Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Menteri Lingkungan Hidup (LH) RI, Mohammad Jumhur Hidayat, mengungkapkan kondisi kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, pada Minggu (5/7/2026).

"Tadinya sekitar 70% daerah ini membara. Kemudian secara bertahap, dengan kerja keras, api berhasil dipadamkan. Air disuntikkan ke bawah, dari atas helikopter juga terus melakukan penyiraman, dibantu pemadam kebakaran, dan sebagainya. Maka sekarang tinggal 3,6%," ujar Menteri LH, Jumhur.

"Yang paling penting adalah bahwa saya meminta kepada seluruh wali kota dan bupati, khususnya yang bertanggung jawab atas urusan sampah, untuk mendatangi TPA-TPA itu. Pastikan persiapan menghadapi kemarau panjang ini," lanjutnya.

Baca Juga Titik Kebakaran di TPA Jatiwaringin Tinggal 3,6 Persen, Percepat Pemadaman 4 Heli Dikerahkan di https://www.kompas.tv/regional/678892/titik-kebakaran-di-tpa-jatiwaringin-tinggal-3-6-persen-percepat-pemadaman-4-heli-dikerahkan

#tpajatiwaringin #kebakaran #breakingnews

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/678913/full-menteri-lh-jumhur-cek-kebakaran-tpa-jatiwaringin-pemadaman-tinggal-3-6-persen
Transkrip
00:03Ini perkembangan dalam 4 hari terakhir, dukungan dari Pak Budi, BNPB, katanya mau tambah lagi 2 lagi, jadi nanti sore
00:14BNPB akan mengerahkan 4 helikopter, ekskervator, kemudian damkar juga mungkin akan ditambah lagi, hampir akan ditambah dari kota yang mengerang
00:26ya.
00:28Jadi akan lebih dari 25, kemudian rekan-rekan dari Manggala Api, sudah beberapa hari ini juga berjumpa dengan api yang
00:38sangat luar biasa, cinajanya, kemudian pemantaraan udara nanti mungkin Pak Nison yang akan bisa menjelaskan lebih banyak, Bapak.
00:51Tadinya kemarin itu kita berharap ada hujan, tapi ternyata hari ini mereset Pak, padahal kemarin kita sangat berharap di tanggal
01:005 ini ada hujan ringan, sehingga bisa OMC.
01:03Ternyata prediksi ini sepertinya mereset Pak, jadi OMC belum bisa dilakukan karena tidak terdapat awalnya.
01:23Kemudian kemarin akan berubah, asap yang tadi ke timur berubah ke arah barat daya, kemarin sore.
01:33Nah ini memang arah angin akan berubah-ubah terus Pak, sehingga mungkin nanti Pak Bupati yang harus memantau kira-kira
01:42masyarakat mana yang perlu menjadi pusat perhatian dari Pak Bupati dalam rangka pencegahan ataupun meminimalisir kerawanan SPA.
01:54Kemarin kami juga dapat bantuan dari PLN, terima kasih dekat-dekat dari PLN, karena mobil kita monitoring mobil untuk udara
02:03sangat membutuhkan listrik, kurang lebih perlu listrik sekitar 3500 Watt.
02:10Kemarin kami juga mobil kita sendiri bakal pakai PLN untuk listriknya.
02:16Untuk udara nanti Pak Nison, lanjut.
02:21Ini ada berita yang cukup memperlirakan waktu itu Pak Bapak, dari hasil pantauan gun, ini kan kemarin masih 70%
02:30Pak, masih 70% dari area DPA.
02:38Persiak kemarin, atau sore kemarin, ini sudah berkurang menjadi 3,6% untuk panas aktif.
02:49Kemudian yang hangatnya 37% dan yang dirunya sudah 60%.
02:55Jadi dari 70% sudah bisa berkurang.
02:58Yang sangat panas tinggal 36%, yang ini 37% dan sudah dingin 50%.
