- 2 jam yang lalu
- #kopdesmerahputih
- #militer
- #tni
JAKARTA, KOMPAS.TV - Pelatihan calon manajer Koperasi Merah Putih menuai sorotan usai 5 orang Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) meninggal dunia.
Jurnalis KompasTV Dipo Nurbahagia menelusuri langsung pelaksanaan pelatihan di Pusat Pendidikan Kesehatan (Pusdikkes) Pusat Kesehatan Angkatan Darat (Puskesad) Kramat Jati, Jakarta Timur.
Bersama Komandan Pusdikkes Puskesad, Kolonel Ckm Shohibul Hilmi, Dipo melihat secara langsung materi pelatihan yang diberikan kepada para calon manajer.
Dipo mengunjungi salah satu Koperasi Kelurahan Merah Putih di kawasan Melawai, Jakarta Selatan.
Ketua Koperasi, Paiman, mengungkapkan bahwa koperasi yang dipimpinnya, hanya membukukan keuntungan sebesar Rp 78 ribu selama periode Juli hingga Desember 2025.
Penelusuran berlanjut ke kediaman Halida Hatta, putri Proklamator sekaligus Bapak Koperasi Indonesia, Mohammad Hatta.
Menurutnya, koperasi dibangun atas prinsip partisipasi, pendidikan, dan gotong royong, bukan melalui pendekatan yang bersifat hierarkis.
Sebagai penutup penelusuran, Dipo meminta penjelasan langsung kepada Menteri Koperasi, Ferry Juliantono.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah telah melakukan evaluasi bersama serta memberikan penyesuaian terhadap pola pelatihan.
Saksikan Program Dipo Investigasi episode Tragedi Kematian 5 Calon Manajer Kopdes. Tayang Senin, 6 Juli 2026 pukul 20.30 WIB di KompasTV.
Bagaimana menurut Anda? Tuliskan di kolom komentar.
#kopdesmerahputih #militer #tni
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/679153/full-5-calon-manajer-meninggal-ada-apa-dengan-pelatihan-koperasi-desa-kelurahan-merah-putih
Jurnalis KompasTV Dipo Nurbahagia menelusuri langsung pelaksanaan pelatihan di Pusat Pendidikan Kesehatan (Pusdikkes) Pusat Kesehatan Angkatan Darat (Puskesad) Kramat Jati, Jakarta Timur.
Bersama Komandan Pusdikkes Puskesad, Kolonel Ckm Shohibul Hilmi, Dipo melihat secara langsung materi pelatihan yang diberikan kepada para calon manajer.
Dipo mengunjungi salah satu Koperasi Kelurahan Merah Putih di kawasan Melawai, Jakarta Selatan.
Ketua Koperasi, Paiman, mengungkapkan bahwa koperasi yang dipimpinnya, hanya membukukan keuntungan sebesar Rp 78 ribu selama periode Juli hingga Desember 2025.
Penelusuran berlanjut ke kediaman Halida Hatta, putri Proklamator sekaligus Bapak Koperasi Indonesia, Mohammad Hatta.
Menurutnya, koperasi dibangun atas prinsip partisipasi, pendidikan, dan gotong royong, bukan melalui pendekatan yang bersifat hierarkis.
Sebagai penutup penelusuran, Dipo meminta penjelasan langsung kepada Menteri Koperasi, Ferry Juliantono.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah telah melakukan evaluasi bersama serta memberikan penyesuaian terhadap pola pelatihan.
Saksikan Program Dipo Investigasi episode Tragedi Kematian 5 Calon Manajer Kopdes. Tayang Senin, 6 Juli 2026 pukul 20.30 WIB di KompasTV.
Bagaimana menurut Anda? Tuliskan di kolom komentar.
#kopdesmerahputih #militer #tni
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/679153/full-5-calon-manajer-meninggal-ada-apa-dengan-pelatihan-koperasi-desa-kelurahan-merah-putih
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00Jiwa Pasar, Jiwa Pasar, Jiwa Pasar hura
00:04Jiwa Pasar, Jiwa Pasar, Jiwa Pasar hura
00:09Mau dari apa pasukan SPPI
00:14Siang malam ditempat, hati selalu kembira
00:19SPPI, Jumat Pergata
00:26Kooperasi harus bangkit
00:28Kooperasi salah satu alat untuk mengangkat rakyat kita
00:33Dari keadaan kemiskinan dan ketidakberdayaan
00:50Tidak ada yang lebih berharga dari nyawa seorang manusia
00:54Berpulangnya lima orang satjana penggerak pembangunan Indonesia
00:58Menjadi alarm keras bahwa ada yang keliru
01:01Dalam desain pelatihan bagi calon manajer
01:03Kooperasi Merah Putih
01:05Pemerintah kini telah melakukan evaluasi namun pertanyaannya
01:08Sudahkah pembenahan ini menjawab kebutuhan nyata
01:11Akan tata kelola kooperasi di lapangan
01:14Ini adalah episode ke-79
01:15Dipo Investigasi
01:16Saya Dipo Terbahagia
01:17Saya akan menelusuri dan mencari bukti secara langsung
01:19Dari pusat pendidikan dan pelatihan calon manajer kooperasi Merah Putih
01:39Menurutnya tiba di pusat pendidikan kesehatan
01:42TNI Akatan Darat yang berada di Kramatjati Jakarta Timur
01:46Yang juga menggelar pelatihan untuk calon manajer kooperasi Merah Putih
01:53Ketika menjadi manajer kooperasi Merah Putih
01:56Apakah PBB ini juga digunakan Pak?
01:59Tidak
01:59Yang kita tangkep adalah esensi dari pelajar itu sendiri
02:02Fokus utama kami adalah memberikan mereka bekal kedisiplinan, kepemimpinan
02:11Kenapa Mbak Iu tidak pakai sepatu video?
02:14Karena hamil kemarin sekarang dari dokter
02:19Dari awal kan para pembina dan pelatih juga menanyakan
02:22Apakah kami masih merasa aman dan nyaman mengikuti hal seperti ini?
02:27Itu tergantung keputusan kami lagi
02:31Ketika pertama kali datang kondisi masing ini seperti apa?
02:34Pasing ini keluhannya dengan kepala pusing berputar
02:37Mungkin apakah kelelahan karena latihan atau seperti apa?
