Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Program Koperasi Merah Putih yang tengah dijalankan pemerintah dinilai memiliki semangat yang sejalan dengan cita-cita Proklamator sekaligus Bapak Koperasi Indonesia, Mohammad Hatta.

Hal itu disampaikan Direktur Yayasan Hatta sekaligus putri ketiga Bung Hatta, Halida Nuriyah Hatta.

Menurut Halida, sejak awal Bung Hatta memang mencita-citakan koperasi sebagai soko guru perekonomian Indonesia.

Halida menegaskan, semangat koperasi tidak bisa dilepaskan dari prinsip demokrasi ekonomi yang menjadi salah satu pemikiran utama Bung Hatta.

Meski mengapresiasi ide besar pemerintah membangun Koperasi Merah Putih, Halida mengingatkan bahwa tantangan utama justru terletak pada cara mewujudkan gagasan tersebut.

"Kalau dilihat dari ide besar bahwa keinginan seluruh masyarakat Indonesia itu mengatur perekonomiannya dengan jalan koperasi, itu memang ide yang besar yang baik. Tetapi sekarang masalahnya metodenya," katanya.



Bagaimana menurut Anda? Tuliskan di kolom komentar.

Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/kJtf0NVIOJE



#kopdesmerahputih #militer #tni

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/679195/koperasi-desa-merah-putih-dikritik-putri-bung-hatta-bukan-soal-ide-tapi-cara-dipo-investigasi
Transkrip
00:19Pembangunan kooperasi Desa Merah Putih ditargetkan menjadi motor baru penggerak ekonomi bangsa.
00:24Namun dibalik implementasi program muncul rentetan persoalan.
00:30Sempat menjalankan amanah sebagai manajer kooperasi Merah Putih, Novia Ramadhani Siotak meninggal dunia saat menjalani latihan dasar kemiliteran.
00:41Lagi keluarga kehilangan ini tak hanya meninggalkan duka mendalam, namun juga menyisakan banyak pertanyaan tentang tanggung jawab, prosedur keselamatan, hingga
00:49evaluasi program.
00:50Ketika mendengar kabar duka maksudnya kita, kami mengharapkan tanggung jawab moral dari instansi retorkain dan juga mungkin sampai ke pemimpin
01:03negara kita.
01:07Sebelumnya Direktur Kebijakan Publik Selios menilai kebijakan latihan dasar militer tidak berbasis data maupun bukti empiris.
01:15Selios beranggapan program kooperasi Merah Putih perlu dievaluasi total hingga ada dasar kebijakan yang tidak membahayakan nyawa masyarakat.
01:23Selama 10 tahun terakhir, 4 orang meninggal dalam pelatihan wajib militer di Korea Selatan.
01:29Indonesia hanya dalam 2 minggu 5 orang meninggal untuk pelatihan militer.
01:34Hanya pesertanya 32 ribu orang.
01:36Kalau memang mau mempersiapkan pengolah kooperasi, itu kirim mereka ke inkubasi kooperasi, kirim ke lembaga pelatihan.
01:46Sorotan juga datang dari Komisi 1 DPR RI.
01:48Anggaran pelatihan pun tak luput dari sorotan karena disebut menembus lebih dari 1 triliun rupiah.
01:55Dari 45 hari, 30 hari itu latihan militer.
01:59Saya membayangkan 15 hari hanya latihan subtansi mengenai perkoperasian.
02:05Saya hitung ya dari anggaran sekitar 45 juta per orang.
02:11Kalau hanya melaksanakan subtansi pelatihan operasi saja, itu 1, sekian triliun rupiah kita bisa ngirit.
02:23Pemerintah melalui Wamen Han Doni Ermawan mengucapkan duka cita.
02:27Selain itu, Wamen Han menegaskan Latsar Mil Koptes dan Kampung Nelayan dihentikan serta tidak akan dijadikan komcat.
02:33Kami mengucapkan duka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga pekorban.
02:40Kami sudah merevisi program ini.
02:44Kami sudah tetapkan bahwa mereka hanya diberikan pembinaan pendidikan pelatihan bela negara.
