00:00The Struggle of Ki Hajar Dewanara
00:02Periwangan Ki Khair Deantara
00:04Ki Hajar Dewanara, born Raden Mas Soewardi Soerjaningrad
00:10Ki Hajar Dewanara, lahir dengan nama Raden Mas Soewardi Soerjaningrad
00:15is the father of Indonesian national education and a national hero
00:20adalah Bapak Pendidikan Nasional Indonesia sekaligus, pahlawan nasional
00:26He began his struggle by opposing Dutch colonial policies that restricted education only to nobles and elites
00:33Wow, common people were denied the right to learn
00:36Perjuangannya dimulai dengan menentang kebijakan kolonial Belanda yang membatasi pendidikan hanya bagi
00:43kalangan bangsawan dan elit, sementara rakyat biasa dilarang mendapatkan kesempatan belajar
00:49In 1912, together with Deuce Decker and Sipto Megan Kusumo, he founded them
00:55Indische Partij, the first political organization that openly demanded full independence for Indonesia
01:12Organisasi politik pertama yang secara terang-terangan menuntut, kemerdekaan penuh bagi Indonesia
01:19He wrote sharp
01:20Criticism of colonial rule, such as the famous article, If I Were a Dutchman in 1913, which angered the colonial
01:29government and led to his exile to the Netherlands
01:32Ia menulis tulisan-tulisan tajam menentang penjajahan, termasuk artikel terkenal
01:38Seandainya aku seorang Belanda, pada tahun 1913, yang membuat pemerintah kolonial marah dan mengasingkannya ke Belanda
01:47When he returned in 1919, he focused on education as the main path to liberation
01:54Setelah kembali ke Indonesia tahun 1919, ia memfokuskan perjuangannya melalui pendidikan sebagai jalan utama mencapai
02:04Kemerdekaan
02:05On July 3, 1922, he founded Taman Siswa School
02:11Pada 3 Juli 1922, ia mendirikan Perguruan Taman Siswa
02:16An independent institution open to everyone regardless of social status
02:21Lembaga pendidikan mandiri yang terbuka untuk semua orang
02:26Tanpa memandang latar belakang
02:28And refused to accept colonial subsidies to keep its independence
02:32Dan menolak bantuan dana dari kolonial demi menjaga kemandiriannya
02:37He created the famous educational motto
02:40Ia juga menciptakan
02:42Semboyan pendidikan yang sangat terkenal
02:45In front, give an example
03:02In the middle-billed spirit, from behind
03:05Give guidance
03:06Di depan, memberi contoh
03:09Di tengah membangkitkan semangat
03:11Di belakang memberi dorongan
03:13After independence, he became Indonesia's first minister of education
03:18Setelah kemerdekaan, ia menjabat sebagai
03:21Menteri Pendidikan Indonesia yang pertama
03:24And his birthday, May 2nd, is now
03:27Celebrated as National Education Day
03:30Dan tanggal lahirnya 2 Mei kini diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional
03:35Terima kasih kerana menonton!