Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Deputi III Badan Komunikasi Pemerintah, Kurnia Ramadhana, mengatakan pembenahan tata kelola MBG agar lebih transparan dan tepat sasaran kini menjadi pekerjaan rumah utama Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono.

Sementara itu, anggota MBG Watch, Emmy Astuti, menilai kepemimpinan baru di Badan Gizi Nasional tidak akan menyelesaikan permasalahan mendasar tata kelola MBG.

Baca Juga Kepala BGN Baru, Akankah Tata Kelola Program MBG Berubah? | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/681940/kepala-bgn-baru-akankah-tata-kelola-program-mbg-berubah-kompas-siang

#mbg #makanbergizigratis #bgn #Sudaryono

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/681942/sudaryono-jadi-kepala-bgn-baru-mbg-watch-nilai-pergantian-pimpinan-tak-akan-selesaikan-masalah-mbg
Transkrip
00:00Deputi Tiga Badan Komunikasi Pemerintah Kurnia Ramadana bilang
00:03pembinaan tata kelola MBG agar lebih transparan dan tepat sasaran
00:07kini menjadi PR utama Kepala BGN Sudaryono.
00:10Sementara anggota MBG Watch Emi Astuti menilai
00:13kepemimpinan baru di BGN tidak akan menyelesaikan permasalahan
00:17yang mendasar secara tata kelola MBG.
00:20Dan berikut analisnya untuk Anda.
00:24Benarnya saat ada pergantian dari Pak Dadan ke Bu Nani
00:29sudah dicanangkan dan sedang dijalankan.
00:33Perbaikan tata kelola tersebut, dua, satu lembaga, dua program MBG
00:38dan akan dilanjutkan oleh Kepala BGN yang baru yaitu Pak Sudaryono.
00:44Apa contohnya Mbak Adisti?
00:46Yang pertama ada pengecekan ulang terhadap penerima manfaat.
00:52Ini kan sebenarnya sesuatu hal yang selama ini banyak disuarakan oleh masyarakat.
00:57Apakah siswa-siswa yang selama ini diberikan MBG sudah tepat sasaran atau belum.
01:04Maka dari itu hari ini sedang dilakukan pengecekan.
01:07Itu yang pertama.
01:08Kemudian yang kedua terkait dengan SPPG atau dapur MBG.
01:13Apa yang ingin dilihat?
01:15Yang pertama tentu aspek kepatuhan peraturan perundang-undangan.
01:20Apakah SPPG ini berdiri sudah sejalan atau tidak dengan juknis atau dengan aturan-aturan lainnya.
01:29Tentu kalau tidak maka ada tindakan administratif yang dapat dijatuhkan oleh BGN.
01:36Dan ini semua Mbak Adisti dilakukan demi program MBG ini dapat menyasar benar-benar penerima manfaat
01:45sebagaimana yang diinginkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
01:49Karena MBG ini menjadi suatu hal yang penting terkait dengan aspek kesehatan, pendidikan, penyerapan tenaga kerja,
01:57dan roda perekonomian yang jalan di tengah masyarakat.
02:01Ya kalau koalisi MBG Watch menilai pengangkatan Bapak Sudaryono sebagai Kepala Badan Gisi Nasional
02:08ini tidak akan menyelesaikan krisis mendasar yang selama ini membelit dalam program Makanan Bergisi gratis ini.
02:15Jadi pergantian ini tidak akan merubah apapun karena hanya mengganti pemain utama saja Mbak.
02:21Jadi pemeran utamanya ini berganti tetapi panggungnya ini tetap sama.
02:26Dan fondasi yang menopang itu tetap rapuh.
02:30Skenarionya tidak akan berubah.
02:31Jadi ini dapat dipastikan bahwa kasus keracunan hingga detik ini masih terus akan terjadi.
02:37Begitupun juga dengan kasus korupsi dan juga masalah-masalah distribusi lainnya dan juga pemberosan anggaran.
02:46Ini akan tetap berlanjut.
02:48Jadi rotasi, pergantian, pejabat di BGN ini tidak akan cukup.
02:54Jadi ini masalah struktural dan sistemik Mbak.
02:57Selama rekrutmen ya pejabat di BGN ini tidak berbasis pada kebutuhan, profesionalitas, kompetensi, rekam jejak, dan juga integritas.
03:08Ini masalahnya akan tetap sama.
03:10Dan kita ketahui bahwa Bapak Sudariono ini terafiliasi dengan Partai Gerindra.
03:16Dan juga masih menjabat sebagai wamen pertanian kan.
03:19Tetapi katanya akan diganti gitu ya.
03:22Tetapi beliau juga ini masih menjabat sebagai komisaris utama PT Pupuk Indonesia.
03:28Jadi ini semakin memperkuat persepsi publik gitu ya.
03:32Bahwa memang selama ini dalam pengelolaan program makanan bergisi gratis ini tidak jauh dari konflik kepentingan.
03:40Dan publik akan semakin menilai ini program ini berpotensi dijadikan alat atau kepentingan politik.
03:48Dan juga ya perlu diketahui oleh publik.
03:52Selama pengelolaan dapur-dapur SPPG ini pelaksananya didominasi oleh pemilik modal besar.
03:59Orang-orang yang terafiliasi dengan partai politik.
04:03Aparat keamanan, aparat pertahanan negara yang tidak sesuai dengan mandat konstitusinya.
04:09Itu jangan pernah kita berharap akan ada perbaikan dalam program ini.
Komentar

Dianjurkan