03:07Sehingga upaya yang dilakukan oleh dari BNPB, melalui helikopter, rekan-rekan dari Manggala Agni, dari Pumadang, dari Pores, dari semua,
03:19Alhamdulillah ada hasil yang cukup signifikan.
03:25Namun tetap kita harus antisipasi smoldering, yaitu api yang ada di bawah.
03:32Mungkin itu saja perlu saya sampaikan sebagai informasi. Terima kasih, Bapak.
03:48Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
03:50Selamat siang, salam sejahtera, abad-abadu semua.
03:53Pak Menteri, mohon izin, kami hanya menambahkan apa yang disampaikan oleh Jendral Gijal.
03:57Yang pertama, betul Pak Menteri, bahwa kawasan area ini luasnya 33 hektare.
04:05Dan 27 hektare memang sudah terisi sebuah aktivitas sampah, tapi ada hidup-hidup juga Pak Menteri.
04:13Dan di saat sekarang ini, tadi saya sampaikan lebih kurang sekitar 15 hektare yang terkena dampak daripada api ini.
04:21Tapi, lokusnya, titiknya spot-spot Pak Menteri. Tidak menjadi kawasan. Itu yang pertama.
04:28Yang kedua, Pak Menteri, kami terima kasih kepada Pak Menteri, Pak Wamen, kemarin juga Hadi.
04:34Dan para deputi juga, konsen sekali, fokus sekali, datang ke sini.
04:39Kami ucapkan terima kasih juga kepada Badan Nasional Penanggulangan Bercana, Pak Jendral Budi, Jendral Johan.
04:48Terima kasih semuanya.
04:51Penanganan yang lainnya, Pak Menteri, di samping kita melaksanakan pemadawan api melalui darat,
04:56tapi juga kita melalui udara, Pak Menteri sudah mempertahankan kita melalui udara.
05:01Dan ini adalah hari yang kelima, melalui udara.
05:04Dan upaya-upaya tadi Pak Sampai, Pak Menteri sampaikan bagaimana dengan kondisi masyarakat.
05:09Jadi, Pak Menteri, begitu kejadian hari pertama, kami langsung siang itu,
05:15pukul 1 itu, memberitakan kepada KADISKES, SAMAT, dan PUSKESMAS untuk standby di tempat-tempat
05:22yang kira-kira itu akan menjadi dampak daripada asam, api dari asam.
05:27Nah, ini sudah dilaksanakan.
05:28Dan sampai saat sekarang, Pak Menteri, Alhamdulillah,
05:32laporannya dari Dinas Kesehatan itu ada 210 yang kita periksa.
05:36210 itu ada di dua tempat, Pak Menteri, yang kita kungsikan.
05:41Ada yang di desa Raja Kulia, ada yang di desa Tanjakan Mekar.
05:45Dari 210 itu, ternyata memang setelah ditelusuri, ada penyakit ISPA.
05:50ISPA itu jumlahnya 72.
05:52Tapi semuanya ini telah kita tangani melalui PUSKESMAS,
05:56melalui Dinas Kesehatan, dan melalui dokter-dokter yang ada di wilayah sekitar sini.
06:01Jadi, mereka, dokter ini, tidak pulang, stay secara bergiliran,
06:05sampai pagi, dan sampai pagi lagi.
06:07Karena, yang tinggal di situ juga, jumlahnya selalu berubah saja.
06:12Kalau misalkan tidak ada asam, langsung juga mereka pulang.
06:16Tapi kalau ada asam, mereka juga minta dibantu untuk diumsikan.
06:20Dan kebutuhan sehari-hari mereka, Pak Menteri,
06:23sudah kita penuhi dengan peladesa, dengan pacamat,
06:26dengan seluruh komponen dalam bentuk.
06:29Ya, ada makanan, ada kebutuhan-kebutuhan sehari yang lainnya.
06:32Tapi yang terpenting tadi, Pak Menteri sampaikan,
06:36pesannya adalah jangan sampai ada yang terjadi kepada manusia.