02:39Oh enggak sih, setelah dapat penempatan di sini kayaknya ini rumah kedua saya sih bisa digunakan
02:54Kami sudah merevisi bahwa mereka hanya diberikan pembinaan pendidikan pelatihan bela negara
03:01Intinya adalah tidak ada lagi pelajaran-pelajaran terkait dengan senjata ataupun taktik-taktik militer
03:07Terkait dengan meninggalnya lima ini kami sudah membentuk tim investigasi
03:33Tidak, Bung Hatta sendiri dalam tulisannya bukan dengan jalan perintah dan mendesak
03:40Tetapi dengan jalan mendidik
03:42Sebetulnya ketika membangun kooperasi kita harus melihat apa yang dibutuhkan masyarakat
03:49Bahwa sebuah kooperasi itu biasanya ada anggota
03:52Kebetulan di Keluran Melawai itu, itu ada kesulitan untuk menjadi anggota
03:5730 hari dilatih oleh militer
04:01Sementara 15 hari untuk pelatihan manajerial
04:03Itu yang kita kemarin dievaluasi juga
04:06Kementerian kooperasi nanti sudah menyiapkan 3.000 pengajar
04:10Modul-modulnya juga sudah siap
04:14Sejak pertengahan bulan Juni 2026
04:16Pemerintah menggelar pelatihan untuk Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia
04:20Yang telah terpilih menjadi calon manajer kooperasi Merah Putih
04:25Bahkan tak tanggung-tanggung proses pelatihan ini secara serentak
04:29Dilakukan di 67 satuan pendidikan Akademi TNI
04:33Di seluruh Indonesia
04:34Para calon manajer kooperasi Merah Putih
04:37Harus mengikuti proses pelatihan dasar militer
04:41Selama 30 hari dan dilanjutkan dengan pelatihan manajerial
04:45Selama kurang lebih 2 pekan
04:47MUNAS tragedi besar terjadi
04:50Pelatihan calon manajer kooperasi Merah Putih
04:52Yang dimaksudkan untuk mencetak
04:54Manager-manajer yang handal
04:56Justru melahirkan korban jiwa
04:595 peserta tergut nyawanya
05:01Hanya dalam kurun waktu 2 pekan
05:05Pada 17 Juni 2026
05:07Calon manajer bernama Yonanda Muhammad Taufik
05:10Meninggal dunia
05:11Peserta SPPI asal Padang Sumatera Barat ini
05:14Meninggal saat ikut pelatihan di pusat latihan tempur Kodikat Batu Raja
05:18Kementerian Pertahanan menyebut
05:20Berdasarkan pemeriksaan medis
05:22Yonanda meninggal karena henti jantung
05:24Sehari kemudian Anissa Mulyasaro
05:26Calon manajer asal Lamongan Jawa Timur
05:28Menyusul kepergian Yonanda
05:30Anissa adalah peserta SPPI
05:32Di Satlik Depo Pendidikan Kejuruan Rindam 6
05:35Pulau Warman Balikpapan
05:37Menhan menyebut dari hasil keterangan medis
05:40Anissa meninggal karena heat stroke
05:41Tak berselang lama
05:43Pada 23 Juni 2026
05:45Novia Rahmadani Sihotak
05:47Asal Padang Sidimpuan
05:48Sumatera Utara
05:49Meninggal dunia
05:50Kesehatan Novia menurun
05:52Saat ikut pelatihan di pusbahasa Kondiklat
05:55Angkatan Udara Halim Perdana Kusuma
05:57Menhan menyebut berdasarkan pemeriksaan medis
06:00Novia meninggal karena tuberkulosis
06:02Warga menyatakan sebelum ikut pelatihan
06:04Novia tak memiliki geluhan kesehatan
06:22Kemudian pada 26 Juni 2026
06:25Calon manajer yang menjadi korban meninggal dunia bertambah
06:28Muhammad Rifqi Renaldi Gunawan
06:30Asal Sumedang Jawa Barat
06:32Yang sedang ikut pelatihan di
06:33Satlik Ion Parako 465
06:35Halim Perdana Kusuma
06:37Berpula
06:37Kemenhan mengatakan berdasarkan resum medis
06:40Dan laporan khusus
06:41Almarhum didiagnosa pneumonia
06:43Atau infeksi paru-paru
06:45Yang disertai komplikasi medis
06:47Di hari yang sama Nola Diasari
06:49Asal Singkawang Kalimantan Barat
06:51Wafat
06:52Nola merupakan peserta SPPI
06:54Dari Satlik Dondik Bela Negara Kalimantan
06:56Menurut Kemenhan, Nola awalnya mengeluhkan sesak nafas
07:00Dan badan panas
07:01Kemenhan mengatakan dengan catatan kelebihan berat badan
07:04Hasil evaluasi medis Nola
07:06Masih didalami
07:07Untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif
07:10Usai mendapat sorotan publik
07:12Kini pemerintah mengubah latihan dasar militer
07:14Menjadi latihan Bela Negara dan managerial
07:17Latihan Bela Negara
07:19Guna memperkuasikan disiplin kerja
07:23Dalam rangka national building
07:25Serta pembentukan karakter lagi para peserta
07:29Sebelum mereka menjalankan penugasan
07:33Sebagai pengolah
07:34Koperasi Desa Kelurahan Dan Budi
07:37Dan kampung layar
07:38Perlu kami sampaikan pulau bahwa
07:41Peserta SPPI
07:44Bukan karena paksa
07:50Setelah saya tiba di pusat pendidikan kesehatan
07:54TNI Akatan Darat yang berada di Kramatjati Jakarta Timur
07:57Lokasi ini saudara menjadi salah satu satuan pendidikan TNI
08:00Yang juga menggelar pelatihan untuk calon manager kooperasi Merah Putih
08:05Lalu pertanyaannya seperti apa sebenarnya metode pelatihan
08:07Yang kemudian diberikan kepada calon manager kooperasi Merah Putih
08:11Yang kini menjadi sebuah kontroversi di tengah publik
08:13Saya akan tanyakan secara langsung kepada kolonel CKM
08:17Doktor Sohibul Ilmi
08:19Selaku komandan dari pusat pendidikan kesehatan
08:24Peskesat TNI Akatan Darat
08:25Kramatjati Jakarta Timur
08:26Terima kasih
08:27Terima kasih
08:28Baik
08:30Baik
08:30Bahwa kita tahu Pak
08:31Ada sejumlah pertanyaan
08:33Yang kemudian dilontarkan oleh publik
08:36Khususnya setelah ada 5 calon manager operasi Merah Putih yang kemudian meninggal dunia
08:43Kita tahu juga sudah ada evaluasi Pak yang kemudian dilakukan oleh pemerintah
08:46Ada perubahan diksi dari pelatihan dasar militer menjadi pembekalan bela negara dan managerial
08:53Apa sesungguhnya perbedaan dari dua konsep ini Pak?
08:56Tentu ada perbedaan disini bahwa pada materi-materi pembekalan bela negara dan managerial
09:04Fokus utama kami adalah memberikan mereka bekal kedisiplinan terutama pertama itu
09:12Kemudian bekal kepemimpinan
09:15Kemudian bekal mereka untuk berkomunikasi
09:19Karena mereka nantinya ini adalah calon-calon manager yang akan berkomunikasi langsung dengan masyarakat
09:25Mereka yang akan berinteraksi langsung mengambil keputusan
09:31Sebagai seorang manager yang mengawaki program pemerintah dalam hal ini kooperasi Desa Merah Putih
09:37Tapi ada pertanyaan Pak, apakah kemudian dengan perubahan konsep ini
09:40Masihkah ada pelatihan fisik yang kemudian diberikan kepada calon manager kooperasi Merah Putih?