02:51Tidak ada lagi pelajaran-pelajaran terkait dengan senjata ataupun taktik-taktik militer.
02:58Di tengah polemik yang terjadi, pemerintah menargetkan pembentukan 40 ribu kooperasi desa merah putih pada tahun 2026 yang menyerap anggaran
03:06besar dari dana desa.
03:08Desarkan Peraturan Menteri Keuangan No. 7 tahun 2026, sebanyak 58,03 persen dana desa dialokasikan untuk implementasi kooperasi desa merah
03:18putih.
03:18Di tengah besarnya target dan anggaran, implementasi pembangunan kooperasi di sejumlah daerah justru memunculkan kontroversi.
03:26Di pati jauh tengah, kooperasi dibangun di tengah kawasan tambang dan jauh dari permukiman warga.
03:31Akses menuju lokasi bahkan masih berupa jalan tanah yang belum diaspal.
03:36Di temanggung, genung kooperasi dibangun di atas jalan umum antardusun.
03:40Akibatnya akses warga yang menjadi uratna di aktivitas harian turut terganggu.
03:46Kooperasi desa merah putih harus benar-benar menjadi instrumen besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
03:51Namun setiap kebijakan mestinya lahir dari kebutuhan yang nyata dan menjaga keselamatan warga.
03:57Di tengah kusutia beragam polemik, pertanyaan besar kini mengemuka.
04:01Apakah kooperasi merah putih akan benar-benar menjadi solusi bagi rakyat?
04:05Atau justru menjelma menjadi masalah baru yang kian berat?
04:20Sebagai bapak kooperasi Indonesia, Bung Hatta selalu menekankan nilai-nilai demokrasi dalam sistem pengelolaan kooperasi yang ada di tanah air.
04:27Namun upaya pemerintah untuk kembali menghidupkan kooperasi saat ini melahirkan tanda tanya dengan adanya pendekatan militeristik yang sangat kental dengan
04:37nuansa hirarkis.
04:38Lalu pertanyaannya, Sudahkah jalan yang kemudian diambil oleh pemerintah selaras dengan apa yang kemudian dicita-citakan oleh Bapak Proklamotor kita?
04:49Saya akan tanyakan secara langsung kepada Direktur Yayasan Hatta sekaligus Putri Ketiga dari Bung Hatta, Bu Halida Nuria Hatta.
04:57Bu Halida, terima kasih untuk waktunya, Bu.
04:59Terima kasih juga.
05:00Soal gagasan besar pemerintah terkait dengan kooperasi merah putih yang saat ini begitu banyak menuai sorotan dari publik.
05:10Pertanyaan saya, apakah gagasan ini sesuai dengan apa yang kemudian dicita-citakan oleh Bapak Proklamotor kita, Bung Hatta?
05:19Kalau melihat bahwa gagasan kooperasi supaya itu menjadi sokoguru perekonomian Indonesia,
05:29itu memang sebuah gagasan yang juga harus dijawantahkan dan menjadi pekerjaan rumah.
05:35Memang cita-cita Bung Hatta adalah masyarakat Indonesia berkooperasi supaya bisa memperbaiki kehidupan ekonominya
05:45dan juga bangsa Indonesia pada dasarnya itu punya rasa musyawarah untuk lufakat.
05:54Karena tadi nyebut demokrasi, nah ini demokrasi ekonomi.
05:57Nah pertanyaannya apakah sesuai, kalau dilihat dari ide besar bahwa keinginan seluruh masyarakat Indonesia itu
06:06mengatur perekonomiannya dengan jalan kooperasi, itu memang ide yang besar, yang baik.
06:16Tetapi sekarang masalahnya metodenya.
06:18Iya, metodenya.
06:20Dan kita tahu juga Bu Halida bahwa beberapa hari terakhir ini publik begitu menyoroti,
06:25khususnya terkait dengan persiapan calon manajer kooperasi Merah Putih, Bu,
06:29yang kemudian dididik secara militeristik tentu sangat kental dengan nuansa hirarkis
06:35dan yang tidak diprediksi adalah bahwa ada lima orang.
06:38Lima orang peserta calon manajer kooperasi Merah Putih yang kemudian meninggal dunia.
