itu dari jeratan hukum.
01:33Ini kan menurut berita dan sebagainya.
01:36Itu enggak berita? Itu penjelasan dari Pak Jampitsus itu?
01:39Ini kan termasuk dalam hal adalah keterangan-keterangan.
01:44Nah ini kan belum resmi namanya kan?
01:47No, no, no.
01:47Maksudnya belum resmi, kalau dalam kasus itu belum resmi.
01:51Karena keterangan tersebut harus diberitacara kan?
01:54Persis, tapi maksud saya untuk orang yang punya rumah Pak Febri,
01:59kan Pak Febri mengakui bahwa rumah yang digeledah itu adalah rumahnya.
02:04Ya, betul.
02:06Tetapi tentang barang-barang yang ditemukan, apakah itu uang falas, emas,
02:12itu ada yang punya, dititipkan olehnya.
02:15Nah, pembelaan penjelasan semacam ini,
02:19tawa loh Pak Denny.
02:21Penjelasan semacam ini seberapa efektif bisa membebaskan si empunya rumah dari jeratan hukum.
02:29Jadi ini Rosy sudah masuk pokok perkara sebenarnya,
02:32yang saya tidak bisa campurin.
02:35Karena itu kan mesti dikomplementasikan.
02:37Tapi kan ini bisa dijawab dengan common sense dan pengalaman Bapak sebagai seorang advokat.
02:41advokat, enggak bisa memberikan komentar demikian.
02:47Itu masalahnya, bukan enggak ini.
02:49Karena ini kan dalam proses penyidikan.
02:52Jadi saya tidak bisa mencampurin.
02:55Biarkanlah nanti si penyidik yang profesional,
03:01yang menilai pembicaraan, konferensi persedia, pernyataan dengan fakta.
03:09Ya kan?
03:11Itu dua yang nanti si penyidik yang harus mencari ininya.
03:19Iya, tapi kan gampang.
03:20Pertanyaan kan gampang.
03:22Seberapa besar yang punya rumah,
03:26kalau hanya nampung,
03:29itu bisa ikut dijatuhi hukuman?
03:32Atau kan yang kena jeratan hukum yang naruh emas dong?
03:38Ya, kalau dia sewakan mungkin.
03:41Kita kan tahu juga belum.
03:43Dia sewakan, si penyewa yang pakai.
03:46Nah ini mungkin saja kejadian begitu kan.
03:49Jadi bisa lolos?
03:50Nah, kalau dia sewakan berarti kan tidak ada ininya hubungannya saya sama yang pakai rumah itu kan.
03:57Makanya kembali kepada bukti-bukti yang ada dikaitkan dengan pernyataan tersebut.
04:05Karena, kenapa saya tanya ini Pak?
04:07Kenapa?
04:08Karena, misalnya gini,
04:14rakyat biasa gitu.
04:17Orang biasa, lagi jalan.
04:21Terus kemudian di-stop oleh polisi.
04:24Ada ganja di situ.
04:25Kan pasti ditangkep.
04:28Ya, kebetulan dia di dalam.
04:30Karena dia di dalam kan.
04:31Kalau mobil sewaan, gimana?
04:33Kembali lagi gak?
04:34Yang ditangkep kan yang bawah, yang sewa itu kan?
04:38Nah ini anak lo-nya di situ.
04:41Kalau dia sewain, gimana?
04:44Oke.
04:45Jadi dia kan gak...
04:47Jadi keberadaan orang, apakah itu pemilik rumah atau pemilik mobil atas nama mobilnya, bukan dia yang nyetir, itu bisa membebaskan
04:57dia dari jeratan hukuman?
04:59Seharusnya demikian.
05:01Wow.
05:02Karena meskipun...
05:05Sal?
05:07Ya, itulah namanya.
05:09Nanti di pembuktian.
05:11Sampai sebanyak kuatnya pembuktian ini yang bisa meng-counter...
05:17Si pemilik mobil tersebut, bahwa saja...
05:20Si pemilik rumah ini.
05:21Si pemilik rumah tersebut, jaksa meng-counter ini.
05:26Ini buktinya ada lagi.
05:28Ini buktinya ada lagi.
05:29Ini ada lagi.
05:31Nah ini, ininya.
05:34Problemnya untuk mematakan itu.
05:37Oke.
Komentar