09:45Sebenarnya dalam arti pelatihan fisik itu pelatihan fisik yang menurut kami adalah pelatihan fisik yang wajar
09:51Dalam arti setiap mereka bangun pagi kita akan melaksanakan fisik dalam bentuk senam pagi
09:57Kemudian yang kedua adalah baris berbaris
10:00Peserta dari SPPI ini kebanyakan dari berbagai daerah
10:04Salah satu upaya kami untuk agar mereka saling kenal
10:07Kemudian melatih kerjasama antara mereka itu melewat metode baris berbaris
10:12Untuk pelatihan fisik ini apakah ada perbedaan Pak dari konsep sebelumnya
10:17Pelatihan dasar militer bergeser ke pembekalan bila negara dan managerial?
10:22Tentu berbeda
10:22Fokus kami yang sekarang ini banyak pelajaran-pelajaran di kelas
10:27Praktek-praktek di lapangan pun ini hanya sekedar melatih mereka untuk bagaimana bekerja sama itu
10:33Jadi tidak ada yang namanya itu istilahnya kemiliteran seperti materi menembak
10:40Kemudian taktik tidak ada
10:45Pelatihan-pelatihan Pak yang dilakukan di lapangan di tempat ini bisa ditunjukkan?
10:49Silahkan, mari
10:54Ketika menjadi manager operasi merah putih apakah PBB ini juga digunakan Pak?
10:59Tidak
10:59Jadi istilahnya tadi yang kita tangkap adalah esensi dari pelajar itu sendiri
11:05Esensinya ya?
11:05Iya esensinya
11:06Jadi ini para calon manager kita Pak?
11:10Secara total ada berapa Pak?
11:11229
11:12229
11:13Iya
11:13Dan semuanya wanita
11:22Nanti gantian ini siapa jadi pemimpin gantian
11:25Ini pemimpinnya ya?
11:26Iya ini jadi pemimpinnya
11:27Dan mereka yang tidak dipimpinnya sedang belajar juga bagaimana menerjemahkan fokus sama apa yang diselesaikan pemimpinnya
11:34Mereka manager saat nanti menyampaikan komunikasi harus bisa diterjemahkan oleh anggotanya
11:39Mulai dari yang depan sampai dari yang belakang
11:42Ini pertama kali jadi Danton atau seperti apa?
11:44Siap pertama kali jadi Danton
11:46Selama kali jadi Danton
11:47Dua minggu mengikuti pelatihan
11:49Sejauh ini apakah berat pelatihannya atau seperti apa?
11:52Siap
11:53Menurut pendapat saya pribadi
11:55Pelatihan di puskes-puskes saat ini sangat menyenangkan
11:58Penuh dengan kegembiraan dan kegiatan-kegiatan juga tidak begitu berat
12:03Meskipun berbaris saat ini di bawah terik matahari?
12:06Siap
12:06Oke tidak masalah?
12:07Tidak masalah
12:08Oke
12:08Baik Pak Ilmi
12:09Mungkin bisa ditunjukkan Pak proses pelatihannya apakah memang biasanya ini di bawah terik matahari atau seperti apa?
12:15Tidak kalau jam segini kita bisa ada tempat khusus
12:17Ada tempat khusus?
12:18Oke boleh kita mulai ya Pak ya?
12:19Ayo mulai
12:37Silahkan
12:43Tangan tidak boleh terlalu terbuka
12:45Tangan rata seperti ini
12:47Ini posisi penghormatan
12:48Kita ini dalam melaksanakan latihan
12:50Ada alat kendali kita yaitu namanya WPGT seperti itu
12:53Jadi kalau terlalu panas itu kita akan menghentikan semua latihan di lapangan
12:57Boleh kita lihat Pak?
12:58Yuk kita lihat
12:58Ini artinya salah satu alat yang digunakan untuk memastikan bahwa kondisi disini bersahabat untuk para calon manajer Koperasi Merah Putih
13:07Jadi seperti ini alatnya
13:09Dia nanti akan menunjukkan disini ada standarnya disini
13:13Kapan ini suhunya
13:15Kapan ini ada bendera
13:16Ini bendera berbeda-beda
13:19Jadi nanti kalau misalkan panas sekali kita ganti bendera merah
13:22Mereka akan melatihkan tahu tidak boleh di lapangan
13:24Ini 30 derajat ya kurang lebih ya
13:28Dan memang sesuai
13:29Karena bendera yang digunakan wanak kuning
13:32Jadi seluruh yang akan melaksanakan kegiatan di lapangannya akan melihat dulu
13:36Bendera yang kita pasang disini
13:38Tidak boleh di lapangan di kelas
13:40Kalau merah tidak boleh ya?
13:41Tidak boleh
13:52Jiwa Masa! Jiwa Masa Ura!
13:56Berapa lama tadi Mbak latihan ini?
13:58Kurang lebih dua minggu
13:59Dua minggu ya?
14:00Untuk lagu-lagunya itu dibuat sendiri atau memang diajarkan oleh personil TNI?
14:03Kami dibantu sama pembina
14:06Ada juga tambah-tambahan dari kawan-kawan SPPI
14:08Ada kesulitan memimpin mereka semua?
14:11Tidak
14:11Tidak ya?
14:13Hehehe
14:14Dengan suara besar aja udah
14:18Bapak tadi ada Yel-Yel
14:20Fungsinya apa Pak?
14:21Jadi Fungsinya Yel-Yel ini
14:23Satu untuk menunjukkan dua minggu ini kompak
14:25Mereka sudah ada sekat-sekat asal dari mana sudah tidak ada
14:29Jadi dengan Yel-Yel ini
14:32Interaksi antar mereka jauh lebih cepat
14:34Ini kan tadi cuacanya kurang lebih 30 derajat Pak Hilmi
14:38Dan mau maaf tapi kita tahu juga ada beberapa
14:41Mungkin ada di antara korban yang meninggal dunia
14:44Itu terkena hit stroke Pak
14:46Tentu kita tidak harapan terjadi kepada rekan-rekan kita disini
14:49Tapi ketika ada yang mengalami kejadian serupa
14:53Tindakan dari aparat ini akan seperti apa?
14:55Jadi untuk kejadian serupa yang penting adalah pencegahan
15:00Mereka dilaksanakan kegiatan
15:02Tentu kegiatan fisik seperti ini
15:04Sifatnya bertingkat dan berlanjut
15:07Tidak langsung istilahnya mereka langsung baris berbaris yang ada tidak
15:11Dan kunci yang paling penting adalah minum
15:13Mereka selalu kita sediakan hari minum
15:16Masih kuat ya semua ya?
15:17Ya masih
15:18Ini karena ada Pak Komandan apa gimana nih?
15:21Ya
15:23Dengan Mbak Siro Mbak?
15:25Dengan Wulan Nuruk Amalia
15:27Mbak Wulan?
15:27Asalnya dari?
15:28Saya dari Sumater, Sumater Barat
15:30Kenapa Mbak Wulan mendaftarkan diri sebagai calon manajer kooperasi Merapok?