06:43Apakah pendekatan militeristik ini juga yang mungkin menjadi salah satu kaidah yang pernah disuarakan oleh Bung Hatta?
06:49Tidak.
06:49Tidak pernah salah sekali?
06:50Tidak.
06:51Bung Hatta sendiri dalam tulisannya gerakan kooperasi dan perekonomian rakyat
06:58yang merupakan kumpulan tulisan Bung Hatta dan pidato Bung Hatta.
07:03Di sini pada halaman 158 pesan Bung Hatta,
07:08bukan dengan jalan perintah dan mendesak, tetapi dengan jalan mendidik.
07:15Oke.
07:15Jalan mendidik dan meyakinkan rakyat.
07:19Jadi ini adalah jalan pendidikan.
07:22Jadi kalau misalnya bisa diatur begini, tapi jangan masuk unsur politik ya di situ.
07:29Karena yang menarik juga bahwa pemerintah untuk tahun ini, Bu,
07:32menargetkan ada 40 ribu kooperasi Merah Putih yang kemudian terbangun di seluruh wilayah Indonesia,
07:38bahkan hingga tahun 2029, angkanya ini menyentuh angka 80 ribu kooperasi merah putih yang harus berdiri.
07:45Anggapan Bu Halida?
07:46Ya, kembali ke yang tadi ya.
07:49Kalau kita dalam rangka membangun, seperti Bung Hatta bilang,
07:55membangun kooperasi dan kooperasi membangun.
07:58Bagaimana kita membangun kooperasi itu adalah dengan jalan pendidikan.
08:02Nah, untuk itu, bicara kuantitatif, bukan soal kuantitatif, kualitatif, kualitas.
08:11Dan kalau misalnya, tadi disebut ya ada yang sampai meninggal dunia,
08:17karena latihan bersifat militer yang terlalu keras ya fisik,
08:22sebetulnya ketika membangun kooperasi kita harus melihat apa yang dibutuhkan masyarakat.
08:29Oke, saya ingin membahas soal apa yang kemudian tadi tertuang di buku itu, Bu, soal perintah.
08:34Apakah ini juga yang kemudian menjadi salah satu fokus dari Bung Hatta?
08:39Koreksi kalau saya salah, ketika menjabat sebagai Perdana Menteri
08:42dan berfokus kepada bagaimana mengelola militer saat itu dengan satu gagasan,
08:47yaitu RERA, rekonstruksi dan juga rasionalisasi,
08:51memisahkan peran militer dan juga peran sipil.
08:53Apa kekhawatiran terbesar ketika dua instrumen ini menjadi satu?
09:00Ketika RERA itu diajukan oleh Bung Hatta dan dilaksanakan,
09:08itu adalah pengendalian dan juga kembali ke fungsi masing-masing.
09:15Jadi waktu itu, angkatan agar kembali ke barak,
09:19kembali kepada membangun militer yang kuat dalam arti profesionalisme.
09:26Jadi RERA itu sebetulnya adalah satu gerakan bahwa meritokrasi dalam kehidupan kita, itu penting.
09:37Bahwa proses pelatihan kepada calon manajer ini,
09:41untuk yang dilakukan militeristik ini 30 hari,
09:45sementara manajerialnya hanya dilaksanakan 15 hari.
09:49Apakah hal ini cukup?
09:50Apa atau apa mungkin yang sebenarnya paling dibutuhkan
09:53untuk seseorang yang nantinya akan mengelola kooperasi?
09:56Tidak bisa.
09:59Metode ini tidak bisa kalau menurut saya.
10:03Tidak bisa?
10:03Bung Hatta juga tidak bisa begitu.
10:06Oke.
10:07Dan memang harus dibangun dari kesadaran masyarakat.
10:09Ya, harus ada satu program yang betul-betul dalam hal ini.
10:13Apa yang ada di desa itu dipelajari.
10:17Ya, kemudian harus ada ahli-ahli dari akademik,
10:22ya, sosiologis, antropologis itu pasti sudah perlu
10:25dan tentu juga dengan sosial ekonominya.
10:31Ketika kita membahas soal hari,
10:35ataupun jumlah hari pelatihan,
10:37koreksi kalau saya salah Pak,
10:3830 hari dilatih oleh militer.
10:41Sementara 15 hari,
10:43atau lebih sedikit,
10:44ini untuk pelatihan manajerian.
10:46Itu yang kita kemarin di evaluasi juga.
Komentar

Dianjurkan