Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
SELAYAR, KOMPAS.TV - Operasi pencarian 14 korban Kapal Motor (KM) Nurul Salsa yang tenggelam di perairan sebelah barat Pulau Polasi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, resmi ditutup.

Tim SAR gabungan resmi mengakhiri proses pencarian setelah berlangsung selama 10 hari.

Dari total penumpang KM Nurul Salsa, sebanyak 76 orang berada di dalam kapal. Sebanyak 58 orang berhasil ditemukan selamat.

Sementara itu, 4 orang ditemukan meninggal dunia dan 14 orang lainnya hingga kini masih belum ditemukan.

Sebelumnya, insiden bermula pada Rabu, 15 Juli lalu. Di tengah perjalanan, KM Nurul Salsa dihantam gelombang tinggi.

Kapal kemudian mengalami mati mesin sebelum akhirnya tenggelam.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar mengatakan pihaknya akan kembali melakukan pencarian apabila terdapat temuan atau informasi terbaru mengenai keberadaan para korban.

Baca Juga Tim DVI Berhasil Identifikasi 2 Korban Tenggelamnya KM Nurul Salsa di https://www.kompas.tv/regional/682030/tim-dvi-berhasil-identifikasi-2-korban-tenggelamnya-km-nurul-salsa

#korban #kapaltenggelam #timsar #kmnurulsalsa

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/682213/operasi-sar-km-nurul-salsa-resmi-ditutup-usai-10-hari-pencarian-14-korban-masih-hilang
Transkrip
00:00Masih pencarian 14 korban kapal motor Nurul Salsa
00:03yang tenggelam di perairan sebelah barat pulau
00:05Polasi Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan
00:09resmi ditutup.
00:15Tim Sar Gabungan resmi menutup proses pencarian selama 10 hari.
00:20Dari total penumpang KM Nurul Salsa
00:22sebanyak 76 orang penumpang, 58 orang selama.
00:27Sementara, 4 orang meninggal dan 14 orang belum ditemukan.
00:32Sebelumnya, insiden berawal pada Rabu 15 Juli lalu
00:36di tengah perjalanan KM Nurul Salsa dihantam gelombang tinggi.
00:40Kapal tiba-tiba mengalami mati mesin lalu tenggelam.
00:44Kasiops Basarnas Makassar bilang akan kembali mencari
00:48jika ada temuan atau informasi terbaru mengenai korban.
00:55Hari ini hari 10, yang dimana tanggal 24 Juli 2026
01:01hari penutupan operasi.
01:04Namun tadi pada pukul 07.00 kami sudah melakukan penyisiran ulang
01:11memastikan butuh-butuh sudah ready, sudah clear di wilayah pulau-pulau Sabarana.
01:19Tadi ada beberapa pulau yang sempat kami cek dan terus berkoordinasi dengan
01:23teman-teman DPD untuk desa Sabarana sana.
01:29Sementara ini, dan apabila ada penemuan kembali atau informasi
01:34yang kami dapatkan secara A1, kami siap dari Basarnas untuk
01:39menggerakkan KMK Majaya untuk melakukan epakuasi.
Komentar

Dianjurkan