06:40Alhamdulillah, Pak Menteri, sampai sekarang,
06:42bahkan rujukan pun belum kita lakukan,
06:44karena bisa diselesaikan di tingkat PUSKESMAS,
06:48dan di tingkat Dinas Kesehatan.
06:50Berikutnya, Pak Menteri,
06:52tadi sudah sampaikan oleh Pak Jendrija,
06:55memang hari pertama, hari kedua, hari ketiga itu,
06:59jumlahnya memang sampai dengan banyak sekali di atas itu.
07:02Tapi setelah hari keempat, kelima, ke enam,
07:05sudah mulai berkurang,
07:06dan menurut prosentase yang telah kami musyawarakan itu,
07:1040 persen sudah berkurang dengan Jendral Tiohan pada saat itu.
07:14Di wilayah sini sudah kosong, tidak ada api lagi.
07:16Hanya sekarang berpindah ke barat,
07:20ke barat, tapi tidak api.
07:22Asap-asap saja, Pak Menteri.
07:23Jadi, saya minta kepada Jendral Budi,
07:26Pak Jendral Budi,
07:27mohon bantuannya untuk penambahan ini,
07:29alhamdulillah dikabur oleh Biyo,
07:31untuk memadamkan yang di wilayah saya depan.
07:34Terakhir, Pak Menteri,
07:36bahwa kami semua,
07:38dengan Pak Kapolres, Pak Nantim,
07:40dengan Pak Caman,
07:41dengan relawan yang lainnya,
07:43PMI,
07:44dengan kebutuhan air bersihnya,
07:46PDAM,
07:47terus juga ditambah lagi,
07:49support yang luar biasa dari Manggala,
07:51Agni ini.
07:53Dan, tadi baru saya terima lagi,
07:54tambahan personil lagi, Pak Menteri.
07:56Tadi yang 30,
07:57tambah lagi 8,
07:58jadi 38.
07:59Ini sudah kita tempatkan juga,
08:01di tempat yang memang,
08:02sesuai dengan SOV ini.
08:04Saya kira itu, Pak Menteri.
08:05Dan sekali lagi, kami terima kasih,
08:07Pak Menteri,
08:08sudah menugaskan para deputinya,
08:10konsen,
08:11dan memberikan arahan kepada kami,
08:13untuk bisa melakukan sesuai dengan,
08:15sasaran-sasaran yang telah diterpukan.
08:18Informasi lanjutan, Pak Menteri,
08:19begitu hari pertama,
08:21dilihat,
08:22kelihatannya ini perlu ada penangan,
08:24secara menyeluruh,
08:25sehingga kami hari kedua,
08:26menerditkan SK,
08:27tentang status darurat Pak Menteri.
08:29Terus arahan dari Pak Rijal,
08:32dari Pak Roy juga,
08:33dari Ibu juga,
08:34Deputi,
08:35harus ditindaklanjuti,
08:36dengan mendirikan,
08:37atau membentuk,
08:38satwa tugas.
08:39Dan ini juga sudah saya laksanakan,
08:41dan sudah kita laporkan kepada Pak Menteri.
08:43Saya kira itu tambahannya Pak Menteri,
08:45kami mohon arahan dari Pak Menteri,
08:47tapi yang jelas,
08:48sudah memberikan dampak positif,
08:49dengan kehadiran,
08:51bawahan, bawahan, bawahan ke sini.
08:52Terima kasih.
08:53Bilahi topik waidayah.
08:54Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
09:05Terima kasih.
09:27Kami dari BNPB,
09:29nantinya akan men-support,
09:30kami akan mengisi ruang-ruang yang kosong,
09:33yang tidak dijangkau oleh Pak Bupati,
09:35semua nanti akan diambil oleh BNPB.
09:39Sebagai informasi,
09:40nanti Suri juga mendara pesawat,
09:42satu lagi,
09:43kemudian besok,
09:44pada pukul 08.00,
09:46berangkat pagi,
09:47satu pesawat.
