Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 25 menit yang lalu
​Menteri PPPA Dorong Fasilitas Publik Lebih Inklusif bagi Anak Disabilitas

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Saya melihat ini keistimewaan dari Tuhan, karena tidak semua orang diberi kesempatan untuk melakukan yang di luar orang lain lakukan.
00:15Selain soal digital, kemudian kesehatan mental, ada salah satu juga yang patut menjadi perhatian kita bersama adalah soal anak-anak
00:23spesial,
00:24anak-anak yang berkebutuhan khusus. Seringkali support-support sistem dan lingkungan atau ekosistemnya masih belum mendukung untuk pertumbuhan anak-anak
00:34berkebutuhan khusus tersebut.
00:36Dari Kementerian P3A sendiri, bagaimana mendorong ekosistem yang inklusif bagi anak-anak istimewa kita yang berkebutuhan khusus?
00:43Ya, saya melihat bahwa yang pertama kali adalah membangun ekosistem adalah di keluarga dulu.
00:50Jadi, keluarga harus siap menerima kondisi anak apapun keadaannya.
00:57Mungkin kita mudah ya mengatakan, oh harus nerima, sabar, kita gampang mengucapkan.
01:03Tetapi ketika keluarga yang mengalami itu, itu proses panjang untuk bisa menerima ikhlas gitu ya,
01:11karena sesungguhnya tidak ada juga anak yang ingin dilahirkan seperti itu.
01:15Tapi saya yakin bahwa Tuhan memberikan kekuatan ekstra untuk orang tua yang mendapatkan keistimewaan.
01:23Saya melihat ini keistimewaan dari Tuhan, karena tidak semua orang diberi kesempatan untuk melakukan yang di luar orang lain lakukan.
01:34Karena anak ini istimewa, sehingga perlu pendekatan istimewa.
01:38Maka yang perlu dibangun yang pertama adalah kesadaran dari orang tua siap dan tetap menyayangi apapun kondisi anak.
01:46Ini berat.
01:47Saya agak berat juga menyampaikan, kalau itu terjadi pada saya mungkin tidak semudah itu untuk mengatakan.
01:54Kemudian yang kedua adalah masyarakat kita.
01:57Selama ini ada stereotip tidak baik atau kurang baik terhadap anak-anak yang memiliki keistimewaan.
02:05Ini juga harus dibangun kesadaran bahwa mereka sama-sama harus dihargai, diberi kesempatan, diberi akses yang sama.
02:14Pemerintah telah melakukan berbagai upaya, tapi memang belum maksimal.
02:18Misalkan salah satunya adalah fasilitas umum, sekarang selalu ada untuk kursi roda dan sebagainya.
02:26Nah, kemarin kami baru saja melakukan loka karya dengan Forum Anak Nasional, di mana loka karya itu menghasilkan suara anak
02:36Indonesia.
02:37Salah satu poinnya di diskusi kami adalah bahwa anak-anak yang dalam kondisi istimewa ini memang belum mendapatkan perhatian dari
02:47pemerintah secara keseluruhan, secara maksimal.
02:51Nah, salah satunya adalah mereka menyampaikan begini, Bun, kalau kita lagi ke bandara, ke terminal, atau ke stasiun, kita kadang
03:01suka ketinggalan.
03:01Ketinggalan kereta, ketinggalan pesawat, karena media yang diberikan itu belum mencakup untuk mereka yang disabilitas.
03:13Misalkan tidak bisa mendengar, itu kan kalau pengumuman menuju ke ruang tunggu, atau sudah waktu boarding, gitu.
03:22Ini juga menjadi masukan. Kemarin saya juga sudah bertemu dengan Menteri Perhubungan saat, apa namanya, sidang kabinet kemarin saya, oh
03:32iya ya, benar juga ya.
03:34Ternyata memang perlu fasilitas itu, gitu.
03:37Jadi, bagaimana membangun ekosistem untuk mereka yang punya keistimewaan, anak-anak yang punya keistimewaan ini memang kuncinya ada di kolaborasi,
03:49mas.
03:49Jadi, semua pihak kalau di dunia pendidikan, ini juga mungkin guru-guru dengan bahasa isyarat, itu juga perlu diperbanyak.
Komentar

Dianjurkan