15:34Karena saya tertarik dengan program ini
15:36Yang mana untuk membangun pembangunan Indonesia
15:40Dan ini juga sesuai dengan jurusan saya
15:42Yaitu ekonomi
15:43Publik cukup banyak yang mempertanyakan
15:45Korelasi dan juga relevansi termasuk juga urgensi
15:48Dari pelatihan militer untuk calon manajer kooperasi Merakuti
15:52Menurut Mbak sendiri urgensinya apa?
15:54Menurut saya ini penting ya untuk membuat mental dan fisik kita menjadi kuat gitu
15:59Karena sebagai manajer kita ini perlu gitu
16:02Untuk mempunyai mental yang kuat dan fisik yang kuat juga gitu
16:06Oke tapi untuk pelatihan manajer ya?
16:08Itu nanti ada jadwalnya
16:10Ada jadwalnya ya?
16:13Siap
16:18Yang jadi kegelisahan Pak dalam tanda kutip dari publik adalah
16:22Apalagi ini kalau kita melihat semua peserta ini kan perempuan Pak
16:26Soal adanya calon manajer kooperasi Merah Putih yang sedang dalam kondisi hamil
16:31Di sini ada Pak?
16:32Ada ya
16:33Jadi di sini ada dua orang siswa yang dalam kondisi hamil
16:38Jadi untuk dua orang hamil ini kita menjadikan atensi khusus
16:43Kita kasih tanda pengenal dia medik khusus
16:47Jadi kegiatan fisik yang berat tidak
16:51Kemudian kami tempelkan satu orang anggota TNI dengan kualifikasi bidan untuk memunyai setiap kegiatan mereka
17:03Selain pelatihan baris berbaris Pak Hilmi
17:05Ini saya lihat juga ada yang di kelas ya Pak?
17:07Ya betul
17:08Ini ada pelajaran kelas bagi mereka
17:11Berapa siswa memang jadwalnya pagi ini pelajaran kelas
17:16Ada jadwal kegiatannya
17:26Lanjutkan
17:27Lanjutkan
17:28Lanjutkan
17:28Lanjutkan
17:47Lanjutkan
17:48Ada metode di sana
17:49Bagaimana kalau kelompok besar kelompok kecil itu ada metodenya
17:52Bagaimana mereka harus mendapatkan instruksi
17:54Se detail gitu Pak?
17:55Ya betul
17:58Explore pelajar yang sedang dilaksanakan
18:09Yang mana?
18:12Siap
18:12Saya akan coba
18:14Datangnya
18:15Dengan Mbak siapa?
18:17Mbak Elsa
18:17Boleh saya duduk ya Mbak ya?
18:19Mana kondisinya?
18:21Kondinya hamil
18:22Sudah berapa bulan?
18:24Tujuh minggu
18:24Ada treatment khusus ya?
18:26Iya
18:27Apa Mbak yang membedakan dengan peserta lain?
18:30Kita dicek USG juga disini
18:32Oh ini dicek USG ya?
18:33Hmm di USG
18:35Kemudian kita cek CREP
18:36Suplemen vitamin dapat juga ya?
18:38Dapat
18:39Dapat
18:40Suplemen vitamin dapat
18:41Oke
18:41Lo bidan selalu mendampingi ya?
18:43Iya selalu
18:51Oh tadi kita sudah bahas Pak Hilmi
18:53Ada perbedaan konsep
18:55Ataupun mungkin semacam evaluasi
18:57Ketika kita tahu ada
18:585 peserta Pak
19:00Calon
19:01Manager Koperasi Merah Putih
19:02Yang meninggal dunia
19:02Mungkin dari segi jadwal pelajaran Pak
19:05Terlihat perbedaan itu Pak?
19:07Bisa kita lihat disini bahwa
19:09Pelajaran hari ini atau minggu ini
19:11Itu fokusnya hanya pada
19:13Kepemimpinan
19:14Dan managerial
19:15Bagi contoh ini
19:16Tata upacara
19:16Keprotokolan
19:17Kemudian
19:18Dasar-dasar
19:19Bela negara
19:20Sejarah perjuangan bangsa ya?
19:21Sejarah perjuangan bangsa disini
19:23Kebetulan saya yang mengajar disini
19:24Oke
19:25Dan tidak ada
19:26Latihan tembak menembak?
19:27Tidak ada
19:31Selamat pagi
19:33Pagi pagi hu
19:34Pagi pagi ha
19:35Pagi pagi hu
19:37Ha
19:37Pagi pagi hu
19:39Pagi pagi ha
19:40Pagi pagi hu
19:42Ha
19:43Kenapa Mbak Iu tidak pakai
19:44Slot TV dia?
19:46Karena hamil kemarin
19:47Bisa remori dokter
19:55Hai lele
19:56Hai lele kita tongkat
19:58Hai lele kita tongkat
20:00Hai lele kita tongkat
20:01Masa, masa, masa
20:03Kenapa kok dilatih kemiliteran ya?
20:06Tapi tidak bisa kita pungkiri bahwa
20:08Di dalam kemiliteran itu ada nilai-nilai ya
20:10Jangan sampai nanti manajernya
20:11Nggak bisa melaksanakan tugasnya
20:13Nggak bisa memimpin anak buahnya
20:23Untuk tempat tinggal Pak
20:25Bagi para calon manajer ini
20:27Di mana Pak lokasi ya Pak?
20:29Di sini
20:29Di salah satu barak
20:30Namanya tempat Suprauni
20:32Gedung Suprauni ini
20:33Kita akan masuk sedara
20:34Untuk melihat seperti apa ya
20:35Tempat tinggal
20:36Dari
20:38Calon manajer
20:39Operasi Merah Putih
20:40Oke
20:41Oh ini banyak ya Pak ya
20:42Ada berapa ruangan Pak?
20:43Satu ruangan
20:44Oh satu ruangan
20:45Oh memang pintunya dibagi-bagi
20:47Saya izin masuk boleh ya
20:50Silahkan
20:51Dan ini tempat tidurnya ya
20:52Tempat tidur
20:54Bertingkat ya Pak
20:55Dan ada lemarinya
21:00Tidak hanya Mbak Elsa yang tadi ya Pak ya
21:03Yang hamil
21:04Ada juga ibu hamil disini dengan
21:06Mbak siapa?
21:07Wahyuni Fitri
21:08Kenapa Mbak Ibu tidak pakai sepatu PDL?
21:11Karena hamil kemarin saran dari dokter
21:14Oh
21:14Karena kan sepatu PDL itu sifatnya berat
21:17Jadi juga nanti ketika berjalan
21:19Hentakannya juga lumayan berat
21:20Jadi diizinkan oleh pakai sepatu kit
21:22Oh ini sepatu kit biasa ya?
21:24Ya keluarga seperti yang ini
21:25Jadi dia tidak pakai sepatu PDL
21:27Oh oke
21:28Karena hamil ya Pak
21:29Oke
21:29Arti diperhatikan sampai sedetail itu ya?