09:49Dengan adanya pesawat ini,
09:50kami harapkan,
09:51pemadaman ini akan bisa lebih cepat.
09:53Dan kami yakinkan,
09:55pesawat di sini sampai dengan api benar-benar padang.
09:59Mungkin itu saja,
10:00Pak Menteri yang bisa sampaikan.
10:02Terima kasih.
10:02Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
10:04Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
10:14Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
10:20Terima kasih.
11:00Terima kasih.
11:33Terima kasih.
11:42Terima kasih.
11:45Terima kasih.
11:47Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
12:00Terima kasih.
12:14Terima kasih.
12:33Terima kasih.
12:45Terima kasih.
12:53Terima kasih.
13:00Terima kasih.
13:20Terima kasih.
13:31Terima kasih.
13:39Terima kasih.
13:48Terima kasih.
13:59Terima kasih.
14:09Terima kasih.
14:23Terima kasih.
14:46Terima kasih.
14:58Terima kasih.
15:00Terima kasih.
15:02Terima kasih.
15:11Terima kasih.
15:14Terima kasih.
15:27Terima kasih.
15:30Terima kasih.
15:31Terima kasih.
15:49Terima kasih.
15:59Terima kasih.
16:00Terima kasih.
16:03Terima kasih.
16:09Terima kasih.
16:28Terima kasih.
16:36Terima kasih.
16:37Terima kasih.
16:41Terima kasih.
16:44Terima kasih.
16:48Terima kasih.
16:50Terima kasih.
16:51Ini ada bahan bakar yang namanya metan.
16:56Metan itu bahan bakar yang sangat cepat sambal menyelamatkan.
17:00Jadi, gerakan teman-teman dari Manggala Agni, dari BNPP, dan kebakaran pandemannya semua itu sangat bagus.
17:09Dan Alhamdulillah kita pasti sudah capek.
17:11Jadi, tinggal dipastikan lagi Pak, itu punya 3,6% sampai 13, titiknya di mana, tidak punya citra satelit atau
17:19citra drone, begitu.
17:20Saya terima kasih kepada Angkatan Udara yang mengizinkan semua drone untuk bisa melintas di sini.
17:28Dan itu sangat penting untuk kemana kita melangkah untuk segera menganggapnya.
17:34Ini satu kolaborasi yang luar biasa dalam keadaan yang, katakanlah kita semua bersedih gitu ya, tapi dengan kerjasama sudah bisa
17:46dicapai.
17:47Dan mudah-mudahan nanti kalau, katakanlah, teman-teman BNPP, kalau ada sedikit jumlah yang kagak menunggu itu,
17:56masih bisa diubahkan jatua tata, ya.
17:58Penelisi jatua tata, sebuah penelitian, sebuah penelitian, sebuah penelitian, sebuah penelitian, sebuah penelitian, sebuah penelitian.
18:18Alhamdulillah koordinasi jatuh dengan baik, kita melakukan akan segera mati, kita beranjak ke persoalan berikutnya,
18:25memastikan sampah-pasampah seperti ini, sebuah penelitian, akan bisa selesai dengan baik.
18:30Selasai itu saja ya.
18:31Terima kasih sekali lagi, kita beri tepuk tangan untuk teman-teman yang berjuang.
18:45Alhamdulillah, ini hari yang ke-6, dan laporan tadi atas kerja keras dari semua selah gorde kekuatan yang bisa membantu
18:56mematikan api,
18:56itu bekerja dengan baik, dari BNPB, dari Bupati, ya, kemudian dari Kementerian Kehutanan, ada Manggal Agni,
19:06dan juga dari Dinas Kesehatan, termasuk dorongan, dukungan dari Menteri Kesehatan, semua bekerja satu iring ya.
19:16Kita berkomunikasi terus antar pimpinan di Jakarta, dengan Kepala BNPB, Kementerian Kehutanan, Kementerian Kesehatan, dan sebagainya, kita bekerja terus.
