Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Tangerang, Banten hingga dini hari, dua titik api baru kembali muncul di area TPA Jatiwaringin dan masih dalam penanganan petugas pemadam kebakaran.

Kemunculan titik api baru yang berada dekat dengan permukiman warga membuat pemerintah mewaspadai kemungkinan adanya evakuasi ulang.



#TPA #jatiwaringin #tpakebakaran

Baca Juga Warga Terdampak Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin Keluhkan Gangguan Pernapasan | SAPA PAGI di https://www.kompas.tv/regional/679143/warga-terdampak-asap-kebakaran-tpa-jatiwaringin-keluhkan-gangguan-pernapasan-sapa-pagi



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/679152/kebakaran-tpa-jatiwaringin-ada-titik-api-baru-muncul-di-dekat-permukiman-warga
Transkrip
00:00Sementara itu, Saudara Petugas Gabungan masih berupaya memadamkan api di TPA Jatiwaringin.
00:05Helikopter waterbombing dikerahkan untuk memadamkan api.
00:12PNPB mengerahkan helikopter waterbombing untuk memadamkan api agar kebakaran tidak meluas.
00:18Hingga minggu kemarin, total ada 15 hektare TPA Jatiwaringin yang terbakar.
00:22Upaya pemadaman dengan teknik waterbombing hingga injeksi air untuk mempercepat proses pemadaman api.
00:32Informasi terkini dari kebakaran TPA Jatiwaringin, kita terhubung dengan jurnalis Kompas TV.
00:37Sudah ada Zahwa Majid dan juga juru kamera Julian Fernando di Tangerang, Banten.
00:42Selamat pagi, Zahwa.
00:43Zahwa ini merupakan hari ke-8.
00:47Apakah titik api kebakaran sudah bisa dikendalikan ataukah justru semakin meluas?
00:57Ya, selamat pagi Adisti dan juga saudara.
01:00Hari ini memasuki hari ke-8 kebakaran di TPA Jatiwaringin.
01:04Dan tadi pukul 2 dini hari tadi ditemukan sekitar lebih dari 2 titik baru maksud saya
01:11titik kebakaran api di TPA Jatiwaringin ini yang kembali menyala begitu.
01:18Dan hingga saat ini dari tim pemadaman kebakaran masih berusaha untuk memadamkan api
01:23dan beberapa upaya lain juga dilakukan untuk agar api tidak meluas
01:28dan agar api-api yang terperangkap di bawah itu tidak kembali meluas begitu.
01:35Dan sebelumnya juga dari Kementerian Lingkungan Hidup mengatakan bahwa
01:38ada beberapa alasan mengapa di TPA Jatiwaringin ini sulit sekali untuk dipadamkan
01:44karena memang di TPA Jatiwaringin ini adalah tempat pembuangan sampah
01:50yang menggunakan mekanisme open dumping begitu.
01:53Dan dengan sistem open dumping ini, tumpukan sampah dalam sistem ini
01:58dapat menghasilkan gas metana yang bisa menyimpan bara api begitu.
02:04Maka dari itu sulit sekali untuk dipadamkan tidak hanya melalui air dari atas
02:12tapi juga harus dari tengah begitu.
02:15Dan tak hanya itu juga kenapa api sulit sekali dipadamkan
02:19karena memang ada faktor dari musim kemarau yang dipengaruhi oleh fenomena El Nino ini.
02:24Maka dari itu gas jadi mudah terbakar dan bara api dapat bertahan di dalam timbunan sampah
02:30walaupun sudah disiram air begitu, Adisti.
02:32Oke, kalau tadi Anda sebutkan informasi terbarunya ada dua titik api baru kembali muncul di TPA Jatiwaringin.
02:41Ini yang dikhawatirkan apakah titik baru api ini dekat dengan permukiman warga
02:47dan bagaimana potensinya, apakah nanti akan ada kemungkinan
02:51akan ada warga yang kembali dievakuasi atau diungsikan ke posko pengungsian?
02:59Ya, Adisti, memang titik baru ini jika dilihat sedikit lebih dekat
03:05dengan pemukiman warga di Rajak sebelah sana.
03:10Maka dari itu tadi dijelaskan bahwa kemungkinan akan warga akan diminta untuk kembali mengungsi
03:16karena seperti informasi yang didapatkan oleh Kompas TV
03:19ada beberapa warga yang sudah kembali ke rumah masing-masing
03:22namun kemungkinan akan diminta untuk mengungsi
03:28karena ada ditemukan beberapa titik baru.
03:30Ada pun pengungsian dilakukan di Balai Desa Tanjakan Mekar.
03:35Nah, tak hanya itu untuk upaya untuk nantinya untuk mengurangi kebakaran
03:40dan juga untuk mengurangi asap
03:45dari Kementerian Lingkungan Hidup mengatakan
03:47kemungkinan akan dilakukan komodifikasi cuaca
03:50namun komodifikasi cuaca ini dapat dilakukan jika atmosfer
03:55memungkinkan untuk terbentuknya awan yang akan dilakukan komodifikasi cuaca
03:59maka dari itu hingga saat ini masih belum dilakukan komodifikasi cuaca tersebut.
04:04Adisti.
04:05Oke, jadi Anda menyebutkan bahwa informasinya ada dua titik api
04:09baru muncul dini hari dekat dengan permukiman warga
04:12ini dikhawatirkan akan ada proses evakuasi kembali
04:17dari warga yang harus diungsikan di posko pengungsian.
04:22Nah, terkait dengan tadi modifikasi cuaca masih belum bisa dilakukan
04:26karena harus beberapa step atau mekanisme yang harus dilalui
04:30terkait dengan modifikasi cuaca
04:33bagaimana dengan kondisi warga di sana?
04:36Apakah pengecekan kesehatan termasuk juga pemberian masker
04:42masih terus diupayakan atau dilakukan oleh pemerintah setempat di sana?
04:48Ya, untuk upaya penanggulan untuk masyarakat masih dilakukan dan juga di dekat TPA Jatiwaring ini juga
05:02terlihat ada posko untuk penanggulan kesehatan begitu untuk masyarakat
05:08untuk jika ada yang terpapar oleh asap dan sebagainya begitu juga
05:13dan tadi dijelaskan bahwa masyarakat yang berada di lokasi sekitaran TPA Jatiwaringin
05:19itu akan diungsikan atau dari kemarin diungsikan di balai desa Tanjakan Mekar.
05:25Oke, ada titik api baru di dekat permukiman warga
05:29dikhawatirkan akan berdampak signifikan terhadap warga
05:33akan ada potensi warga kembali dievakuasi di posko pengungsian
05:37Terima kasih informasinya jurnalis Kompas TV
05:40Zahwa Majid dan juga juru kamera Julian Fernando
05:44melaporkan langsung dari Tangerang, Bantan
Komentar

Dianjurkan