21:31Iya
21:33Bahwa kita tahu Mbak sebelumnya juga ada beberapa peserta
21:37Yang kemudian hamil
21:39Dan mendasarkan informasi dari Kementerian Pertahanan
21:41Sebenarnya dipulangkan
21:42Tidak diikutsertakan
21:44Mbak sendiri
21:48Memilih untuk memang mengikuti kegiatan ini
21:51Atau mungkin ada keinginan juga untuk dipulangkan atau seperti apa?
21:53Kalau dari awal kan para pembina dan pelatih juga menanyakan bagaimana kondisi kami
21:59Apakah kami masih merasa aman dan nyaman mengikuti hal seperti ini
22:05Itu tergantung keputusan kami lagi
22:08Karena kami merasa di Saktik Pusdikas ini
22:11Kami sepertinya tidak
22:14Tidak ada terbebankan untuk melakukan kegiatan selama berada di Saktik ini
22:21Pelatihan untuk calon manajer kooperasi merah putih ini kan berlaku menjadi sorotan
22:24Apalagi ketika ada metode-metode
22:27Seperti pelatihan fisik termasuk juga urgensi penggunaan militer
22:32Dalam proses pelatihan ini
22:33Dan yang tidak kalah penting adalah ada lima
22:35Rekan kita
22:36Calon manajer kooperasi merah putih juga yang meninggal dunia
22:41Pada saat mengikuti pelatihan
22:42Tanggapan dari Mbak Ayu seperti apa?
22:44Melihat kondisi Mbak Ayu juga kan
22:46Kondisi yang harus betul-betul mendapatkan pengawasan khusus
22:50Untuk terkait berita itu saya juga turut berduka cita
22:54Atas hal yang menintar rekan-rekan sejawat
22:57Namun disini saya ingin menyampaikan bahwa
23:00Sebenarnya latihan yang diadakan untuk kami para siswa SPPI ini
23:05Sebenarnya itu tidak semenyeramkan apa yang dipikirkan orang di luar sana
23:09Terkhusus untuk siswa-siswa SPPI
23:13Jikalau merasa badannya kurang fit
23:16Lebih baik menyampaikan kepada pelatih dan para peminang
23:19Pasti pelatih dan para peminang itu
23:22Saya rasa di seluruh sadik itu mempunyai rasa prikemanusiaan
23:35Saya akan coba lihat ya saudara ya
23:37Kondisi kamar ini secara sirukulasi udara juga cukup baik ya
23:42Karena ada jendela persis di belakang ya
23:48Dari tempat tidur termasuk juga ada AC
23:51Oke
23:52Ini memang semua tempat tidurnya bertingkat ya
23:55Karena ada 229 calon manajer kooperasi merah putih yang ikut pelatihan ini
24:02Artinya memang untuk efektivitas ruangan juga dipergunakan ya
24:06Tempat tidur dua tingkat ini
24:18Saat ini sedang proses makan siang nggak Pak ya?
24:21Betul
24:21Oke, untuk pemilihan menunya Pak
24:23Saya pengen lihat Pak
24:24Menunya itu apakah sudah ditentukan sebelumnya atau seperti apa?
24:27Jadi menu ini kita buat tiap hari berbeda
24:32Baik itu makan siang pagi, siang sore menunya berbeda
24:36Dan semua sudah kita perhitungkan nilai gizinya sudah kita perhitungkan
24:40Dan ini juga Mbak Ayu ya
24:42Mbak Ayu yang dalam kondisi hamil juga
24:44Gimana Mbak? Makanannya cukup Mbak?
24:46Cukup, cukup Pak
24:47Untuk sumber proteinnya dan lain-lain?
24:50Cukup, cukup
24:50Baik, silahkan dimakan Mbak
24:52Pak Ilmi yang jadi sorotan juga usai ada 5 ya Pak ya
25:055 calon manajer kooperasi merah putih yang meninggal dunia adalah
25:09Fasilitas kesehatan Pak
25:10Yang kemudian dimiliki oleh Satuan Pendidikan TNI
25:14Di sini ada Pak?
25:16Di Pusdikas ini
25:17Kami punya rumah sakit pendidikan
25:20Jadi rumah sakit pendidikan Pusdikas namanya
25:22Jadi apabila ada siswa yang perlu perawatan kesehatan
25:27Tentu kami bersandarnya di rumah saat ini
25:29Sejauh ini ada siswa atau calon manajer kooperasi merah putih Pak yang mungkin membutuhkan fasilitas kesehatan?
25:34Ada, kebetulan hari ini ada 2 orang yang sedang dirawat di rumah saat ini
25:39Dirawat?
25:40Boleh kita lihat ya Pak ya?
25:41Silahkan
25:41Oke
25:50Ketika pertama kali datang kondisi 2 pasien ini seperti apa?
25:54Kalau ini pasien ini baru datang kemarin masuk perawatannya teluhannya dengan kepala pusing berputar
26:01Ya
26:02Lalu sudah kita berikan terapi, sudah kita konsulkan juga
26:06Sudah dilanjutkan oleh perawatan dokter Saras, dokter Budi spesialis neuro
26:10Saat ini keluhan pasien sudah berkurang
26:12Sudah berkurang?
26:13Kalau yang ini satu lagi?
26:14Kalau ini dimasuk perawatannya dengan diare, disertai ada keluhan mual muntah
26:19Saat ini keluhannya saat ini sudah tidak ada
26:22Untuk selanjutnya kita sudah berikan terapi dan sudah kita konsultasikan dengan dokter spesialis penyakit dalam dokter Agus
26:28Boleh saya izin ngobrol ya Pak ya?
26:30Oke
26:30Tadi kan disebut oleh dokter, seperti pusing mungkin Mbak, kondisi saat itu seperti apa Mbak?
26:37Kayak gempa gitu Pak, pusing, mutar gitu
26:41Jadi kalau dia setiap buka mata, kita langsung makin pusing, jadi bahwanya pengen meremgin terus
26:46Sedang pelatihan atau?
26:48Itu saat belajar di kelas
26:50Tapi sebelumnya Mbak Ria merasa, mohon maaf mungkin apakah kelelahan karena pelatihan atau seperti apa?
26:55Oh enggak sih, enggak
26:56Pertama kali Mbak Ria mendaftar sebagai SPPI itu, mungkin bisa diceritakan secara singkat ceritanya seperti apa?
27:04Kena pilihan saya sendiri, terus lolos, terus ujian CAT
27:11Setelah itu dapat penempatan di sini Pak
27:14Setelah dapat penempatan di sini, kayaknya ini rumah kedua saya sih bisa dibilang gitu
27:19Kena kemandannya kan baik-baik juga
27:22Terus saya punya teman gitu
27:26Itu aja sih Pak
27:27Bahwa betul memang pelatihannya menyenangkan ya Mbak ya
27:31Tapi melihat kondisi Mbak yang sakit dan harus dirawat
27:35Apa yang membuat Mbak tetap bertahan, tetap ingin mengikuti pelatihan calon manajer kooperasi Merah Putu?
27:43Ya kalau saya mundur berarti saya enggak percaya dong keuntungan pilihan saya sendiri Pak
27:50Bagi calon manajer yang akan mengikuti pelatihan sebenarnya seketat apa Pak?
27:55Proses pemeriksaan kesehatan, karena kita tahu juga proses ini menjadi pertanyaan belakangan usai ada 5 orang yang meninggal dunia
28:01Apakah dilakukan di sini atau seperti apa teknis?
28:04Jadi begini, kami sebagai lembaga pendidikan yang menerima para siswa ini
28:09Tentu mereka datang ke sini melalui seleksi yang ketat
28:13Termasuk salah satunya dalam bidang kesehatan
28:16Begitu mereka datang, pada hari pertama mereka datang kita cek ulang kesehatan
28:20Oke, artinya berlapis ya Pak ya?
28:22Berlapis
28:22Oh
28:23Dan mereka dengan kebutuhan, dengan ada penyakit khusus
28:28Sejak awal kita tandai, kita tandai
28:31Tentu kita tidak harapkan peristiwa duka yang sempat menyelimuti ini kembali terjadi
28:36Apa kiranya yang akan dilakukan oleh TNI mungkin untuk memastikan bahwa proses pelatihan ini berjalan efektif maksimal dan juga tidak
28:44kembali melahirkan korban siwa?
28:45Pertama tentu saya ikut berluka cita atas meninggalnya teman-teman siswa SPPI ini
28:56Itu menjadi semacam alaran kesiapsiagaan bagi kami
29:02Untuk lebih memperhatikan kondisi mereka
29:06Jadi day per day, jam per jam itu kami perhatikan
29:20Setelah pada tahun 2026 pemerintah menargetkan membangun 40.000 kooperasi merah putih di seluruh Indonesia
29:29Dan saat ini kurang lebih terdapat 1.061 kooperasi merah putih yang sudah mulai beroperasi
29:34Salah satunya ada di tempat saya berada, tepatnya di kawasan Melawai
29:41Ada sebuah kooperasi kelurahan merah putih yang telah beroperasi sejak bulan Juli 2025
29:47Tetapi menariknya bahwa kooperasi ini berada di tengah-tengah pusat keramaian anak muda
29:55Lalu pertanyaannya siapa yang kemudian ingin disasar oleh sebuah kooperasi yang didirikan di Blok M Hub ini
30:03Saya akan coba langsung datangi saudara
30:13Saya akan tunjukkan saudara
30:16Saya lihatnya di tengah-tengah gerai-gerai kuliner yang ada di sini di Blok M Hub
30:20Ada satu kooperasi kelurahan merah putih Melawai
30:25Kebayaran baru Jakarta Selatan yang berdiri
30:28Saya akan masuk saudara ke kooperasi kelurahan merah putih ya
30:32Di sini terpambang foto Presiden Prambu Subianto
30:35Dan lokasi adalah Melawai Kecamatan Kebayaran baru Jakarta Selatan
30:39Saya sudah membuat janji dengan Pak Pak Iman
30:40Selaku Ketua Kooperasi Kelurahan Merah Putih di Melawai ya Pak ya
30:44Oke terima kasih Pak Pak Iman untuk waktunya Pak
30:47Untuk Kooperasi Kelurahan Merah Putih di Melawai ini sudah berdiri Juli 2025 betul ya Pak?
30:52Betul
30:52Sudah banyak pembelinya Pak?
30:54Kalau pembelinya sudah banyak
30:56Cuma kan kendala ini kan adanya posisinya adanya di tempat komersil
31:00Betul
31:01Jadi pembelinya itu masyarakat umum
31:04Bukan masyarakat lokal yang ada di sekitar di Kelurahan Melawai
31:08Padahal kan sebenarnya kooperasi kan sebenarnya kita supaya mengecerahkan masyarakat sekitarnya
31:15Bahwa sebuah kooperasi itu biasanya ada anggota
31:17Kalau melihat tantangannya tadi artinya saat ini kesulitan mencari anggota?
31:21Nah kebetulan di Kelurahan Melawai itu itu ada kesulitan untuk menjadi anggota
31:26Kalau setahu pengetahuan saya di Kelurahan Melawai adalah warganya itu kebanyakan kelas menengah ke atas
31:32Yang jadi anggota saat ini siapa saja sudah ada?
31:34Anggota sudah, anggota itu hanya pengurus sama pengawas saja
31:39Mungkin satu hari atau mungkin satu minggu atau satu bulan keuntungannya Pak?
31:43Kalau keuntungan kita kadang-kadang pas kita bikin laporan tahunan 2025
31:50Keuntungan kita yang kami laporkan ke suku dinas kooperasi tingkat wali kota
31:56Itu kita keuntungan hanya kurang lebih 78.000
32:0178.000 per?
32:03Per 25 Desember kemarin
32:06Jadi selama 6 bulan
32:12Apakah pendekatan militer istik ini juga yang mungkin menjadi salah satu kaidah yang pernah disuarakan oleh Bunghata?