19:23Dan Alhamdulillah, aparaturnya bekerja dengan baik di bawah ini.
19:28Dan itu terbukti bahwa dengan kerja keras, bahkan masih ada tuh helikopter di sana bekerja,
19:33terus akan datang lagi helikopter untuk memastikan bahwa api itu betul-betul mati.
19:40Nah, yang perlu saya laporkan bahwa tadi presentasi dari teman-teman di lapangan,
19:46tadinya sekitar 70 persen daerah ini membara, ya.
19:51Kemudian secara bertahap kerja keras, dimatikan, beri air dari bawah, disuntik ke bawah,
19:57dari atas helikopter jalan terus, pemadam kebakaran, dan sebagainya,
20:01maka sekarang tinggal 3,6 persen.
20:03Artinya ini satu angka yang luar biasa,
20:06dan 3,6 persen ini insya Allah mungkin mudah-mudahan seolah malam ini atau besok itu bisa betul-betul tuntas.
20:14Jadi kita berharap sambil bekerja keras, sambil berdoa, mudah-mudahan juga akan ada hujan.
20:19Dan yang paling penting adalah bahwa saya meminta kepada seluruh wali kota dan bupati khususnya,
20:26yang bertanggung jawab urusan sampah, itu untuk datangi TPA-TPA itu,
20:30pastikan persiapan-persiapan menghadapi kemarau panjang ini.
20:34Jangan lagi ada orang yang merokok misalnya di sekitar TPA.
20:39Kemudian pastikan juga pemadam kebakaran didekatkan ke situ.
20:43Dipastikan juga ada sumber air.
20:46Karena ada pemadam kebakaran, kalau ada sumber air juga percuma.
20:50Sumber air itu bisa dibuat dari sekarang.
20:51Misalnya pakai kita gali lubang di situ, pakai terpal begitu,
20:57kemudian air itu diisi di situ, itu sebagai bentuk mitigasi kalau ada apa-apa.
21:01Jadi saya rasa itu penting sekali, dan secara resmi,
21:05Kementerian LH, Menteri LH sudah mengeluarkan surat edaran,
21:08langkah-langkah apa yang harus dilakukan bagi seluruh bupati dan wali kota di Indonesia
21:12tentang sikap menghadapi El Nino,
21:17atau musim kering, musim panas yang panjang ini.
21:19Jadi ini saya rasa itu sangat perlu diperhatikan dengan sesungguh-sungguhnya.
21:25Ini sudah masuk di hari ke-6, ada evaluasi nggak dari Menteri Lingkungan Hidup?
21:30Mengingat kemarin dari Wakil Menteri juga sampaikan,
21:33kalau akan menambah metode seperti thermal drone.
21:36Nah kalau hari ini dari Pak Menteri, ada evaluasi?
21:38Ya, saya rasa sudah berjalan ya.
21:40Jadi kemarin Pak Wamen itu juga ikut mengkoordinasikan,
21:45karena itu bagian daripada upaya lanjut dari staff-staff di bawah begitu ya.
21:51Pak Deputi, Direktur, semua bekerja.
21:53Dan Pak Wamen kemarin datang kemari untuk juga memastikan,
21:57dan sudah memberikan laporan kumplit.
21:59Dan apa-apa yang dilaporkan Pak Wamen kemarin kepada kami,
22:02itu juga sekarang dieksekusi, kira-kira begitu lah.
22:05Jadi thermal drone tadi kan sudah ada gambarnya juga tuh, dan sebagainya.
22:08Jadi saya rasa ini satu kolaborasi kerjasama yang sangat baik bagi semua.
22:13Bukan hanya KLH, kalau KLH otomatis lah, itu kan memang satu lembaga ya.
22:17Tapi BNPB, Kementerian Kehutanan, bawahannya itu Manggala Agni,
22:24kemudian Bupati, Pemda, Dinas-Dinas, semuanya terlibat.
