Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Jurnalis KompasTV juga menelusuri salah satu Koperasi Kelurahan Merah Putih yang telah beroperasi di kawasan Melawai, Jakarta Selatan.

Meski berada di kawasan komersial yang ramai, Ketua Koperasi Kelurahan Merah Putih Melawai, Paiman, mengaku masih menghadapi kendala dalam mengembangkan koperasi.

Paiman juga mengungkapkan koperasi masih kesulitan mencari anggota.

Ia menambahkan hingga akhir tahun 2025, laba yang diperoleh koperasi masih sangat kecil.

Keuntungan tersebut merupakan akumulasi selama enam bulan operasional sejak koperasi berdiri pada Juli 2025 hingga akhir Desember 2025.

Di tengah evaluasi pelatihan calon manajer Koperasi Merah Putih, Pusdikkes Puskesad Kramat Jati memastikan pengawasan kesehatan peserta diperketat setelah meninggalnya lima peserta SPPI.

Komandan Pusdikkes Puskesad, Kolonel CKM dr. Sohibul Hilmi, menjelaskan seluruh menu makanan peserta disusun dengan memperhatikan kebutuhan gizi.

Selain itu, fasilitas kesehatan juga disiapkan di lingkungan pendidikan.

Menurut Sohibul, proses pemeriksaan kesehatan dilakukan secara berlapis sejak sebelum peserta memasuki pendidikan.

Ia menegaskan peristiwa meninggalnya lima peserta menjadi bahan evaluasi.



Bagaimana menurut Anda? Tuliskan di kolom komentar.

Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/kJtf0NVIOJE



#kopdesmerahputih #militer #tni





Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/679192/koperasi-merah-putih-melawai-blok-m-hanya-untung-rp78-ribu-ketua-ungkap-penyebabnya-dipo
Transkrip
00:22Pusdikas
00:30Apabila ada siswa yang mengalah perlu perawatan kesehatan, tentu kami bersandarnya di rumah Saiti ini.
00:35Sejauh ini ada siswa atau calon manajer Koperasi Merah Putih, Pak, yang mungkin membutuhkan fasilitas kesehatan?
00:41Ada, kebetulan hari ini ada dua orang yang sedang dirawat di rumah Saiti ini.
00:46Boleh kita lihat ya, Pak?
00:47Silahkan.
00:56Ketika pertama kali datang, kondisi dua pasien ini seperti apa?
01:01Kalau ini, pasien ini baru datang kemarin, masuk perawatannya, keluhannya dengan kepala pusing berputar.
01:08Lalu sudah kita berikan terapi, sudah kita konsulkan juga, sudah dilanjutkan oleh perawatan Dr. Saras, Dr. Budi Spesialis Neuro.
01:16Saat ini keluhan pasien sudah berkurang.
01:19Kalau yang ini, satu lagi?
01:20Kalau ini, dimasuk perawatannya dengan diare, disertai ada keluhan mual-mual muntah.
01:25Saat ini, kalau keluhannya, saat ini sudah tidak ada.
01:28Untuk selanjutnya, kita sudah berikan terapi dan sudah kita konsultasikan oleh, dengan dokter spesialis penyakit dalam Dr. Agus.
01:35Boleh saya izin ngobrol, Pak ya?
01:36Oke.
01:37Tadi kan disebut oleh dokter, seperti pusing mungkin, Pak. Kondisi saat itu seperti apa, Pak?
01:43Kayak gempa gitu, Pak. Pusing, mutar gitu. Jadi kalau dia setiap buka mata, kita langsung makin pusing. Jadi bawaannya pengen
01:52merem gini terus.
01:53Sedang pelatihan atau?
01:55Itu saat belajar di kelas.
01:56Tapi sebelumnya Mbak Ria merasa, mohon maaf mungkin, apakah kelelahan karena latihan atau seperti apa?
02:01Oh enggak sih.
02:02Tidak?
02:02Enggak.
02:03Pertama kali Mbak Ria mendaftar sebagai SPPI itu, mungkin bisa diceritakan secara singkat ceritanya seperti apa?
02:10Kena pilihan saya sendiri.
02:13Terus lolos, terus ujian CAT.
02:17Setelah itu dapat penempatan di sini, Pak.
02:20Setelah dapat penempatan di sini, kayaknya ini rumah kedua saya sih bisa dibilang gitu.
02:26Kena kemandannya kan bebek-bebek juga. Terus saya punya teman gitu.
02:34Bahwa betul memang pelatihannya menyenangkan ya Mbak ya?
02:38Tapi melihat kalau misi Mbak yang sakit dan harus dirawat, apa yang membuat Mbak tetap bertahan, tetap ingin mengikuti pelatihan
02:47calon manajer kooperasi Merah Putu?
02:49Ya kalau saya mundur berarti saya enggak percaya dong dengan pilihan saya sendiri, Pak.
02:56Bagi calon manajer yang akan mengikuti pelatihan, sebenarnya seketat apa, Pak?
03:01Proses pemeriksaan kesehatan, karena kita tahu juga proses ini menjadi pertanyaan belakangan usai ada lima orang yang meninggal dunia.
03:08Apakah dilakukan di sini atau seperti apa teknisnya?
03:10Jadi begini, kami sebagai lembaga pendidikan yang menerima para siswa ini.
03:16Tentu mereka datang ke sini melalui seleksi yang ketat, termasuk salah satunya dalam bidang kesehatan.
03:22Begitu mereka datang, pada hari pertama mereka datang, kita cek ulang kesehatan.
03:27Oke, artinya berlapis ya Pak ya?
03:28Berlapis.
03:29Dan mereka dengan kebutuhan, dengan ada penyakit khusus, sejak awal kita tanda, kita tandai.
03:37Tentu kita tidak harapkan peristiwa duka yang sempat menyelimuti ini kembali terjadi.
03:42Apa kiranya yang akan dilakukan oleh TNI mungkin untuk memastikan bahwa proses pelatih ini berjalan efektif, maksimal, dan juga tidak
03:50kembali melahirkan korban jiwa?
03:52Pertama tentu saya ikut berluka cita atas meninggalnya teman-teman siswa SPPI ini.
04:03Itu menjadi semacam alaran kesiap-siagaan bagi kami untuk lebih memperhatikan kondisi mereka.
04:13Jadi day per day, jam per jam, itu kami perhatikan.
04:27Setelah pada tahun 2026, pemerintah menargetkan membangun 40.000 koperasi merah putih di seluruh Indonesia.
04:35Dan saat ini kurang lebih terdapat 1.061 koperasi merah putih yang sudah mulai beroperasi.
04:40Salah satunya ada di tempat saya berada, tempatnya di kawasan Melawai.
04:47Ada sebuah koperasi kelurahan merah putih yang telah beroperasi sejak bulan Juli 2025.
04:53Tetapi menariknya bahwa koperasi ini berada di tengah-tengah pusat keramaian anak muda.
05:02Lalu pertanyaannya, siapa yang kemudian ingin disasar oleh sebuah koperasi yang didirikan di Blok M Hub ini?
05:09Saya akan coba langsung datangi, saudara.
05:20Saya akan tunjukkan, saudara.
05:22Saya lihatnya di tengah-tengah gerai-gerai kuliner yang ada di sini, di Blok M Hub.
05:27Ada 1 koperasi kelurahan merah putih, Melawai, Kebairan Baru, Jakarta ke selatan.
05:32Yang berdiri, saya akan masuk, saudara, ke Koperasi Kelurahan Merah Putih ya.
05:38Di sini terpambang foto Presiden Prabowo Subianto.
05:41Dan lokasinya adalah Melawai, Kecamatan Kebairan Baru, Jakarta Selatan.
05:45Saya sudah membuat janji dengan Pak Apai Iman, selaku ketua Koperasi Kelurahan Merah Putih di Melawai ya, Pak?
05:51Oke, terima kasih Pak Apai Iman untuk waktunya, Pak.
05:53Untuk Koperasi Kelurahan Merah Putih di Melawai ini sudah berdiri Juli 2025, betul ya, Pak?
05:58Betul.
05:59Sudah banyak pembelinya, Pak?
06:00Kalau pembelinya sudah banyak.
06:02Cuma kendala ini posisinya adanya di tempat komersil.
06:07Betul.
06:07Jadi pembelinya itu masyarakat umum, bukan masyarakat lokal yang ada di sekitar di Kelurahan Melawai.
06:14Padahal kan sebenarnya koperasi kan sebenarnya kita supaya mengsacarakan masyarakat sekitarnya.
06:21Bahwa sebuah koperasi itu biasanya ada anggota.
06:24Kalau melihat tantangannya tadi, artinya saat ini kesulitan mencari anggota?
06:28Nah, kebetulan di Kelurahan Melawai itu, itu ada kesulitan untuk menjadi anggota.
06:32Kalau setahu pengetahuan saya, di Kelurahan Melawai adalah warganya itu kebanyakan kelas menengah ke atas.
06:38Yang jadi anggota saat ini siapa saja? Sudah ada?
06:41Anggota sudah. Anggota itu hanya pengurus sama pengawas saja.
06:45Mungkin satu hari, atau mungkin satu minggu, atau satu bulan. Keuntungannya, Pak?
06:50Kalau keuntungan, kita kadang-kadang, Pak, kita bikin laporan tahunan 2025.
06:56Kita keuntungan kita, yang kami laporkan ke Suku Dinas Koperasi Tingkat Wali Kota, itu kita keuntungan hanya kurang lebih 78
07:06ribu.
07:0878 ribu per?
07:10Per 25 Desember kemarin. Jadi selama 6 bulan.
07:18Apakah pendekatan militer istik ini juga yang mungkin menjadi salah satu kaidah yang pernah disuarakan oleh Bungata?
07:24Tidak.
Komentar

Dianjurkan