32:18Tidak
32:39Pembangunan kooperasi Desa Merah Putih ditargetkan menjadi motor baru penggerak ekonomi bangsa
32:44Namun dibalik implementasi program muncul rentetan persoalan
32:50Sempat menjalankan amanah sebagai manajer kooperasi Merah Putih
32:54Novia Ramadhani Siota
32:56Meninggal dunia saat menjalani latihan dasar kemiliteran
33:01Lagi keluarga kehilangan ini tak hanya meninggalkan duka mendalam
33:04Namun juga menyisakan banyak pertanyaan tentang tanggung jawab, prosedur keselamatan, hingga evaluasi program
33:11Ketika mendengar kabar duka, maksudnya kita pukul ya
33:15Kami mengharapkan tanggung jawab moral dari instansi retor kain dan juga mungkin sampai ke pemimpin negara kita
33:27Sebelumnya Direktur Kebijakan Publik Selios menilai kebijakan latihan dasar militer tidak berbasis data maupun bukti empiris
33:34Selios beranggapan program kooperasi Merah Putih perlu dievaluasi total hingga ada dasar kebijakan yang tidak membahayakan nyawa masyarakat
33:43Selama 10 tahun terakhir, 4 orang meninggal dalam pelatihan wajib militer di Korea Selatan
33:49Indonesia hanya dalam 2 minggu 5 orang meninggal untuk pelatihan militer
33:54Hanya pesertanya 32 ribu orang
33:56Kalau memang mau mempersiapkan pengolah kooperasi
33:59Itu kirim mereka ke inkubasi kooperasi, kirim ke lembaga pelatihan
34:06Sorotan juga datang dari Komisi 1 DPR RI
34:09Enggaran pelatihan pun tak luput dari Sorotan
34:11Karena disebut menembus lebih dari 1 triliun rupiah
34:15Dari 45 hari, 30 hari itu latihan militer
34:20Saya membayangkan, 15 hari hanya latihan subtansi mengenai perkoperasian
34:25Saya hitung ya, dari anggaran sekitar 45 juta per orang
34:32Kalau hanya melaksanakan subtansi pelatihan operasi saja
34:36Itu 1, sekian triliun rupiah kita bisa ngirit
34:43Pemerintah melalui Wamen Han Doni Ermawan
34:46Mengucapkan duka cita
34:47Selain itu, Wamen Han menegaskan Latsar Mil Koptes dan Kampung Nelayan
34:51Dihentikan, serta tidak akan dijadikan komcat
34:54Kami mengucapkan duka cita
34:56Yang sedalam-dalamnya
34:58Kepada keluarga pengkorban
35:00Kami sudah merevisi program ini
35:04Kami sudah tetapkan bahwa mereka hanya diberikan pembinaan pendidikan pelatihan bela negara
35:11Tidak ada lagi pelajaran-pelajaran terkait dengan senjata ataupun taktik-taktik militer
35:18Di tengah polemika yang terjadi
35:20Pemerintah menargetkan pembentukan 40 ribu kooperasi desa merah putih pada tahun 2026
35:26Yang menyerap anggaran besar dari dana desa
35:28Desarkan peraturan Menteri Keuangan No. 7 tahun 2026
35:31Sebanyak 58,03% dana desa dialokasikan untuk implementasi kooperasi desa merah putih
35:38Di tengah besarnya target dan anggaran
35:41Implementasi pembangunan kooperasi di sejumlah daerah justru memunculkan kontroversi
35:45Di pati jauh tengah kooperasi dibangun di tengah kawasan tambang
35:49Dan jauh dari permukiman warga
35:51Akses menuju lokasi bahkan masih berupa jalan tanah yang belum diaspal
35:55Di temanggung, genung kooperasi dibangun di atas jalan umum antardusun
36:00Akibatnya akses warga yang menjadi uratna di aktivitas harian turut terganggu
36:06Kooperasi desa merah putih harus benar-benar menjadi instrumen besar
36:10Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi desa
36:12Namun setiap kebijakan mestinya lahir dari kebutuhan yang nyata
36:15Dan menjaga keselamatan warga
36:17Di tengah kusutia beragam polemik
36:19Pertanyaan besar kini mengemuka
36:21Apakah kooperasi merah putih akan benar-benar menjadi solusi bagi rakyat
36:26Atau justru menjelma menjadi masalah baru yang kian berat
36:40Sebagai bapak kooperasi Indonesia, Bung Hatta selalu menekankan nilai-nilai demokrasi
36:44Dalam sistem pengelolaan kooperasi yang ada di tanah air
36:47Namun upaya pemerintah untuk kembali menghidupkan kooperasi saat ini
36:51Melahirkan tanda tanya
36:53Dengan adanya pendekatan militeristik yang sangat kental
36:57Dengan nuansa hirarkis
36:59Lalu pertanyaannya saudara sudahkah
37:01Jalan yang kemudian diambil oleh pemerintah selaras dengan apa yang kemudian dicita-citakan oleh Bapak Proklamotor kita
37:09Saya akan tanyakan secara langsung kepada Direktur Yayasan Hatta sekaligus putri ketiga dari Bung Hatta
37:15Bu Halida Nuria Hatta
37:17Bu Halida, terima kasih untuk waktunya Bu
37:19Terima kasih juga
37:20Soal gagasan besar pemerintah terkait dengan kooperasi merah putih yang saat ini begitu banyak menuai sorotan dari publik
37:30Pertanyaan saya, apakah gagasan ini sesuai dengan apa yang kemudian dicita-citakan oleh Bapak Proklamotor kita Bung Hatta?
37:39Kalau melihat bahwa gagasan kooperasi supaya itu menjadi soko guru perekonomian Indonesia
37:49Itu memang sebuah gagasan yang juga harus dijewantahkan dan menjadi pekerjaan rumah
37:55Memang cita-cita Bung Hatta adalah masyarakat Indonesia berkooperasi supaya bisa memperbaiki kehidupan ekonominya
38:05Dan juga bangsa Indonesia pada dasarnya itu punya rasa musyawarah untuk lufakat
38:14Karena tadi nyebut demokrasi, nah ini demokrasi ekonomi
38:18Pertanyaannya apakah sesuai kalau dilihat dari ide besar bahwa keinginan seluruh masyarakat Indonesia itu mengatur perekonomiannya dengan jalan kooperasi
38:31Itu memang ide yang besar yang baik
38:35Tetapi sekarang masalahnya metodenya
38:39Dan kita tahu juga Bu Halida bahwa beberapa hari terakhir ini publik begitu menyoroti
38:45Khususnya terkait dengan persiapan calon manajer kooperasi merah putih Bu
38:49Yang kemudian dididik secara militaristik tentu sangat kental dengan nuansa hierarkis
38:55Dan yang tidak diprediksi adalah bahwa ada lima orang
38:58Lima orang peserta calon manajer kooperasi merah putih yang kemudian meninggal dunia
39:03Apakah pendekatan militaristik ini juga yang mungkin menjadi salah satu kaidah yang pernah disuarakan oleh Bung Hatta?
39:09Tidak
39:09Tidak pernah salah sekali?
39:11Tidak
39:11Bung Hatta sendiri dalam tulisannya
39:14Oke
39:14Gerakan kooperasi dan perekonomian rakyat yang merupakan kumpulan tulisan Bung Hatta dan pidato Bung Hatta
39:23Di sini pada halaman 158 pesan Bung Hatta
39:28Bukan dengan jalan perintah dan mendesak tetapi dengan jalan mendidik
39:35Oke
39:36Jalan mendidik dan meyakinkan rakyat
39:39Jadi ini adalah jalan pendidikan
39:42Jadi kalau misalnya bisa diatur begini
39:46Tapi jangan masuk unsur politik ya di situ
39:49Karena yang menarik juga bahwa pemerintah untuk tahun ini Bu
39:52Menargetkan ada 40 ribu kooperasi merah putih
39:55Yang kemudian terbangun di seluruh wilayah Indonesia
39:58Bahkan hingga tahun 2029
40:00Angkanya ini menyentuh angka 80 ribu kooperasi merah putih yang harus berdiri
40:05Anggapan Bu Halida?
40:06Ya kembali ke yang tadi ya
40:09Kalau kita dalam rangka membangun seperti Bung Hatta bilang
40:14Membangun kooperasi dan kooperasi membangun
40:18Bagaimana kita membangun kooperasi itu adalah dengan jalan pendidikan
40:23Nah untuk itu
40:25Tidak bicara kuantitatif
40:27Bukan soal kuantitatif
40:29Kualitatif
40:30Kualitas
40:31Dan kalau misalnya
40:33Tadi disebut ya ada yang sampai
40:35Meninggal dunia
40:36Meninggal dunia
40:37Karena latihan bersifat militer yang terlalu keras ya fisik
40:43Sebetulnya ketika membangun kooperasi kita harus melihat
40:46Apa yang dibutuhkan masyarakat
40:49Oke saya ingin membahas soal apa yang kemudian tadi tertuang di buku itu Bu
40:53Soal perintah
40:54Apakah ini juga yang kemudian menjadi salah satu fokus dari Bung Hatta
40:59Koreksi kalau saya salah ketika menjabat sebagai Perdana Menteri
41:02Dan berfokus kepada bagaimana mengelola militer saat itu dengan satu gagasan yaitu RERA
41:08Rekonstruksi dan juga rasionalisasi memisahkan peran militer dan juga peran sipil
41:14Apa kekhawatiran terbesar ketika dua instrumen ini menjadi satu?