22:29Dan saya rasa tidak saling menyalahkan dulu.
22:31Kita kerja, tinggal ke depan memastikan tidak boleh lagi terjadi seperti ini di berbagai daerah.
22:38Kira-kira itu.
22:38Pak Pak, menyebut soal titik api tersisa 3,6 persen.
22:41Apakah ada kemungkinan api kembali menyala jika ada, bagaimana antisipasinya Pak?
22:44Ya, makanya tadi beliau dari BNPB, Pak Jenderal Budi,
22:47nanti mungkin akan jelaskan bahwa itu helikopter sekarang sudah dua.
22:51Terus-terusan kan menyiram air, kemudian Manggala Agni dari bawah.
22:55Dan besok akan lagi ada tambahan sekarang, dan besok tinggalkan ada dua lagi helikopter.
23:00Jadi empat semuanya.
23:02Dan Manggala Agni juga yang akan membuat injeksi dari bawah.
23:06Pemengedalaman dari bawah, air dari bawah, itu sudah bertambah lagi orangnya.
23:09Kira-kira kita akan mengejar ke titik itu.
23:12Nah setelah itu, harusnya teorinya ya mati.
23:15Tapi sekali lagi saya katakan, kalau kita panas terus-menerus dan sebagainya,
23:21potensi untuk terbakar lagi ada.
23:23Apalagi kalau kita tidak waspada begitu ya.
23:25Karena itu, sekali lagi pastikan mitigasi persiapan dari awal di daerah TPA,
23:32dimanapun harus baik.
23:34Kalau saya akan terlakukan, Pak Pak?
23:38Ya, ini modifikasi cuaca silahkan Pak, Pak BNPB.
23:43Untuk modifikasi cuaca, untuk modifikasi cuaca kan kita harus menunggu ini ya, menunggu awan yang mengandung air.
23:51Informasi dari BNPB, ulangi dari BMKG, dan waktu dekat sekitar 6-7 hari nanti akan ada awan.
23:59Kita akan langsung mengadakan modifikasi cuaca.
24:01Karena itu adalah salah satu cara yang paling efektif untuk memadamkan api-api ini.
24:09Airnya tentu akan lebih besar, lebih banyak daripada menggunakan waterbombing yang sekarang baru kita laksanakan.
24:15Pak, ini kan ada isu, katanya apinya itu sudah menyebar sampai ke dalam tanah.
24:19Itu mungkin sudah diklarifikasi, Pak, rumah asyarakat?
24:21Ya, memang api ada di dalam, itu terlihat dari fototermal tadi.
24:26Tapi kita sudah membawa semacam alat untuk menginjek.
24:30Jadi ada semacam api, Pak, dimasukkan ke dalam, kemudian disemprotkan.
24:35Semuanya kita lakukan.
24:37Pak Bupati, izin bertanya, Pak.
24:39Ini ada isu terkait dengan masyarakat yang rumahnya masih ada 500 sampai 1 km dari sini.
24:43Ini apakah ada mitigasi sendiri, Pak, dari Pemkap sendiri?
24:46Iya, iya.
24:46Sebelumnya boleh berikutnya.
24:48Ya, yang pertama, sesuai dengan arahan Pak Menteri, beliau selantiasa mengikuti perkembangan ini
24:56supaya pemerintah daerah beserta jajaran dan juga kolaborasi
25:01supaya tetap bisa konsisten terhadap pemadaman mengatasi kebakaran yang ada di TPA Jatiwaring ini.
25:08Jadi terutama adalah saudara-saudara kita, petugas maupun masyarakat,
25:13itu yang utama beliau sampaikan kepada kita supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.
25:17Oleh karenanya, kami bersama juga dengan Dinas Kesehatan, bersama juga dengan Puskesmas,
25:25terus mengikuti perkembangan ini, bahkan Dinas Kesehatan stay di posko-posko
25:30yang sementara ini menjadi tempat pengungsian.
