Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
TANGERANG, KOMPAS.TV - Upaya pemadaman kebakaran di area TPA Jatiwaringin, Tangerang, Banten, terus dilakukan.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan metode water bombing atau penyiraman air menggunakan helikopter ke titik-titik api.

Berdasarkan hasil foto termal, banyak titik api yang menyebar atau berada di dalam tanah maupun tumpukan sampah.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, petugas telah menyiapkan alat untuk menginjeksi air hingga ke dalam permukaan tanah. BNPB juga akan melakukan modifikasi cuaca dalam beberapa hari ke depan.

Kebakaran TPA Jatiwaringin telah berlangsung sejak Selasa, 30 Juni lalu. Hingga kini, api belum sepenuhnya dapat dipadamkan.

Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat menyebut luas area kebakaran di TPA Jatiwaringin kini tinggal 3,6 persen dari total area yang terbakar.

Penanganan kebakaran di TPA Jatiwaringin dilakukan secara terpadu dengan melibatkan banyak instansi, termasuk pengerahan helikopter dan petugas Manggala Agni dari Kementerian Kehutanan.

Rencananya, jumlah helikopter akan ditambah dari dua menjadi empat unit untuk mempercepat pemadaman titik-titik api.

Baca Juga Kebakaran TPA Jatiwaringin, Helikopter Water Bombing dan Alat Berat Dikerahkan ke Lokasi di https://www.kompas.tv/regional/678888/kebakaran-tpa-jatiwaringin-helikopter-water-bombing-dan-alat-berat-dikerahkan-ke-lokasi

#tpajatiwaringin #kebakaran #damkar #tpaterbakar

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/678892/titik-kebakaran-di-tpa-jatiwaringin-tinggal-3-6-persen-percepat-pemadaman-4-heli-dikerahkan
Transkrip
00:03Kami buka Sapa Indonesia Malam dari berita upaya pemadaman kebakaran di area TPA Jati Waringin, Tangerang, Banten yang terus dilakukan.
00:16Upaya pemadaman api di area TPA Jati Waringin dilakukan salah satunya dengan metode waterbombing atau penyiraman air dengan helikopter ke
00:25titik-titik api.
00:26Berdasarkan hasil fototermal, banyak titik api menyebar atau berada di dalam tanah atau tumpukan sampah.
00:33Untuk mengantisipasinya, petugas telah menyiapkan alat untuk menginjeksi air hingga ke dalam permukaan tanah.
00:41BNPB juga akan melakukan modifikasi cuaca dalam beberapa hari ke depan.
00:45Kebakaran TPA Jati Waringin telah berlangsung sejak selasa 30 Juni lalu hingga kini.
00:50Api juga belum pulih sepenuhnya.
01:00Menteri Lingkungan Hidup Muhammad Jumhri Hidayat menyebut luas area kebakaran di TPA Jati Waringin.
01:07Kini tinggal 3,6 persen dari total area yang terbakar.
01:11Penanganan kebakaran di TPA Jati Waringin telah dilakukan secara terbadu
01:15dengan melibatkan banyak instansi termasuk pengerahan helikopter dan petugas Manggala Agni dari Kementerian Kehutanan.
01:23Rencananya besok akan ada tambahan helikopter dari 2 menjadi 4 untuk mempercepat pemadaman titik api.
01:33Helikopter sekarang sudah 2, terus-terusan kan menyiram air, kemudian Manggala Agni dari bawah.
01:38Dan besok akan ada tambahan sekarang dan besok tingkatnya ada 2 lagi helikopter.
01:44Jadi 4 semuanya.
01:46Dan Manggala Agni juga yang akan membuat injeksi dari bawah.
01:50Pengadaman dari bawah, air dari bawah itu sudah bertambah lagi orangnya.
01:53Kira-kira kita akan mengejar ke titik itu.
01:56Nah setelah itu, harusnya teorinya ya mati.
01:59Tapi sekali lagi saya katakan,
02:01kalau kita panas terus-menerus dan sebagainya,
02:05potensi untuk terbakar lagi ada.
02:06Apalagi kalau kita tidak waspada.

Dianjurkan