41:21Ketika RERA itu di ajukan oleh Bung Hatta dan dilaksanakan
41:28Itu adalah pengendalian dan juga kembali ke fungsi masing-masing
41:35Jadi waktu itu angkatan agar kembali ke Barak
41:40Kembali kepada membangun militer yang kuat dalam arti profesionalisme
41:46Jadi RERA itu sebetulnya adalah suatu gerakan bahwa meritokrasi dalam kehidupan kita itu penting
41:57Bahwa proses pelatihan kepada calon manajer ini untuk yang dilakukan militeristik ini 30 hari
42:05Sementara manajerialnya hanya dilaksanakan 15 hari
42:09Apakah hal ini cukup?
42:10Apa atau apa mungkin yang sebenarnya paling dibutuhkan untuk seseorang yang nantinya akan mengelola kooperasi?
42:17Tidak bisa
42:20Metode ini tidak bisa kalau menurut saya
42:23Tidak bisa?
42:24Bung Hatta juga tidak bisa begitu
42:25Oke
42:26Dan memang harus dibangun dari kesadaran masyarakat
42:30Ya harus ada satu program yang betul-betul dalam hal ini
42:34Apa yang ada di desa itu dipelajari
42:38Kemudian harus ada ahli-ahli dari akademik
42:42Ya sosiologis, antropologis itu pasti sudah perlu dan tentu juga dengan sosial ekonominya
42:51Ketika kita membahas soal hari ataupun jumlah hari pelatihan
42:56Koreksi kalau saya salah Pak
42:5830 hari dilatih oleh militer
43:01Sementara 15 hari atau lebih sedikit ini untuk pelatihan manajerial
43:06Itu yang kita kemarin di evaluasi juga
43:21Setelah pemerintah terus berupaya untuk menjadikan kooperasi sebagai soko guru perekonomian nasional melalui gagasan besar yaitu kooperasi merah putih
43:30Saya akan tanyakan secara langsung secara eksklusif kepada Menteri Kooperasi Bapak Ferry Juliantono
43:35Terima kasih untuk waktunya Pak
43:36Pak Ferry izinkan saya menanyakan hal yang paling pertama terkait dengan berita duka Pak
43:43Yang datang bahwa ada 5 calon manajer kooperasi merah putih yang kemudian meninggal dunia Pak
43:50Pada saat mengikuti prosesi pelatihan tanggapan anda Pak Menteri
43:54Yang pertama tentu kami menyatakan duka yang mendalam
43:58Saya sudah berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Pak Bapak Menteri Pertahanan
44:04Dan juga kami saya sendiri juga sudah menyampaikan langsung kepada Bapak Presiden
44:09Dan kemarin secara resmi Kementerian Pertahanan juga sudah menyatakan mengevaluasi dan merubah format pelatihannya
44:19Jadi pelatihan ini tidak pelatihan dasar komunitaran tapi pelatihan bela negara dengan format yang berbeda dengan yang sebelumnya
44:28Melihat gagasan dasar dari kooperasi merah putih itu sendiri, tolak ukur keberhasilannya itu apa Pak?
44:34Pak Prabowo jadi Presiden kami didorong untuk menjadikan badan usaha kooperasi ini ngejar ketinggalan dengan BUMN
44:41Badan usaha swasta, melalui Inpres nomor 9 tahun 2025 kita bentuk badan hukumnya, aktenya
44:47Kemudian dilanjutkan dengan Inpres nomor 17 tahun 2025 tentang pembangunan fisik gudang gere-gere dan alat kelengkapannya
44:56Nah sekarang yang bangunan fisiknya sudah selesai itu sekitar 14.000an
45:01Yang sedang dibangun itu 23.000an, harapannya nanti bulan Agustus sekitar 30.000an bangunan fisik gudang gere dan alat kelengkapannya
45:12itu sudah selesai
45:13Terkait dengan manajerial pertanyaannya adalah ketika kita membahas soal hari ataupun jumlah hari pelatihan
45:19Koreksi kalau saya salah Pak, 30 hari dilatih oleh militer, sementara 15 hari atau lebih sedikit ini untuk pelatihan manajerial
45:29Itu yang kita kemarin dievaluasi juga, bobotnya juga nanti akan ditambah di ruang kelas
45:36Sehingga nanti pengetahuan yang tadi dimaksudkan itu nanti akan diperbanyak untuk volume pendidikan
45:44Artinya manajerial ini porsinya akan lebih banyak?
45:46Iya
45:46Seperti apa prosedur dan juga pemilihan lokasi dari pendirian Koperasi Merah Putih yang kita tahu banyak sekali diperbincang oleh publik
45:56Tidak banyak Pak?
45:57Tidak banyak
45:57Pak Menteri bilang 10 ya Pak?
45:59Tidak sampai 10
46:00Tidak sampai 10
46:01Tapi kita tetap harus juga menerima masukan tentang misalkan lokasi yang dianggap kurang ideal
46:07Betul
46:08Tetapi proses penentuan lokasi yang tidak ideal itu sebenarnya sudah ditempuh melalui musyawarah dengan masyarakat desanya
46:15Saya juga sudah mendatangi secara langsung Koperasi Kelurahan Merah Putih yang berada di kawasan Blok M Jakarta Selatan Pak
46:23Mengapa ditempatkan? Mengapa didirikan di tengah?
46:27Jadi gini ini saya ceritakan dulu
46:29Jadi dulu waktu sebelum dikeluarkan Inpres nomor 17 tentang pembangunan fisik, gudang, gede, gede dan alat kelengkapan
46:36Dulu memang kita berusaha untuk menggunakan fasilitas bangunan yang bisa digunakan di daerah-daerah
46:45Termasuk juga yang di Blok M itu, itu dulu waktu awal
46:48Tetapi oleh Bapak Presiden kemudian dibuat Inpres supaya ada standarnya
46:53Yang kelurahan nanti model bisnis dan studi kelayakan usahanya juga akan berbeda
47:00Kita tahu 12 Juli nanti adalah hari Koperasi Nasional Pak
47:04Apakah kemudian momentum ini juga akan digunakan oleh Kementerian Koperasi untuk betul-betul mensosialisasikan program ini
47:11Dan juga menggalakkan lagi bahwa Koperasi memang adalah soko guru perekonomian bangsa
47:16Bulan Koperasi ini menjadi bulannya kembalinya momentum, kembalinya ideologi ekonomi sesuai dengan pasal 33
47:25Selamat tinggal ekonomi liberal kapitalis
Komentar