25:32Ada, sejak hari pertama sampai dengan hari ke-6, ada 210 yang sudah kita tempatkan di dua posko
25:40dan kesemuanya sampai saat ini sehat-sehat saja.
25:44Tapi memang setelah dicek, itu kesehatannya ada yang terkena ISPA, itu sekitar 72.
25:49Tapi sampai saat ini bisa ditangani oleh Puskesmas, juga bisa ditangani oleh Dinas Kesehatan.
25:55Tidak ada yang dirujuk dan mohon doanya semuanya.
25:57Pak, menjawab yang tinggal di kilometer, itu apakah benar dan bagaimana?
26:00Apakah ada pemindahan atau relokasi, Pak?
26:03Iya, jadi awalnya di sini itu kosong, Pak.
26:07Kosong di sini, gitu kan.
26:09Karena ini mereka punya tanah, sehingga dia bangun rumah, begitu kan.
26:13Awalnya kosong, jauh dari pemukiman.
26:15Karena ini sejak kita dirikan ini tahun 1993, kosong, begitu kan.
26:19Tapi ternyata sesuai dengan perkembangan, mereka tinggal di sini.
26:23Tapi sekarang, beberapa waktu yang lalu juga sudah kita ingatkan kepada mereka,
26:27jangan lagi membangun di sini.
26:28Nanti akan kita carikan lahan dikompersikan dengan program dari pemerintah daerah.
26:33Penanganannya apa?
26:36Penanganan yang dilakukan oleh PMDA itu Dinas Kesehatan,
26:39setiap dua minggu sekali mereka kita periksa kesehatannya.
26:41Sebelum terjadi ini pun, udah lama sekali.
26:44Setiap dua minggu sekali kita periksa kepada mereka.
26:46Dan Alhamdulillah mereka juga mengikuti apa yang telah dilaksanakan program dari pemerintah daerah.
26:51Oke, begitu. Terima kasih ya.
26:53Terima kasih.
27:36Terima kasih.
28:02Terima kasih.
28:32Terima kasih.
28:43Terima kasih.
28:45Terima kasih.
28:45Terima kasih.
28:48Terima kasih.
29:01Terima kasih.
29:11Terima kasih.
29:12Terima kasih.
29:14Terima kasih.
29:15Terima kasih.
29:19Terima kasih.
29:27Terima kasih.
29:42Terima kasih.
29:44Terima kasih.
29:54Terima kasih.
30:02Terima kasih.
30:08Terima kasih.
30:14Terima kasih.
30:21Terima kasih.
30:23Terima kasih.
30:23Terima kasih.
30:25Terima kasih.
30:29Terima kasih.
30:31Terima kasih.
30:31Terima kasih.
30:37Terima kasih.
30:45Terima kasih.
30:56Terima kasih.
31:10Terima kasih.
31:13Terima kasih.
31:18Terima kasih.
31:22Terima kasih.
31:25Terima kasih.
31:32Terima kasih.
31:43Terima kasih.
31:52Terima kasih.
31:53Terima kasih.
31:55Terima kasih.
32:34Terima kasih.
33:06Terima kasih.
33:13Terima kasih.
33:28Terima kasih.
33:39Terima kasih.
33:52Terima kasih.
34:05Terima kasih.
34:17Terima kasih.
34:40Terima kasih.
34:42Terima kasih.
34:51Terima kasih.
35:00Terima kasih.
35:09Terima kasih.
35:19Terima kasih.
35:31Terima kasih.
35:41Terima kasih.
35:43Terima kasih.
35:48Terima kasih.
35:59Terima kasih.
36:03Terima kasih.
36:26Terima kasih.
36:34Terima kasih.
36:55Terima kasih.
37:13Terima kasih.
37:14Terima kasih.
37:15Terima kasih.
37:42Terima kasih.
37:43Terima kasih.
37:47Terima kasih.
37:50Terima kasih.
37:50Terima kasih.
37:51Terima kasih.
37:51Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan